-
-31%
RUMAH PERTAMA: Ibumu, Ibumu, Ibumu Lalu Ayahmu
Original price was: Rp108.000.Rp75.000Current price is: Rp75.000.Penulis :
Deensyifna
ISBN : 978-634-97256-6-8
Jumlah Hlm : x + 160 halaman
Ukuran : 14 x 20 cm
Kertas : Bookpaper
Tahun Terbit : 2026
Editor : –SINOPSIS
Maryam tidak pernah bercita-cita menjadi ibu yang sempurna.
Ia hanya ingin menjadi rumah yang selalu membuat anak-anaknya merasa pulang.
Di sebuah rumah yang hangat, di antara udara sejuk dan perbukitan Bandung, Maryam menjalani perjalanan yang tidak pernah diajarkan oleh siapa pun: mengandung dengan penuh harapan, melahirkan dengan penuh perjuangan, membesarkan dengan penuh kesabaran, lalu belajar merelakan ketika Aisy, Mail, dan Baim mulai menemukan jalan hidup mereka sendiri.
Di balik senyumnya, tersimpan lelah yang tak selalu terlihat. Di balik doanya, ada cinta yang tak pernah meminta balasan. Hingga suatu hari, anak-anaknya mulai memahami bahwa kasih seorang ibu bukan hanya hadir dalam pelukan, tetapi juga dalam setiap pengorbanan yang sering kali luput untuk dikenang.
Terinspirasi dari sabda Rasulullah ﷺ, “Ibumu, ibumu, ibumu, lalu ayahmu,” Rumah Pertama adalah novel tentang cinta yang pertama kali menyambut kita ke dunia, tentang keluarga yang menjadi tempat pulang, dan tentang orang tua yang mengajarkan bahwa cinta terbesar sering kali hadir dalam hal-hal yang paling sederhana.
Sebab sebelum kita mengenal dunia, ada sebuah rumah yang lebih dahulu mencintai kita.Daftar Isi
Kata Pengantar ………………………….. ………………………….. …………………… v
Sepucuk Surat untuk Pembaca ………………………….. …………………… vii
Daftar Isi ………………………….. ………………………….. ………………………….. …. ix
Prolog ………………………….. ………………………….. ………………………….. ……… 1
BAGIAN I IBUMU ………………………….. ………………………….. ………………… 4
Bab 1 Embun Pertama ………………………….. ………………………….. …. 6
Bab 2 Rumah Kecil di Kaki Bukit ………………………….. ………………. 9
Bab 3 Sebelum Kau Memanggilku Ibu ………………………….. … 13
Bab 4 Dua Garis yang Mengubah Segalanya ………………….. 18
Bab 5 Doa yang Mulai Bertambah ………………………….. ……….. 23
Bab 6 Ketika Aku Merasakanmu ………………………….. …………… 28
BAGIAN II IBUMU ………………………….. ………………………….. …………….. 34
Bab 7 Tangis yang Mengubah Irama Rumah ………………….. 37
Bab 8 Sebuah Nama, Seumur Doa ………………………….. ……….. 43
Bab 9 Senyum Pertama………………………….. ………………………….. 48
Bab 10 Malam yang Panjang ………………………….. ………………… 55
Bab 11 Langkah Pertama ………………………….. ………………………. 61
Bab 12 Kata Pertama ………………………….. ………………………….. ….. 68
Bab 13 Hari Pertama Sekolah ………………………….. ………………… 76
Bab 14 Teman Baru, Dunia Baru ………………………….. …………… 84BAGIAN III ……………………….92
Bab 15 Rumah yang Belajar Menunggu……………………….92
Bab 16 Ibumu Ketika Waktu Berjalan Diam………………….101
Bab 17 Langkah yang Lebih Jauh………………………….105
Bab 18 Setiap Anak Memiliki Musimnya Sendiri…………….110
Bab 19 Jalan yang Bernama Mimpi…………………………120
Bab 20 Rumah yang Selalu Menunggu……………………….127
Bab 21 Tiga Kali Disebut: Ibu……………………………135EPILOG Lalu Ayahmu…………………………………….144
TENTANG PENULIS………………………………………..152
Rumah Pertama:………………………………………..159
-
-30%
THE HIDDEN ARCHITECT: Warisan Sang Arsitek Peradaban Yang Mempersiapkan Lahirnya Sang Penakluk
Original price was: Rp144.500.Rp101.000Current price is: Rp101.000.Penulis :
Deensyifna
ISBN : 978-634-97256-5-1
Jumlah Hlm : x + 306 halaman
Ukuran : 14 x 20 cm
Kertas : Bookpaper
Tahun Terbit : 2026
Editor : –SINOPSIS
Di sebuah sudut perpustakaan tua, Athar menemukan sebuah manuskrip tanpa nama. Rasa penasarannya membawanya membuka lembar demi lembar naskah itu, hingga tanpa disadari ia memasuki perjalanan yang mengubah cara pandangnya tentang sejarah, kepemimpinan, dan makna sebuah warisan.
Di dalam manuskrip itu, ia berjumpa dengan seorang pemimpin yang namanya tidak selalu disebut paling lantang dalam buku-buku sejarah. Seorang pemimpin yang lebih memilih membangun madrasah daripada meninggikan istana, menguatkan manusia sebelum menggerakkan pasukan, dan menanamkan nilai sebelum mengejar kemenangan.
Melalui perjalanan panjang melintasi Aleppo, Damaskus, hingga Mesir, Athar perlahan menyadari bahwa peradaban tidak lahir dari satu kemenangan besar, tetapi dari ribuan keputusan kecil yang diambil dengan kejujuran, ilmu, dan amanah. Bahwa seorang pemimpin sejati tidak diukur dari seberapa luas wilayah yang ia kuasai, melainkan dari seberapa banyak manusia yang ia siapkan untuk melanjutkan kebaikan setelah dirinya tiada.
The Hidden Architect bukan sekadar novel sejarah. Ini adalah kisah tentang guru yang tidak selalu berdiri di garis depan, tentang pemimpin yang memilih mempersiapkan penerus daripada membangun kemasyhurannya sendiri, dan tentang jejak-jejak kebaikan yang tetap hidup, bahkan ketika nama pelakunya perlahan terlupakan.
Sebab di balik setiap perubahan besar, sering kali ada seseorang yang diam-diam sedang membangun masa depan.
Daftar IsiKATA PENGANTAR …………………………………………………. v
PROLOG MANUSKRIP TANPA NAMA ………………………….. 1
DAFTAR ISI …………………………………………………………. viii
BAGIAN I PANGGILAN …………………………………………….. 9
BAB 1 PERTANYAAN YANG BELUM SELESAI …………… 10
BAB 2 ANAK YANG BELAJAR MENDENGARKAN ……….. 19
BAB 3 KETIKA SEORANG AYAH GUGUR …………………. 27
BAB 4 WARISAN YANG TAK TERLIHAT …………………… 45
BAGIAN II FONDASI SEBUAH PERADABAN ………………… 65
BAB 5 AMANAH YANG DATANG TERLALU CEPAT …….. 66
BAB 6 MEMBANGUN SEBELUM MENAKLUKKAN ……… 84
BAB 7 PERSATUAN MEMBUTUHKAN KESABARAN ……. 99
BAGIAN III ………………………………………………………… 118
BAB 8 LANGKAH PERTAMA MENUJU PERSATUAN ….. 119
BAB 9 KEMENANGAN BUKAN TUJUAN ………………… 130
BAB 10 KEBERANIAN MEMILIH JALAN YANG
LEBIH SULIT ………………………………………………….. 148
BAGIAN IV MEMBANGUN SEBELUM MENAKLUKKAN …. 161
BAB 11 KOTA YANG DIBANGUN DENGAN ILMU …….. 162
BAB 12 DAMASKUS: ANTARA AMBISI DAN AMANAH . 180
BAB 13 KOTA YANG MEMBUKA PINTUNYA …………… 203
BAB 14 MENYIAPKAN ORANG, BUKAN SEKADAR
RENCANA …………………………………………………….. 223
BAGIAN V WARISAN YANG MELAMPAUI ZAMAN ……….. 246
BAB 15 MESIR: SEBUAH AMANAH YANG
DIPERTARUHKAN …………………………………………… 247
BAB 16 SEORANG GURU YANG TIDAK BERDIRI DI GARIS
DEPAN ………………………………………………………… 264
BAB 17 WARISAN YANG TIDAK IKUT DIMAKAMKAN … 282
EPILOG ARSITEK YANG TIDAK TERLIHAT ……………… 298
TENTANG PENULIS …………………………………………….. 305 -
-30%
TUBUHKU DI SINI, TAPI JIWAKU MASIH DI HARI ITU
Original price was: Rp157.500.Rp110.000Current price is: Rp110.000.Penulis :
Irmayana
ISBN : 978-634-97256-3-7
Jumlah Hlm : xii + 357 halaman
Ukuran : 14 x 20 cm
Kertas : Bookpaper
Tahun Terbit : 2026
Editor : –SINOPSIS
Tidak semua luka sembuh oleh waktu. Ada luka yang tak berdarah tapi terus nyeri, menetap dalam diam, dan mengubah cara kita melihat hidup.
Tubuhku di Sini, Tapi Jiwaku Masih di Hari Itu adalah kisah tentang mereka yang pernah patah, tapi tetap dipaksa berdiri. Tentang trauma yang tak terlihat oleh mata, tapi terasa nyata di dada. Tentang hari-hari yang dijalani dengan wajah tenang, namun jiwa di dalamnya terus berteriak.
Ini bukan kisah penyembuhan yang indah. Ini tentang bagaimana seseorang belajar menerima bahwa tidak semua luka bisa hilang—tetapi bisa ditemani, bisa dirangkul, dan bisa dipeluk dalam sujud.
Untuk kamu yang merasa takut tanpa sebab, menangis tanpa alasan, atau merasa hancur tapi tak tahu kepada siapa harus berkata, buku ini hadir untuk mengingatkan:
Kamu tidak sendiri. Allah tidak pernah benar-benar pergi.
Tidak semua luka sembuh dengan waktu. Ada yang diam-diam menetap, mengendap, dan hidup di dalam diri—seperti trauma yang enggan pergi. Buku ini adalah perjalanan batin seseorang yang pernah “hancur”, namun dipaksa terlihat utuh. Tentang ketakutan tanpa sebab, tangisan tiba-tiba, dan rasa salah yang terus melekat. Tentang tubuh yang menjalani hari, tapi jiwanya tertinggal di masa lalu. Ini bukan buku yang menawarkan solusi instan. Ini adalah teman bagi kamu yang juga sedang merasa tidak baik-baik saja. Sebab dalam luka, ada Allah yang tetap setia menunggu untuk dijemput.Daftar Isi
PENDAHULUAN
Aku Masih di Sana, Meski Semua Sudah Berlalu ………………………………. vBAB 1 Hari Itu, Saat Dunia dalam Diriku Runtuh ……………………………………… 1
Hari Itu, Segalanya Retak dalam Sekejap ……………………………………. 3
Trauma Itu Menghentikan Waktu dalam Diriku ……………………………. 7
Aku yang Sebelum Hari Itu, Sudah Tidak Ada Lagi ……………………. 10
Dunia dalam Diriku Runtuh, tapi Allah Masih Menyisakan Iman …. 14
Saat Semua Berubah, Aku Tak Siap, tapi Allah Tahu Caranya ….. 18
Trauma Itu Menjauhkan Semua Orang, Termasuk Diriku Sendiri ……………………………………………………………………………….. 22
Hari Itu, Hidupku Tidak Lagi Milikku ………………………………………. 25
Sebelum Hari Itu, Aku Masih Punya Harapan …………………………. 29
Aku Tidak Runtuh Seketika, tapi Retaknya Tak Pernah Sembuh …………………………………………………………………………….. 32
Trauma Pertama, Jalan Sunyi Menuju Allah …………………………… 35BAB 2. Aku Tak Lagi Menyentuh Dunia dengan Cara yang Sama ……… 38
Aku Tak Lagi Menyentuh Dunia dengan Cara yang Sama ……… 41
Setelah Hari Itu, Aku Hidup dengan Luka yang Tidak Terlihat ………. 50
Dunia Masih Sama, tapi Aku Tidak Lagi Sama ……………………….. 54
Trauma Mengganti Mataku, Bukan Hanya Hidupku ……………………. 57
Setelah Trauma, Aku Belajar Bertahan di Dunia yang Tidak Aku Percaya Lagi …………………………………………………….. 61
Aku yang Baru Tercipta dari Reruntuhan Hari Itu ……………………. 65
Takut, Jauh, dan Mudah Terluka Itu Aku Setelah Hari Itu …………… 69
Kehidupan Setelah Luka: Ketika Dunia Tak Lagi Ramah …………….. 73
Aku Menyentuh Dunia Lewat Dinding Ketakutan ……………………… 77
Dunia Tak Pernah Berubah, tapi Aku Telah Hancur Sekali …………. 81BAB 3 Ketika Aku Tak Lagi Percaya pada Diriku Sendiri ……………………. 85
Tubuhku Baik-Baik Saja, tapi Jiwaku Tidak Percaya Itu …………….. 89
Aku Tak Lagi Mendengar Diriku, Apalagi Mempercayainya ………… 93
Takut Salah, Padahal Aku Tak Pernah Benar di Mataku Sendiri …… 97
Setiap Kata Ingin Keluar, tapi Aku Membungkamnya Sendiri ……. 101
Aku yang Diam Bukan karena Tidak Bisa, tapi karena Tak Lagi Yakin ….. 105
Menangis Tanpa Sebab, karena Luka Itu Terlalu Dalam untuk Dijelaskan ………………………………………………………………… 109
Ketika Kepercayaan Diri Mati, tapi Aku Masih Disuruh Bertahan ……………………………………………………………………… 113
Aku Menyusut dalam Diriku Sendiri …………………………………… 117
Rasa Salah Itu Menjadi Nafasku Sehari-Hari ……………………….. 122
Di Luar Aku Tenang, di Dalam Aku Pecah ……………………………. 126BAB 4 Ingatan yang Menghantui Tanpa Izin ………………………………….. 130
Aku Tidak Memanggilnya, tapi Ingatan Itu Datang Juga …………… 133
Masa Lalu Itu Masih Hidup dalam Tidurku …………………………… 136
Setiap Suara Bisa Menjadi Jerat untuk Jiwaku ………………………. 139
Ketika Masa Lalu Menjadi Penjara yang Tak Bisa Kulihat ………… 142
Aku Tertidur, tapi Tidak Pernah Benar-Benar Aman ………………. 146
Setiap Detik Bisa Membuka Luka yang Tak Pernah Sembuh ……… 149
Kenangan Itu Tidak Mati, Ia Bersembunyi di Kepalaku …………… 152
Ada Suatu Hari yang Selalu Mengikutiku, Bahkan Saat Aku Diam …………………………………………………………………………… 156
Trauma Itu Tidak Bernapas, tapi Aku Merasakannya Setiap Hari ……………………………………………………………………………….. 160BAB 5
Aku Tak Gila, Aku Terluka ……………………………………………… 164
Luka yang Tak Terlihat Itu Nyata …………………………………….. 168
Bukan Gila, tapi Butuh Ditolong ………………………………………. 171
Lemah Bukan Berarti Gagal: Luka Batin Bukan Aib ………………….. 175
Peran Lingkungan yang Tidak Memahami ……………………………… 178
Perluasan Pemahaman: Iman Tidak Meniadakan Perasaan ………….. 181
Langkah Kecil Menuju Pulih …………………………………………….. 184
Luka Tak Menjadikanku Gila, tapi Menjadikanku Lebih Dalam Memahami Hidup ……………………………………………………… 187BAB 6 Dalam Sujud Aku Menemukan Fragmen Diriku …………………………. 190
Sujud Itu Tidak Menyembuhkan Seketika, tapi Membuatku Bertahan …………………………………………………………………… 193
Ternyata Aku Masih Bisa Dicintai, Meski Retak ……………………… 197
Aku Tak Utuh, tapi Allah Tak Pernah Butuh Kesempurnaan ……….. 202
Di Tengah Gelisah, Aku Mendengar Nama-Nya Lebih Jelas ………… 205
Aku Menemukan Diriku di Tempat Paling Rendah: Sajdah …………. 208
Sujud yang Menampung Air Mataku dan Menyisakan Cahaya …….. 211
Mungkin Aku Masih Luka, tapi Kini Aku Tidak Sendirian …………… 214Ketika Tak Ada Lagi yang Kupeluk, Aku Mendekap Sajadah …………… 218
Allah Tidak Datang Saat Aku Sempurna, tapi Saat Aku Benar-Benar Butuh ………………………………………………………………………… 222
Bersujud, Bukan karena Kuat, tapi karena Hancur ……………………. 226BAB 7 Belajar Hidup Bersama Luka …………………………………………… 230
Luka Ini Tidak Pergi, tapi Aku Bisa Tetap Melangkah ……………….. 234
Aku Belajar Menjadi Rumah, Bahkan untuk Luka yang Tak Sembuh ……………………………………………………………………… 237
Luka Itu Ada, tapi Ia Bukan Aku ……………………………………….. 241
Bukan Move On, tapi Move With Bersama Luka dan Iman …………… 245
Aku Tidak Menunggu Luka Hilang untuk Hidup Kembali …………….. 250
Luka Ini Mungkin Tak Hilang, tapi Aku Tak Lagi Tersesat …………… 253
Ada Bagian dari Diriku yang Masih Luka, tapi Ada Juga yang Sudah Berdamai ……………………………………………………………………… 256
Hidupku Tidak Lagi tentang Luka Itu, tapi tentang Siapa Aku Sekarang ……………………………………………………………………… 259
Aku Membawa Luka Ini ke Dalam Doaku, Bukan Lagi ke Dalam Takdirku ………………………………………………………………………. 262
Allah Tidak Menyuruhku Melupakan, tapi Menyuruhku Bertahan ….. 265BAB 8
Saat Aku Tak Lagi Membenci Diriku Sendiri …………………………… 269Aku Tidak Sempurna, tapi Aku Tidak Lagi Membenci Itu …………….. 273
Mungkin Aku Pernah Rusak, tapi Aku Tak Lagi Layak Dibenci ………. 277
Aku Tidak Lagi Marah pada Diriku yang Pernah Tak Baik-Baik Saja …………………………………………………………………………. 281
Allah Mengampuni, Lalu Aku Belajar Mengampuni Diriku Sendiri ……………………………………………………………………. 285
Aku Belajar Merangkul Diriku, Seperti Aku Merangkul Orang Lain …………………………………………………………………………… 289
Diriku yang Luka Itu Juga Berusaha Bertahan ………………………… 293
Aku Boleh Melemah, tapi Aku Tak Layak Dibenci …………………….. 297
Mengampuni Diri Sendiri Adalah Doa yang Pelan tapi Dalam ………. 301
Setelah Semua yang Aku Lalui, Aku Berhak Dicintai oleh Diriku Sendiri ………………………………………………………………………… 305BAB 9 Hari Ini Aku Masih Takut, tapi Tidak Sendirian ……………………….. 309
Aku Masih Takut, tapi Kini Ada yang Menemani ………………………. 312
Ketakutanku Masih Ada, tapi Aku Tak Lagi Gelap Sendiri …………… 316
Hari Ini Aku Tak Sembuh Total, tapi Aku Punya Sandaran ………….. 320
Aku Tetap Goyah, tapi Ada Doa yang Menopang ………………………. 324
Ketakutan Itu Datang, tapi Tidak Lagi Mengalahkanku ………………. 328
Aku Pernah Sendirian dalam Gelap, Kini Aku Tak Lagi Perlu Berjuang Sendiri ……………………………………………………………………. 332
Aku Bertahan Hari Ini karena Seseorang Mengingatkanku pada Allah ………………………………………………………………………….. 336
Tak Selalu Kuat, tapi Kini Tak Lagi Sepi ………………………………. 340
Ada Ayat yang Menenangkanku, Ada Bahu yang Menguatkanku ……… 344
Hari Ini Aku Tak Lari dari Takut, tapi Berjalan Bersamanya, dengan Allah di Sisiku ……………………………………………………. 348PENUTUP Aku Mungkin Tak Akan Lupa, tapi Kini Aku Siap Hidup Lagi …………. 352
Profil Penulis ………………………………………………………………… 354
Daftar Pustaka ……………………………………………………………….. 355 -
-30%
ORENJI
Original price was: Rp144.500.Rp101.000Current price is: Rp101.000.Penulis :
Senandika.za
ISBN : 978-634-97256-4-4
Jumlah Hlm : vi + 311 halaman
Ukuran : 14 x 20 cm
Kertas : Bookpaper
Tahun Terbit : 2026
Editor : –SINOPSIS
Di bimbingan belajar sederhana bernama Pelita, Rid menjalani hidup yang tenang sebagai tentor. Hari-harinya berubah ketika Alesha hadir—seorang perempuan yang dikenal bukan lewat banyak kata, melainkan melalui perhatian-perhatian kecil yang sering luput dilihat orang lain.
Kedekatan mereka tumbuh perlahan, tanpa pernah benar-benar diberi nama. Namun di balik ketenangan Alesha, tersimpan luka keluarga yang membentuk caranya memahami rumah, kepercayaan, dan masa depan.
Ketika sebuah kesempatan besar menuntut Alesha memilih jalannya sendiri, Rid harus belajar bahwa mencintai seseorang tidak selalu berarti memintanya tetap tinggal.
Orenji adalah kisah romansa reflektif tentang ruang belajar, keluarga, luka yang disimpan dalam diam, serta keberanian untuk hadir, bertumbuh, dan melepaskan—meski hati belum sepenuhnya siap.
Daftar IsiPersembahan ………………………….. v
Daftar Isi ………………………….. vi
Episode 1- Sore yang Tidak Aku Pilih ………………………….. 1
Episode 2 – Mendekat ………………………….. 20
Episode 3 – Menjauh ………………………….. 40
Episode 4 – Di Luar Kendaliku ………………………….. 67
Episode 5 – Sebuah Prasangka ………………………….. 95
Episode 6 – Membekas di Kepala ………………………….. 133
Episode 7 – Yang Tak Pernah Terucap ………………………….. 157
Episode 8 – Sudah Terlalu Lama ………………………….. 194
Episode 9 – Kepingan Memori ………………………….. 235
Episode 10 – Sore yang Aku Pilih ………………………….. 274
Epilog ………………………….. 302
Tentang Penulis ………………………….. 311 -
-30%
HIRA STORIES Sebuah Dokumentasi Dewan Tongkrongan
Original price was: Rp100.000.Rp70.000Current price is: Rp70.000.Penulis :
Dirgantara Ibnu Zekan
ISBN : 978-634-97256-2-0
Jumlah Hlm : viii + 133 halaman
Ukuran : 14 x 20 cm
Kertas : Bookpaper
Tahun Terbit : 2026
Editor : –SINOPSIS
Bagi sebagian orang, Hira mungkin hanyalah nama sebuah kafe. Namun bagi Nuntius, Blu, dan Sagio, Hira adalah tempat untuk pulang.
Tempat itu seolah memiliki nyawanya sendiri setiap kali Dewan Tongkrongan Suka-Suka berkumpul di sana. Ada tawa, obrolan receh, keluh kesah, pertemanan, kehilangan, dan berbagai kejadian kecil yang perlahan berubah menjadi cerita.
Hira Stories adalah dokumentasi tongkrongan yang dirangkai dalam mozaik-mozaik sederhana. Tentang orang-orang yang datang untuk minum kopi, mengerjakan tugas, menggambar, bermain gim, jatuh cinta, bertengkar, lalu tetap kembali ke tempat yang sama.
Selamat membaca. Semoga setiap mozaiknya membantu kalian menemukan tempat untuk pulang juga.
Daftar IsiDAFTAR ISI ……………………………………………………………….. v
Sedikit pembuka untuk para pembaca. …………………….. vii
MOZAIK 1 …………………………………………………………………. 1
Kisah 1 Awal kisah ………………………………………………… 2
Cerita 2 Nuntius dan Hira Cafe ……………………………… 8
Cerita 3 Blu dan Hira Cafe ……………………………………. 12
Cerita 4 Sagio Dan Hira ……………………………………….. 19
MOZAIK 2 ……………………………………………………………….. 24
Cerita 1 Teman Bl Yang “Imut dan
Lucu” …………………………………………………………………… 25
Cerita 2 Aku Capek pada dunia ………………………….. 30
Cerita 3 Akhirnya Aku Tahu ……………………………….. 37
Cerita 4 Kita tak akan kalah…………………………………. 45
MOZAIK 3 ……………………………………………………………….. 53
Cerita 1 Death Stranding ……………………………………… 54
Cerita 2 Naik Gunung Merbabu ………………………….. 62
Cerita 3 Quiz ……………………………………………………….. 69
Cerita 4 Putra dan Hira ……………………………………….. 74MOZAIK 4 ……………………………………………………………….. 78
Cerita 1 Manusia Favoritku ……………………………… 79
Cerita 2 Lembaran Baru Blu ……………………………… 87
Cerita 3 Mimpi Indah ……………………………………….. 93
Cerita 4 Aku Cinta Kau dan Dia ……………………… 100
MOZAIK 5 ……………………………………………………………… 106
Cerita 1 Blu dan Wae ……………………………………… 107
Cerita 2 Bismillah Hampers ……………………………. 113
Cerita 3 Kami Kecewa …………………………………….. 118
Cerita 4 Epilog ……………………………………………….. 126
TENTANG PENULIS ……………………………………………… 132 -
-30%
BAPAK & AYAH
Original price was: Rp116.500.Rp81.500Current price is: Rp81.500.Penulis :
ASHARI
ISBN : 978-634-97256-0-6
Jumlah Hlm : vi + 200 halaman
Ukuran : 14 x 20 cm
Kertas : Bookpaper
Tahun Terbit : 2026
Editor : –SINOPSIS
Kisah tentang seorang anak yang tumbuh dalam bayang-bayang sosok ayah yang sederhana namun penuh makna. Sejak kecil, ia hidup bersama kenangan tentang seorang bapak yang bekerja keras sebagai seorang tukang bengkel di pelosok Indonesia. Sosok yang jarang banyak bicara, tetapi seluruh tindakannya menjadi bahasa cinta yang perlahan membentuk cara . memandang hidup, tanggung jawab, dan keluarga. Dalam perjalanan hidupnya, . merantau, membangun masa depan, dan menjadi seorang ayah, tanpa benar-benar menyadari bahwa luka dan cinta dari masa kecilnya masih terus mengalir dalam dirinya.
Hingga suatu malam, sebuah kabar duka memaksanya kembali ke kampung halaman. Perjalanan pulang yang penuh hambatan menjadi ruang refleksi yang mengguncang batinnya, mempertemukannya kembali dengan semua kenangan tentang sang bapak—dari kerasnya didikan, hangatnya perlindungan, hingga diam yang selama ini tak pernah ia pahami. Saat ia tiba, semuanya telah terlambat. Namun justru di tengah kehilangan itu, . menemukan makna terdalam tentang ayah, tentang menjadi anak, dan tentang bagaimana waktu tidak pernah benar-benar menghapus cinta, hanya mengubah bentuknya.
Daftar IsiDaftar Isi ……………………………………………………………………………………. iii
Prakata ……………………………………………………………………………………….. vi
“Awwwe depo moto!” ……………………………………………………………….. 1
GIGI KELINCI ………………………………………………………………………………. 7
TALIMPAU …………………………………………………………………………………. 15
SEPEDA MUSTANG …………………………………………………………………. 28
MITSUBISHI JETSTAR BERMESIN DAIHATSU ………………….. 40
KATARSIS DI BAWAH SELANG LAS …………………………………….. 50
ANGKATAN PERTAMA …………………………………………………………… 61
JANJI DAN PENGKHIANATAN ………………………………………………. 75
KARTU TARUHAN DI ATAS MEJA ……………………………………….. 86
DI UJUNG DEK EMPAT …………………………………………………………… 98
RUANG HERMENEUTIKA …………………………………………………… 102
MENITI JEMBATAN KATA DI KOTA GUDEG ……………………. 119
WARISAN PELAUT DAN JALAN KAPAS ……………………………. 123
MENATAP MUSUH LAMA DI RUANG SUNYI …………………… 127
LABIRIN PENUNDAAN DAN PUNCAK GELISAH ……………. 136
DI LERENG MERBABU ………………………………………………………… 149
TITIK BALIK DI BATAS PARU-PARU …………………………………. 155
KETIKA BAPAK TAK LAGI MEMILIKI KATA ……………………. 165
DERING PANGGILAN DARI SULAWESI ……………………………. 176
MOBIL PUTIH………………………………………………………………………… 188
Tentang Penulis …………………………………………………………………….. 198 -
-22%
MENAPAK JALAN MENUJU BAHAGIA
Original price was: Rp160.000.Rp125.000Current price is: Rp125.000.Penulis :
DR. Hj. Harijah Damis, M.H.
ISBN : 978-634-05-3741-3
Jumlah Hlm : x + 178 halaman
Ukuran : 14 x 20 cm
Kertas : Bookpaper
Tahun Terbit : 2026
Editor : –SINOPSIS
Setiap manusia mendambakan kebahagiaan. Namun, benarkah kebahagiaan hanya diukur dari harta, jabatan, kesuksesan, atau kemewahan? Mengapa di tengah segala pencapaian, masih banyak hati yang merasa hampa, gelisah, bahkan kehilangan arah?
Menapak Jalan Menuju Bahagia mengajak pembaca memahami bahwa kebahagiaan sejati tidak lahir dari apa yang dimiliki, melainkan dari cara seseorang memaknai kehidupan, menghadapi ujian, dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Melalui pembahasan yang sistematis, penulis menguraikan hakikat bahagia, berbagai ukuran kebahagiaan, serta langkah-langkah membangun kehidupan yang penuh ketenangan, rasa syukur, dan makna.
Dengan memadukan perspektif agama, pengalaman praktik, nilai-nilai hukum keluarga, serta refleksi kehidupan sehari-hari, buku ini membahas pentingnya komunikasi, saling percaya, saling memahami, dan kebersamaan dalam membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah. Tidak hanya ditujukan bagi pasangan suami istri, buku ini juga menjadi bekal berharga bagi siapa saja yang sedang mempersiapkan kehidupan berkeluarga maupun mereka yang ingin menemukan ketenangan di tengah berbagai tantangan hidup.
Lebih dari sekadar membahas kebahagiaan, buku ini menjadi teman perjalanan untuk menapaki hidup dengan hati yang lebih lapang, penuh kesabaran, keikhlasan, dan rasa syukur. Sebab pada akhirnya, kebahagiaan bukanlah tujuan yang datang secara instan, melainkan perjalanan yang dibangun melalui iman, akhlak, dan pilihan-pilihan hidup yang bijaksana.
Daftar Isi
PRAKATA ……………………………………………………………………………….. v
DAFTAR ISI ………………………………………………………………………….. vii
BAB I. Meraih Bahagia …………………………………………………….. 1
A. Arti Bahagia …………………………………………………………………. 1
B. Takaran Bahagia…………………………………………………………… 2
C. Membentuk Rumah Tangga Bahagia ………………………………. 8
D. Makna Rumah Tangga Sakinah Mawadah Wa Rahmah ….. 23
E. Memilih Pasangan Ideal ………………………………………………. 48
BAB 2. Kesedihan Melanda ………………………………………….. 77
A. Arti Sedih ………………………………………………………………….. 77
B. Menyikapi Kesedihan yang Melanda …………………………….. 80
C. Bangkit Dari Kesedihan ……………………………………………….. 81
D. Memahami Penderitan Sesama ……………………………………. 88
BAB 3 ……………………………………………………………………………………. 94
A. Mengikis Sedih, Meretas Bahagia ………………………………… 94
B. Menambah Iman, Memperbanyak Amal Saleh ………………. 95
C. Berfikir Positif ………………………………………………………….. 102
D. Berbuat Baik Terhadap Sesama Makhluk …………………….. 120
E. Sibuk Dengan Perkerjaan …………………………………………… 125
F. Memperbanyak Zikir …………………………………………………. 139
G. Berdo’a……………………………………………………………………. 143
BAB 4. ………………………………………………………………………………… 146
A. Memahami Makna Musibah Dalam Al-Qur’an……….. 146
B. Al-bala’ ……………………………………………………………………. 146
C. Musibah ………………………………………………………………….. 157
D. FITNAH ……………………………………………………………………. 160
E. Sikap Manusia Menghadapi Ujian ……………………………… 166
F. Mengapa Ujian Itu Ada ……………………………………………. 168
DAFTAR PUSTAKA …………………………………………………………. 174
BIODATA PENULIS …………………………………………………………. 176
BIODATA EDITOR …………………………………………………………… 177 -
-30%
SETELAH SELAMANYA
Original price was: Rp141.000.Rp98.500Current price is: Rp98.500.Penulis :
Aspar Erik
ISBN : 978-634-05-3594-5
Jumlah Hlm : vi + 304 halaman
Ukuran : 14 x 20 cm
Kertas : Bookpaper
Tahun Terbit : 2026
Editor : –SINOPSIS
Baskara adalah seorang fotografer komersial yang menghabiskan hari-harinya di balik lensa. Di penghujung usia dua puluhan, ia menikmati hidupnya yang tenang dan teratur, mengabadikan dunia lewat sudut pandang yang dingin dan profesional, sambil sesekali mengabaikan pertanyaan orang-orang terdekat tentang kapan ia akan benar-benar menetap.
Suatu ketika, galeri tempat Baskara bekerja mendapatkan proyek besar dari seorang kolektor untuk menggarap pameran visual berskala internasional. Kesempatan emas ini adalah momen yang telah lama ia nantikan. Namun, saat proses kurasi dimulai, proyek tersebut justru mempertemukannya dengan sosok yang mengusik keteraturan dunianya, seseorang yang memiliki frekuensi kuat, yang sanggup menyentuh ruang gelap di dalam hati Baskara.
Mampukah Baskara menyelesaikan proyek besar tersebut, atau justru bidikan lensanya kali ini menyerah pada sebuah pilihan, memberi tahu bahwa tidak semua yang pernah menjadi rumah, layak untuk ditinggali selamanya.
Daftar Isi
Daftar Isi………………………………………………………………………………..v
Prolog …………………………………………………………………………………… 1
Satu ………………………………………………………………………………………. 8
Dua……………………………………………………………………………………… 16
Tiga …………………………………………………………………………………….. 23
Empat …………………………………………………………………………………. 35
Lima ……………………………………………………………………………………. 45
Enam …………………………………………………………………………………… 71
Tujuh ………………………………………………………………………………….. 88
Delapan …………………………………………………………………………….. 100
Sembilan ……………………………………………………………………………. 114
Sepuluh …………………………………………………………………………….. 128
Sebelas ………………………………………………………………………………. 145
Dua Belas ………………………………………………………………………….. 159
Tiga Belas ………………………………………………………………………….. 176
Empat Belas ………………………………………………………………………. 189
Lima Belas …………………………………………………………………………. 201
Enam Belas ………………………………………………………………………… 217
Tujuh Belas ……………………………………………………………………….. 233
Delapan Belas ……………………………………………………………………. 247
Sembilan Belas ………………………………………………………………….. 258
Dua Puluh …………………………………………………………………………. 269
Dua Puluh Satu …………………………………………………………………. 281
Dua Puluh Dua …………………………………………………………………. 298
Kata Penulis ………………………………………………………………………. 303 -
-30%
SERAT SEKAR
Original price was: Rp120.000.Rp84.000Current price is: Rp84.000.Penulis :
Muhammad Mu’afa
ISBN : 978-634-97256-7-5
Jumlah Hlm : viii + 210 halaman
Ukuran : 14 x 20 cm
Kertas : Bookpaper
Tahun Terbit : 2026
Editor : –SINOPSIS
Menceritakan perjalanan hidup dari Nawang Wulan anak dari seorang Ki besar dari Daha yang dinikahkan dengan metode perjodohan oleh Putra Bupati dari Barat bernama Wiranegara, berlatarkan era kolonialisme penjajahan orang kulit putih. Sekar merupakan anak kedua dari mereka yang hidup dari bayang bayang ketakutan oleh laki laki terdekatnya yang bersifat tak semestinya dengan budaya patriarkisme yang kental, maka Sekar berusaha menjadikan dirinya dan ibunya sebagai wanita tangguh dengan terpaan badai budaya yang menerpa keluarganya sampai pada akhirnya Sekar bertemu Raden Mas Joyosentiko yang mengubah pola pandang pemikirannya bahwa tak semua laki laki yang berada di dekatnya akan selalu seperti itu.
Daftar Isi
Daftar Isi ………………………….. ………………………….. ………………………….. ……. iv
Kata Pengantar ………………………….. ………………………….. ……………………. vi
Prolog ………………………….. ………………………….. ………………………….. …………. 1
I. Daha ………………………….. ………………………….. ………………………….. …… 4
II. Alun Alun Kadipaten ………………………….. ………………………….. …. 16
III. Hutan Jati ………………………….. ………………………….. …………………….. 27
IV. Sekembalinya Dari Daha ………………………….. ………………………. 42
V. Di Balik Angka Angka Kotor ………………………….. …………………. 50
VI. Surat Di Balik Malam ………………………….. ………………………….. …. 54
VII. Melawan Arus ………………………….. ………………………….. …………….. 59
VIII. Badai Ruang Pendopo ………………………….. ………………………….. 68
IX. Kehidupan Pesantren ………………………….. ………………………….. .. 77
X. Di Satukan ………………………….. ………………………….. …………………… 96
XI. Penghinaan Didepan Pendopo ………………………….. ………… 110
XII. Kadipaten Di Timur Daha………………………….. …………………… 118
XIII. Kang Mas ………………………….. ………………………….. ………………….. 150
XIV. Bayang Bayang Kelahiranku ………………………….. ……………… 166
XV. Hancur 1 Untuk Tumbuh 1000 ………………………….. …………. 195
Tentang Penulis ………………………….. ………………………….. ……………….. 208 -
-30%
SETAJAM PISAU SEKUAT PAKU
Original price was: Rp97.500.Rp68.000Current price is: Rp68.000.Penulis :
Didit Samodra
ISBN : 978-634-05-3187-9
Jumlah Hlm : viii + 125 halaman
Ukuran : 14 x 20 cm
Kertas : Bookpaper
Tahun Terbit : 2026
Editor : –SINOPSIS
“Setajam Pisau, Sekuat Paku” adalah sebuah novel fiksi based on true story yang memotret realitas kelam masyarakat urban dan geliat subkultur Punk serta Skinhead di kota Malang pada era Rezim Orde Baru hingga tahun 2018. Cerita berpusat pada Baldi, seorang pemuda lulusan SMA yang terpaksa mengubur mimpinya demi menjadi tulang punggung keluarga setelah sang ayah pergi.
Di tengah himpitan ekonomi struktural, ketidakadilan dunia kerja, dan kerasnya jalanan, Baldi bersama sahabat karibnya, Refi, menemukan tempat bernaung sekaligus zirah identitas di dalam komunitas Punk dan Skinhead. Bagi mereka, subkultur ini bukanlah kenakalan remaja, melainkan sebuah manifesto perjuangan kelas pekerja untuk mempertahankan harga diri agar tidak diinjak-injak oleh kuasa modal dan sistem yang korup.
Perjalanan hidup membawa Baldi melintasi berbagai konflik beralur cepat dan emosional; mulai dari intrik pengkhianatan cinta, fitnah DO fiktif yang membuatnya kehilangan pekerjaan, terjebak aksi massa hingga harus merasakan dinginnya ubin sel tahanan dan bertaruh nyawa demi menjadi penguasa sel, hingga aksi balas dendam jalanan yang menguji solidaritas mereka. Kehidupan mereka adalah siklus dihantam badai takdir, bangkit bertarung, lalu menertawakan kemiskinan bersama motor Vespa tua mereka.Daftar Isi
KATA PENGANTAR …………………………………………………………………. v
DAFTAR ISI …………………………………………………………………………….. viBAB I SUATU PAGI DI BULAN MEI ……………………………………………… 1
Bagian 1: Monolog Baldi ………………………………………………………………………….. 1
Bagian 2: Rutinitas Pagi & Detail Subkultur …………………………………… 4
Bagian 3: Sayur Ontong dan Gang Sempit ………………………………….. 5
Bagian 4: Badai di Kantor ……………………………………………………………………… 7
Bagian 5: Dipecat dan Pukulan Telak ……………………………………………… 9
Bagian 6: Petuah Mas Haryo ……………………………………………………………… 12
Bagian 7: Air Mata di Meja Makan ……………………………………………………. 14BAB II SETAJAM PISAU, SEKUAT PAKU ……………………………………23
Bagian 1: Harapan Semu dan Jebakan Heri……………………………….. 23
Bagian 2: Amukan Massa di Warung Kopi ………………………………….. 25
Bagian 3: Hantaman Aspal dan Dinginnya Lantai Sel ……………. 27
Bagian 4: Menjadi Singa di Kamar Tahanan ……………………………… 29
Bagian 5: Hukum Rimba dan Penguasa Baru ……………………………. 32
Bagian 6: Komponen Peledak yang Menanti Pemicu ……………. 34
Bagian 7: Amuk Singa di Lantai Toilet ……………………………………………. 34BAB III DINGINNYA UBIN SEL ………………………………………………….. 41
Bagian 1: Saudara Seperjuangan dari Garis Retak …………………… 41
Bagian 2: Terjebak di Pulau Asing ………………………………………………….. 42
Bagian 3: Pesta Boot di Tengah Kegelapan……………………………….. 45
Bagian 4: Demam Sel dan Jaket Persahabatan ……………………… 47
Bagian 5: Meja Makan yang Penuh Rahasia ………………………………. 51
Bagian 6: Balas Dendam Gigs Jalanan ……………………………………….. 54
Bagian 7: Gencatan Senjata di Dewan Kesenian …………………….. 60BAB IV BUS TERAKHIR …………………………………………………………… 63
Bagian 1: Firasat di Atas Aspal Tiga Jam …………………………………….. 63
Bagian 2: Penolakan Pak Markum dan Keresahan yang
Menggigit …………………………………………………………………………………………………. 65
Bagian 3: Kabar yang Membakar Dada………………………………………. 66
Bagian 4: Lembaran Terakhir di Depot 99 ……………………………………72BAB V VESPA SPRINT ’76………………………………………………………… 77
Bagian 1: Romantisme Besi Tua dan Oli Samping ……………………. 77
Bagian 2: Pelepasan Dahaga Kaum Buruh ………………………………… 78
Bagian 3: Horor di Taman Kota pada Jam Tiga Dini Hari …….. 79
Bagian 4: Ironi stiker “Oi! Made in Indonesia” …………………………….. 82BAB VI ROMANTIKA JALANAN ………………………………………………. 87
Bagian 1: Zirah Kelas Pekerja dan Jalan Hidup Timur …………….. 87
Bagian 2: Pencuri Pandang dan Rasya yang Anggun …………… 89
Bagian 3: Romantisme Jagung Bakar di Puncak Payung ……. 93
Bagian 4: Dekapan Hangat dan Kecupan di Pagar Kos ……….. 97
Bagian 5: Badai yang Merenggut Rasya
dan Kehadiran Nelly …………………………………………………………………………… 100
Bagian 6: Perlindungan di Tengah Desakan dan
Pengkhianatan Nelly …………………………………………………………………………… 103
Bagian 7: Kebenaran di Trotoar dan Akhir Sebuah Cerita
Cinta ………………………………………………………………………………………………………….. 108BAB VII SENJA KEEMASAN ……………………………………………………. 113
Bagian 1: Zirah yang Berganti Beban ……………………………………………..113
Bagian 2: Janji Siang Terakhir ………………………………………………………….. 115
Bagian 3: Antara Suara Idur dan RSUD Saiful Anwar ………………. 117
Bagian 4: Lorong Dingin dan Tangis di Rumah Duka ……………. 120
Bagian 5: Fragmen di Balik Halaman Buku Harian ………………… 123 -
-31%
KUAT BUKAN BERARTI BAIK BAIK SAJA Tentang Beban Sunyi yang Dipikul Laki-laki
Original price was: Rp101.000.Rp70.000Current price is: Rp70.000.Penulis :
Abdy Ihdalumam, S.Psi., M.Psi Psikolog
ISBN : 978-634-05-3189-3
Jumlah Hlm : xxiv + 127 halaman
Ukuran : 14 x 20 cm
Kertas : Bookpaper
Tahun Terbit : 2026
Editor : –SINOPSIS
Tidak semua laki-laki yang terlihat kuat benar-benar sedang baik-baik saja. Sebagian dari mereka hanya terlalu pandai menyembunyikan lelah, menahan luka, dan menjawab “aman” ketika sebenarnya hati mereka sedang runtuh perlahan.
Sejak kecil, banyak laki-laki diajarkan untuk tidak menangis, tidak mengeluh, dan menyelesaikan semuanya sendiri. Mereka tumbuh dengan keyakinan bahwa menjadi kuat berarti harus selalu mampu, selalu tenang, dan tidak boleh terlihat rapuh. Namun, di balik sikap diam itu, sering kali ada rasa takut, kecewa, kesepian, tekanan, dan luka yang tidak pernah benar-benar diberi ruang untuk bicara.
Kuat Bukan Berarti Baik-Baik Saja: Tentang Beban Sunyi yang Dipikul Laki-Laki mengajak pembaca menyelami sisi laki-laki yang jarang terlihat: beban sebagai tulang punggung, tekanan untuk selalu berhasil, kesepian di tengah keramaian, luka emosional yang dipendam terlalu lama, hingga keberanian untuk mulai jujur kepada diri sendiri.
Buku ini tidak hadir untuk menghakimi, melainkan untuk menemani. Dengan bahasa yang lembut, reflektif, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari, buku ini membuka ruang bagi laki-laki untuk memahami bahwa mereka juga berhak lelah, berhak menangis, berhak didengarkan, dan berhak meminta bantuan.
Karena pada akhirnya, kuat bukan berarti harus selalu terlihat baik-baik saja. Kuat adalah keberanian untuk berhenti berpura-pura, mengakui luka, dan perlahan belajar pulang kepada diri sendiri.
Daftar Isi
DAFTAR ISI ………………………….. v
KATA PENGANTAR PENULIS ………………………….. viii
KATA PENGANTAR ………………………….. xvi
PENDAHULUAN …………………………..xxii
BAGIAN I LAKI LAKI DAN MITOS “HARUS KUAT” ………………………….. 1
A. Apa Arti “Kuat” bagi Laki Laki? ………………………….. 1
B. Sejak Kecil Diajari Menahan Diri ………………………….. 9
C. Saat Diam Dianggap Dewasa ………………………….. 14
D. Harga yang Dibayar dari Terlalu Lama Menahan ………………………….. 18
E. Latihan Refleksi Bagian I ………………………….. 22
BAGIAN II MENGENALI BEBAN SUNYI YANG SERING TIDAK TERLIHAT ………………………….. 25
A. Beban Menjadi Tulang Punggung ………………………….. 25
B. Beban untuk Selalu Bisa Mengendalikan Keadaan ………………………….. 28
C. Beban Emosi yang Tidak Diberi Nama ………………………….. 31
D. Beban Kesepian di Tengah Banyak Orang ………………………….. 34
E. Beban Perbandingan dan Standar Sosial ………………………….. 37
F. Latihan Refleksi Bagian II ………………………….. 40
BAGIAN III BELAJAR JUJUR PADA DIRI SENDIRI …………. 42
A. Mengakui Lelah Bukan Berarti Lemah …………. 42
B. Mengenali Bahasa Emosi Sendiri …………. 45
C. Cara Aman untuk Mulai Bercerita …………. 49
D. Mengubah Diam Menjadi Komunikasi yang Sehat …………. 52
E. Membangun Kebiasaan Refleksi Diri …………. 55
F. Latihan Refleksi Bagian III ………….58
BAGIAN IV MEMBANGUN RUANG AMAN DAN DUKUNGAN ………….61
A. Mengapa Laki-Laki Butuh Ruang Aman? …………. 61
B. Memilih Orang yang Tepat untuk Berbagi …………. 64
C. Peran Pasangan, Keluarga, dan Teman ………… 67
D. Kapan Harus Mencari Bantuan Profesional? ………… 72
E. Membangun Lingkungan yang Tidak Menertawakan Kerentanan ………… 75
F. Latihan Refleksi Bagian IV …………79
BAGIAN V MENDEFINISIKAN ULANG ARTI KUAT ………… 84
A. Kuat Itu Bukan Menahan Semuanya Sendirian ………… 84
B. Membangun Batasan yang Sehat ………… 87
C. Menyembuhkan Luka Lama Secara Bertahap ………… 91
D. Menjadi Laki- Laki yang Utuh, Bukan Sekadar Kuat ………… 95
E. Mewariskan Pola yang Lebih Sehat ………… 98
F. Latihan Refleksi Bagian V ………… 102
PENUTUP ………… 105
TENTANG PENULIS ………… 118
DAFTAR PUSTAKA ………… 120 -
-30%
KIMBERLY ZEPHYRA
Original price was: Rp129.000.Rp90.000Current price is: Rp90.000.Penulis :
KIMBERLY WOO
ISBN : 978-634-97256-1-3
Jumlah Hlm : viii + 267 halaman
Ukuran : 14 x 20 cm
Kertas : Bookpaper
Tahun Terbit : 2026
Editor : –SINOPSIS
Halo. Namaku Kim. Aku adalah anak biasa. Tapi demon hunters. Jadi bukan anak biasa, ya. Hehe. Aku lahir dengan silsilah keluarga yang panjang dan rumit. Entah apakah aku adalah tokoh protagonis atau antagonis di dalam buku ini.
Tapi, dari silsilah keluarga yang panjang dan rumit itu, aku punya banyak pertanyaan.” Dunia ini sedang tidak baik-baik saja. Namun mereka membuat seolah dunia ini sedang baik-baik saja. Itu yang terjadi.” – Mira
Daftar IsiPENGANTAR PENULIS ………………………….. vi
DAFTAR ISI ………………………….. vii
PROLOG ………………………….. viii
Episode 1 ………………………….. 5
Episode 2 ………………………….. 52
EPISODE 3 ………………………….. 107
EPISODE 4 ………………………….. 136
EPISODE 5 ………………………….. 157
EPISODE 6 ………………………….. 227
EPISODE 7 ………………………….. 247
EPILOG ………………………….. 255
HISTOIRE SUPPLÉMENTAIRE ………………………….. 261
TENTANG PENULIS ………………………….. 266 -
-30%
KELANA Musik, Persahabatan, Luka, Perjalanan
Original price was: Rp97.500.Rp68.000Current price is: Rp68.000.Penulis :
ART THUFAIL
ISBN : 978-634-05-3804-5
Jumlah Hlm : viii + 94 halaman
Ukuran : 14 x 20 cm
Kertas : Bookpaper
Tahun Terbit : 2026
Editor : –SINOPSIS
Di Kota Nusamandala Jaya, tiga mahasiswa seni Dani, Sid, dan Olive dipersatukan oleh muzik, persahabatan, dan impian. Bersama, mereka membentuk sebuah band bernama KELANA.
Di balik tawa dan semangat mengejar mimpi, takdir mulai membawa mereka pada pilihan, kehilangan dan perjalanan yang akan mengubah hidup mereka selamanya.
Inilah langkah pertama sebuah legenda.
Daftar IsiKATA PENGANTAR………………………………………………………………………………………….. v
DAFTAR ISI ……………………………………………………………………………………………………… vii
KARAKTER UTAMA ………………………………………………………………………………………. viii
KARAKTER LAIN ……………………………………………………………………………………………. viiiPROLOG ……………………………………………………………………………………………………………… 1
Langkah 1 Pagi yang Berantakan …………………………………………………………. 4
Langkah 2 Jamming …………………………………………………………………………………. 12
Langkah 3 Bolos …………………………………………………………………………………………. 20
Langkah 4 Distorsi di Kepala ………………………………………………………………… 27
Langkah 5 Plug In ……………………………………………………………………………………….34
Langkah 6 Kabel Longgar ……………………………………………………………………… 42
Langkah 7 Overdrive ……………………………………………………………………………….. 49
Langkah 8 Demo Pertama ……………………………………………………………………. 59
Langkah 9 Putus Sinyal …………………………………………………………………………… 73
Langkah 10 Frekuensi tinggi …………………………………………………………………. 83LAMPIRAN ……………………………………………………………………………………………………… 95
CATATAN PENULIS ……………………………………………………………………………………… 101 -
-30%
Kumpulan Puisi DI ATAS TITIAN REFORMASI Puisi Tentang Perjuangan, Keadilan dan Harapan Untuk Negeri
Original price was: Rp103.000.Rp72.000Current price is: Rp72.000.Penulis :
Fathor Rahman Al Irrabi
ISBN : 978-634-05-3344-6
Jumlah Hlm : xviii + 135 halaman
Ukuran : 14 x 20 cm
Kertas : Bookpaper
Tahun Terbit : 2026
Editor : –SINOPSIS
Antologi Puisi “Di Atas Titian Reformasi” merupakan antologi puisi karya Fathor Rahman Al Irrabi yang menghadirkan refleksi mendalam tentang perjalanan bangsa Indonesia dalam mencari makna sejati sebuah reformasi. Reformasi tidak hanya dipahami sebagai perubahan sistem ketatanegaraan atau pergantian rezim, melainkan sebagai proses panjang membangun kembali nurani bangsa melalui penegakan hukum, keadilan, kemanusiaan, dan nilai-nilai ketuhanan.
Melalui untaian puisi yang sarat metafora, simbol, dan kontemplasi, penyair mengajak pembaca menelusuri “titian reformasi”, sebuah jembatan batin yang menghubungkan masa lalu, masa kini, dan masa depan Indonesia. Di atas titian itu, harapan dan kenyataan saling berhadapan; cita-cita konstitusi diuji oleh realitas penyalahgunaan kekuasaan, korupsi, ketimpangan sosial, pelanggaran hak asasi manusia, serta lunturnya moralitas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Antologi Puisi ini menghadirkan perspektif yang berbeda melalui gagasan Romantisme Hukum, sebuah pandangan filosofis yang memandang hukum bukan sekadar kumpulan norma yang mengikat, melainkan manifestasi cinta terhadap Tuhan, manusia, dan keadilan. Dalam romantisme hukum, penegakan hukum memperoleh maknanya ketika berpijak pada keseimbangan antara kebenaran, keadilan, dan kemanusiaan, sehingga hukum tidak kehilangan ruh etik dan spiritualnya.
Puisi-puisi dalam buku ini tidak hanya menyuarakan kritik terhadap berbagai persoalan bangsa, tetapi juga menghadirkan harapan bahwa reformasi sejati harus dimulai dari pembaruan hati, pembentukan karakter, serta keberanian setiap insan untuk menjunjung integritas. Reformasi bukanlah tujuan akhir, melainkan jalan panjang menuju masyarakat yang menjadikan hukum sebagai pelindung martabat manusia dan negara sebagai rumah bersama yang menjamin kesejahteraan seluruh rakyat.
Dalam setiap bait, pembaca akan menemukan perpaduan antara idealisme, spiritualitas, nasionalisme, dan romantisme yang menjadikan puisi sebagai media perlawanan yang santun, renungan yang mendalam, sekaligus doa bagi masa depan Indonesia. Kata-kata menjelma menjadi saksi perjalanan zaman, mengingatkan bahwa perubahan tidak pernah lahir hanya dari pergantian kekuasaan, tetapi dari keberanian menjaga hati nurani.
Di Atas Titian Reformasi bukan sekadar antologi puisi. Ia adalah rekam jejak kegelisahan seorang penyair, akademisi, dan pemerhati hukum yang meyakini bahwa masa depan Indonesia akan dibangun oleh hukum yang berkeadilan, pemimpin yang berintegritas, dan masyarakat yang tidak pernah berhenti mencintai kebenaran. Melalui karya ini, Fathor Rahman Al Irrabi mengajak pembaca untuk melangkah bersama di atas titian reformasi menuju Indonesia yang adil, bermartabat, dan berlandaskan nilai-nilai ketuhanan sebagaimana diamanatkan oleh Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Daftar IsiKATA PENGANTAR ………………………………………………. v
PERSEMBAHAN : ……………………………………………….. xiii
Prolog : ……………………………………………………………….. xiv
DAFTAR ISI …………………………………………………………. xv
DI ATAS TITIAN REFORMASI ………………………………… 1
KHAYAL JUANG REFORMASI ……………………………….. 2
PUSPAJALA REFORMASI……………………………………… 4
MEDIASI SEPERTI MEDITASI ……………………………….. 5
SANDIWARA REFORMASI…………………………………….. 7
MELAMAR EKSISTENSI DIRI ………………………………… 8
NEGERI DAN CINTA SEDERHANA ………………………. 10
REFORMASI ……………………………………………………….. 12
Hari Ini Atau Tidak Sama Sekali …………………………….. 12
PADANG REFORMASI ………………………………………… 14
LIMBAH REFORMASI ………………………………………….. 16
REFORMASI, MUNGKINKAH TERULANG LAGI? ….. 17
ARKANA REFORMASI …………………………………………. 19
KISAH KEADILAN DI BALIK LAUT YANG
TERBELAH. ………………………………………………………… 22
BAHTERA ITU BERNAMA PERADI ………………………. 24
SUARA RAKYAT ADALAH SUARA TUHAN …………… 26
NYANYIAN REFORMASI ……………………………………… 30
HUKUM ADALAH CINTA KITA YANG TERCABIK ….. 33
AKU DAN PARA DEMONTRNS ITU… ……………………. 36
PALUNG-PALUNG PERJUANGAN ……………………….. 37
DERU PERJUANGAN ………………………………………….. 38
PESAN SANG REFORMIS …………………………………… 39
KAUM TERMARGINALKAN …………………………………. 40
SEKELUMIT TENTANG NEGERI INI …………………….. 42
MIMPI YANG TERGADAI ……………………………………… 43
ITULAH ANAK MUDA ………………………………………….. 44
BAGI SEORANG PEJUANG …………………………………. 45
SABDA PESONA …………………………………………………. 46
PETUAH TAK BERMAKNA …………………………………… 48
SENANDUNG RISAU BUMI ………………………………….. 49
SEPOTONG WAJAH YANG TERBINGKAI …………….. 51
TUHAN…AJARI AKU …………………………………………… 52
TAFSIR PARA PEMUJI KATA ………………………………. 53
ATLAS YANG RETAK ………………………………………….. 54
HUKUM BARU …………………………………………………….. 56
RANTING-RANTING JIWA……………………………………. 58
DI SINI AKU MASIH ADA ……………………………………… 59
GETAR DAWAI CINTA …………………………………………. 60
KONTEMPALASI JIWA ………………………………………… 61
KENISCAYAAN KASIH ………………………………………… 62
SABDA SANG BUNDA …………………………………………. 63
KISAH TAK BERTEMA …………………………………………. 67
RASA TERISTIMEWA ………………………………………….. 68
CINTA PASTI DATANG ………………………………………… 69
RANTING-RANTING RAPUH ……………………………….. 70
KEALPAAN …………………………………………………………. 72
DEMI MARTABAT BANGSA …………………………………. 73
ORKESTRA MALAM ……………………………………………. 74
RANTING-RANTING RAPUH
(Rahasia Jiwa) …………………………………………………….. 75
RANTING-RANTING RAPUH
(Retorika Cinta) ……………………………………………………. 76
RANTING-RANTING RAPUH
(Keinginan Yang Terprndam) ………………………………… 78
SENJA DALAM DIALOG ANGIN……………………………. 81
DIANTARA KAKI MUSIM ……………………………………… 82
CINTA INI AKU PINJAM ……………………………………….. 83
HUKUM DAN TUALANG ………………………………………. 85
ANDAI HATI PAHAM TATA CARA MENCINTA ………. 86
DIANTARA SENYAP ROMANTISME …………………….. 88
DI BANGKU KULIAH ……………………………………………. 90
DI ANTARA BERKAS DAN DEGUP JANTUNGMU …. 91
RATAPAN ANAK BANGSA …………………………………… 92
HARAP PERUBAHAN BANGSA DAN NEGARA …….. 93
KEKASIH DI ATAS JALAN REFORMASI ……………….. 95
MAHASISWA DAN JALAN PENGABDIAN ……………… 98
SELAMA PENGUSA DAN OLIGARKI BERMAIN
MESRA DEMOKRASI HANYALAH SANDIWARA …. 100
DI ANTARA LEMBAH SENGKETA ………………………. 103
BIAS MALAM …………………………………………………….. 104
BAHASA AIR MATA …………………………………………… 106
LUKA SENJA …………………………………………………….. 108
DI AMBANG CAKRAWALA YANG HAMPIR PURNA 111
DI UJUNG WAKTU YANG MENUA ……………………… 113
SIMFONI DAWAI WAKTU …………………………………… 115
ELEGI RINDU YANG TERTAHAN ……………………….. 116
MALAM DAN RINDU YANG HILANG …………………… 118
MALAM DAN KEBENARAN ………………………………… 120
NILAM CINTA DAN SABDA YANG DIJAGA. ……….. 123
RAYUAN SANG PENABUR SAJAK …………………….. 125
RASA YANG PADAM …………………………………………. 127
SEDIH DALAM DIALOG ANGIN ………………………….. 129
SEKELUMIT TENTANG PENULIS……………………….. 131