KISAH ARGANTARA Cinta, Air Mata, dan Restu “Ada cinta yang datang tanpa mengetuk, lalu bertahan meski dunia meminta pergi.”
Rp110.000 Original price was: Rp110.000.Rp76.000Current price is: Rp76.000.
96 in stock
Penulis :
Rendis Eka Arisandi
Tamara Oktaviani Chaerunisa
ISBN :
Jumlah Hlm : viii + 37 halaman
Ukuran : 14,8 x 21 cm
Kertas : Bookpaper
Tahun Terbit : 2026
SINOPSIS
Argan tidak pernah menyangka bahwa sebuah hari biasa di lembaga pendidikan akan mengubah arah hidupnya. Ia seorang guru PJOK yang sedang menjalani masa sulit dalam rumah tangganya. Hubungannya dengan pasangan berada di ujung jalan, dipenuhi pertengkaran dan proses perpisahan yang belum selesai. Di tengah kekacauan itu, ia bertemu Tara, guru sejarah yang memiliki senyum tenang dan sorot mata yang sulit dilupakan.
Tara pun bukan seseorang yang datang dengan hati kosong. Ia memiliki kekasih, sementara Argan masih harus menyelesaikan urusan masa lalunya. Namun, dari sebuah perangkat pembelajaran dan pertukaran nomor WhatsApp, tumbuh kedekatan yang awalnya hanya bertopik sebelah tangan. Argan memanggil Tara “Bunsay”—panggilan iseng yang perlahan menjadi bahasa rahasia di antara mereka.
Perjalanan mereka tidak mudah. Ada pesan yang diabaikan, batas yang harus dihormati, tangis di atas sepeda motor, pertemuan tak sengaja di pom bensin, obrolan panjang di kafe, serta perjalanan ke Tumpak Sewu yang membuat mereka percaya bahwa kebahagiaan mungkin benar-benar ada. Tetapi cinta mereka juga berhadapan dengan penolakan, kecemburuan, hubungan lama yang belum diterima semua pihak, dan tuduhan yang melukai harga diri.
Ketika Argan memilih meninggalkan sekolah dan Tara menyusul mengambil keputusan yang sama, keduanya harus bertanya: apakah cinta cukup untuk membangun masa depan, ataukah cinta justru meminta mereka menjadi lebih berani, jujur, dan bertanggung jawab? Kisah Argantara adalah cerita tentang dua orang yang menemukan rumah pada diri satu sama lain, meski jalan menuju rumah itu dipenuhi air mata.
Daftar Isi
DAFTAR ISI v
Catatan Penulis vi
Prolog Nama yang Menyatukan Dua Hati vii
Bab 1 Pertama Kali Melihat Tara 1
Bab 2 Perangkat Pembelajaran dan Nomor WhatsApp 3
Bab 3 Bunsay Menjadi Rahasia Kantor 5
Bab 4 Jalan Pulang yang Salah Arah 7
Bab 5 Kalimat yang Membuat Dunia Sunyi 9
Bab 6 Pom Bensin dan Senyum yang Kembali 11
Bab 7 Di Antara Pesan dan Panggilan Malam 14
Bab 8 Tumpak Sewu, Hari yang Terasa Abadi 17
Bab 9 Ketika Masa Lalu Mengetuk Kembali 19
Bab 10 Kata-Kata yang Menjadi Luka 21
Bab 11 Hari Terakhir di Madani 24
Bab 12 Empat Belas Tahun dan Sebuah Janji 27
Epilog — Cinta yang Tidak Berhenti pada Restu 29
Bab 13 Cinta yang Masih Diperjuangkan dalam Diam 30
TENTANG PENULIS 35
96 in stock

