-
-29%
ANTARA API DAN ORDONANSI VALIDASI YANG TERGADAI
Original price was: Rp120.000.Rp85.000Current price is: Rp85.000.Penulis :
AKSARA SUNYI
ISBN : 978-634-05-0165-0
Jumlah Hlm : x + 184
Ukuran : 14 x 20 cm
Kertas : Bookpaper
Tahun Terbit : 2026
Editor : –SINOPSIS
Di Wisma Pencerahan, ketaatan adalah udara yang wajib dihirup, namun kejujuran adalah racun yang mematikan. Elang adalah seorang pengasuh yang terjebak dalam orkestra kesunyian. Di bawah pilar-pilar pualam yang megah dan aroma lilin lebah yang mahal, ia harus memvalidasi kesucian sistem, sementara di rumah, ia gagal memvalidasi rasa lapar istri dan anaknya. Ketika “Ordonansi”—kumpulan aturan birokrasi yang kaku—mulai mencekik lehernya melalui potongan gaji dan absen yang tak masuk akal, Elang menyadari bahwa ia bukan sedang mengajar manusia, melainkan sedang merawat sebuah mesin penindas.
Dipicu oleh desakan ekonomi dan penemuan skandal korupsi di balik jubah putih Sang Penjaga Utama, Elang harus memilih: Tetap menjadi budak validasi yang kenyang akan kepalsuan, atau menyulut “Api” yang akan menghanguskan seluruh kemunafikan birokrasi.
Sebuah kisah tentang martabat yang tergadai, perut yang berontak, dan keberanian seorang guru untuk berkata “Tidak” pada sistem yang memanusiakan kertas, namun mengabaikan manusia.
PENGANTAR PENULIS ………………………….. ………………………….. ………………. vi
DAFTAR ISI ………………………….. ………………………….. ………………………….. ……. viii
BABAK 1: ORKESTRA KESUNYIAN …………………………………….. 1
Episode Perjamuan di Atas Perut yang Perih………………………….. 2
Episode Arsitektur Kebutaan ………………………….. …………………………. 8
Episode Pasar Gelap di Balik Doa ………………………….. ………………… 14
Episode Jejak Aris: Sepatu yang Tertinggal ………………………….. . 20
Episode Tafsir Lazarus dan Meja yang Melimpah ………………… 26
Episode Batu, Roti, dan Ikan ………………………….. …………………………. 32
Episode Konfrontasi di Ruang Kencana ………………………….. …….. 38
Episode Bayang-bayang di Selasar………………………….. ……………… 44
Episode Perjamuan Malam Terakhir? ………………………….. …………. 50
Episode Logika di Balik Tembok ………………………….. ………………….. 57
Episode Gerilya Ideologi ………………………….. ………………………….. …… 64
Episode Anatomi Gema yang Pecah ………………………….. ………….. 71
Episode Runtuhnya Menara Gading ………………………….. …………… 77
BABAK 2: DIALEKTIKA DALAM GELAP ……………………………..81
Episode Selubung Nalar ………………………….. ………………………….. ……. 82
Episode Kontrak Darah ………………………….. ………………………….. ……… 89
Episode Fragmen Minyak dan Air Mata ………………………….. …….. 96
Episode Perjamuan Para Serigala ………………………….. …………….. 103
Episode Ambang Pintu Api ………………………….. …………….. 109
BABAK 3: MANIFESTO API ………………………….. …………….. 116
Episode Altar yang Terbakar ………………………….. …………….. 117
Episode Panggung Para Munafik ………………………….. …………….. 122
Episode Ekskomunikasi Sang Elang ………………………….. …………….. 127
BABAK 4: RESILIENSI DI TEPI PUALAM ………………………….. …………….. 132
Episode Pelajaran dari Aspal Basah ………………………….. …………….. 133
Episode Tinta di Atas Trotoar ………………………….. …………….. 139
Episode Ketukan Para Lintah ………………………….. …………….. 144
Episode Recehan Nurani ………………………….. …………….. 150
Episode Tinta yang Menggugat Takhta ………………………….. …………….. 155
BABAK 5: REQUIEM UNTUK PUALAM ………………………….. …………….. 160
Episode Pagi yang Berbeda ………………………….. …………….. 161
Episode Requiem di Menara Pualam ………………………….. …………….. 168
Episode Prasasti dari Tanah dan Debu (Epilog) ………………………….. …………….. 178
TENTANG PENULIS ………………………….. …………….. 183 -
-13%
BORNEO-25 DAN VAKSIN RAHASIA
Original price was: Rp75.000.Rp65.000Current price is: Rp65.000.Penulis :
Hardi
ISBN : 978-634-0471-58-8
Jumlah Hlm : viii + 241
Ukuran : 14 x 20 cm
Kertas : Bookpaper
Tahun Terbit : 2026
Editor : –SINOPSIS
“Di tengah keindahan Kepulauan Derawan, Kalimatan – Borneo, penyakit misterius muncul, membawa kematian dalam hitungan jam. Penyebabnya diidentfikasi sebagai Virus N1X, yang kelak dikenal sebagai Borneo-25. Penyakit ini menyebar cepat ke penjuru nusantara, mengubah surga tropis menjadi medan perang melawan waktu. Virus N1X, seperti suara hutan yang membalas akibat keserakahan manusia.
Dr. Windi dan tim kecilnya berpacu dengan detik untuk menciptakan vaksin. Namun, di balik laboratorium yang penuh harapan, mereka dihantui dilema etika, tekanan kekuasaan, dan kekuatan global. Setiap keputusan membawa risiko; menyelamatkan nyawa atau mengorbankan prinsip kemanusiaan. Windi dihadapkan pada pilihan yang bisa mengubah sejarah; menyerahkan rahasia demi kekayaan segelintir pihak, atau menjadikan ilmunya menjadi milik umat manusia.
Borneo-25 dan Vaksin Rahasia” tidak hanya kisah tentang sains tapi adalah kisah keberanian dan harga yang harus dibayar untuk harapan. Tegang, emosional, dan menggugah; novel ini mengajak kita bertanya “Di tengah badai kematian, apa yang lebih berharga; nyawa, kebenaran, atau moralitas?”
Daftar Isi
Parakata v
Daftar Isi vii
1 Bisikan dari Rimba 1
2 Kegentingan Nasional 12
3 Sang Jenius dan Timnya 20
4 Laboratorium Harapan 32
5 Jejak Awal N1X 50
6 Sejarah dalam Gen 63
7 Tekanan Waktu 76
8 Mimpi Vaksin Seumur Hidup 89
9 Garis Merah Etika 96
10 Rencana Rahasia Windi 105
11 Janji Palsu 118
12 Harapan yang Menipu 128
13 Bisikan Kebenaran 147
14 Suara yang Nyaris Padam 156
15 Antara Dua Dunia 165
16 Jejak yang Menghilang 177
17 Ingatan yang Menghantui 183
18 Cermin Diri 192
19 Tekanan 201
viii | Borneo-25 dan Vaksin Rahasia
20 Detik Terakhir 215
Epilog: Suara Masih Menggema 229
Penulis 24 -
-49%
CINTA YANG MENGUATKAN, IMAN YANG MENUNTUN NASIHAT ORANG TUA UNTUK MENGARUNGI BAHTERA RUMAH TANGGA SEBUAH PERSEMBAHAN CINTA DARI ORANG TUA
Original price was: Rp78.000.Rp40.000Current price is: Rp40.000.Penulis :
Suprianto, S.Ag., S.Kep.
QRCBN : 62-2615-2312-085
Jumlah Hlm : xxx + 80
Ukuran : 14 x 20 cm
Kertas : Bookpaper
Tahun Terbit : 2026
Editor : –SINOPSIS
“Cinta yang Menguatkan, Iman yang Menuntun” adalah sebuah persembahan cinta, doa, dan nasihat dari orang tua kepada anak-anaknya yang memulai perjalanan rumah tangga.
Buku ini mengajak pembaca merenungkan makna pernikahan sebagai ibadah, sebagai perjalanan spiritual, dan sebagai tempat tumbuhnya cinta yang tulus serta iman yang menguatkan.
Melalui kisah, pesan, doa, dan refleksi kehidupan, buku ini menjadi pengingat bahwa rumah tangga yang bahagia tidak hanya dibangun oleh cinta, tetapi juga oleh kesabaran, pengertian, dan doa yang tidak pernah berhenti.
Buku ini bukan hanya hadiah bagi pasangan yang baru menikah, tetapi juga bagi siapa pun yang ingin menjadikan rumah tangga sebagai jalan menuju keberkahan dan kebahagiaan yang hakiki.
Daftar Isi
Daftar Isi
Daftar Isi ………………………………………………………………………..v
Kata Pengantar ……………………………………………………………….x
Prolog …………………………………………………………………………. xii
Pengantar Buku …………………………………………………………… xiv
Halaman Dedikasi ……………………………………………………….. xvi
Kutipan Pembuka Buku ……………………………………………….. xvii
Kutipan Pembuka Setiap Bab ………………………………………. xviii
Surat Abi untuk Anakku di Hari Pernikahanmu …………………. xxi
Surat Ummi untuk Anakku di Hari Pernikahanmu ……………. xxiv
Janji Cinta ………………………………………………………………… xxvii
Doa Orang Tua …………………………………………………………… xxix
Bab 1 Makna Pernikahan sebagai Ibadah ………………………….. 1
1. Pernikahan sebagai Sunnah Rasulullah صلى الله عليه وسلم ……………… 1
2. Tujuan Pernikahan dalam Perspektif Islam ……………. 2
3. Pernikahan sebagai Jalan Penyempurnaan Iman ……. 3
4. Nilai Spiritual dalam Ikatan Pernikahan …………………. 4
5. Pernikahan sebagai Awal Perjalanan Menuju Surga … 5
Bab 2 Cinta dalam Pernikahan: Lebih dari Sekadar Perasaan . 7
1. Hakikat Cinta dalam Pandangan Islam………………….. 7
2. Perbedaan Cinta Romantis dan Cinta yang
Diberkahi ………………………………………………………….. 8
3. Cinta yang Menguatkan Iman ………………………………. 9
4. Menjaga Keikhlasan dalam Mencintai Pasangan…… 10
5. Menumbuhkan Cinta Sepanjang Perjalanan
Pernikahan ……………………………………………………… 11
Bab 3 Fondasi Rumah Tangga: Sakinah, Mawaddah,
Rahmah ……………………………………………………………………… 13
1. Makna Sakinah dalam Kehidupan Rumah Tangga …. 13
2. Mawaddah: Cinta yang Tumbuh dari Ketulusan ……. 14
3. Rahmah: Kasih Sayang yang Menguatkan ……………. 15
4. Membangun Keharmonisan dalam Keluarga ………… 16
5. Menjadikan Rumah sebagai Tempat Ketenteraman . 17
Bab 4 Peran dan Tanggung Jawab Suami ………………………… 19
1. Suami sebagai Pemimpin Keluarga …………………….. 19
2. Tanggung Jawab Nafkah dan Perlindungan ………….. 20
3. Keteladanan Suami dalam Iman dan Akhlak ………… 21
4. Komunikasi yang Bijak dengan Istri……………………… 22
5. Menjadi Sahabat dan Penopang bagi Pasangan ……. 23
Bab 5 Peran dan Kehormatan Seorang Istri ……………………. 25
1. Kedudukan Istri dalam Islam ……………………………… 25
2. Istri sebagai Penyejuk Hati Suami……………………….. 26
3. Kebijaksanaan Istri dalam Mengelola Rumah
Tangga ……………………………………………………………. 27
4. Dukungan Istri terhadap Perjalanan Hidup Suami …. 28
5. Kemuliaan Istri dalam Membangun Generasi ………. 29
Bab 6 Komunikasi: Jembatan Keharmonisan Rumah Tangga 30
1. Pentingnya Komunikasi yang Jujur dan Terbuka ……. 30
2. Mendengar dengan Hati dan Empati …………………… 31
3. Menyelesaikan Perbedaan dengan Bijaksana ………. 32
4. Menghindari Konflik yang Tidak Perlu ………………….. 33
5. Membangun Bahasa Cinta dalam Keluarga …………. 33
Bab 7 Kesabaran dan Keteguhan dalam Menghadapi Ujian
Rumah Tangga …………………………………………………………….. 35
1. Ujian sebagai Bagian dari Kehidupan Pernikahan ….. 35
2. Kesabaran sebagai Kekuatan dalam Rumah Tangga 36
3. Menghadapi Konflik dengan Kedewasaan ……………. 37
4. Menguatkan Hubungan dengan Doa dan Iman ……… 38
5. Menemukan Hikmah di Balik Setiap Ujian ……………. 39
Bab 8 Mengelola Keuangan Keluarga dengan Bijak ………….. 40
1. Rezeki sebagai Amanah dari Allah ………………………. 40
2. Perencanaan Keuangan dalam Rumah Tangga …….. 41
3. Hidup Sederhana dan Menghindari Pemborosan ….. 42
4. Keterbukaan Keuangan antara Suami dan Istri ……… 43
5. Keberkahan Rezeki melalui Sedekah ………………….. 43
Bab 9 Membangun Kepercayaan dalam Pernikahan ………… 45
1. Kepercayaan sebagai Fondasi Hubungan ……………. 45
2. Kejujuran sebagai Dasar Kepercayaan ………………… 46
3. Menjaga Amanah dalam Pernikahan …………………… 47
4. Mengatasi Keraguan dalam Hubungan ………………… 47
5. Kepercayaan yang Tumbuh Seiring Waktu …………… 48
Bab 10 Mendidik Anak dalam Keluarga yang Penuh Cinta ….. 50
1. Anak sebagai Amanah dari Allah ………………………… 50
2. Peran Orang Tua sebagai Pendidik Pertama …………. 51
3. Menumbuhkan Nilai-Nilai Keimanan sejak Dini ……. 52
4. Mendidik dengan Kasih Sayang dan Kesabaran ……. 52
5. Membangun Keluarga sebagai Lingkungan yang
Positif …………………………………………………………….. 53
Bab 11 Menjaga Kehangatan Cinta Sepanjang Usia
Pernikahan …………………………………………………………………. 55
1. Cinta yang Bertumbuh Seiring Waktu ………………….. 55
2. Menghargai Hal-Hal Kecil dalam Kehidupan
Bersama …………………………………………………………. 56
3. Meluangkan Waktu untuk Kebersamaan ……………… 57
4. Menghormati dan Mendukung Satu Sama Lain …….. 57
5. Mensyukuri Perjalanan Pernikahan …………………….. 58
Bab 12 Membangun Tradisi Kebaikan dalam Keluarga ………. 60
1. Keluarga sebagai Sekolah Nilai Kehidupan…………… 60
2. Membiasakan Kebaikan dalam Kehidupan
Sehari-hari ………………………………………………………. 61
3. Menanamkan Kepedulian terhadap Sesama ………… 62
4. Menghidupkan Tradisi Spiritual dalam Rumah ……… 63
Cinta yang Menguatkan, Iman yang Menuntun | ix
5. Menjadi Keluarga yang Memberi Manfaat bagi
Lingkungan ……………………………………………………… 63
Bab 13 Menjaga Keharmonisan Keluarga di Tengah Perubahan
Zaman ……………………………………………………………………….. 65
1. Tantangan Rumah Tangga di Era Modern …………….. 65
2. Menjaga Keseimbangan antara Pekerjaan dan
Keluarga …………………………………………………………. 66
3. Bijak Menggunakan Teknologi dalam Keluarga ……… 67
4. Memperkuat Nilai-Nilai Keluarga ……………………….. 68
5. Menjadikan Rumah sebagai Tempat Kembali yang
Penuh Kedamaian ……………………………………………. 68
Bab 14 Menutup Perjalanan dengan Doa dan Harapan …….. 70
1. Pernikahan sebagai Perjalanan Panjang ………………. 70
2. Mensyukuri Setiap Tahap Kehidupan ………………….. 71
3. Menjaga Harapan untuk Masa Depan………………….. 72
4. Doa sebagai Penguat Perjalanan Rumah Tangga ….. 72
5. Harapan Orang Tua untuk Anak dan Keluarganya….. 73
Penutup ……………………………………………………………………… 75
Epilog…………………………………………………………………………. 76
Cinta yang Terus Menguatkan ……………………………………….. 76
Tentang Penulis …………………………………………………………… 78 -
-15%
CINTA YANG TAK PERNAH PADAM: Puisi-Puisi untuk PSIS
Original price was: Rp65.000.Rp55.000Current price is: Rp55.000.Penulis :
Gus Rikza
ISBN : 978-634-04-6641-6
Jumlah Hlm : xxx + 149
Ukuran : 14 x 20 cm
Kertas : Bookpaper
Tahun Terbit : 2026
Editor : –SINOPSIS
Cinta yang Tak Pernah Padam bukan sekadar buku puisi tentang sepak bola, tetapi do’a, kenangan, dan kesetiaan yang ditulis dengan hati untuk PSIS Semarang.
Dari lapangan sederhana di Citarum tahun 1932 hingga sorak tribun Jatidiri hari ini, buku ini menuturkan perjalanan panjang PSIS tentang perjuangan, kejayaan, keterpurukan, dan kebangkitan.
PSIS dalam buku ini bukan hanya klub, tetapi rumah, identitas, dan napas Kota Semarang.
Menang disyukuri, kalah dicintai, karena biru bukan soal hasil melainkan kesetiaan.Semoga biru tetap menyala.
Semoga sejarah tetap terjaga.
Semoga masa depan PSIS Semarang semakin bersinar.Daftar Isi
KATA PENGANTAR …………………………………………………………………v
DAFTAR ISI ……………………………………………………………………………vii
CHAPTER 1
LAHIRNYA LEGENDA (1932–1949)………………………………………… 1
Puisi 1 — Tahun Itu, 1932 ……………………………………………………………….. 2
Puisi 2 — Bola dari Karung Goni …………………………………………………….. 2
Puisi 3 — Lapangan Citarum, Saksi Awal ……………………………………….. 2
Puisi 4 — Pemuda yang Tak Mau Diam ………………………………………….. 3
Puisi 5 — Dari Semarang untuk Nusantara…………………………………….. 3
Puisi 6 — Di Bawah Langit Pelabuhan…………………………………………….. 3
Puisi 7 — Bendera Pertama ……………………………………………………………. 4
Puisi 8 — Langkah Pertama ……………………………………………………………. 4
Puisi 9 — Suara dari Masa Lalu……………………………………………………….. 4
Puisi 10 — Nama Itu: PSIS……………………………………………………………….. 4
Puisi 11 — Di Tepi Citarum ………………………………………………………………. 5
Puisi 12 — Surat untuk Masa Depan ………………………………………………. 5
Puisi 13 — Keringat di Dahi …………………………………………………………….. 5
Puisi 14 — Nama-nama yang Tak Tercatat …………………………………….. 6
Puisi 15 — Seragam Tanpa Nomor …………………………………………………. 6
Puisi 16 — Lapangan Tanpa Garis …………………………………………………… 6
Puisi 17 — Ketika Hujan Turun ……………………………………………………….. 6
Puisi 18 — Kota yang Mulai Percaya ………………………………………………. 7
viii | Cinta yang Tak Pernah Padam
Puisi 19 — Nyanyian Pertama…………………………………………………………. 7
Puisi 20 — Api Kecil yang Menyala ………………………………………………… 7
ZAMAN PERJUANGAN (1935–1949) …………………………………….. 8
Puisi 21 — Bola di Tengah Penjajahan …………………………………………….. 9
Puisi 22 — Warna Biru di Mata Penjajah ………………………………………… 9
Puisi 23 — Sepatu dari Ban Bekas ………………………………………………….. 9
Puisi 24 — Di Tengah Suara Meriam………………………………………………. 9
Puisi 25 — Di Balik Bendera Merah Putih …………………………………….. 10
Puisi 26 — Stadion Rakyat …………………………………………………………… 10
Puisi 27 — Suara dari Pelabuhan Lama…………………………………………. 10
Puisi 28 — Permainan yang Dilarang ……………………………………………. 10
Puisi 29 — Gol Pertama untuk Semarang ………………………………………11
Puisi 30 — Dari Anak ke Anak ………………………………………………………..11
Puisi 31 — Di Bawah Lampu Petromak ……………………………………………11
Puisi 32 — Dari Doa Seorang Ibu …………………………………………………….11
Puisi 33 — Hari Ketika Semua Kota Menatap ………………………………..12
Puisi 34 — Peluit yang Membuat Merinding ………………………………….12
Puisi 35 — Bintang di Langit Semarang ………………………………………….12
Puisi 36 — Seragam yang Dicuci Sungai ………………………………………..12
Puisi 37 — Pertandingan di Hari Merdeka ……………………………………..13
Puisi 38 — Dari Peluit ke Doa …………………………………………………………13
Puisi 39 — Semarang Menyanyi …………………………………………………….13
Puisi 40 — Legenda Itu Bernyawa …………………………………………………13
Dst… -
-9%
DILARANG MEMETIK BUAH DIPOHON SENDIRI
Original price was: Rp55.000.Rp50.000Current price is: Rp50.000.Penulis :
Rio & Olivia
ISBN : 978-634-04-8245-4
Jumlah Hlm : viii + 138
Ukuran : 14 x 20 cm
Kertas : Bookpaper
Tahun Terbit : 2026
Editor : –SINOPSIS
Apa yang kau lakukan ketika tanganmu yang menanam kini dianggap tangan pencuri? Buku ini berisi cerita dari sekumpulan orang yang dianggap pencuri di tanah miliknya sendiri, la menggeledah dapur-dapur rumah yang sudut-sudutnya sengaja ditutup rapi. Kisah yang tak pernah ingin diakui namun selalu terjadi, Seperti sosok penyelundup di rumah sendiri. Orang pusing yang terasing. Suara mengakar dari orang yang sudah tertanam di tanah. Namanya dipanggil dengan penuh harapan, Konon, musibah datang dari amarah para tetua. Tantangannya lebih besar dari legenda-legenda gunung. Mitos keramat menjadi pengikat paling manjur, Kasih suci yang tersingkir oleh ikatan darah meski telah mati, Sudah terlalu lama derita ini dianggap tak pernah ada, Saatnya lantang mengakui mereka benar-benar nyata.
Daftar Isi
Kata Pengantar ………………………….. ………………………….. v
Daftar Isi ………………………….. ………………………….. …… viii
Pintu Belakang ………………………….. ………………………….. . 1
Memangnya Ini Rumahku? ………………………….. ………… 26
Warisan Terakhir Ibu ………………………….. ……………….. 44
Ganti Panggilan ………………………….. ……………………….. 56
Wong Tuwo ………………………….. ………………………….. … 71
Di Balik Gunung Valdor ………………………….. ……………. 85
Nyi Randu Menagih Janji ………………………….. ………… 103
Anak Lanang Kesayangan Ibu ………………………….. ……. 115
Biografi Penulis ………………………….. ………………………. 135 -
-48%
DUA RATUS JUTA, SEMANGKUK SOTO, DAN DOA IBU SEBUAH KISAH TENTANG HARAPAN DAN KASIH IBU
Original price was: Rp95.000.Rp49.000Current price is: Rp49.000.Penulis :
Reza Imani Syawal
ISBN : 978-634-05-1206-9
Jumlah Hlm : viii + 91
Ukuran : 14 x 20 cm
Kertas : Bookpaper
Tahun Terbit : 2026
Editor : –SINOPSIS
Semua orang punya titik terendah dalam hidupnya, dan bagi Ibu, titik itu datang di tahun 2019. Sebuah aset ruko yang menjadi harapan satu-satunya untuk menutup hutang sebesar 200 juta rupiah justru menjadi sumber petaka. Uang hasil penjualannya dibawa lari, disusul dengan intimidasi yang mengancam keselamatan keluarga. Ibu dipaksa menyerah pada keadaan, merelakan harta yang hilang, tapi tidak dengan tanggung jawabnya. Ia memilih memikul beban hutang itu di pundaknya, sendirian.
Buku ini menceritakan jejak langkah seorang Ibu yang enggan menyerah meski dunianya sedang runtuh. Berawal dari warung nasi sederhana di Cinere yang penghasilannya menyusut hingga hanya menyentuh seratus ribu sehari, sebuah ide muncul dari percakapan meja makan setelah pernikahan anaknya. “Gimana kalau Ibu jualan Soto Betawi saja?”
Itu adalah awal dari pertaruhan baru. Namun, tepat saat kuali soto pertama mulai mendidih di awal 2020, pandemi Covid-19 menghantam. Warung yang baru saja mulai bernapas harus berhadapan dengan jalanan yang sepi dan pembatasan wilayah. Tidak berhenti di situ, tagihan hutang lama sebesar 50 juta tiba-tiba datang menagih di depan pintu rumah.
Di sinilah babak “perang” yang sesungguhnya dimulai. Strategi berpindah ke dunia digital—Gojek, Grab, dan terakhir ShopeeFood. Pembaca akan dibawa melihat bagaimana Ibu harus bertahan di balik uap kuali, meracik rasa yang tetap konsisten meski harga bahan pokok melambung tak karuan. Ada momen-momen menyesakkan saat harus bernegosiasi dengan pihak bank untuk meminta napas tambahan (restrukturisasi) hingga tahun 2024.
Namun, di tengah aroma lengkuas dan santan, ada tawa dua orang cucu yang lahir menjadi “bahan bakar” utama. Semangat itu membawa Soto Betawi Ibu melanglang buana, dipesan oleh pelanggan dari Jakarta Selatan hingga Tangerang Selatan, bahkan hingga harus berjualan sampai waktu sahur demi mengejar setiap rupiah pelunasan.
Ini bukan sekadar buku tentang cara melunasi hutang. Ini adalah catatan cinta seorang Ibu yang membuktikan bahwa kejujuran dan kerja keras adalah mata uang yang paling berharga. Di tahun 2024, surat pelunasan itu akhirnya terbit, menandai akhir dari lima tahun perjalanan yang penuh peluh, dan dimulainya masa depan yang merdeka.
Daftar Isi
Kata Pengantar ………………………….. ………………………….. ………………………….. ……..v
Daftar Isi………………………….. ………………………….. ………………………….. ……………… viii
Bab 1 : Secercah Harapan di Balik Pintu yang Terkunci …………………… 1
Bab 2: Senja di Warung Nasi dan Resep Baru dari Cinere ……………….. 6
Bab 3: Asap Pertama dan Debar Jantung di Balik Kuali ………………… 17
Bab 4: Bayang-Bayang Masa Lalu di Tengah Harum Kuah Soto ….24
Bab 5: Tamu di Depan Pintu dan Dunia yang Terkunci ………………… 31
Bab 6: Menembus Dinding Digital dan Napas dari Meja
Perundingan ………………………….. ………………………….. ……………………… 35
Bab 7: Cucu, Kompor, dan Dua Dunia Digital ………………………….. ………42
Bab 8: Kejujuran di Meja Bank dan Keajaiban Digital ……………………. 48
Bab 9: Strategi Piring Meluap dan Pertaruhan di Ranah Shopee ..54
Bab 10: Cahaya di Ambang Fitri dan Gema Rasa
Melampaui Batas………………………….. ………………………….. …………….. 60
Bab 11: Fajar 2024 dan Janji yang Terbayar Tunai …………………………. 65
Bab 12: Paspor Pertama dan Cakrawala Baru di Seberang Lautan 72
Bab 13: Perang Bintang dan Mahkota Kepercayaan ……………………… 78
Bab 14: Stempel Halal dan Kemenangan yang Paripurna ……………. 83
Tentang Penulis ………………………….. ………………………….. …………………………..89
-
-33%
HARI GURU NASIONAL KE – 80 HARI BAHAGIA BERUJUNG DUKA.
Original price was: Rp60.000.Rp40.000Current price is: Rp40.000.Penulis :
AMAR HALIM, S.Pd.I
ISBN : 978-634-04-8727-5
Jumlah Hlm : viii + 94
Ukuran : 14 x 20 cm
Kertas : Bookpaper
Tahun Terbit : 2026
Editor : –SINOPSIS
Buku ini merekam sebuah ironi pendidikan: ketika Hari Guru Nasional yang seharusnya menjadi ruang syukur dan penghormatan, justru berubah menjadi saksi musibah dan penderitaan. Melalui catatan reflektif berbasis pengalaman nyata, penulis menghadirkan potret guru dan masyarakat yang berjuang mempertahankan nilai-nilai kemanusiaan di tengah bencana.
Ditulis dengan pendekatan naratif-analitis, buku ini mengulas makna pengabdian guru tidak hanya sebagai pendidik di ruang kelas, tetapi juga sebagai penopang psikososial, penjaga harapan, dan teladan keteguhan iman saat krisis melanda. Refleksi religius di dalamnya mengajak pembaca menyadari keterbatasan manusia dan pentingnya bersandar kepada Allah dalam menghadapi ujian kehidupan.
Buku ini relevan bagi pendidik, akademisi, pengambil kebijakan, dan masyarakat luas sebagai bahan renungan tentang pendidikan, kepemimpinan, serta tanggung jawab moral dalam situasi darurat. Hari Bahagia Berujung Duka menegaskan bahwa dari musibah, lahir pelajaran paling jujur tentang iman, kesabaran, dan arti sebuah pengabdian.Daftar Isi
Kata Pengantar ………………………………………………………………………………………. v
Daftar Isi ………………………………………………………………………………………….. vii
Upacara Hari Guru Nasional di Tengah Hujan ………………………………1
Sore Yang Memilukan …………………………………………………………………………..8
Tolooooong ………………………………………………………………………………………….. 16
Gelap Gulita Tanpa Jaringan Listrik dan Telepon ………………………. 32
Menunggu Status ………………………………………………………………………………… 37
Madrasahku Berlumpur ……………………………………………………………………. 43
Mengungsi ………………………………………………………………………………………….. 48
Mahalnya BBM dan Bahan Pokok …………………………………………………. 57
Debu Yang Berterbangan …………………………………………………………………. 63
Mahalnya Harga Shalat Jamaah ………………………………………………………. 67
Meunasah Hanya Sebagai Tumpangan …………………………………………. 72
Surat Arrahman, Ayat Yang diulang ……………………………………………… 77
Titik Balik Dari Sebuah Musibah ……………………………………………………. 82
Cepat Pulih Aceh Ku Tercinta ………………………………………………………….. 87
Refleksi Catatan Penulis; ………………………………………………………………….. 93 -
-37%
IZINKAN MEREKA BERTANYA, “KAPAN KAMU NIKAH?” Panduan Tenang untuk Single yang Capek Ditanya Kapan Nikah
Original price was: Rp150.000.Rp95.000Current price is: Rp95.000.Penulis :
DINARI OKTARIA
ISBN : 978-634-04-9855-4
Jumlah Hlm : x + 277
Ukuran : 14 x 20 cm
Kertas : Bookpaper
Tahun Terbit : 2026
Editor : –SINOPSIS
Hai kamu. Iya, kamu.
Jujur deh.. Udah muak belum?
Muak karena harus menyiapkan jawaban “aman” setiap kali ditanya: “Kapan nikah?”
Muak karena harus terus memasang senyum formalitas andalan untuk menutupi rasa lelah yang sebenarnya sudah di ubun-ubun.
Aku tahu rasanya berusaha hidup normal, fokus ke karier, dan mencoba nggak panik saat melihat satu per satu teman mulai mengunggah foto pernikahan. Tapi jujur saja, saat malam tiba dan suasana menjadi sunyi, pikiran itu tetap menyelinap dibenakmu: “Ada yang salah ya sama aku? Kenapa aku merasa tertinggal jauh banget?”
Buku ini aku tulis khusus buat kamu yang sering pura-pura kuat, padahal aslinya seperti sedang kehabisan napas karena merasa berpacu dengan waktu. Buat kamu yang hatinya sibuk meredam cemas akibat tekanan sosial, tapi harus tetap terlihat “oke” di depan semua orang.
Lewat buku ini, kita nggak cuma bakal curhat bareng. Aku mau ajak kamu membedah akar rasa sepi dan cemas yang kamu rasakan itu pakai kacamata psikologi dan neurosain,. Kita bakal cari tahu kenapa pertanyaan basa-basi itu bisa bikin otak kita merasa “terancam”, gimana caranya menyembuhkan luka lama, sampai cara mengelola energi diri supaya kamu bisa menanti dengan tenang tanpa harus kehilangan jati diri.
Ingat ya, ini bukan buku panduan cepat mencari jodoh. Bukan juga mantra ajaib biar kamu langsung dilamar besok pagi.
Buku ini adalah teman perjalanan yang bakal menemanimu melewati empat tahap penting: 1) mengakui kalau kamu memang lelah, 2) berani menatap luka lama, 3) menata ulang cara pandangmu soal cinta, 4) sampai akhirnya kamu siap melangkah dengan batin yang lebih sehat.
Setelah kamu tutup buku ini nanti, harapanku cuma satu: kamu punya kekuatan dan rasa nyaman yang utuh saat harus menghadapi pertanyaan itu untuk kesekian ratus kalinya—tanpa ada lagi rasa nyesek di dada.
Sebab, kamu nggak tertinggal. Kamu cuma lagi dipersiapkan.Daftar Isi
Daftar Isi
KATA PENGANTAR ………………………………………………………………………v
DAFTAR ISI ………………………………………………………………………………….vii
PROLOG Kenapa Belum Menikah? ……………………………………………1
Bagian 1: Berdamai dengan Tekanan dan Sunyi
(Fase Validasi) ……………………………………………………………. 6
Bab 1: “Aku Baik-Baik Saja” adalah Sebuah Kebohongan yang
Melelahkan …………………………………………………………………………………..7
Sebenernya Kamu nggak Papa Kalau Ngerasa Nggak
Baik-Baik Aja. …………………………………………………………………………13
Gimana Kalau Jodoh Datang Terlambat? ………………………….23
Menyiapkan Amunisi Jawaban Pertanyaan
“Kapan Nikah?” ……………………………………………………………………..29
Bab 2: Sunyi Itu Nyata, Sepi Itu Pilihan …………………………………..31
Sunyi Itu Nggak Selalu Sepi …………………………………………………31
Ketenangan Adalah Kunci …………………………………………………..42
Bab 3: Cinta Bukan Obat Anti -Kesepian …………………………………49
Cinta Tidak Akan Pernah Mengisi Kekosongan yang
Kita Abaikan …………………………………………………………………………..49
Kita Nyari ‘Jodoh’ atau Nyari ‘Pengakuan’? ……………………….58Bagian 2: Pulang ke Diri Sendiri
(Fase Introspeksi & Healing) ……………………………………… 63
Bab 4: Apakah Aku Belum Siap, atau Sebenarnya Takut? ……64
Takut Nikah Tidak Sama dengan Tidak Siap Nikah …………..69
Dari Mana Datangnya Ketakutan Itu? ………………………………..74
Ketika Ketakutan Menyamar Menjadi Kemandirian …………79
Bagaimana Jika Bukan Jodohmu yang Belum Datang…
Tapi Kamunya yang Menutup Pintu? …………………………………84
Menyembuhkan Diri: Bukan Agar Siap Menikah, Tapi Agar
Tidak Salah Menghindar ………………………………………………………89
Bab 5: Meninggalkan Cinta yang Menguras Jiwa …………………96
Mengenali Cinta yang Melelahkan …………………………………….96
Cinta atau Ketergantungan? ……………………………………………..100
Perempuan Penuh Tahu Kapan Harus Tinggal, Kapan Harus
Pergi ……………………………………………………………………………………..104
Bab 6: Seni Menjadi Perempuan yang ‘Penuh’ ……………………110
Keinginan Bahwa Harus Ada Seseorang yang Membuat Diri
Lengkap Itu Hanyalah Ilusi …………………………………………………110
Perempuan yang Belum Penuh Akan Mudah Tumbang . 114
Cara Menjadi Diri yang Utuh ……………………………………………..119
Tantangan untuk Menyayangi Diri Sendiri ……………………..124
Mengapa Kita Sulit Menyayangi Diri Sendiri? …………………127
Healing Bukan Move On Buru -Buru – Pulih Itu Proses,
Bukan Pelarian …………………………………………………………………….129
Kenapa Kita Takut Proses Pulih? ……………………………………….133Bagian 3: Mengatur Ulang Frekuensi
(Fase Transformasi Mindset) …………………………………… 142
Bab 7: Mengaktifkan Energi Feminin dalam Penantian …….143
Kesalahpahaman Tentang Feminin (Bukan tentang
penampilan luar) …………………………………………………………………150
Latihan Energi Feminin Sehari -hari saat Tahap Penantian
Jodoh ……………………………………………………………………………………155
Mengapa Banyak Perempuan Gengsi Menggunakan Energi
Feminin?……………………………………………………………………………….164
Luka Lama yang Menghambat Energi Feminin ………………169
Bab 8: Jodoh Itu Misterius, Tapi Bisa Dibaca Polanya ………..176
Katanya Jodoh Itu Misterius ………………………………………………176
Refleksi Umum tentang Tanda -Tanda dari
Tuhan/Semesta ……………………………………………………………………181
Ketemu Orang yang Salah Berulang Kali, Kok Bisa? ……….183
Semesta Sering Kasih Clue, Tapi Kita Sibuk Mikirin Ex …..187
Berdoa Lewat Perilaku ……………………………………………………….. 191
Rezeki, Karir, dan Jodoh: Mereka Jalan Bersama …………….196
Simpulan Reflektif ……………………………………………………………….201
Tuhan Dengerin, Tapi Kita Ngerti Nggak? ……………………….205
Bab 9: Nilai Hidup vs. Spesifikasi Fisik …………………………………..210
Spesifikasi atau Nilai Hidup? ……………………………………………..210
Kamu Layak Dicintai, Tapi Bukan Dengan
Meminta-Minta ……………………………………………………………………213
Afirmasi dan Refleksi …………………………………………………………..216Bagian 4: Menghadapi Masa Depan dengan Tenang
(Fase Eksekusi) ……………………………………………………….. 221
Bab 10: Tiga Rumus Keutuhan Sebelum Mengucap Janji …222
Pertama, ketidakcocokan selera fisik. ……………………………….223
Kedua, ketidakcocokan karakter. ………………………………………224
Ketiga, ketidakcocokan tujuan hidup. ……………………………..224
Pasangan adalah manusia berperasaan, bukan sekadar Alat
pemenuh kebahagiaan ………………………………………………………227
Bab 11: Ketika Dia Akhirnya Datang …………………………………….233
Tanda-Tandanya Beda dari yang Dulu -Dulu …………………..233
Tenang, Bukan Berdebar -Redebar ……………………………………238
Siap Nggak Kamu Berbagi Hidup, Bukan Cuma Cerita? …241
Pernikahan Bukan “Kesan” Happy Ending, Tapi Perjalanan
Baru yang kita harapkan Happy Ending …………………………..246
Bab 12: Kalau Belum Datang Juga, Lalu Apa? ……………………..252
Mengolah Waktu Tunggu Menjadi Kekuatan …………………252
Stop Bertanya Kapan si Dia Datang tapi Mulai Tanya
Kenapa dan Bagaimana Aku Bisa Menjadi Pribadi yang
Berkelimpahan. ……………………………………………………………………257
Karena Jodoh Itu Datangnya Ketika Kita Udah Nggak
Ngeluh Terus ……………………………………………………………………….262
DAFTAR PUSTAKA …………………………………………………………………..269
EPILOG Kamu Tidak Tertinggal, Kamu Sedang
Dipersiapkan ……………………………………………………………………………271 -
-26%
JEJAK YANG TAK TERLIHAT RENUNGAN TENTANG MAKNA HIDUP
Original price was: Rp115.000.Rp85.000Current price is: Rp85.000.Penulis :
Prayoga Syaputra
ISBN : –
Jumlah Hlm : x+182 halaman
Ukuran : 14 x 20 cm
Kertas : Bookpaper
Tahun Terbit : 2026
Editor : –SINOPSIS
Buku ini lahir dari keheningan-keheningan malam-malam panjang yang penuh tanya, dari diam yang akhirnya mengajarkan banyak hal.
Tentang kehilangan yang diam-diam membentuk kita.
Tentang luka yang tidak selalu terlihat, tapi nyata dirasakan.
Tentang harapan yang kecil, namun mampu membuat kita bertahan satu hari lagi.Jejak yang Tak Terlihat bukan sekadar kumpulan kata.
Ini adalah teman untuk menemani kamu yang sedang berjalan, meski belum tahu arah pulangnya ke mana.
“Kadang, yang paling berarti dalam hidup bukan yang terlihat, tapi yang kita rasakan dalam diam.”Untuk kamu yang sedang mencari makna,
untuk kamu yang sedang lelah,
dan untuk kamu yang masih percaya,
bahwa hidup ini tetap punya alasan untuk dijalani.Daftar Isi
Kata Pengantar ……………………………………………………….. iii
Daftar Isi ………………………………………………………………. viii
Bab 1 Dunia Yang Tak Kita Pilih ……………………………. 1
1.1. Lahir Sebagai Tanya ………………………………………. 4
1.2. Rumah Yang Tidak Kita Bangun ………………….. 8
1.3. Pilihan Yang Memilih Kita ………………………….. 13
1.4. Hidup Sebagai Jejak Tak Terlihat ……………….. 18
1.5. Penutup ………………………………………………………… 22
Bab 2 Sepotong Senyum Di Tengah Hujan …………. 25
2.1. Hadirnya Kebaikan Yang Tak Terduga ……… 29
2.2. Kebaikan Sebagai Pilihan ……………………………. 34
2.3. Kebaikan Dalam Fiksi Dan Realita ……………… 39
2.4. Membangun Jejak Kebaikan ……………………….. 44
2.5. Penutup ………………………………………………………… 49
Bab 3 Jejak Langkah Dan Pilihan Sunyi ………………. 53
3.1. Langkah Pertama: Awal Dari Segalanya ……. 56
3.2. Pilihan Sunyi Dan Dilema Hati ……………………. 61
3.3. Melangkah Dengan Kesadaran …………………… 66
3.4. Penutup ………………………………………………………… 70
Bab 4 Hening Yang Berbicara ……………………………… 73
4.1. Hening Yang Menggugah ……………………………. 75
4.2. Kontemplasi Sebagai Jalan Mendalam ……….. 79
4.3. Hening Dalam Kesibukan ……………………………. 84
4.4. Penutup ………………………………………………………… 89
Bab 5 Menyusuri Waktu Dan Kenangan ……………… 92
5.1. Jejak Waktu Yang Tak Terlihat …………………… 94
5.2. Kenangan: Penjaga Identitas ………………………. 97
5.3. Waktu, Kenangan, Dan Pilihan …………………… 99
5.4. Penutup ……………………………………………………… 103
Bab 6 Makna Dalam Kesendirian ………………………. 105
6.1. Menyambut Kesendirian Dengan Rasa
Terbuka ……………………………………………………… 107
6.2. Kesendirian Sebagai Jalan Refleksi ………….. 109
6.3. Kesendirian Dan Kebersamaan Yang
Sejati …………………………………………………………… 111
6.4. Penutup ……………………………………………………… 116
Bab 7 Cinta Sebagai Jalan Dan Tujuan ………………. 118
7.1. Makna Cinta Yang Lebih Dalam ………………. 120
7.2. Cinta Dalam Kehidupan Sehari-Hari ……….. 125
7.3. Cinta Dan Kebebasan ………………………………… 128
7.4. Penutup ……………………………………………………… 131
Bab 8 Keberanian Untuk Jujur Pada Diri Sendiri 133
8.1. Menguak Topeng Yang Kita Pakai …………… 135
8.2. Kejujuran Sebagai Jalan Pembebasan ………. 139
8.3. Kejujuran Dan Hubungan Dengan
Orang Lain …………………………………………………. 142
8.4. Penutup ……………………………………………………… 144
Bab 9 Menemukan Makna Dalam Penderitaan … 146
9.1. Penderitaan Sebagai Bagian Tak Terpisahkan
Dari Hidup …………………………………………………. 148
9.2. Memahami Dan Menerima Penderitaan ….. 153
9.3. Penderitaan Dan Kasih Sayang ………………… 157
9.4. Penutup ………………………….. 160
Bab 10 Menjalani Hidup Dengan Kesadaran Penuh ………………………….. 163
10.1. Kesadaran Sebagai Kunci Kehidupan Bermakna ………………………….. 165
10.2. Menghadapi Hidup Dengan Terbuka Dan Lapang Dada ………………………….. 168
10.3. Kesadaran Dan Kebebasan Sejati ………………………….. 171
10.4. Penutup ………………………….. 174
Epilog ………………………….. 177
Ucapan Terima Kasih ………………………….. 179
Tentang Penulis ………………………….. 180 -
-21%
KALI KEDUA
Original price was: Rp120.000.Rp95.000Current price is: Rp95.000.Penulis :
Rayi Indriyana
ISBN : 978-634-04-7865-5
Jumlah Hlm : viii + 453
Ukuran : 14 x 20 cm
Kertas : Bookpaper
Tahun Terbit : 2026
Editor : –SINOPSIS
“Sabia tak pernah menyangka hidupnya akan serumit ini. Saat ia mulai belajar mencintai lagi di kisah barunya bersama Gandhi, masa lalunya justru datang mengetuk dalam wujud Kala⸺ cinta pertama yang tak pernah bena-benar pergi.
Antara ketenangan yang (mungkin) ditawarkan Gandhi dan getar nostalgia dari Kala, Sabia dihadapkan pada pilihan yang tidak mudah; melupakan masa lalu yang manis atau mempertaruhkan masa depan yang belum tentu pasti.
Karena kadang, cinta tak hanya tentang siapa yang datang lebih dulu… tapi siapa yang memilih untuk tetap tinggal dan berharap akan kesempatan kedua.
“Daftar Isi
Kata Pengantar ………………………………………………………. v
Daftar Isi ………………………………………………………………… vii
Bab 1 ……………………………………………………………………….. 1
Bab 2 ……………………………………………………………………. 46
Bab 3 ……………………………………………………………………. 88
Bab 4 ……………………………………………………………………146
Bab 5 …………………………………………………………………… 174
Bab 6 ……………………………………………………………………214
Bab 7 ……………………………………………………………………251
Bab 8 ……………………………………………………………………291
Bab 9 ………………………………………………………………….. 326
Bab 9 …………………………………………………………………..346
Bab 10 ………………………………………………………………… 366
Bab 11………………………………………………………………….. 401
Bab 12 ………………………………………………………………….. 417
Tentang Penulis……………………………………………………452 -
-25%
KETIKA KENYATAAN TAK SESUAI HARAPAN SENI MENERIMA REALITA, MENGURANGI KECEWA
Original price was: Rp130.000.Rp98.000Current price is: Rp98.000.Penulis :
MOHAMMAD NURWAHID
ISBN : 978-634-05-0003-5
Jumlah Hlm : x + 228
Ukuran : 14 x 20 cm
Kertas : Bookpaper
Tahun Terbit : 2026
Editor : –SINOPSIS
Buku ini membawa kita menatap hidup dengan jujur ketika kenyataan sering tidak sesuai harapan. Ia mengajak kita memahami bahwa kecewa bukanlah kegagalan tetapi pesan halus dari batin yang menuntun pada kesadaran diri dan pemahaman yang lebih dalam tentang pengalaman manusia. Setiap luka, setiap kekecewaan, setiap harapan yang runtuh bukan untuk ditolak tetapi untuk diterima sebagai bagian dari perjalanan yang lebih luas dan lebih jujur.
Di halaman demi halaman kita belajar menghadapi rasa sakit dan kekecewaan dengan keberanian yang lembut. Kita diajak berhenti memusuhi kenyataan, memberi ruang bagi perasaan yang terluka, menurunkan ekspektasi yang membebani, dan menemukan rasa cukup tanpa kehilangan arah atau kemampuan untuk bermimpi. Kita belajar untuk hadir sepenuhnya di hari ini, meski langkah masih ragu dan hati masih sakit, menyadari bahwa hidup tidak harus sempurna agar tetap layak dijalani.
Buku ini menuntun kita menumbuhkan harapan yang sehat, harapan yang memberi energi tanpa menuntut, yang tetap memungkinkan kita jatuh dan bangkit lagi tanpa harus menyalahkan diri sendiri. Ia mengajarkan kita menjaga diri dari tekanan yang tak perlu, merawat luka yang masih terasa, dan tetap bergerak di tengah ketidakpastian.
Dari sini kita belajar bahwa keberanian bukan selalu tentang tindakan besar atau pahlawan yang terlihat jelas, tetapi tentang tetap hadir, tetap bernapas, tetap terbuka terhadap kemungkinan-kemungkinan baru meski hidup tidak berjalan seperti yang kita bayangkan.
Membaca buku ini adalah undangan untuk berdamai dengan diri sendiri dan menerima realita apa adanya. Ia mengajarkan kita menatap rasa sakit dengan lembut, menumbuhkan ketenangan di tengah keributan batin, dan menemukan kekuatan yang sunyi di dalam kesadaran yang penuh. Hidup yang utuh bukanlah hidup tanpa luka, melainkan hidup yang dijalani dengan hati yang jujur, langkah yang perlahan namun mantap, dan kemampuan untuk tetap hadir meski dunia tidak selalu bersahabat.
Buku ini bukan sekadar panduan untuk menghindari kecewa atau meraih kebahagiaan instan. Ia adalah teman sunyi yang menuntun kita memahami seni hidup dengan penuh kesadaran, seni menerima kenyataan, seni menjaga hati tetap lentur, dan seni menapaki hari-hari yang tidak sempurna dengan keberanian yang paling manusiawi.
Kata Pengantar ………………………….. v
Daftar Isi ………………………….. viii
Prolog ………………………….. 1Bagian I: Harapan Benih Kecewa …………………. 6
Bab 1: Kita Hidup dari Harapan ………………………….. 12
Bab 2: Ketika Pikiran Merancang, Dunia Tidak Menyetujui ………………………….. 21
Bab 3: Kecewa Tidak Datang Tiba Tiba …………..30
Bab 4: Harapan yang Kita Simpan Terlalu Lama ……………39
Bab 5: Ketika Harapan Menjadi Ukuran Nilai Diri …………. 46Bagian II: Kecewa, Luka yang Tak Terlihat ………………………….. 53
Bab 6: Bentuk Bentuk Kecewa yang Jarang Diakui ………………………….. 58
Bab 7: Mengapa Kita Sulit Menerima Kenyataan………………………….. 70
Bab 8: Melarikan Diri dari Realita………………………….. 80
Bab 9: Penerimaan yang Keliru………………………….. 89
Bab 10: Luka yang Tidak Diakui Akan Menentukan Cara Kita Hidup ………………………….. 97
Bagian III: Menerima Bukan Menyerah …………………… 105
Bab 11: Menerima Bukan Berarti Kalah …………………… 110
Bab 12: Seni Menurunkan Harapan Tanpa Kehilangan Harapan …………………………..120
Bab 13: Realita yang Diterima Menjadi Guru …………………………..128
Bab 14: Menemukan Arti Cukup di Tengah Kekurangan …………………………..135
Bab 15: Hidup yang Tidak Ideal, Tapi Utuh ………………144
Bagian IV: Hidup Setelah Kecewa ………………………….. 153
Bab 16: Menjalani Hidup Apa Adanya ………….161
Bab 17: Harapan Baru yang Lebih Sehat ………….169
Bab 18: Jika Kecewa Datang Lagi…………………….. 178
Bab 19: Menjadi Lembut Tanpa Menjadi Lemah ……………… 186
Bab 20: Hidup yang Tidak Sempurna, Tapi Dihuni Sepenuhnya ……………… 120Epilog: Hidup Tetap Berjalan Meski Tidak Sesuai Harapan ………………………….. 210
Tentang Penulis ………………………….. 216
-
-13%
LE JARDIN SERRE
Original price was: Rp75.000.Rp65.000Current price is: Rp65.000.Penulis :
Yoenha11
ISBN : 978-634-0474-67-1
Jumlah Hlm : vi + 197
Ukuran : 14 x 20 cm
Kertas : Bookpaper
Tahun Terbit : 2026
Editor : –SINOPSIS
Jade Booster dari bangsa Manpili berjanji akan menikahi Lunar Love dan membangun sebuah taman rumah kaca, sebagai upaya pengembangbiakan aneka macam tumbuhan. Jade yakin, hanya dengan memperbanyak tumbuhan, maka pasokan oksigen di Planet Lars U 92 yang mereka tempati akan tercukupi. Namun usaha Jade harus terhenti, karena Lunar Love diculik oleh Moonlight Strikes dan pasukannya dari bangsa Korshul. Mereka menginginkan Lunar Love yang ternyata adalah Putri Nizira, pemimpin sah bangsa Korshul yang hilang sewaktu kecil. Bagaimana perjuangan Jade untuk mewujudkan mimpinya membangun Le Jardin Serre dan menikahi Lunar Love? Apa sebenarnya tujuan Moonligt Strikes menculik Putri Nizira?
Daftar Isi
Daftar Isi …………………………………………………………………………………………………..v
BAB 1 Baba Bubu ……………………………………………………………………………………1
BAB 2 Meilleur Ami ………………………………………………………………………………..8
BAB 3 Lovren Paradise ………………………………………………………………………..17
BAB 4 Border Area ……………………………………………………………………………….25
BAB 5 A Little Secret ……………………………………………………………………………33
BAB 6 Mademoiselle ……………………………………………………………………………42
BAB 7 Rosary Pea …………………………………………………………………………………51
BAB 8 Oak Valey …………………………………………………………………………………..58
BAB 9 Whispering Beach …………………………………………………………………….66
BAB 10 Underground Jail ……………………………………………………………………73
BAB 11 Meet Lily and Lunar but … , …………………………………………………..81
BAB 12 Make A Plan …………………………………………………………………………….88
BAB 13 Treasure Garden …………………………………………………………………….96
BAB 14 Meet Profesor Rumit …………………………………………………………..106
BAB 15 Crystal Rose, A Promise in The Past …………………………………..119
BAB 16 Chasing Time ………………………………………………………………………..131
BAB 17 The Death of Dark Justice ……………………………………………………144
BAB 18 Crystal Rose, Sacrifice of Love …………………………………………….155
BAB 19 One Man Fight ……………………………………………………………………..164
BAB 20 Jade Secret …………………………………………………………………………….174
BAB 21 Le Jardin Serre ………………………………………………………………………183 -
-12%
LIMA SRIKANDI
Original price was: Rp130.000.Rp115.000Current price is: Rp115.000.Penulis :
Budi Satriadi
ISBN : 978-634-04-9235-4
Jumlah Hlm : x + 336
Ukuran : 14 x 20 cm
Kertas : Bookpaper
Tahun Terbit : 2026
Editor : –SINOPSIS
Mereka tidak sedang berusaha menjadi luar biasa.
Mereka hanya ingin bertahan—dan tetap menjadi diri sendiri.Lima Srikandi adalah novel tentang lima perempuan muda yang datang dari dunia dan cerita hidup yang berbeda. Masing-masing membawa mimpi, luka, dan kegelisahan yang tak selalu mampu mereka ucapkan dengan kata-kata.
Ada yang hidup di bawah bayang-bayang harapan keluarga.
Ada yang berjuang melawan rasa tidak cukup.
Ada yang mencoba bangkit dari kehilangan.
Ada yang hampir menyerah pada impian.
Dan ada yang tampak kuat, padahal diam-diam kelelahan.Sebuah pertemuan sederhana mempertemukan mereka dalam satu ruang yang sama. Dari sanalah kisah ini bergerak—perlahan namun pasti—mengurai persahabatan yang tumbuh dari kejujuran, perbedaan, dan keberanian untuk saling membuka diri.
Hubungan mereka tidak selalu hangat. Ada konflik, kecemburuan, kesalahpahaman, dan jarak yang menyakitkan. Namun justru melalui retak itulah mereka belajar tentang makna bertumbuh, memaafkan, dan menerima diri sendiri.
Novel ini menyuguhkan perjalanan emosional lima perempuan dalam menghadapi realitas hidup, iman, dan pilihan-pilihan sulit yang harus diambil. Tanpa drama berlebihan,
Lima Srikandi menghadirkan kisah yang dekat dengan pembaca—tentang jatuh, bangkit, dan menemukan kekuatan dalam kebersamaan.Sebuah novel reflektif tentang persahabatan, keteguhan hati, dan harapan—yang mengingatkan bahwa perempuan tidak harus sempurna untuk menjadi kuat.
Daftar Isi
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR PENYUSUN…………………………………………… v
Mengapa novel ini ditulis? ………………………………………………..vi
Untuk siapa novel ini? ……………………………………………………..vii
Ucapan Terima Kasih ……………………………………………………… viii
PROLOG Halaman Kosong di Buku Janji ……………………………… 1
Bab 1 — Hari Pertama di Al-Firdaus …………………………………… 9
Bab 2 — Retak yang Menyatukan ……………………………………. 22
BAB 3 — Pakta Srikandi ………………………………………………….. 42
BAB 4 — Retak Pertama …………………………………………………. 59
BAB 5 — Foto yang Keblabasan ………………………………………. 74
BAB 6 — Sorotan & Ruang Aman …………………………………….. 89
BAB 7 — Membangun Proposal …………………………………….. 103
BAB 8 — Revisi Nilai …………………………………………………….. 118
BAB 9 — Ruang Belajar Pertama ……………………………………. 133
BAB 10 — Uji Coba Kelas Jumat …………………………………….. 148
BAB 11 — Nilai yang Retak Tipis ……………………………………. 165
BAB 12 — Midpoint: Kami Bisa, Tapi Dunia Melihat ………… 180
BAB 13 — Sponsor Masuk …………………………………………….. 197
BAB 14 — Proposal Terakhir Sebelum Bel Bunyi ………………. 220
BAB 15 — Antitesis di Atas Panggung …………………………….. 242
BAB 16 — Krisis Anggaran & Kursi yang Kosong ………………. 268
Bab 17 — Peluncuran …………………………………………………… 289
Bab 18 — Resonansi …………………………………………………….. 308
EPILOG — Surat Nina……………………………………………………. 326 -
-24%
MATEMATIKA TAK HINGGA: Jejak Angka, Ruang Hati (Menyusun Diri, Menata Nalar, Menemukan Makna)
Original price was: Rp85.000.Rp65.000Current price is: Rp65.000.Penulis :
U2n
ISBN : 978-634-05-0307-4
Jumlah Hlm : x + 184
Ukuran : 14 x 20 cm
Kertas : Bookpaper
Tahun Terbit : 2026
Editor : –SINOPSIS
Yakin bahwa matematika bukan sekadar kumpulan angka dan rumus, buku ini mengajak pembaca menelusuri makna di balik setiap konsep yang dipelajari. Yang tampak abstrak perlahan menjadi dekat ketika dihubungkan dengan kehidupan sehari-hari. Yurisprudensi logika berpadu dengan kepekaan rasa, membentuk cara pandang yang lebih utuh. Yang sederhana seperti bilangan hingga yang kompleks seperti kalkulus dihadirkan sebagai perjalanan bertahap menuju kesadaran diri. Yakinlah bahwa setiap proses belajar menyimpan jejak pertumbuhan yang sering kali tidak disadari. Yang pada akhirnya menuntun manusia memahami dirinya dengan lebih jernih.
Usaha memahami matematika dalam buku ini tidak berhenti pada kemampuan berhitung, tetapi berkembang menjadi latihan berpikir, bersabar, dan mengambil makna. Untaian konsep seperti aljabar, geometri, hingga probabilitas diposisikan sebagai cermin kehidupan yang penuh kemungkinan. Ujian, kesalahan, dan ketidakpastian diterjemahkan sebagai bagian penting dari proses bertumbuh. Untuk itu, pembaca diajak melihat setiap kesulitan sebagai peluang memperkuat karakter dan ketahanan jiwa. Upaya kecil yang dilakukan secara konsisten akan membentuk perubahan besar yang bermakna. Ujungnya, ilmu tidak hanya dipahami, tetapi juga menghidupkan nilai dalam keseharian.
Syukur menjadi simpul akhir dari perjalanan panjang antara ilmu dan kehidupan yang disajikan dalam buku ini. Setiap konsep dalam kalkulus, dari limit hingga tak hingga, mengajarkan bahwa kesempurnaan bukan untuk dicapai, melainkan untuk didekati dengan kesungguhan. Seluruh rangkaian pembahasan bermuara pada kesadaran bahwa proses adalah inti dari setiap pencapaian. Sebuah pemahaman tumbuh bahwa ilmu, jika disertai niat yang lurus, akan menjadi cahaya yang menuntun langkah. Semakin dalam dipelajari, semakin terasa bahwa matematika adalah bahasa kehidupan yang menenangkan jiwa. Sehingga buku ini bukan hanya untuk dibaca, tetapi untuk direnungi dan dihidupi.
KATA PENGANTAR …………………………………………………… v
DAFTAR ISI ……………………………………………………………. vii
BAB I Mengenal Diri ………………………………………………… 1
1. SATU (Mengenali Keutuhan Diri sebagai Awal
Perjalanan) ………………………………………………… 2
2. DUA (Memahami Dualitas dalam Hidup) …….. 3
3. TIGA (Menemukan Keseimbangan dalam
Proses Bertumbuh) …………………………………… 4
4. EMPAT(Membangun Struktur dan Keteguhan
Diri) ………………………………………………………….. 6
5. LIMA (Menyadari Irama Waktu dan Tahapan
Hidup) ……………………………………………………….8
6. ENAM (Melatih Konsistensi dalam Pola
Kehidupan) ……………………………………………… 10
7. TUJUH (Menghadapi Tantangan dengan
Strategi dan Keyakinan) …………………………… 12
8. DELAPAN (Menumbuhkan Ketelitian dan
Evaluasi Diri) ……………………………………………. 14
9. SEMBILAN (Mendalami Makna dan Integrasi
Pengalaman) ……………………………………………. 16
10. NOL (Mengosongkan Diri untuk Memulai
Kembali) ………………………………………………….. 18
BAB II Menata Pikiran …………………………………………… 20
1. VARIABEL (Menata Pikiran dengan Kesadaran
Akan Perubahan) ……………………………………… 21
2. KONSTANTA (Menata Pikiran dengan Prinsip
yang Tetap) ……………………………………………… 25
3. KOEFISIEN (Menata Pikiran dengan Mengenali
Faktor Penguat) ………………………………………..29
4. PERSAMAAN (Menata Pikiran dengan Prinsip
Keseimbangan Sebab–Akibat) ………………….. 32
5. PERTIDAKSAMAAN (Menata Pikiran dengan
Menerima Perbedaan secara Sadar
dan Sabar) ……………………………………………….. 35
6. RELASI (Menata Pikiran dengan Memahami
Keterhubungan secara Reflektif) ………………. 39
7. FUNGSI (Menata Pikiran dengan Memahami
Hukum Sebab–Akibat secara Sistematis) ….. 42
8. KORESPONDENSI (Menata Pikiran dengan
Memahami Keselarasan Timbal Balik) ……… 45
9. SUBSTITUSI (Menata Pikiran dengan
Mengganti Sudut Pandang secara
Bijaksana) ………………………………………………. 50
10. ELIMINASI (Menata Pikiran dengan
Melepaskan yang Tidak Perlu) …………………. 54
BAB III Bertumbuh & Berproses ………………………………58
1. TITIK (Awal yang Kecil namun Menentukan) 59
2. GARIS (Konsistensi Arah yang Tidak
Terputus) …………………………………………………. 61
3. SUDUT (Pertemuan Perspektif yang
Membentuk Sikap) …………………………………… 63
4. BIDANG (Ruang Luas untuk Berkembang) …. 65
5. RUANG (Kapasitas Diri yang Perlu
Dilapangkan) ………………………………………….. 68
6. LINGKARAN (Siklus yang Mengajarkan
Keutuhan) ………………………………………………..70
7. SEGITIGA (Fondasi yang Menjaga
Keseimbangan) ………………………………………… 73
8. DIAGONA (Jalur Alternatif Menuju Tujuan) … 76
9. SIMETRI (Keseimbangan yang Menenangkan
Jiwa) ……………………………………………………….. 79
10. TRANSFORMASI (Perubahan Bentuk tanpa
Kehilangan Esensi) ………………………………….. 82
BAB IV Menghadapi Tantangan ………………………………. 87
1. POPULASI (Melihat Tantangan dalam
Gambaran Besar) …………………………………….. 88
2. SAMPEL (Pengalaman Kecil yang Tidak Selalu
Mewakili Segalanya) ………………………………… 91
3. VARIANSI (Perbedaan dan Fluktuasi yang
Membentuk Daya Lentur) ………………………… 94
4. DISTRIBUSI (Pola Sebaran Ujian dan
Kesempatan) …………………………………………… 98
5. PROBABILITAS (Peluang Bangkit di Tengah
Ketidakpastian) ……………………………………… 102
6. FREKUENSI (Intensitas Kegagalan yang
Melatih Ketahanan) ……………………………….. 107
7. HIPOTESIS (Dugaan Strategis Sebelum
Melangkah) …………………………………………….. 111
8. KORELASI (Hubungan antara Usaha
dan Hasil) ………………………………………………. 114
9. REGRESI (Kembali pada Garis Pertumbuhan
Setelah Terjatuh) …………………………………….. 117
10. INFERENSI (Menarik Makna dan Hikmah dari
Setiap Peristiwa)…………………………………….. 120
BAB V Menjadi Manusia Bermakna ……………………….. 123
1. LIMIT (Mendekati Kesempurnaan dengan
Kesadaran Batas) ……………………………………. 124
2. TURUNAN (Perubahan Kecil yang Menentukan
Arah Hidup) …………………………………………… 125
3. INTEGRAL (Menghimpun Amal Menjadi
Nilai Utuh) …………………………………………….. 126
4. KONTINUITAS (Konsistensi yang Tidak
Terputus oleh Waktu) ……………………………… 128
5. DIFERENSIAL (Kepekaan terhadap Perubahan
Sekecil Apapun) ……………………………………… 130
6. GRADIEN (Kemiringan Ikhtiar yang
Menentukan Kenaikan Derajat) ………………. 132
7. DERIVATIF KEDUA (Evaluasi Ulang Arah
Pertumbuhan) ……………………………………….. 133
8. DERET TAK HINGGA (Amal yang Terus
Mengalir Tanpa Batas) ……………………………. 136
9. KULMINASI (Puncak Pengabdian dalam
Ketekunan) ……………………………………………. 138
10. ASIMTOT (Harapan yang Terus Didekati Meski
Tak Pernah Sempurna) ……………………………. 140
EPILOG AGUNG ……………………………………………………. 141
BIOGRAFI PENULIS ………………………………………………. 143
-
-9%
MENJEMPUT MIMPI SAMPAI KE TIONGKOK
Original price was: Rp55.000.Rp50.000Current price is: Rp50.000.Penulis :
Irwin Sigar
ISBN : 978-634-0475-11-1
Jumlah Hlm : x + 172
Ukuran : 14 x 20 cm
Kertas : Bookpaper
Tahun Terbit : 2026
Editor : –SINOPSIS
“Menjemput Mimpi sampai ke Tiongkok” mengisahkan keberanian seorang perempuan muda bernama Salsa, yang nekat mengejar pendidikan di negeri jauh melalui beasiswa, meninggalkan zona nyaman dan keluarga demi meraih cita-cita. Di tanah perantauan, ia menghadapi tantangan bahasa, budaya, dan kesepian, namun juga menemukan sahabat, guru, dan pengalaman yang membentuk jati dirinya.
Novel ini menyoroti perjuangan, ketekunan, dan keberanian untuk melangkah keluar dari batasan, sekaligus menggambarkan keindahan Tiongkok — dari kampus yang sibuk, kota-kota yang ramai, hingga pemandangan alam yang menakjubkan. Perjalanan Salsa bukan sekadar tentang akademik, tetapi juga tentang menemukan kekuatan batin, arti persahabatan, dan makna sejati dari mimpi yang diperjuangkan.
“Menjemput Mimpi sampai ke Tiongkok” adalah cerita inspiratif bagi siapa saja yang berani bermimpi besar, menembus rintangan, dan percaya bahwa langkah pertama menuju mimpi adalah keberanian untuk melangkah
—“Daftar Isi
Daftar Isi
Kata Pengantar v
Daftar Isi viii
Bab 1 Impian dari Kamar Kecil 1
Bab 2 Impianku, Harapan Kakekku. 5
Bab 3 Aku Dilanda Homesick 9
Bab 4 Aku Mengalami Culture Shock 12
Bab 5 Salsa Sol! 18
Bab 6 Salsa, Kenzi, Cahaya di Balik Cinta 24
Bab 7 Cahaya di Negeri yang Hening 29
Bab 8 Syahadat dari Negeri Naga 36
Bab 9 Aku Memilih Setia (Dan Tidak Mau Dimadu, Titik!) 45
Bab 10 Ketukan Takdir dari Negeri Sakura 50
Bab 11 Ketika Pernikahan Bukan Tentang Mewah,
Tapi Keberkahan 56
Bab 12 Di Balik Senyum yang Mulai Pudar 61
Bab 13 Pelukan Emak di Tengah Luka 64
Bab 14 Seperti Mimpi, Mendarat di Chongqing 69
Bab 15 Mengunjungi Kampus SISU 73
Bab 16 Shalat di Kamar Ganti 77
Bab 17 Mencari Arah Kiblat di Chongqing 82
Bab 18 Tuhan dalam Gerbong yang Bergegas 86
Menjemput Mimpi Sampai ke Tiongkok | ix
Bab 19 I LOVE SISU 90
Bab 20 MRT Menembus Gedung Apartemen 94
Bab 21 Berdamai dengan Diri Sendiri 98
Bab 22 Indonesia Emas 2050 (?) 102
Bab 23 Pura-Pura Jadi Mr. Bean, Lalu Selfie 107
Bab 24 Si Jingpo, Meong Kecil di Bawah Bayang Roda 110
Bab 25 Taman Eling, Saat Cinta Tak Lagi Muda 115
Bab 26 Dalitang, Saksi Kebersamaan dan Kesetiaan 120
Bab 27 Adab Lebih Utama daripada Ilmu 125
Bab 28 Yang Ditinggal Tak Kalah Sedih 131
Bab 29 Growth Mindset & Law of Attraction 135
Bab 30 Cina, Role Model Alih Teknologi 140
Bab 31 Kisah Mualaf Kenzi, Mirip Kae Asakura 145
Bab 32 Saksi Bernama The Ring 153
Bab 33 Flashback: Menikah Menunggu Mapan 157
Bab 34 Kita Bertemu di Antara Takdir dan Perpisahan 161
Bab 35 Epilog — Di Ujung Doa yang Tak Berhenti 169
Tentang Penulis 17 -
-24%
MENTOR ASIK, MENTI TERTARIK KARENA MENJADI MENTOR BUKAN CUMA NGASIH MATERI, TAPI MEMPERHATIKAN DENGAN TULUS DAN MEMBERSAMAI DENGAN HATI
Original price was: Rp85.000.Rp65.000Current price is: Rp65.000.Penulis :
Kamalique
ISBN : 978-634-05-1212-0
Jumlah Hlm : xxxiv + 96
Ukuran : 14 x 20 cm
Kertas : Bookpaper
Tahun Terbit : 2026
Editor : –SINOPSIS
Menjadi mentor itu bukan tentang sempurna.
Bukan tentang selalu punya jawaban. Kadang, kita hanya perlu hadir-dengan hati untuk mau mendengar, dan kepekaan untuk memahami dunia mereka yang cepat, lucu, gaje, rumit, sekaligus indah.
Buku ini menemanimu mengenali Gen Z dan Alpha dengan cara yang manusiawi : lewat obrolan kecil, playlist musik yang didengarkan, film yang ditonton, game dan meme yang ternyata punya makna, kegagalan yang perlu dirayakan, dan karakter yang tumbuh dari hal-hal sederhana.
Dan mungkin, di tengah semua perjalanan itu, kamu akan menemukan sesuatu yang tak kalah penting: dirimu sendiri. Bahwa kamu pun boleh lelah, boleh bingung, berhak istirahat, berhak didukung dan berhak dipeluk. Karena mentor yang baik bukan yang tak pernah jatuh, tapi yang tetap mau belajar, terus berlatih dan tak sungkan memperbaiki diri meski masukan itu berasal dari mentee.
Menjadi mentor adalah perjalanan dua arah- mereka tumbuh, kita pun ikut tumbuh. Jika kamu ingin jadi sosok dewasa yang mereka percaya – tanpa kehilangan dirimu sendiri- buku ini adalah teman perjalanan yang tepat. Pelan-pelan saja. Kita belajar bareng.
Kita tumbuh bersama ya.
Daftar Isi
DAFTAR ISI ………………………………………………………………….. 7
KATA PENGANTAR ……………………………………………………….. 9
KATA PENGANTAR PENULIS ……………………………………….xxxii
Bab 1: Siapa Sih Mereka Itu? ………………………………………….. 1
Bab 2: Mentor Asyik Itu yang Gimana? ……………………………… 4
Bab 3: Karakter Bukan Cuma Wacana ……………………………… 9
Bab 4: Ngobrol Itu Ibadah …………………………………………….. 22
Bab 5: Game, Meme, Film, Musik dan Nilai-Nilai ……………… 27
Bab 6: Gagal Nggak Apa-Apa, Asal Nggak Nyerah ……………. 39
Bab 7: Roleplay dan Aksi Seru ………………………………………. 45
Bab 8: Mentor Juga Manusia …………………………………………. 51
Bab 9: Kecerdasan yang Beragam, Mentor yang Peka ……….. 56
Bab 10: Lembar Refleksi Buat Mentor ……………………………. 64
Bab 11: Cerita Mereka, Bukan Cuma Cerita Kita ……………… 67
Bab 12: Mentor Asyik Butuh Support System ………………….. 75
Bab 13: Bahan Bakar Buat Terus Jalan ……………………………. 78
Bab 14 Penutup: Terima Kasih Sudah Bertahan ……………….. 92
Tentang Penulis ………………………………………………………….. 94