• -24% MATEMATIKA TAK HINGGA: Jejak Angka, Ruang Hati (Menyusun Diri, Menata Nalar, Menemukan Makna)

    MATEMATIKA TAK HINGGA: Jejak Angka, Ruang Hati (Menyusun Diri, Menata Nalar, Menemukan Makna)

    Penulis :

    U2n

    ISBN : 978-634-05-0307-4

    Jumlah Hlm : x + 184
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    Yakin bahwa matematika bukan sekadar kumpulan angka dan rumus, buku ini mengajak pembaca menelusuri makna di balik setiap konsep yang dipelajari. Yang tampak abstrak perlahan menjadi dekat ketika dihubungkan dengan kehidupan sehari-hari. Yurisprudensi logika berpadu dengan kepekaan rasa, membentuk cara pandang yang lebih utuh. Yang sederhana seperti bilangan hingga yang kompleks seperti kalkulus dihadirkan sebagai perjalanan bertahap menuju kesadaran diri. Yakinlah bahwa setiap proses belajar menyimpan jejak pertumbuhan yang sering kali tidak disadari. Yang pada akhirnya menuntun manusia memahami dirinya dengan lebih jernih.

    Usaha memahami matematika dalam buku ini tidak berhenti pada kemampuan berhitung, tetapi berkembang menjadi latihan berpikir, bersabar, dan mengambil makna. Untaian konsep seperti aljabar, geometri, hingga probabilitas diposisikan sebagai cermin kehidupan yang penuh kemungkinan. Ujian, kesalahan, dan ketidakpastian diterjemahkan sebagai bagian penting dari proses bertumbuh. Untuk itu, pembaca diajak melihat setiap kesulitan sebagai peluang memperkuat karakter dan ketahanan jiwa. Upaya kecil yang dilakukan secara konsisten akan membentuk perubahan besar yang bermakna. Ujungnya, ilmu tidak hanya dipahami, tetapi juga menghidupkan nilai dalam keseharian.

    Syukur menjadi simpul akhir dari perjalanan panjang antara ilmu dan kehidupan yang disajikan dalam buku ini. Setiap konsep dalam kalkulus, dari limit hingga tak hingga, mengajarkan bahwa kesempurnaan bukan untuk dicapai, melainkan untuk didekati dengan kesungguhan. Seluruh rangkaian pembahasan bermuara pada kesadaran bahwa proses adalah inti dari setiap pencapaian. Sebuah pemahaman tumbuh bahwa ilmu, jika disertai niat yang lurus, akan menjadi cahaya yang menuntun langkah. Semakin dalam dipelajari, semakin terasa bahwa matematika adalah bahasa kehidupan yang menenangkan jiwa. Sehingga buku ini bukan hanya untuk dibaca, tetapi untuk direnungi dan dihidupi.

    KATA PENGANTAR …………………………………………………… v
    DAFTAR ISI ……………………………………………………………. vii
    BAB I Mengenal Diri ………………………………………………… 1
    1. SATU (Mengenali Keutuhan Diri sebagai Awal
    Perjalanan) ………………………………………………… 2
    2. DUA (Memahami Dualitas dalam Hidup) …….. 3
    3. TIGA (Menemukan Keseimbangan dalam
    Proses Bertumbuh) …………………………………… 4
    4. EMPAT(Membangun Struktur dan Keteguhan
    Diri) ………………………………………………………….. 6
    5. LIMA (Menyadari Irama Waktu dan Tahapan
    Hidup) ……………………………………………………….8
    6. ENAM (Melatih Konsistensi dalam Pola
    Kehidupan) ……………………………………………… 10
    7. TUJUH (Menghadapi Tantangan dengan
    Strategi dan Keyakinan) …………………………… 12
    8. DELAPAN (Menumbuhkan Ketelitian dan
    Evaluasi Diri) ……………………………………………. 14
    9. SEMBILAN (Mendalami Makna dan Integrasi
    Pengalaman) ……………………………………………. 16
    10. NOL (Mengosongkan Diri untuk Memulai
    Kembali) ………………………………………………….. 18
    BAB II Menata Pikiran …………………………………………… 20
    1. VARIABEL (Menata Pikiran dengan Kesadaran
    Akan Perubahan) ……………………………………… 21
    2. KONSTANTA (Menata Pikiran dengan Prinsip
    yang Tetap) ……………………………………………… 25
    3. KOEFISIEN (Menata Pikiran dengan Mengenali
    Faktor Penguat) ………………………………………..29
    4. PERSAMAAN (Menata Pikiran dengan Prinsip
    Keseimbangan Sebab–Akibat) ………………….. 32
    5. PERTIDAKSAMAAN (Menata Pikiran dengan
    Menerima Perbedaan secara Sadar
    dan Sabar) ……………………………………………….. 35
    6. RELASI (Menata Pikiran dengan Memahami
    Keterhubungan secara Reflektif) ………………. 39
    7. FUNGSI (Menata Pikiran dengan Memahami
    Hukum Sebab–Akibat secara Sistematis) ….. 42
    8. KORESPONDENSI (Menata Pikiran dengan
    Memahami Keselarasan Timbal Balik) ……… 45
    9. SUBSTITUSI (Menata Pikiran dengan
    Mengganti Sudut Pandang secara
    Bijaksana) ………………………………………………. 50
    10. ELIMINASI (Menata Pikiran dengan
    Melepaskan yang Tidak Perlu) …………………. 54
    BAB III Bertumbuh & Berproses ………………………………58
    1. TITIK (Awal yang Kecil namun Menentukan) 59
    2. GARIS (Konsistensi Arah yang Tidak
    Terputus) …………………………………………………. 61
    3. SUDUT (Pertemuan Perspektif yang
    Membentuk Sikap) …………………………………… 63
    4. BIDANG (Ruang Luas untuk Berkembang) …. 65
    5. RUANG (Kapasitas Diri yang Perlu
    Dilapangkan) ………………………………………….. 68
    6. LINGKARAN (Siklus yang Mengajarkan
    Keutuhan) ………………………………………………..70
    7. SEGITIGA (Fondasi yang Menjaga
    Keseimbangan) ………………………………………… 73
    8. DIAGONA (Jalur Alternatif Menuju Tujuan) … 76
    9. SIMETRI (Keseimbangan yang Menenangkan
    Jiwa) ……………………………………………………….. 79
    10. TRANSFORMASI (Perubahan Bentuk tanpa
    Kehilangan Esensi) ………………………………….. 82
    BAB IV Menghadapi Tantangan ………………………………. 87
    1. POPULASI (Melihat Tantangan dalam
    Gambaran Besar) …………………………………….. 88
    2. SAMPEL (Pengalaman Kecil yang Tidak Selalu
    Mewakili Segalanya) ………………………………… 91
    3. VARIANSI (Perbedaan dan Fluktuasi yang
    Membentuk Daya Lentur) ………………………… 94
    4. DISTRIBUSI (Pola Sebaran Ujian dan
    Kesempatan) …………………………………………… 98
    5. PROBABILITAS (Peluang Bangkit di Tengah
    Ketidakpastian) ……………………………………… 102
    6. FREKUENSI (Intensitas Kegagalan yang
    Melatih Ketahanan) ……………………………….. 107
    7. HIPOTESIS (Dugaan Strategis Sebelum
    Melangkah) …………………………………………….. 111
    8. KORELASI (Hubungan antara Usaha
    dan Hasil) ………………………………………………. 114
    9. REGRESI (Kembali pada Garis Pertumbuhan
    Setelah Terjatuh) …………………………………….. 117
    10. INFERENSI (Menarik Makna dan Hikmah dari
    Setiap Peristiwa)…………………………………….. 120
    BAB V Menjadi Manusia Bermakna ……………………….. 123
    1. LIMIT (Mendekati Kesempurnaan dengan
    Kesadaran Batas) ……………………………………. 124
    2. TURUNAN (Perubahan Kecil yang Menentukan
    Arah Hidup) …………………………………………… 125
    3. INTEGRAL (Menghimpun Amal Menjadi
    Nilai Utuh) …………………………………………….. 126
    4. KONTINUITAS (Konsistensi yang Tidak
    Terputus oleh Waktu) ……………………………… 128
    5. DIFERENSIAL (Kepekaan terhadap Perubahan
    Sekecil Apapun) ……………………………………… 130
    6. GRADIEN (Kemiringan Ikhtiar yang
    Menentukan Kenaikan Derajat) ………………. 132
    7. DERIVATIF KEDUA (Evaluasi Ulang Arah
    Pertumbuhan) ……………………………………….. 133
    8. DERET TAK HINGGA (Amal yang Terus
    Mengalir Tanpa Batas) ……………………………. 136
    9. KULMINASI (Puncak Pengabdian dalam
    Ketekunan) ……………………………………………. 138
    10. ASIMTOT (Harapan yang Terus Didekati Meski
    Tak Pernah Sempurna) ……………………………. 140
    EPILOG AGUNG ……………………………………………………. 141
    BIOGRAFI PENULIS ………………………………………………. 143

    Original price was: Rp85.000.Current price is: Rp65.000.
  • -29% ANTARA API DAN ORDONANSI  VALIDASI YANG TERGADAI

    ANTARA API DAN ORDONANSI VALIDASI YANG TERGADAI

    Penulis :

    AKSARA SUNYI

    ISBN : 978-634-05-0165-0

    Jumlah Hlm : x + 184
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    Di Wisma Pencerahan, ketaatan adalah udara yang wajib dihirup, namun kejujuran adalah racun yang mematikan. Elang adalah seorang pengasuh yang terjebak dalam orkestra kesunyian. Di bawah pilar-pilar pualam yang megah dan aroma lilin lebah yang mahal, ia harus memvalidasi kesucian sistem, sementara di rumah, ia gagal memvalidasi rasa lapar istri dan anaknya. Ketika “Ordonansi”—kumpulan aturan birokrasi yang kaku—mulai mencekik lehernya melalui potongan gaji dan absen yang tak masuk akal, Elang menyadari bahwa ia bukan sedang mengajar manusia, melainkan sedang merawat sebuah mesin penindas.

    Dipicu oleh desakan ekonomi dan penemuan skandal korupsi di balik jubah putih Sang Penjaga Utama, Elang harus memilih: Tetap menjadi budak validasi yang kenyang akan kepalsuan, atau menyulut “Api” yang akan menghanguskan seluruh kemunafikan birokrasi.

    Sebuah kisah tentang martabat yang tergadai, perut yang berontak, dan keberanian seorang guru untuk berkata “Tidak” pada sistem yang memanusiakan kertas, namun mengabaikan manusia.

     

    PENGANTAR PENULIS ………………………….. ………………………….. ………………. vi
    DAFTAR ISI ………………………….. ………………………….. ………………………….. ……. viii
    BABAK 1: ORKESTRA KESUNYIAN …………………………………….. 1
    Episode Perjamuan di Atas Perut yang Perih………………………….. 2
    Episode Arsitektur Kebutaan ………………………….. …………………………. 8
    Episode Pasar Gelap di Balik Doa ………………………….. ………………… 14
    Episode Jejak Aris: Sepatu yang Tertinggal ………………………….. . 20
    Episode Tafsir Lazarus dan Meja yang Melimpah ………………… 26
    Episode Batu, Roti, dan Ikan ………………………….. …………………………. 32
    Episode Konfrontasi di Ruang Kencana ………………………….. …….. 38
    Episode Bayang-bayang di Selasar………………………….. ……………… 44
    Episode Perjamuan Malam Terakhir? ………………………….. …………. 50
    Episode Logika di Balik Tembok ………………………….. ………………….. 57
    Episode Gerilya Ideologi ………………………….. ………………………….. …… 64
    Episode Anatomi Gema yang Pecah ………………………….. ………….. 71
    Episode Runtuhnya Menara Gading ………………………….. …………… 77
    BABAK 2: DIALEKTIKA DALAM GELAP ……………………………..81
    Episode Selubung Nalar ………………………….. ………………………….. ……. 82
    Episode Kontrak Darah ………………………….. ………………………….. ……… 89
    Episode Fragmen Minyak dan Air Mata ………………………….. …….. 96
    Episode Perjamuan Para Serigala ………………………….. …………….. 103
    Episode Ambang Pintu Api ………………………….. …………….. 109
    BABAK 3: MANIFESTO API ………………………….. …………….. 116
    Episode Altar yang Terbakar ………………………….. …………….. 117
    Episode Panggung Para Munafik ………………………….. …………….. 122
    Episode Ekskomunikasi Sang Elang ………………………….. …………….. 127
    BABAK 4: RESILIENSI DI TEPI PUALAM ………………………….. …………….. 132
    Episode Pelajaran dari Aspal Basah ………………………….. …………….. 133
    Episode Tinta di Atas Trotoar ………………………….. …………….. 139
    Episode Ketukan Para Lintah ………………………….. …………….. 144
    Episode Recehan Nurani ………………………….. …………….. 150
    Episode Tinta yang Menggugat Takhta ………………………….. …………….. 155
    BABAK 5: REQUIEM UNTUK PUALAM ………………………….. …………….. 160
    Episode Pagi yang Berbeda ………………………….. …………….. 161
    Episode Requiem di Menara Pualam ………………………….. …………….. 168
    Episode Prasasti dari Tanah dan Debu (Epilog) ………………………….. …………….. 178
    TENTANG PENULIS ………………………….. …………….. 183

    Original price was: Rp120.000.Current price is: Rp85.000.