• -29% ANTARA API DAN ORDONANSI  VALIDASI YANG TERGADAI

    ANTARA API DAN ORDONANSI VALIDASI YANG TERGADAI

    Penulis :

    AKSARA SUNYI

    ISBN : 978-634-05-0165-0

    Jumlah Hlm : x + 184
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    Di Wisma Pencerahan, ketaatan adalah udara yang wajib dihirup, namun kejujuran adalah racun yang mematikan. Elang adalah seorang pengasuh yang terjebak dalam orkestra kesunyian. Di bawah pilar-pilar pualam yang megah dan aroma lilin lebah yang mahal, ia harus memvalidasi kesucian sistem, sementara di rumah, ia gagal memvalidasi rasa lapar istri dan anaknya. Ketika “Ordonansi”—kumpulan aturan birokrasi yang kaku—mulai mencekik lehernya melalui potongan gaji dan absen yang tak masuk akal, Elang menyadari bahwa ia bukan sedang mengajar manusia, melainkan sedang merawat sebuah mesin penindas.

    Dipicu oleh desakan ekonomi dan penemuan skandal korupsi di balik jubah putih Sang Penjaga Utama, Elang harus memilih: Tetap menjadi budak validasi yang kenyang akan kepalsuan, atau menyulut “Api” yang akan menghanguskan seluruh kemunafikan birokrasi.

    Sebuah kisah tentang martabat yang tergadai, perut yang berontak, dan keberanian seorang guru untuk berkata “Tidak” pada sistem yang memanusiakan kertas, namun mengabaikan manusia.

     

    PENGANTAR PENULIS ………………………….. ………………………….. ………………. vi
    DAFTAR ISI ………………………….. ………………………….. ………………………….. ……. viii
    BABAK 1: ORKESTRA KESUNYIAN …………………………………….. 1
    Episode Perjamuan di Atas Perut yang Perih………………………….. 2
    Episode Arsitektur Kebutaan ………………………….. …………………………. 8
    Episode Pasar Gelap di Balik Doa ………………………….. ………………… 14
    Episode Jejak Aris: Sepatu yang Tertinggal ………………………….. . 20
    Episode Tafsir Lazarus dan Meja yang Melimpah ………………… 26
    Episode Batu, Roti, dan Ikan ………………………….. …………………………. 32
    Episode Konfrontasi di Ruang Kencana ………………………….. …….. 38
    Episode Bayang-bayang di Selasar………………………….. ……………… 44
    Episode Perjamuan Malam Terakhir? ………………………….. …………. 50
    Episode Logika di Balik Tembok ………………………….. ………………….. 57
    Episode Gerilya Ideologi ………………………….. ………………………….. …… 64
    Episode Anatomi Gema yang Pecah ………………………….. ………….. 71
    Episode Runtuhnya Menara Gading ………………………….. …………… 77
    BABAK 2: DIALEKTIKA DALAM GELAP ……………………………..81
    Episode Selubung Nalar ………………………….. ………………………….. ……. 82
    Episode Kontrak Darah ………………………….. ………………………….. ……… 89
    Episode Fragmen Minyak dan Air Mata ………………………….. …….. 96
    Episode Perjamuan Para Serigala ………………………….. …………….. 103
    Episode Ambang Pintu Api ………………………….. …………….. 109
    BABAK 3: MANIFESTO API ………………………….. …………….. 116
    Episode Altar yang Terbakar ………………………….. …………….. 117
    Episode Panggung Para Munafik ………………………….. …………….. 122
    Episode Ekskomunikasi Sang Elang ………………………….. …………….. 127
    BABAK 4: RESILIENSI DI TEPI PUALAM ………………………….. …………….. 132
    Episode Pelajaran dari Aspal Basah ………………………….. …………….. 133
    Episode Tinta di Atas Trotoar ………………………….. …………….. 139
    Episode Ketukan Para Lintah ………………………….. …………….. 144
    Episode Recehan Nurani ………………………….. …………….. 150
    Episode Tinta yang Menggugat Takhta ………………………….. …………….. 155
    BABAK 5: REQUIEM UNTUK PUALAM ………………………….. …………….. 160
    Episode Pagi yang Berbeda ………………………….. …………….. 161
    Episode Requiem di Menara Pualam ………………………….. …………….. 168
    Episode Prasasti dari Tanah dan Debu (Epilog) ………………………….. …………….. 178
    TENTANG PENULIS ………………………….. …………….. 183

    Original price was: Rp120.000.Current price is: Rp85.000.
  • -49% CINTA YANG MENGUATKAN, IMAN YANG MENUNTUN NASIHAT ORANG TUA UNTUK MENGARUNGI BAHTERA RUMAH TANGGA SEBUAH PERSEMBAHAN CINTA DARI ORANG TUA

    CINTA YANG MENGUATKAN, IMAN YANG MENUNTUN NASIHAT ORANG TUA UNTUK MENGARUNGI BAHTERA RUMAH TANGGA SEBUAH PERSEMBAHAN CINTA DARI ORANG TUA

    Penulis :

    Suprianto, S.Ag., S.Kep.

    QRCBN : 62-2615-2312-085

    Jumlah Hlm : xxx + 80
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    “Cinta yang Menguatkan, Iman yang Menuntun” adalah sebuah persembahan cinta, doa, dan nasihat dari orang tua kepada anak-anaknya yang memulai perjalanan rumah tangga.

    Buku ini mengajak pembaca merenungkan makna pernikahan sebagai ibadah, sebagai perjalanan spiritual, dan sebagai tempat tumbuhnya cinta yang tulus serta iman yang menguatkan.

    Melalui kisah, pesan, doa, dan refleksi kehidupan, buku ini menjadi pengingat bahwa rumah tangga yang bahagia tidak hanya dibangun oleh cinta, tetapi juga oleh kesabaran, pengertian, dan doa yang tidak pernah berhenti.

    Buku ini bukan hanya hadiah bagi pasangan yang baru menikah, tetapi juga bagi siapa pun yang ingin menjadikan rumah tangga sebagai jalan menuju keberkahan dan kebahagiaan yang hakiki.

    Daftar Isi

    Daftar Isi
    Daftar Isi ………………………………………………………………………..v
    Kata Pengantar ……………………………………………………………….x
    Prolog …………………………………………………………………………. xii
    Pengantar Buku …………………………………………………………… xiv
    Halaman Dedikasi ……………………………………………………….. xvi
    Kutipan Pembuka Buku ……………………………………………….. xvii
    Kutipan Pembuka Setiap Bab ………………………………………. xviii
    Surat Abi untuk Anakku di Hari Pernikahanmu …………………. xxi
    Surat Ummi untuk Anakku di Hari Pernikahanmu ……………. xxiv
    Janji Cinta ………………………………………………………………… xxvii
    Doa Orang Tua …………………………………………………………… xxix
    Bab 1 Makna Pernikahan sebagai Ibadah ………………………….. 1
    1. Pernikahan sebagai Sunnah Rasulullah صلى الله عليه وسلم ……………… 1
    2. Tujuan Pernikahan dalam Perspektif Islam ……………. 2
    3. Pernikahan sebagai Jalan Penyempurnaan Iman ……. 3
    4. Nilai Spiritual dalam Ikatan Pernikahan …………………. 4
    5. Pernikahan sebagai Awal Perjalanan Menuju Surga … 5
    Bab 2 Cinta dalam Pernikahan: Lebih dari Sekadar Perasaan . 7
    1. Hakikat Cinta dalam Pandangan Islam………………….. 7
    2. Perbedaan Cinta Romantis dan Cinta yang
    Diberkahi ………………………………………………………….. 8
    3. Cinta yang Menguatkan Iman ………………………………. 9
    4. Menjaga Keikhlasan dalam Mencintai Pasangan…… 10
    5. Menumbuhkan Cinta Sepanjang Perjalanan
    Pernikahan ……………………………………………………… 11
    Bab 3 Fondasi Rumah Tangga: Sakinah, Mawaddah,
    Rahmah ……………………………………………………………………… 13
    1. Makna Sakinah dalam Kehidupan Rumah Tangga …. 13
    2. Mawaddah: Cinta yang Tumbuh dari Ketulusan ……. 14
    3. Rahmah: Kasih Sayang yang Menguatkan ……………. 15
    4. Membangun Keharmonisan dalam Keluarga ………… 16
    5. Menjadikan Rumah sebagai Tempat Ketenteraman . 17
    Bab 4 Peran dan Tanggung Jawab Suami ………………………… 19
    1. Suami sebagai Pemimpin Keluarga …………………….. 19
    2. Tanggung Jawab Nafkah dan Perlindungan ………….. 20
    3. Keteladanan Suami dalam Iman dan Akhlak ………… 21
    4. Komunikasi yang Bijak dengan Istri……………………… 22
    5. Menjadi Sahabat dan Penopang bagi Pasangan ……. 23
    Bab 5 Peran dan Kehormatan Seorang Istri ……………………. 25
    1. Kedudukan Istri dalam Islam ……………………………… 25
    2. Istri sebagai Penyejuk Hati Suami……………………….. 26
    3. Kebijaksanaan Istri dalam Mengelola Rumah
    Tangga ……………………………………………………………. 27
    4. Dukungan Istri terhadap Perjalanan Hidup Suami …. 28
    5. Kemuliaan Istri dalam Membangun Generasi ………. 29
    Bab 6 Komunikasi: Jembatan Keharmonisan Rumah Tangga 30
    1. Pentingnya Komunikasi yang Jujur dan Terbuka ……. 30
    2. Mendengar dengan Hati dan Empati …………………… 31
    3. Menyelesaikan Perbedaan dengan Bijaksana ………. 32
    4. Menghindari Konflik yang Tidak Perlu ………………….. 33
    5. Membangun Bahasa Cinta dalam Keluarga …………. 33
    Bab 7 Kesabaran dan Keteguhan dalam Menghadapi Ujian
    Rumah Tangga …………………………………………………………….. 35
    1. Ujian sebagai Bagian dari Kehidupan Pernikahan ….. 35
    2. Kesabaran sebagai Kekuatan dalam Rumah Tangga 36
    3. Menghadapi Konflik dengan Kedewasaan ……………. 37
    4. Menguatkan Hubungan dengan Doa dan Iman ……… 38
    5. Menemukan Hikmah di Balik Setiap Ujian ……………. 39
    Bab 8 Mengelola Keuangan Keluarga dengan Bijak ………….. 40
    1. Rezeki sebagai Amanah dari Allah ………………………. 40
    2. Perencanaan Keuangan dalam Rumah Tangga …….. 41
    3. Hidup Sederhana dan Menghindari Pemborosan ….. 42
    4. Keterbukaan Keuangan antara Suami dan Istri ……… 43
    5. Keberkahan Rezeki melalui Sedekah ………………….. 43
    Bab 9 Membangun Kepercayaan dalam Pernikahan ………… 45
    1. Kepercayaan sebagai Fondasi Hubungan ……………. 45
    2. Kejujuran sebagai Dasar Kepercayaan ………………… 46
    3. Menjaga Amanah dalam Pernikahan …………………… 47
    4. Mengatasi Keraguan dalam Hubungan ………………… 47
    5. Kepercayaan yang Tumbuh Seiring Waktu …………… 48
    Bab 10 Mendidik Anak dalam Keluarga yang Penuh Cinta ….. 50
    1. Anak sebagai Amanah dari Allah ………………………… 50
    2. Peran Orang Tua sebagai Pendidik Pertama …………. 51
    3. Menumbuhkan Nilai-Nilai Keimanan sejak Dini ……. 52
    4. Mendidik dengan Kasih Sayang dan Kesabaran ……. 52
    5. Membangun Keluarga sebagai Lingkungan yang
    Positif …………………………………………………………….. 53
    Bab 11 Menjaga Kehangatan Cinta Sepanjang Usia
    Pernikahan …………………………………………………………………. 55
    1. Cinta yang Bertumbuh Seiring Waktu ………………….. 55
    2. Menghargai Hal-Hal Kecil dalam Kehidupan
    Bersama …………………………………………………………. 56
    3. Meluangkan Waktu untuk Kebersamaan ……………… 57
    4. Menghormati dan Mendukung Satu Sama Lain …….. 57
    5. Mensyukuri Perjalanan Pernikahan …………………….. 58
    Bab 12 Membangun Tradisi Kebaikan dalam Keluarga ………. 60
    1. Keluarga sebagai Sekolah Nilai Kehidupan…………… 60
    2. Membiasakan Kebaikan dalam Kehidupan
    Sehari-hari ………………………………………………………. 61
    3. Menanamkan Kepedulian terhadap Sesama ………… 62
    4. Menghidupkan Tradisi Spiritual dalam Rumah ……… 63
    Cinta yang Menguatkan, Iman yang Menuntun | ix
    5. Menjadi Keluarga yang Memberi Manfaat bagi
    Lingkungan ……………………………………………………… 63
    Bab 13 Menjaga Keharmonisan Keluarga di Tengah Perubahan
    Zaman ……………………………………………………………………….. 65
    1. Tantangan Rumah Tangga di Era Modern …………….. 65
    2. Menjaga Keseimbangan antara Pekerjaan dan
    Keluarga …………………………………………………………. 66
    3. Bijak Menggunakan Teknologi dalam Keluarga ……… 67
    4. Memperkuat Nilai-Nilai Keluarga ……………………….. 68
    5. Menjadikan Rumah sebagai Tempat Kembali yang
    Penuh Kedamaian ……………………………………………. 68
    Bab 14 Menutup Perjalanan dengan Doa dan Harapan …….. 70
    1. Pernikahan sebagai Perjalanan Panjang ………………. 70
    2. Mensyukuri Setiap Tahap Kehidupan ………………….. 71
    3. Menjaga Harapan untuk Masa Depan………………….. 72
    4. Doa sebagai Penguat Perjalanan Rumah Tangga ….. 72
    5. Harapan Orang Tua untuk Anak dan Keluarganya….. 73
    Penutup ……………………………………………………………………… 75
    Epilog…………………………………………………………………………. 76
    Cinta yang Terus Menguatkan ……………………………………….. 76
    Tentang Penulis …………………………………………………………… 78

     

    Original price was: Rp78.000.Current price is: Rp40.000.
  • -48% DUA RATUS JUTA, SEMANGKUK SOTO, DAN DOA IBU SEBUAH KISAH TENTANG HARAPAN DAN KASIH IBU

    DUA RATUS JUTA, SEMANGKUK SOTO, DAN DOA IBU SEBUAH KISAH TENTANG HARAPAN DAN KASIH IBU

    Penulis :

    Reza Imani Syawal

    ISBN : 978-634-05-1206-9

    Jumlah Hlm : viii + 91
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    Semua orang punya titik terendah dalam hidupnya, dan bagi Ibu, titik itu datang di tahun 2019. Sebuah aset ruko yang menjadi harapan satu-satunya untuk menutup hutang sebesar 200 juta rupiah justru menjadi sumber petaka. Uang hasil penjualannya dibawa lari, disusul dengan intimidasi yang mengancam keselamatan keluarga. Ibu dipaksa menyerah pada keadaan, merelakan harta yang hilang, tapi tidak dengan tanggung jawabnya. Ia memilih memikul beban hutang itu di pundaknya, sendirian.

    Buku ini menceritakan jejak langkah seorang Ibu yang enggan menyerah meski dunianya sedang runtuh. Berawal dari warung nasi sederhana di Cinere yang penghasilannya menyusut hingga hanya menyentuh seratus ribu sehari, sebuah ide muncul dari percakapan meja makan setelah pernikahan anaknya. “Gimana kalau Ibu jualan Soto Betawi saja?”

    Itu adalah awal dari pertaruhan baru. Namun, tepat saat kuali soto pertama mulai mendidih di awal 2020, pandemi Covid-19 menghantam. Warung yang baru saja mulai bernapas harus berhadapan dengan jalanan yang sepi dan pembatasan wilayah. Tidak berhenti di situ, tagihan hutang lama sebesar 50 juta tiba-tiba datang menagih di depan pintu rumah.

    Di sinilah babak “perang” yang sesungguhnya dimulai. Strategi berpindah ke dunia digital—Gojek, Grab, dan terakhir ShopeeFood. Pembaca akan dibawa melihat bagaimana Ibu harus bertahan di balik uap kuali, meracik rasa yang tetap konsisten meski harga bahan pokok melambung tak karuan. Ada momen-momen menyesakkan saat harus bernegosiasi dengan pihak bank untuk meminta napas tambahan (restrukturisasi) hingga tahun 2024.

    Namun, di tengah aroma lengkuas dan santan, ada tawa dua orang cucu yang lahir menjadi “bahan bakar” utama. Semangat itu membawa Soto Betawi Ibu melanglang buana, dipesan oleh pelanggan dari Jakarta Selatan hingga Tangerang Selatan, bahkan hingga harus berjualan sampai waktu sahur demi mengejar setiap rupiah pelunasan.

    Ini bukan sekadar buku tentang cara melunasi hutang. Ini adalah catatan cinta seorang Ibu yang membuktikan bahwa kejujuran dan kerja keras adalah mata uang yang paling berharga. Di tahun 2024, surat pelunasan itu akhirnya terbit, menandai akhir dari lima tahun perjalanan yang penuh peluh, dan dimulainya masa depan yang merdeka.


    Daftar Isi


    Kata Pengantar ………………………….. ………………………….. ………………………….. ……..v
    Daftar Isi………………………….. ………………………….. ………………………….. ……………… viii
    Bab 1 : Secercah Harapan di Balik Pintu yang Terkunci …………………… 1
    Bab 2: Senja di Warung Nasi dan Resep Baru dari Cinere ……………….. 6
    Bab 3: Asap Pertama dan Debar Jantung di Balik Kuali ………………… 17
    Bab 4: Bayang-Bayang Masa Lalu di Tengah Harum Kuah Soto ….24
    Bab 5: Tamu di Depan Pintu dan Dunia yang Terkunci ………………… 31
    Bab 6: Menembus Dinding Digital dan Napas dari Meja
    Perundingan ………………………….. ………………………….. ……………………… 35
    Bab 7: Cucu, Kompor, dan Dua Dunia Digital ………………………….. ………42
    Bab 8: Kejujuran di Meja Bank dan Keajaiban Digital ……………………. 48
    Bab 9: Strategi Piring Meluap dan Pertaruhan di Ranah Shopee ..54
    Bab 10: Cahaya di Ambang Fitri dan Gema Rasa
    Melampaui Batas………………………….. ………………………….. …………….. 60
    Bab 11: Fajar 2024 dan Janji yang Terbayar Tunai …………………………. 65
    Bab 12: Paspor Pertama dan Cakrawala Baru di Seberang Lautan 72
    Bab 13: Perang Bintang dan Mahkota Kepercayaan ……………………… 78
    Bab 14: Stempel Halal dan Kemenangan yang Paripurna ……………. 83
    Tentang Penulis ………………………….. ………………………….. …………………………..89

    Original price was: Rp95.000.Current price is: Rp49.000.
  • -33% HARI GURU NASIONAL KE - 80 HARI BAHAGIA BERUJUNG DUKA.

    HARI GURU NASIONAL KE – 80 HARI BAHAGIA BERUJUNG DUKA.

    Penulis :

    AMAR HALIM, S.Pd.I

    ISBN : 978-634-04-8727-5

    Jumlah Hlm : viii + 94
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    Buku ini merekam sebuah ironi pendidikan: ketika Hari Guru Nasional yang seharusnya menjadi ruang syukur dan penghormatan, justru berubah menjadi saksi musibah dan penderitaan. Melalui catatan reflektif berbasis pengalaman nyata, penulis menghadirkan potret guru dan masyarakat yang berjuang mempertahankan nilai-nilai kemanusiaan di tengah bencana.
    Ditulis dengan pendekatan naratif-analitis, buku ini mengulas makna pengabdian guru tidak hanya sebagai pendidik di ruang kelas, tetapi juga sebagai penopang psikososial, penjaga harapan, dan teladan keteguhan iman saat krisis melanda. Refleksi religius di dalamnya mengajak pembaca menyadari keterbatasan manusia dan pentingnya bersandar kepada Allah dalam menghadapi ujian kehidupan.
    Buku ini relevan bagi pendidik, akademisi, pengambil kebijakan, dan masyarakat luas sebagai bahan renungan tentang pendidikan, kepemimpinan, serta tanggung jawab moral dalam situasi darurat. Hari Bahagia Berujung Duka menegaskan bahwa dari musibah, lahir pelajaran paling jujur tentang iman, kesabaran, dan arti sebuah pengabdian.

    Daftar Isi

    Kata Pengantar ………………………………………………………………………………………. v
    Daftar Isi ………………………………………………………………………………………….. vii
    Upacara Hari Guru Nasional di Tengah Hujan ………………………………1
    Sore Yang Memilukan …………………………………………………………………………..8
    Tolooooong ………………………………………………………………………………………….. 16
    Gelap Gulita Tanpa Jaringan Listrik dan Telepon ………………………. 32
    Menunggu Status ………………………………………………………………………………… 37
    Madrasahku Berlumpur ……………………………………………………………………. 43
    Mengungsi ………………………………………………………………………………………….. 48
    Mahalnya BBM dan Bahan Pokok …………………………………………………. 57
    Debu Yang Berterbangan …………………………………………………………………. 63
    Mahalnya Harga Shalat Jamaah ………………………………………………………. 67
    Meunasah Hanya Sebagai Tumpangan …………………………………………. 72
    Surat Arrahman, Ayat Yang diulang ……………………………………………… 77
    Titik Balik Dari Sebuah Musibah ……………………………………………………. 82
    Cepat Pulih Aceh Ku Tercinta ………………………………………………………….. 87
    Refleksi Catatan Penulis; ………………………………………………………………….. 93

     

    Original price was: Rp60.000.Current price is: Rp40.000.
  • -37% IZINKAN MEREKA BERTANYA, “KAPAN KAMU NIKAH?” Panduan Tenang untuk Single yang Capek Ditanya Kapan Nikah

    IZINKAN MEREKA BERTANYA, “KAPAN KAMU NIKAH?” Panduan Tenang untuk Single yang Capek Ditanya Kapan Nikah

    Penulis :

    DINARI OKTARIA

    ISBN : 978-634-04-9855-4

    Jumlah Hlm : x + 277
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    Hai kamu. Iya, kamu.
    Jujur deh.. Udah muak belum?
    Muak karena harus menyiapkan jawaban “aman” setiap kali ditanya: “Kapan nikah?”
    Muak karena harus terus memasang senyum formalitas andalan untuk menutupi rasa lelah yang sebenarnya sudah di ubun-ubun.
    Aku tahu rasanya berusaha hidup normal, fokus ke karier, dan mencoba nggak panik saat melihat satu per satu teman mulai mengunggah foto pernikahan. Tapi jujur saja, saat malam tiba dan suasana menjadi sunyi, pikiran itu tetap menyelinap dibenakmu: “Ada yang salah ya sama aku? Kenapa aku merasa tertinggal jauh banget?”
    Buku ini aku tulis khusus buat kamu yang sering pura-pura kuat, padahal aslinya seperti sedang kehabisan napas karena merasa berpacu dengan waktu. Buat kamu yang hatinya sibuk meredam cemas akibat tekanan sosial, tapi harus tetap terlihat “oke” di depan semua orang.
    Lewat buku ini, kita nggak cuma bakal curhat bareng. Aku mau ajak kamu membedah akar rasa sepi dan cemas yang kamu rasakan itu pakai kacamata psikologi dan neurosain,. Kita bakal cari tahu kenapa pertanyaan basa-basi itu bisa bikin otak kita merasa “terancam”, gimana caranya menyembuhkan luka lama, sampai cara mengelola energi diri supaya kamu bisa menanti dengan tenang tanpa harus kehilangan jati diri.
    Ingat ya, ini bukan buku panduan cepat mencari jodoh. Bukan juga mantra ajaib biar kamu langsung dilamar besok pagi.
    Buku ini adalah teman perjalanan yang bakal menemanimu melewati empat tahap penting: 1) mengakui kalau kamu memang lelah, 2) berani menatap luka lama, 3) menata ulang cara pandangmu soal cinta, 4) sampai akhirnya kamu siap melangkah dengan batin yang lebih sehat.
    Setelah kamu tutup buku ini nanti, harapanku cuma satu: kamu punya kekuatan dan rasa nyaman yang utuh saat harus menghadapi pertanyaan itu untuk kesekian ratus kalinya—tanpa ada lagi rasa nyesek di dada.
    Sebab, kamu nggak tertinggal. Kamu cuma lagi dipersiapkan.

    Daftar Isi

    Daftar Isi

    KATA PENGANTAR ………………………………………………………………………v
    DAFTAR ISI ………………………………………………………………………………….vii
    PROLOG Kenapa Belum Menikah? ……………………………………………1
    Bagian 1: Berdamai dengan Tekanan dan Sunyi
    (Fase Validasi) ……………………………………………………………. 6
    Bab 1: “Aku Baik-Baik Saja” adalah Sebuah Kebohongan yang
    Melelahkan …………………………………………………………………………………..7
    Sebenernya Kamu nggak Papa Kalau Ngerasa Nggak
    Baik-Baik Aja. …………………………………………………………………………13
    Gimana Kalau Jodoh Datang Terlambat? ………………………….23
    Menyiapkan Amunisi Jawaban Pertanyaan
    “Kapan Nikah?” ……………………………………………………………………..29
    Bab 2: Sunyi Itu Nyata, Sepi Itu Pilihan …………………………………..31
    Sunyi Itu Nggak Selalu Sepi …………………………………………………31
    Ketenangan Adalah Kunci …………………………………………………..42
    Bab 3: Cinta Bukan Obat Anti -Kesepian …………………………………49
    Cinta Tidak Akan Pernah Mengisi Kekosongan yang
    Kita Abaikan …………………………………………………………………………..49
    Kita Nyari ‘Jodoh’ atau Nyari ‘Pengakuan’? ……………………….58

    Bagian 2: Pulang ke Diri Sendiri
    (Fase Introspeksi & Healing) ……………………………………… 63
    Bab 4: Apakah Aku Belum Siap, atau Sebenarnya Takut? ……64
    Takut Nikah Tidak Sama dengan Tidak Siap Nikah …………..69
    Dari Mana Datangnya Ketakutan Itu? ………………………………..74
    Ketika Ketakutan Menyamar Menjadi Kemandirian …………79
    Bagaimana Jika Bukan Jodohmu yang Belum Datang…
    Tapi Kamunya yang Menutup Pintu? …………………………………84
    Menyembuhkan Diri: Bukan Agar Siap Menikah, Tapi Agar
    Tidak Salah Menghindar ………………………………………………………89
    Bab 5: Meninggalkan Cinta yang Menguras Jiwa …………………96
    Mengenali Cinta yang Melelahkan …………………………………….96
    Cinta atau Ketergantungan? ……………………………………………..100
    Perempuan Penuh Tahu Kapan Harus Tinggal, Kapan Harus
    Pergi ……………………………………………………………………………………..104
    Bab 6: Seni Menjadi Perempuan yang ‘Penuh’ ……………………110
    Keinginan Bahwa Harus Ada Seseorang yang Membuat Diri
    Lengkap Itu Hanyalah Ilusi …………………………………………………110
    Perempuan yang Belum Penuh Akan Mudah Tumbang . 114
    Cara Menjadi Diri yang Utuh ……………………………………………..119
    Tantangan untuk Menyayangi Diri Sendiri ……………………..124
    Mengapa Kita Sulit Menyayangi Diri Sendiri? …………………127
    Healing Bukan Move On Buru -Buru – Pulih Itu Proses,
    Bukan Pelarian …………………………………………………………………….129
    Kenapa Kita Takut Proses Pulih? ……………………………………….133

    Bagian 3: Mengatur Ulang Frekuensi
    (Fase Transformasi Mindset) …………………………………… 142
    Bab 7: Mengaktifkan Energi Feminin dalam Penantian …….143
    Kesalahpahaman Tentang Feminin (Bukan tentang
    penampilan luar) …………………………………………………………………150
    Latihan Energi Feminin Sehari -hari saat Tahap Penantian
    Jodoh ……………………………………………………………………………………155
    Mengapa Banyak Perempuan Gengsi Menggunakan Energi
    Feminin?……………………………………………………………………………….164
    Luka Lama yang Menghambat Energi Feminin ………………169
    Bab 8: Jodoh Itu Misterius, Tapi Bisa Dibaca Polanya ………..176
    Katanya Jodoh Itu Misterius ………………………………………………176
    Refleksi Umum tentang Tanda -Tanda dari
    Tuhan/Semesta ……………………………………………………………………181
    Ketemu Orang yang Salah Berulang Kali, Kok Bisa? ……….183
    Semesta Sering Kasih Clue, Tapi Kita Sibuk Mikirin Ex …..187
    Berdoa Lewat Perilaku ……………………………………………………….. 191
    Rezeki, Karir, dan Jodoh: Mereka Jalan Bersama …………….196
    Simpulan Reflektif ……………………………………………………………….201
    Tuhan Dengerin, Tapi Kita Ngerti Nggak? ……………………….205
    Bab 9: Nilai Hidup vs. Spesifikasi Fisik …………………………………..210
    Spesifikasi atau Nilai Hidup? ……………………………………………..210
    Kamu Layak Dicintai, Tapi Bukan Dengan
    Meminta-Minta ……………………………………………………………………213
    Afirmasi dan Refleksi …………………………………………………………..216

    Bagian 4: Menghadapi Masa Depan dengan Tenang
    (Fase Eksekusi) ……………………………………………………….. 221
    Bab 10: Tiga Rumus Keutuhan Sebelum Mengucap Janji …222
    Pertama, ketidakcocokan selera fisik. ……………………………….223
    Kedua, ketidakcocokan karakter. ………………………………………224
    Ketiga, ketidakcocokan tujuan hidup. ……………………………..224
    Pasangan adalah manusia berperasaan, bukan sekadar Alat
    pemenuh kebahagiaan ………………………………………………………227
    Bab 11: Ketika Dia Akhirnya Datang …………………………………….233
    Tanda-Tandanya Beda dari yang Dulu -Dulu …………………..233
    Tenang, Bukan Berdebar -Redebar ……………………………………238
    Siap Nggak Kamu Berbagi Hidup, Bukan Cuma Cerita? …241
    Pernikahan Bukan “Kesan” Happy Ending, Tapi Perjalanan
    Baru yang kita harapkan Happy Ending …………………………..246
    Bab 12: Kalau Belum Datang Juga, Lalu Apa? ……………………..252
    Mengolah Waktu Tunggu Menjadi Kekuatan …………………252
    Stop Bertanya Kapan si Dia Datang tapi Mulai Tanya
    Kenapa dan Bagaimana Aku Bisa Menjadi Pribadi yang
    Berkelimpahan. ……………………………………………………………………257
    Karena Jodoh Itu Datangnya Ketika Kita Udah Nggak
    Ngeluh Terus ……………………………………………………………………….262
    DAFTAR PUSTAKA …………………………………………………………………..269
    EPILOG Kamu Tidak Tertinggal, Kamu Sedang
    Dipersiapkan ……………………………………………………………………………271

     

    Original price was: Rp150.000.Current price is: Rp95.000.
  • -26% JEJAK YANG TAK TERLIHAT RENUNGAN TENTANG MAKNA HIDUP

    JEJAK YANG TAK TERLIHAT RENUNGAN TENTANG MAKNA HIDUP

    Penulis :

    Prayoga Syaputra

    ISBN : –

    Jumlah Hlm : x+182 halaman
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    Buku ini lahir dari keheningan-keheningan malam-malam panjang yang penuh tanya, dari diam yang akhirnya mengajarkan banyak hal.

    Tentang kehilangan yang diam-diam membentuk kita.
    Tentang luka yang tidak selalu terlihat, tapi nyata dirasakan.
    Tentang harapan yang kecil, namun mampu membuat kita bertahan satu hari lagi.

    Jejak yang Tak Terlihat bukan sekadar kumpulan kata.
    Ini adalah teman untuk menemani kamu yang sedang berjalan, meski belum tahu arah pulangnya ke mana.
    “Kadang, yang paling berarti dalam hidup bukan yang terlihat, tapi yang kita rasakan dalam diam.”

    Untuk kamu yang sedang mencari makna,
    untuk kamu yang sedang lelah,
    dan untuk kamu yang masih percaya,
    bahwa hidup ini tetap punya alasan untuk dijalani.

    Daftar Isi
    Kata Pengantar ……………………………………………………….. iii
    Daftar Isi ………………………………………………………………. viii
    Bab 1 Dunia Yang Tak Kita Pilih ……………………………. 1
    1.1. Lahir Sebagai Tanya ………………………………………. 4
    1.2. Rumah Yang Tidak Kita Bangun ………………….. 8
    1.3. Pilihan Yang Memilih Kita ………………………….. 13
    1.4. Hidup Sebagai Jejak Tak Terlihat ……………….. 18
    1.5. Penutup ………………………………………………………… 22
    Bab 2 Sepotong Senyum Di Tengah Hujan …………. 25
    2.1. Hadirnya Kebaikan Yang Tak Terduga ……… 29
    2.2. Kebaikan Sebagai Pilihan ……………………………. 34
    2.3. Kebaikan Dalam Fiksi Dan Realita ……………… 39
    2.4. Membangun Jejak Kebaikan ……………………….. 44
    2.5. Penutup ………………………………………………………… 49
    Bab 3 Jejak Langkah Dan Pilihan Sunyi ………………. 53
    3.1. Langkah Pertama: Awal Dari Segalanya ……. 56
    3.2. Pilihan Sunyi Dan Dilema Hati ……………………. 61
    3.3. Melangkah Dengan Kesadaran …………………… 66
    3.4. Penutup ………………………………………………………… 70
    Bab 4 Hening Yang Berbicara ……………………………… 73
    4.1. Hening Yang Menggugah ……………………………. 75
    4.2. Kontemplasi Sebagai Jalan Mendalam ……….. 79
    4.3. Hening Dalam Kesibukan ……………………………. 84
    4.4. Penutup ………………………………………………………… 89
    Bab 5 Menyusuri Waktu Dan Kenangan ……………… 92
    5.1. Jejak Waktu Yang Tak Terlihat …………………… 94
    5.2. Kenangan: Penjaga Identitas ………………………. 97
    5.3. Waktu, Kenangan, Dan Pilihan …………………… 99
    5.4. Penutup ……………………………………………………… 103
    Bab 6 Makna Dalam Kesendirian ………………………. 105
    6.1. Menyambut Kesendirian Dengan Rasa
    Terbuka ……………………………………………………… 107
    6.2. Kesendirian Sebagai Jalan Refleksi ………….. 109
    6.3. Kesendirian Dan Kebersamaan Yang
    Sejati …………………………………………………………… 111
    6.4. Penutup ……………………………………………………… 116
    Bab 7 Cinta Sebagai Jalan Dan Tujuan ………………. 118
    7.1. Makna Cinta Yang Lebih Dalam ………………. 120
    7.2. Cinta Dalam Kehidupan Sehari-Hari ……….. 125
    7.3. Cinta Dan Kebebasan ………………………………… 128
    7.4. Penutup ……………………………………………………… 131
    Bab 8 Keberanian Untuk Jujur Pada Diri Sendiri 133
    8.1. Menguak Topeng Yang Kita Pakai …………… 135
    8.2. Kejujuran Sebagai Jalan Pembebasan ………. 139
    8.3. Kejujuran Dan Hubungan Dengan
    Orang Lain …………………………………………………. 142
    8.4. Penutup ……………………………………………………… 144
    Bab 9 Menemukan Makna Dalam Penderitaan … 146
    9.1. Penderitaan Sebagai Bagian Tak Terpisahkan
    Dari Hidup …………………………………………………. 148
    9.2. Memahami Dan Menerima Penderitaan ….. 153
    9.3. Penderitaan Dan Kasih Sayang ………………… 157
    9.4. Penutup ………………………….. 160
    Bab 10 Menjalani Hidup Dengan Kesadaran Penuh ………………………….. 163
    10.1. Kesadaran Sebagai Kunci Kehidupan Bermakna ………………………….. 165
    10.2. Menghadapi Hidup Dengan Terbuka Dan Lapang Dada ………………………….. 168
    10.3. Kesadaran Dan Kebebasan Sejati ………………………….. 171
    10.4. Penutup ………………………….. 174
    Epilog ………………………….. 177
    Ucapan Terima Kasih ………………………….. 179
    Tentang Penulis ………………………….. 180

    Original price was: Rp115.000.Current price is: Rp85.000.
  • -21% KALI KEDUA

    KALI KEDUA

    Penulis :

    Rayi Indriyana

    ISBN : 978-634-04-7865-5

    Jumlah Hlm : viii + 453
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    “Sabia tak pernah menyangka hidupnya akan serumit ini. Saat ia mulai belajar mencintai lagi di kisah barunya bersama Gandhi, masa lalunya justru datang mengetuk dalam wujud Kala⸺ cinta pertama yang tak pernah bena-benar pergi.
    Antara ketenangan yang (mungkin) ditawarkan Gandhi dan getar nostalgia dari Kala, Sabia dihadapkan pada pilihan yang tidak mudah; melupakan masa lalu yang manis atau mempertaruhkan masa depan yang belum tentu pasti.
    Karena kadang, cinta tak hanya tentang siapa yang datang lebih dulu… tapi siapa yang memilih untuk tetap tinggal dan berharap akan kesempatan kedua.

    Daftar Isi

    Kata Pengantar ………………………………………………………. v
    Daftar Isi ………………………………………………………………… vii
    Bab 1 ……………………………………………………………………….. 1
    Bab 2 ……………………………………………………………………. 46
    Bab 3 ……………………………………………………………………. 88
    Bab 4 ……………………………………………………………………146
    Bab 5 …………………………………………………………………… 174
    Bab 6 ……………………………………………………………………214
    Bab 7 ……………………………………………………………………251
    Bab 8 ……………………………………………………………………291
    Bab 9 ………………………………………………………………….. 326
    Bab 9 …………………………………………………………………..346
    Bab 10 ………………………………………………………………… 366
    Bab 11………………………………………………………………….. 401
    Bab 12 ………………………………………………………………….. 417
    Tentang Penulis……………………………………………………452

     

    Original price was: Rp120.000.Current price is: Rp95.000.
  • -25% KETIKA KENYATAAN TAK SESUAI HARAPAN  SENI MENERIMA REALITA, MENGURANGI KECEWA

    KETIKA KENYATAAN TAK SESUAI HARAPAN SENI MENERIMA REALITA, MENGURANGI KECEWA

    Penulis :

    MOHAMMAD NURWAHID

    ISBN : 978-634-05-0003-5

    Jumlah Hlm : x + 228
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    Buku ini membawa kita menatap hidup dengan jujur ketika kenyataan sering tidak sesuai harapan. Ia mengajak kita memahami bahwa kecewa bukanlah kegagalan tetapi pesan halus dari batin yang menuntun pada kesadaran diri dan pemahaman yang lebih dalam tentang pengalaman manusia. Setiap luka, setiap kekecewaan, setiap harapan yang runtuh bukan untuk ditolak tetapi untuk diterima sebagai bagian dari perjalanan yang lebih luas dan lebih jujur.

    Di halaman demi halaman kita belajar menghadapi rasa sakit dan kekecewaan dengan keberanian yang lembut. Kita diajak berhenti memusuhi kenyataan, memberi ruang bagi perasaan yang terluka, menurunkan ekspektasi yang membebani, dan menemukan rasa cukup tanpa kehilangan arah atau kemampuan untuk bermimpi. Kita belajar untuk hadir sepenuhnya di hari ini, meski langkah masih ragu dan hati masih sakit, menyadari bahwa hidup tidak harus sempurna agar tetap layak dijalani.

    Buku ini menuntun kita menumbuhkan harapan yang sehat, harapan yang memberi energi tanpa menuntut, yang tetap memungkinkan kita jatuh dan bangkit lagi tanpa harus menyalahkan diri sendiri. Ia mengajarkan kita menjaga diri dari tekanan yang tak perlu, merawat luka yang masih terasa, dan tetap bergerak di tengah ketidakpastian.

    Dari sini kita belajar bahwa keberanian bukan selalu tentang tindakan besar atau pahlawan yang terlihat jelas, tetapi tentang tetap hadir, tetap bernapas, tetap terbuka terhadap kemungkinan-kemungkinan baru meski hidup tidak berjalan seperti yang kita bayangkan.

    Membaca buku ini adalah undangan untuk berdamai dengan diri sendiri dan menerima realita apa adanya. Ia mengajarkan kita menatap rasa sakit dengan lembut, menumbuhkan ketenangan di tengah keributan batin, dan menemukan kekuatan yang sunyi di dalam kesadaran yang penuh. Hidup yang utuh bukanlah hidup tanpa luka, melainkan hidup yang dijalani dengan hati yang jujur, langkah yang perlahan namun mantap, dan kemampuan untuk tetap hadir meski dunia tidak selalu bersahabat.

    Buku ini bukan sekadar panduan untuk menghindari kecewa atau meraih kebahagiaan instan. Ia adalah teman sunyi yang menuntun kita memahami seni hidup dengan penuh kesadaran, seni menerima kenyataan, seni menjaga hati tetap lentur, dan seni menapaki hari-hari yang tidak sempurna dengan keberanian yang paling manusiawi.

    Kata Pengantar ………………………….. v
    Daftar Isi ………………………….. viii
    Prolog ………………………….. 1

    Bagian I: Harapan Benih Kecewa …………………. 6
    Bab 1: Kita Hidup dari Harapan ………………………….. 12
    Bab 2: Ketika Pikiran Merancang, Dunia Tidak Menyetujui ………………………….. 21
    Bab 3: Kecewa Tidak Datang Tiba Tiba …………..30
    Bab 4: Harapan yang Kita Simpan Terlalu Lama ……………39
    Bab 5: Ketika Harapan Menjadi Ukuran Nilai Diri …………. 46

    Bagian II: Kecewa, Luka yang Tak Terlihat ………………………….. 53
    Bab 6: Bentuk Bentuk Kecewa yang Jarang Diakui ………………………….. 58
    Bab 7: Mengapa Kita Sulit Menerima Kenyataan………………………….. 70
    Bab 8: Melarikan Diri dari Realita………………………….. 80
    Bab 9: Penerimaan yang Keliru………………………….. 89
    Bab 10: Luka yang Tidak Diakui Akan Menentukan Cara Kita Hidup ………………………….. 97
    Bagian III: Menerima Bukan Menyerah …………………… 105
    Bab 11: Menerima Bukan Berarti Kalah …………………… 110
    Bab 12: Seni Menurunkan Harapan Tanpa Kehilangan Harapan …………………………..120
    Bab 13: Realita yang Diterima Menjadi Guru …………………………..128
    Bab 14: Menemukan Arti Cukup di Tengah Kekurangan …………………………..135
    Bab 15: Hidup yang Tidak Ideal, Tapi Utuh ………………144
    Bagian IV: Hidup Setelah Kecewa ………………………….. 153
    Bab 16: Menjalani Hidup Apa Adanya ………….161
    Bab 17: Harapan Baru yang Lebih Sehat ………….169
    Bab 18: Jika Kecewa Datang Lagi…………………….. 178
    Bab 19: Menjadi Lembut Tanpa Menjadi Lemah ……………… 186
    Bab 20: Hidup yang Tidak Sempurna, Tapi Dihuni Sepenuhnya ……………… 120

    Epilog: Hidup Tetap Berjalan Meski Tidak Sesuai Harapan ………………………….. 210

    Tentang Penulis ………………………….. 216

    Original price was: Rp130.000.Current price is: Rp98.000.
  • -12% LIMA SRIKANDI

    LIMA SRIKANDI

    Penulis :

    Budi Satriadi

    ISBN : 978-634-04-9235-4

    Jumlah Hlm : x + 336
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    Mereka tidak sedang berusaha menjadi luar biasa.
    Mereka hanya ingin bertahan—dan tetap menjadi diri sendiri.

    Lima Srikandi adalah novel tentang lima perempuan muda yang datang dari dunia dan cerita hidup yang berbeda. Masing-masing membawa mimpi, luka, dan kegelisahan yang tak selalu mampu mereka ucapkan dengan kata-kata.

    Ada yang hidup di bawah bayang-bayang harapan keluarga.
    Ada yang berjuang melawan rasa tidak cukup.
    Ada yang mencoba bangkit dari kehilangan.
    Ada yang hampir menyerah pada impian.
    Dan ada yang tampak kuat, padahal diam-diam kelelahan.

    Sebuah pertemuan sederhana mempertemukan mereka dalam satu ruang yang sama. Dari sanalah kisah ini bergerak—perlahan namun pasti—mengurai persahabatan yang tumbuh dari kejujuran, perbedaan, dan keberanian untuk saling membuka diri.

    Hubungan mereka tidak selalu hangat. Ada konflik, kecemburuan, kesalahpahaman, dan jarak yang menyakitkan. Namun justru melalui retak itulah mereka belajar tentang makna bertumbuh, memaafkan, dan menerima diri sendiri.

    Novel ini menyuguhkan perjalanan emosional lima perempuan dalam menghadapi realitas hidup, iman, dan pilihan-pilihan sulit yang harus diambil. Tanpa drama berlebihan,
    Lima Srikandi menghadirkan kisah yang dekat dengan pembaca—tentang jatuh, bangkit, dan menemukan kekuatan dalam kebersamaan.

    Sebuah novel reflektif tentang persahabatan, keteguhan hati, dan harapan—yang mengingatkan bahwa perempuan tidak harus sempurna untuk menjadi kuat.

    Daftar Isi

    DAFTAR ISI
    KATA PENGANTAR PENYUSUN…………………………………………… v
    Mengapa novel ini ditulis? ………………………………………………..vi
    Untuk siapa novel ini? ……………………………………………………..vii
    Ucapan Terima Kasih ……………………………………………………… viii
    PROLOG Halaman Kosong di Buku Janji ……………………………… 1
    Bab 1 — Hari Pertama di Al-Firdaus …………………………………… 9
    Bab 2 — Retak yang Menyatukan ……………………………………. 22
    BAB 3 — Pakta Srikandi ………………………………………………….. 42
    BAB 4 — Retak Pertama …………………………………………………. 59
    BAB 5 — Foto yang Keblabasan ………………………………………. 74
    BAB 6 — Sorotan & Ruang Aman …………………………………….. 89
    BAB 7 — Membangun Proposal …………………………………….. 103
    BAB 8 — Revisi Nilai …………………………………………………….. 118
    BAB 9 — Ruang Belajar Pertama ……………………………………. 133
    BAB 10 — Uji Coba Kelas Jumat …………………………………….. 148
    BAB 11 — Nilai yang Retak Tipis ……………………………………. 165
    BAB 12 — Midpoint: Kami Bisa, Tapi Dunia Melihat ………… 180
    BAB 13 — Sponsor Masuk …………………………………………….. 197
    BAB 14 — Proposal Terakhir Sebelum Bel Bunyi ………………. 220
    BAB 15 — Antitesis di Atas Panggung …………………………….. 242
    BAB 16 — Krisis Anggaran & Kursi yang Kosong ………………. 268
    Bab 17 — Peluncuran …………………………………………………… 289
    Bab 18 — Resonansi …………………………………………………….. 308
    EPILOG — Surat Nina……………………………………………………. 326

     

    Original price was: Rp130.000.Current price is: Rp115.000.
  • -24% MATEMATIKA TAK HINGGA: Jejak Angka, Ruang Hati (Menyusun Diri, Menata Nalar, Menemukan Makna)

    MATEMATIKA TAK HINGGA: Jejak Angka, Ruang Hati (Menyusun Diri, Menata Nalar, Menemukan Makna)

    Penulis :

    U2n

    ISBN : 978-634-05-0307-4

    Jumlah Hlm : x + 184
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    Yakin bahwa matematika bukan sekadar kumpulan angka dan rumus, buku ini mengajak pembaca menelusuri makna di balik setiap konsep yang dipelajari. Yang tampak abstrak perlahan menjadi dekat ketika dihubungkan dengan kehidupan sehari-hari. Yurisprudensi logika berpadu dengan kepekaan rasa, membentuk cara pandang yang lebih utuh. Yang sederhana seperti bilangan hingga yang kompleks seperti kalkulus dihadirkan sebagai perjalanan bertahap menuju kesadaran diri. Yakinlah bahwa setiap proses belajar menyimpan jejak pertumbuhan yang sering kali tidak disadari. Yang pada akhirnya menuntun manusia memahami dirinya dengan lebih jernih.

    Usaha memahami matematika dalam buku ini tidak berhenti pada kemampuan berhitung, tetapi berkembang menjadi latihan berpikir, bersabar, dan mengambil makna. Untaian konsep seperti aljabar, geometri, hingga probabilitas diposisikan sebagai cermin kehidupan yang penuh kemungkinan. Ujian, kesalahan, dan ketidakpastian diterjemahkan sebagai bagian penting dari proses bertumbuh. Untuk itu, pembaca diajak melihat setiap kesulitan sebagai peluang memperkuat karakter dan ketahanan jiwa. Upaya kecil yang dilakukan secara konsisten akan membentuk perubahan besar yang bermakna. Ujungnya, ilmu tidak hanya dipahami, tetapi juga menghidupkan nilai dalam keseharian.

    Syukur menjadi simpul akhir dari perjalanan panjang antara ilmu dan kehidupan yang disajikan dalam buku ini. Setiap konsep dalam kalkulus, dari limit hingga tak hingga, mengajarkan bahwa kesempurnaan bukan untuk dicapai, melainkan untuk didekati dengan kesungguhan. Seluruh rangkaian pembahasan bermuara pada kesadaran bahwa proses adalah inti dari setiap pencapaian. Sebuah pemahaman tumbuh bahwa ilmu, jika disertai niat yang lurus, akan menjadi cahaya yang menuntun langkah. Semakin dalam dipelajari, semakin terasa bahwa matematika adalah bahasa kehidupan yang menenangkan jiwa. Sehingga buku ini bukan hanya untuk dibaca, tetapi untuk direnungi dan dihidupi.

    KATA PENGANTAR …………………………………………………… v
    DAFTAR ISI ……………………………………………………………. vii
    BAB I Mengenal Diri ………………………………………………… 1
    1. SATU (Mengenali Keutuhan Diri sebagai Awal
    Perjalanan) ………………………………………………… 2
    2. DUA (Memahami Dualitas dalam Hidup) …….. 3
    3. TIGA (Menemukan Keseimbangan dalam
    Proses Bertumbuh) …………………………………… 4
    4. EMPAT(Membangun Struktur dan Keteguhan
    Diri) ………………………………………………………….. 6
    5. LIMA (Menyadari Irama Waktu dan Tahapan
    Hidup) ……………………………………………………….8
    6. ENAM (Melatih Konsistensi dalam Pola
    Kehidupan) ……………………………………………… 10
    7. TUJUH (Menghadapi Tantangan dengan
    Strategi dan Keyakinan) …………………………… 12
    8. DELAPAN (Menumbuhkan Ketelitian dan
    Evaluasi Diri) ……………………………………………. 14
    9. SEMBILAN (Mendalami Makna dan Integrasi
    Pengalaman) ……………………………………………. 16
    10. NOL (Mengosongkan Diri untuk Memulai
    Kembali) ………………………………………………….. 18
    BAB II Menata Pikiran …………………………………………… 20
    1. VARIABEL (Menata Pikiran dengan Kesadaran
    Akan Perubahan) ……………………………………… 21
    2. KONSTANTA (Menata Pikiran dengan Prinsip
    yang Tetap) ……………………………………………… 25
    3. KOEFISIEN (Menata Pikiran dengan Mengenali
    Faktor Penguat) ………………………………………..29
    4. PERSAMAAN (Menata Pikiran dengan Prinsip
    Keseimbangan Sebab–Akibat) ………………….. 32
    5. PERTIDAKSAMAAN (Menata Pikiran dengan
    Menerima Perbedaan secara Sadar
    dan Sabar) ……………………………………………….. 35
    6. RELASI (Menata Pikiran dengan Memahami
    Keterhubungan secara Reflektif) ………………. 39
    7. FUNGSI (Menata Pikiran dengan Memahami
    Hukum Sebab–Akibat secara Sistematis) ….. 42
    8. KORESPONDENSI (Menata Pikiran dengan
    Memahami Keselarasan Timbal Balik) ……… 45
    9. SUBSTITUSI (Menata Pikiran dengan
    Mengganti Sudut Pandang secara
    Bijaksana) ………………………………………………. 50
    10. ELIMINASI (Menata Pikiran dengan
    Melepaskan yang Tidak Perlu) …………………. 54
    BAB III Bertumbuh & Berproses ………………………………58
    1. TITIK (Awal yang Kecil namun Menentukan) 59
    2. GARIS (Konsistensi Arah yang Tidak
    Terputus) …………………………………………………. 61
    3. SUDUT (Pertemuan Perspektif yang
    Membentuk Sikap) …………………………………… 63
    4. BIDANG (Ruang Luas untuk Berkembang) …. 65
    5. RUANG (Kapasitas Diri yang Perlu
    Dilapangkan) ………………………………………….. 68
    6. LINGKARAN (Siklus yang Mengajarkan
    Keutuhan) ………………………………………………..70
    7. SEGITIGA (Fondasi yang Menjaga
    Keseimbangan) ………………………………………… 73
    8. DIAGONA (Jalur Alternatif Menuju Tujuan) … 76
    9. SIMETRI (Keseimbangan yang Menenangkan
    Jiwa) ……………………………………………………….. 79
    10. TRANSFORMASI (Perubahan Bentuk tanpa
    Kehilangan Esensi) ………………………………….. 82
    BAB IV Menghadapi Tantangan ………………………………. 87
    1. POPULASI (Melihat Tantangan dalam
    Gambaran Besar) …………………………………….. 88
    2. SAMPEL (Pengalaman Kecil yang Tidak Selalu
    Mewakili Segalanya) ………………………………… 91
    3. VARIANSI (Perbedaan dan Fluktuasi yang
    Membentuk Daya Lentur) ………………………… 94
    4. DISTRIBUSI (Pola Sebaran Ujian dan
    Kesempatan) …………………………………………… 98
    5. PROBABILITAS (Peluang Bangkit di Tengah
    Ketidakpastian) ……………………………………… 102
    6. FREKUENSI (Intensitas Kegagalan yang
    Melatih Ketahanan) ……………………………….. 107
    7. HIPOTESIS (Dugaan Strategis Sebelum
    Melangkah) …………………………………………….. 111
    8. KORELASI (Hubungan antara Usaha
    dan Hasil) ………………………………………………. 114
    9. REGRESI (Kembali pada Garis Pertumbuhan
    Setelah Terjatuh) …………………………………….. 117
    10. INFERENSI (Menarik Makna dan Hikmah dari
    Setiap Peristiwa)…………………………………….. 120
    BAB V Menjadi Manusia Bermakna ……………………….. 123
    1. LIMIT (Mendekati Kesempurnaan dengan
    Kesadaran Batas) ……………………………………. 124
    2. TURUNAN (Perubahan Kecil yang Menentukan
    Arah Hidup) …………………………………………… 125
    3. INTEGRAL (Menghimpun Amal Menjadi
    Nilai Utuh) …………………………………………….. 126
    4. KONTINUITAS (Konsistensi yang Tidak
    Terputus oleh Waktu) ……………………………… 128
    5. DIFERENSIAL (Kepekaan terhadap Perubahan
    Sekecil Apapun) ……………………………………… 130
    6. GRADIEN (Kemiringan Ikhtiar yang
    Menentukan Kenaikan Derajat) ………………. 132
    7. DERIVATIF KEDUA (Evaluasi Ulang Arah
    Pertumbuhan) ……………………………………….. 133
    8. DERET TAK HINGGA (Amal yang Terus
    Mengalir Tanpa Batas) ……………………………. 136
    9. KULMINASI (Puncak Pengabdian dalam
    Ketekunan) ……………………………………………. 138
    10. ASIMTOT (Harapan yang Terus Didekati Meski
    Tak Pernah Sempurna) ……………………………. 140
    EPILOG AGUNG ……………………………………………………. 141
    BIOGRAFI PENULIS ………………………………………………. 143

    Original price was: Rp85.000.Current price is: Rp65.000.
  • -9% MENJEMPUT MIMPI SAMPAI KE TIONGKOK

    MENJEMPUT MIMPI SAMPAI KE TIONGKOK

    Penulis :

    Irwin Sigar

    ISBN : 978-634-0475-11-1

    Jumlah Hlm : x + 172
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    “Menjemput Mimpi sampai ke Tiongkok” mengisahkan keberanian seorang perempuan muda bernama Salsa, yang nekat mengejar pendidikan di negeri jauh melalui beasiswa, meninggalkan zona nyaman dan keluarga demi meraih cita-cita. Di tanah perantauan, ia menghadapi tantangan bahasa, budaya, dan kesepian, namun juga menemukan sahabat, guru, dan pengalaman yang membentuk jati dirinya.

    Novel ini menyoroti perjuangan, ketekunan, dan keberanian untuk melangkah keluar dari batasan, sekaligus menggambarkan keindahan Tiongkok — dari kampus yang sibuk, kota-kota yang ramai, hingga pemandangan alam yang menakjubkan. Perjalanan Salsa bukan sekadar tentang akademik, tetapi juga tentang menemukan kekuatan batin, arti persahabatan, dan makna sejati dari mimpi yang diperjuangkan.

    “Menjemput Mimpi sampai ke Tiongkok” adalah cerita inspiratif bagi siapa saja yang berani bermimpi besar, menembus rintangan, dan percaya bahwa langkah pertama menuju mimpi adalah keberanian untuk melangkah
    —“

    Daftar Isi

    Daftar Isi
    Kata Pengantar v
    Daftar Isi viii
    Bab 1 Impian dari Kamar Kecil 1
    Bab 2 Impianku, Harapan Kakekku. 5
    Bab 3 Aku Dilanda Homesick 9
    Bab 4 Aku Mengalami Culture Shock 12
    Bab 5 Salsa Sol! 18
    Bab 6 Salsa, Kenzi, Cahaya di Balik Cinta 24
    Bab 7 Cahaya di Negeri yang Hening 29
    Bab 8 Syahadat dari Negeri Naga 36
    Bab 9 Aku Memilih Setia (Dan Tidak Mau Dimadu, Titik!) 45
    Bab 10 Ketukan Takdir dari Negeri Sakura 50
    Bab 11 Ketika Pernikahan Bukan Tentang Mewah,
    Tapi Keberkahan 56
    Bab 12 Di Balik Senyum yang Mulai Pudar 61
    Bab 13 Pelukan Emak di Tengah Luka 64
    Bab 14 Seperti Mimpi, Mendarat di Chongqing 69
    Bab 15 Mengunjungi Kampus SISU 73
    Bab 16 Shalat di Kamar Ganti 77
    Bab 17 Mencari Arah Kiblat di Chongqing 82
    Bab 18 Tuhan dalam Gerbong yang Bergegas 86
    Menjemput Mimpi Sampai ke Tiongkok | ix
    Bab 19 I LOVE SISU 90
    Bab 20 MRT Menembus Gedung Apartemen 94
    Bab 21 Berdamai dengan Diri Sendiri 98
    Bab 22 Indonesia Emas 2050 (?) 102
    Bab 23 Pura-Pura Jadi Mr. Bean, Lalu Selfie 107
    Bab 24 Si Jingpo, Meong Kecil di Bawah Bayang Roda 110
    Bab 25 Taman Eling, Saat Cinta Tak Lagi Muda 115
    Bab 26 Dalitang, Saksi Kebersamaan dan Kesetiaan 120
    Bab 27 Adab Lebih Utama daripada Ilmu 125
    Bab 28 Yang Ditinggal Tak Kalah Sedih 131
    Bab 29 Growth Mindset & Law of Attraction 135
    Bab 30 Cina, Role Model Alih Teknologi 140
    Bab 31 Kisah Mualaf Kenzi, Mirip Kae Asakura 145
    Bab 32 Saksi Bernama The Ring 153
    Bab 33 Flashback: Menikah Menunggu Mapan 157
    Bab 34 Kita Bertemu di Antara Takdir dan Perpisahan 161
    Bab 35 Epilog — Di Ujung Doa yang Tak Berhenti 169
    Tentang Penulis 17

     

    Original price was: Rp55.000.Current price is: Rp50.000.
  • -24% MENTOR ASIK, MENTI TERTARIK KARENA MENJADI MENTOR BUKAN CUMA NGASIH MATERI, TAPI  MEMPERHATIKAN DENGAN TULUS DAN MEMBERSAMAI DENGAN HATI

    MENTOR ASIK, MENTI TERTARIK KARENA MENJADI MENTOR BUKAN CUMA NGASIH MATERI, TAPI MEMPERHATIKAN DENGAN TULUS DAN MEMBERSAMAI DENGAN HATI

    Penulis :

    Kamalique

    ISBN : 978-634-05-1212-0

    Jumlah Hlm : xxxiv + 96
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    Menjadi mentor itu bukan tentang sempurna.
    Bukan tentang selalu punya jawaban. Kadang, kita hanya perlu hadir-dengan hati untuk mau mendengar, dan kepekaan untuk memahami dunia mereka yang cepat, lucu, gaje, rumit, sekaligus indah.
    Buku ini menemanimu mengenali Gen Z dan Alpha dengan cara yang manusiawi : lewat obrolan kecil, playlist musik yang didengarkan, film yang ditonton, game dan meme yang ternyata punya makna, kegagalan yang perlu dirayakan, dan karakter yang tumbuh dari hal-hal sederhana.
    Dan mungkin, di tengah semua perjalanan itu, kamu akan menemukan sesuatu yang tak kalah penting: dirimu sendiri. Bahwa kamu pun boleh lelah, boleh bingung, berhak istirahat, berhak didukung dan berhak dipeluk. Karena mentor yang baik bukan yang tak pernah jatuh, tapi yang tetap mau belajar, terus berlatih dan tak sungkan memperbaiki diri meski masukan itu berasal dari mentee.
    Menjadi mentor adalah perjalanan dua arah- mereka tumbuh, kita pun ikut tumbuh. Jika kamu ingin jadi sosok dewasa yang mereka percaya – tanpa kehilangan dirimu sendiri- buku ini adalah teman perjalanan yang tepat. Pelan-pelan saja. Kita belajar bareng.
    Kita tumbuh bersama ya.


    Daftar Isi


    DAFTAR ISI ………………………………………………………………….. 7
    KATA PENGANTAR ……………………………………………………….. 9
    KATA PENGANTAR PENULIS ……………………………………….xxxii
    Bab 1: Siapa Sih Mereka Itu? ………………………………………….. 1
    Bab 2: Mentor Asyik Itu yang Gimana? ……………………………… 4
    Bab 3: Karakter Bukan Cuma Wacana ……………………………… 9
    Bab 4: Ngobrol Itu Ibadah …………………………………………….. 22
    Bab 5: Game, Meme, Film, Musik dan Nilai-Nilai ……………… 27
    Bab 6: Gagal Nggak Apa-Apa, Asal Nggak Nyerah ……………. 39
    Bab 7: Roleplay dan Aksi Seru ………………………………………. 45
    Bab 8: Mentor Juga Manusia …………………………………………. 51
    Bab 9: Kecerdasan yang Beragam, Mentor yang Peka ……….. 56
    Bab 10: Lembar Refleksi Buat Mentor ……………………………. 64
    Bab 11: Cerita Mereka, Bukan Cuma Cerita Kita ……………… 67
    Bab 12: Mentor Asyik Butuh Support System ………………….. 75
    Bab 13: Bahan Bakar Buat Terus Jalan ……………………………. 78
    Bab 14 Penutup: Terima Kasih Sudah Bertahan ……………….. 92
    Tentang Penulis ………………………………………………………….. 94

    Original price was: Rp85.000.Current price is: Rp65.000.
  • -39% PESAN TERAKHIR DARI JEMBATAN CANGAR

    PESAN TERAKHIR DARI JEMBATAN CANGAR Sebuah Novel Tentang Kenangan, Perpisahan dan Jejak yang Tertinggal

    Penulis :

    SHOHIB CINTA

    ISBN : 978-634-05-0527-6

    Jumlah Hlm : viii + 132
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    Novel ini menceritakan tentang Nadia, seorang jurnalis yang hidup dalam “neraka” selama tiga tahun akibat trauma masa lalu. Ia terus-menerus dihantui oleh bayangan tunangannya, Samsudin, yang tewas setelah melompat dari Jembatan Cangar, sebuah jembatan ikonik di Jawa Timur yang diselimuti “kabut misterius”.

    Nadia mengalami insomnia akut dan merasa selalu “diawasi” oleh sosok pria berjaket hoodie biru yang basah kuyup, dengan wajah pucat pasi dan kebiruan karena kedinginan ekstrem.
    ​Kehidupan Nadia mulai berubah saat ia bertemu dengan Ksatria, seorang arsitek yang memiliki “kepekaan batin” warisan kakeknya. Melalui penglihatan batinnya, Ksatria melihat bahwa Nadia tidak sekadar diikuti arwah penasaran, melainkan ada “kabut hitam pekat” yang melilit lehernya. Ksatria menyadari bahwa Jembatan Cangar adalah “titik temu angin lembah” di mana tanahnya telah “meminum darah yang tidak semestinya,” menjadikannya tempat yang mencari celah di hati yang sedang terluka.

    ​Perjalanan menuju titik paling gelap di jembatan itu menjadi sebuah konfrontasi di atas jurang. Di tengah “selimut kabut yang bergerak seperti hantu,” Ksatria menggunakan kekuatan zikir dan tasbih kayu kokka miliknya untuk melawan residu energi negatif dan para penghuni lembah yang mencoba menyeret Nadia ke dalam kegelapan yang sama.

    ​Melalui penemuan sebuah “surat yang tak pernah terkirim,” Nadia akhirnya memahami kebenaran yang menyayat hati. Samsudin melompat bukan karena dendam, melainkan karena ia merasa gagal dan menganggap dirinya adalah beban. Pesan terakhirnya bukanlah ajakan untuk mati, melainkan sebuah transformasi jiwa dari kegelapan menuju cahaya; sebuah perintah bagi Nadia untuk “terus melangkah” dan “terus bersinar”.

    ​Novel ini adalah hasil kontemplasi tentang duka yang tak usai, keikhlasan yang tertunda, dan bagaimana doa serta spiritualitas menjadi benteng terakhir manusia di tengah arus modernitas. Bahwa sejauh apa pun kita melangkah, “kita tidak pernah benar-benar sendirian selama ada doa dan ketulusan dalam langkah kita.

    Dengan demikian, novel ini bukan hanya “tersambung” melalui cerita masyarakat yang saat ini sedang viral di medsos tersebut, tetapi juga mencoba memberikan resolusi spiritual terhadap ketakutan masyarakat terhadap Jembatan Cangar melalui kisah Nadia dan Samsudin.


    Kata Pengantar …………………………………………………………………………v
    Daftar Isi…………………………………………………………………………………vii
    Bayangan Samsudin …………………………………………………………………… 1
    Tasbih dan Kekuatan Batin ………………………………………………………..7
    Perjalanan Menuju Kabut ………………………………………………………..11
    Konfrontasi di Atas Jurang ………………………………………………………15
    Pertemuan di Kedai Kopi Tua ………………………………………………….20
    Investigasi …………………………………………………………………………….23
    Surat yang Tak Pernah Terkirim …………………………………………………. 25
    Membedah Bisikan Kabut ……………………………………………………….35
    Awan Hitam Menggantung …………………………………………………….38
    Azan di Atas Lembah Maut ……………………………………………………..42
    Resonansi Doa ………………………………………………………………………… 46
    Segel yang Terputus ………………………………………………………………… 49
    Kepulangan dan Pembebasan …………………………………………………. 52
    Kabar yang Merobek Langit ……………………………………………………55
    Cahaya Di Balik Kabut ……………………………………………………………… 58
    Dua Dunia …………………………………………………………………………….60
    Ledakan Energi ………………………………………………………………………… 63
    Pesan yang Sampai ke Tujuan ………………………………………………….66
    Warisan Harapan …………………………………………………………………….. 69
    Gerimis di Atas Tahura …………………………………………………………….. 71
    Sowan ke Kiai di Pasuruan ……………………………………………………….73
    Takluknya Ego Sang Praktisi ……………………………………………………76
    Ijazah “Pedang Langit” …………………………………………………………….. 78
    Sirnanya Kegelapan ………………………………………………………………… 83
    Memecah Kemistisan Jembatan Cangar …………………………………….86
    Kenangan yang Menjadi Berkah …………………………………………………. 90
    Ketegangan di Balai Desa ………………………………………………………..95
    Mufakat Warga dan Kiai …………………………………………………………..98
    Sabda Kiai Ghozali ………………………………………………………………….. 101
    Akhir Perdebatan Panjang …………………………………………………….107
    Antara Viral dan Tragedi ………………………………………………………..110
    Ekonomi vs Tradisi ………………………………………………………………… 115
    Pesan Terakhir ………………………………………………………………………… 118
    Epilog: Selendang Putih Ghaib …………………………………………………. 124
    Tentang Penulis: Shohib Cinta ………………………………………….. 129

     

    Original price was: Rp90.000.Current price is: Rp55.000.
  • -50% Sebuah Novel MARTABAT YANG TERSISA Seri: Jalan Hidup Baco Londong

    Sebuah Novel MARTABAT YANG TERSISA Seri: Jalan Hidup Baco Londong

    Penulis :

    RUSMAN LATIEF

    ISBN : –

    Jumlah Hlm : viii + 211 halaman
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    Baco Londong pernah menjadi kebanggaan keluarga.
    Salah satu lulusan terbaik universitas negeri, aktivis yang lantang berbicara tentang masa depan bangsa, dan pemuda yang diyakini akan mengubah nasib keluarganya.
    Namun hidup ternyata tidak berjalan seperti yang ia bayangkan.
    Dua tahun menganggur membuat harga dirinya perlahan runtuh.
    Pertanyaan sederhana seperti “Sekarang kerja di mana?” berubah menjadi luka yang menghantam martabatnya setiap hari.
    Di tengah tekanan keluarga, tatapan tetangga, dan rasa malu yang semakin menyesakkan, Baco memilih pergi meninggalkan kota kelahirannya menuju Jakarta, membawa sebuah ransel tua, beberapa lembar pakaian, ijazah, dan harapan yang nyaris padam.
    Perjalanan itu bukan sekadar tentang mencari pekerjaan.
    Ini adalah perjalanan seorang lelaki untuk menyelamatkan dirinya sendiri.
    Tentang bagaimana seseorang bertahan ketika dunia tidak lagi memberinya tempat.
    Tentang cinta yang diam-diam menunggu.
    Tentang ibu yang tetap berdoa meski hatinya terluka.
    Dan tentang satu hal terakhir yang masih digenggam manusia ketika segalanya hampir hilang: martabat.
    Dengan bahasa yang emosional, hangat, dan sangat dekat dengan realitas kehidupan masyarakat Indonesia, novel ini menghadirkan kisah perjuangan para perantau, pengangguran intelektual, dan anak-anak muda yang berusaha berdiri tegak di tengah kerasnya kehidupan kota.
    Karena kadang-kadang…
    ketika mimpi telah hancur dan harapan hampir padam,
    yang tersisa hanyalah keberanian untuk tetap menjaga martabat sebagai manusia.

    Daftar Isi

    KATA PENGANTAR ………………………….. ………………………….. ……………….. vi
    DAFTAR ISI ………………………….. ………………………….. ………………………….. ..viii
    PROLOG ………………………….. ………………………….. ………………………….. ……….1
    KREDO 1 DEBU DI ATAS IJAZAH ………………………….. ……………………… 6
    KREDO 2 MALAIKAT DI KAREBOSI ………………………….. ……………….. 26
    KREDO 3 BATU KARANG………………………….. ………………………….. ……35
    KREDO 4 CINTA DI PELABUHAN ………………………….. …………………… 49
    KREDO 5 PELAJARAN DI ATAS KAPAL ………………………….. …………65
    KREDO 6 KIPAS ANGIN LOSMEN ………………………….. ………………….. 92
    KREDO 7 WAJAH YANG TERTUNDUK ………………………….. ………..111
    KREDO 8 TEMAN DI WARUNG SOP UBI………………………….. ……..125
    KREDO 9 PINTU YANG TERTUTUP ………………………….. ……………… 148
    KREDO 10 MALAM TANPA ALAMAT ………………………….. ………….168
    KREDO 11 ORANG JALANAN ………………………….. ………………………. 182
    KREDO 12 AWAL YANG BARU………………………….. …………………….. 192
    EPILOG………………………….. ………………………….. ………………………….. ……..205
    TENTANG PENULIS ………………………….. ………………………….. ……………. 209

    Original price was: Rp180.000.Current price is: Rp90.000.
  • -35% SLOW; Santai Bukan Malas, Lambat Bukan  Lemah

    SLOW; Santai Bukan Malas, Lambat Bukan Lemah

    Penulis :

    DENNI CANDRA

    ISBN : 978-634-05-0004-2

    Jumlah Hlm : x + 249
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    Pernahkah Anda merasa seperti berlari di atas treadmill yang tidak bisa berhenti? Terengah-engah mengejar deadline, notifikasi yang tak henti berdentang, daftar tugas yang tak pernah selesai, dan perasaan terus-menerus bahwa Anda tertinggal dari sesuatu, meskipun Anda tidak yakin apa itu?

    “SLOW; Santai Bukan Malas, Lambat Bukan Lemah” bukan sekadar buku teritang melambat. Ini adalah panduan transformatif untuk merebut kembali kendali atas hidup Anda di tengah dunia yang terobsesi dengan kecepatan dan produktivitas.

    Buku ini mengajak Anda dalam sebuah perjalanan, dari memahami mengapa kita terjebak dalam pusaran kesibukan tanpa akhir, hingga menemukan cara praktis untuk hidup dengan lebih bermakna, tenang, dan hadir.

    Anda akan belajar bahwa memperlambat hidup bukan berarti malas. Justru sebaliknya, ini tentang memilih untuk fokus pada apa yang benar-benar penting. Tentang menjalani hidup dengan kualitas, bukan sekadar kuantitas. Tentang hadir sepenuhnya untuk orang-orang yang Anda cintai, untuk pekerjaan yang bermakna, untuk momen-momen kecil yang sebenarnya membentuk kehidupan.

    Buku ini membongkar mitos produktivitas yang telah menipu kita selama ini, mengungkap bagaimana teknologi dan media sosial membajak perhatian kita, dan menunjukkan jalan keluar dari budaya hustle yang menguras energi. Lebih dari itu, buku ini menawarkan filosofi dan praktik konkret untuk menerapkan slow living dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari cara Anda bekerja, makan, membesarkan anak, membangun hubungan, hingga menggunakan teknologi.

    Ditulis dengan gaya yang santai, kasual, dan penuh empati, buku ini berbicara langsung pada Anda yang merasa lelah dengan tuntutan dunia modem. Bukan dengan teori yang berat atau jargon yang rumit, tetapi dengan contoh nyata, cerita relatable, dan solusi praktis yang bisa Anda mulai terapkan hari ini, bahkan jika hanya dengan satu napas sadar.

    Yang membuat buku ini berbeda adalah penekanannya pada fleksibilitas dan personalisasi. Tidak ada template kaku yang harus Anda ikuti. Sebaliknya, Anda akan dipandu untuk menemukan versi slow living yang unik untuk Anda, yang sesuai dengan nilai, kebutuhan, dan realitas kehidupan Anda.

    Ini bukan buku tentang pelarian dari kehidupan modern, ini adalah buku tentang bagaimana hidup dengan lebih baik di dalamnya. Tentang menemukan ketenangan di tengah kekacauan. Tentang memilih kualitas di atas kecepatan. Tentang menjalani hidup sebagai perjalanan yang indah, bukan perlombaan yang melelahkan.

    Karena pada akhirnya, hidup ini terlalu berharga untuk hanya dijalani dengan terburu-buru. Hidup ini perjalanan yang patut dinikmati, satu langkah lambat pada satu waktu.

    Saatnya berhenti berlari. Saatnya mulai hidup.

    KATA PENGANTAR                                                                V
    DAFTAR ISI                                                                              X
    BAGIAN I                                                                                  
    MEMAHAMI KECEPATAN HIDUP MODERN              1
    TREADMILL KEHIDUPAN                                                       2
    MITOS PRODUKTIVITAS                                                         11
    AKAR MASALAH                                                                        20

    BAGIAN II
    FILOSOFI SLOW LIVING                                                    29
    APA ITU SLOW LIVING?                                                           30
    NILAI – NILAI INTI SLOW LIVING                                         39
    MANFAAT HIDUP YANG LEBIH LAMBAT                           49

    BAGIAN III
    MEMPERLAMBAT BERBAGAI ASPEK KEHIDUPAN 63
    SLOW WORK                                                                                   64
    SLOW FOOD & EATING                                                                76
    SLOW TECHNOLOGY                                                                    88
    SLOW PARENTING                                                                        102
    SLOW RELATIONSHIPS                                                               113
    SLOW LEISURE                                                                               125

    BAGIAN IV
    PRAKTIK DAN IMPLEMENTASI                                           137
    MENYEDERHANAKAN HIDUP                                                    138
    MINDFULNESS DALAM KESEHARIAN                                     148
    MENCIPTAKAN RITUAL HARIAN                                               158
    MENGATAKAN TIDAK DENGAN ANGGUN                              169

    BAGIAN V
    HIDUP SLOW DI DUNIA YANG CEPAT                               178
    MENGHADAPI RESISTENSI                                                           179
    SLOW LIVING DAN KARIER                                                           188
    SLOW LIVING DI ERA DIGITAL                                                     196
    SLOW LIVING DENGAN BUDGET TERBATAS                           204

    BAGIAN VI
    TRANSFORMSI JANGKA PANJANG                                       214
    INSPIRASI DARI BERBAGAI BUDAYA                                           215
    MENCIPTAKAN LEGACY SLOW                                                       225
    PERJALANAN, BUKAN DESTINASI                                                236

    DAFTAR PUSTAKA                                                                          245
    PROFIL PENULIS                                                                             247

    Original price was: Rp150.000.Current price is: Rp98.000.
  • -22% THE GUARDIANS OF IMAN Meneladani Kisah Heroik Para Pejuang Islam

    THE GUARDIANS OF IMAN Meneladani Kisah Heroik Para Pejuang Islam

    Penulis :

    Taufik Rahman

    QRCBN: 62-2615-6323-572

    Jumlah Hlm : viii + 172
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    Apakah kamu kenal Ulbah bin Zaid? Abu Dujanah? Ammar bin Yasir? Jika nama-nama ini terdengar asing, mungkin ada yang perlu kita akui dengan jujur. kita mengaku mencintai Nabi dan para sahabat, tetapi nyaris tidak mengenal mereka. Padahal mereka berjuang dengan mengorbankan darah, air mata, dan seluruh hidupnya.

    The Guardians of Iman mengajak pembaca menembus debu sejarah menyusuri kisah para sahabat yang imannya tidak dibangun dari kenyamanan, tapi dari pengorbanan. Mereka bukan sekadar nama dalam buku sirah, mereka adalah penjaga iman di saat Islam hampir runtuh, saat rasa takut lebih besar daripada harapan, dan saat dunia menawarkan segalanya untuk ditinggalkan.

    Buku ini bukan untuk sekadar dibaca. la menantang standar iman kita, mengguncang rasa puas diri, dan memaksa kita bertanya: jika mereka hidup hari ini, di mana posisi iman kita dibanding mereka?

    Jika kamu ingin mencari tolak ukur untuk menimbang posisi dan kedudukanmu-buku ini layak kamu miliki.

    Daftar Isi

    THE GUARDIANS OF IMAN v
    DAFTAR ISI ………………………………………………………………… v
    SEUNTAI KATA DARI PENULIS ………………………………….. 1
    BAGIAN I PARA PENJAGA IMAN DI MEDAN PERANG. 3
    1 HAMZAH BIN ABDUL MUTHTHALIB …………………….. 5
    Singa Allah yang Berdiri di Garda Terdepan ……………….. 5
    2 ALI BIN ABI THALIB ……………………………………………… 10
    Keberanian yang Tumbuh dari Tauhid………………………. 10
    3 KHALID BIN WALID ……………………………………………… 16
    Dari Musuh Islam Menjadi Pedang Allah ……………………. 16
    4 ABU DUJANAH BIN KHARASYAH ……………………… 23
    Kepala Terikat Merah, Hati Terikat Iman …………………. 23
    5 ANAS BIN AN-NADHR ………………………………………… 28
    Mencium Aroma Surga di Medan Uhud …………………… 28
    6 SA‘AD BIN ABI WAQQASH ………………………………….33
    Do’a yang Menjadi Senjata Paling Tajam ……………………33
    7 Zubair bin Awwam ……………………………………………….. 39
    Singa Allah yang Berdiri di Garda Terdepan …………….. 39
    8 THALHAH BIN UBAIDILLAH……………………………….. 45
    Tubuh Terluka, Rasulullah صلى الله عليه وسلم Terlindungi…………………. 45
    9 ABDURRAHMAN BIN AUF………………………………….. 50
    Pejuang Kaya yang Tidak Terikat Dunia …………………… 50
    vi THE GUARDIANS OF IMAN
    10 ABU AYYUB AL-ANSHARY ………………………………. 56
    Iman yang Bertahan Hingga Usia Senja di
    Medan Jihad ……………………………………………………………… 56
    BAGIAN II PARA PENJAGA IMAN DALAM
    KEHIDUPAN ……………………………………………………………… 62
    11 ABU BAKAR ASH-SHIDDIQ ……………………………….. 64
    Iman yang Teguh Saat Semua Goyah ………………………. 64
    12 UMAR BIN KHATTAB ………………………………………… 74
    Keadilan yang Lahir dari Takut kepada Allah ……………. 74
    13 UTSMAN BIN AFFAN …………………………………………. 80
    Kekayaan yang Dijaga oleh Rasa Malu ……………………… 80
    14 BILAL BIN RABAH ………………………………………………. 85
    Iman yang Tidak Bisa Disiksa untuk Menyerah ………… 85
    15 MUS’AB BIN UMAIR ……………………………………………. 91
    Meninggalkan Dunia Demi Dakwah …………………………… 91
    16 SALMAN AL-FARISI …………………………………………… 96
    Perjalanan Panjang Mencari Kebenaran …………………… 96
    17 AMMAR BIN YASIR ……………………………………………. 101
    Iman yang Terjaga Meski Dipaksa …………………………….. 101
    18 ULBAH BIN ZAID ………………………………………………..106
    Sedekah Yang Di Terima Di Dalam Keheningan
    Malam ………………………………………………………………………106
    19 HABIB BIN ZAID………………………………………………….. 112
    Keteguhan Iman yang Tidak Bisa Ditawar ………………… 112
    THE GUARDIANS OF IMAN vii
    20 ‘ABBAD BIN BISHR ……………………………………………. 117
    Menikmati bacaan Shalat meski anak panah
    tertancap ………………………………………………………………….. 117
    BAGIAN III PARA PENJAGA IMAN DARI KAUM
    WANITA …………………………………………………………………. 120
    21 KHADIJAH BINTI KHUWAILID ………………………….. 122
    Iman Pertama yang Menguatkan Rasulullah صلى الله عليه وسلم………… 122
    22 SUMAYYAH BINTI KHAYYATH ……………………… 127
    Syahidah Pertama yang Menolak Menukar Iman
    dengan Nyawanya …………………………………………………… 127
    23 ASMA’ BINTI ABU BAKAR ………………………………. 132
    Keberanian Seorang Wanita di Jalan Hijrah……………… 132
    24 NUSAIBAH BINTI KA’AB………………………………….. 136
    Perisai Rasulullah صلى الله عليه وسلم di Medan Uhud ………………………… 136
    25 AISYAH BINTI ABU BAKAR ……………………………..140
    Ilmu, Keteguhan, dan Warisan Keimanan ………………… 140
    26 FATIMAH AZ-ZAHRA ……………………………………… 145
    Kesabaran Putri Rasulullah صلى الله عليه وسلم dalam Luka dan
    Kesederhanaan ……………………………………………………….. 145
    27 UMMU SALAMAH ……………………………………………. 150
    Keteguhan Iman dalam Hijrah dan Kehilangan ………… 150
    28 RUQAYYAH BINTI RASULULLAH ………………….. 155
    Kesabaran dalam Rumah Tangga dan Perpisahan ……. 155
    29 HAFSAH BINTI UMAR ……………………………………… 159
    Penjaga Mushaf dan Amanah Umat ………………………… 159
    viii THE GUARDIANS OF IMAN
    30 UMMU AIMAN………………………………………………….. 164
    Cinta, Kesetiaan, & Do’a Seorang Ibu bagi
    Rasulullah صلى الله عليه وسلم …………………………………………………………….. 164
    PENUTUP ………………………………………………………………… 168
    DAFTAR PUSTAKA ………………………………………………… 169
    PROFIL PENULIS ………………………………………………………. 171

     

    Original price was: Rp100.000.Current price is: Rp78.000.