• -49% Cinta yang Menguatkan, Iman yang Menuntun Nasihat Orang Tua untuk Mengarungi Bahtera Rumah Tangga Sebuah persembahan cinta dari orang tua

    Cinta yang Menguatkan, Iman yang Menuntun Nasihat Orang Tua untuk Mengarungi Bahtera Rumah Tangga Sebuah persembahan cinta dari orang tua

    Penulis :

    Suprianto, S.Ag., S.Kep.

    ISBN : –

    Jumlah Hlm : xxx + 80
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    “Cinta yang Menguatkan, Iman yang Menuntun” adalah sebuah persembahan cinta, doa, dan nasihat dari orang tua kepada anak-anaknya yang memulai perjalanan rumah tangga.

    Buku ini mengajak pembaca merenungkan makna pernikahan sebagai ibadah, sebagai perjalanan spiritual, dan sebagai tempat tumbuhnya cinta yang tulus serta iman yang menguatkan.

    Melalui kisah, pesan, doa, dan refleksi kehidupan, buku ini menjadi pengingat bahwa rumah tangga yang bahagia tidak hanya dibangun oleh cinta, tetapi juga oleh kesabaran, pengertian, dan doa yang tidak pernah berhenti.

    Buku ini bukan hanya hadiah bagi pasangan yang baru menikah, tetapi juga bagi siapa pun yang ingin menjadikan rumah tangga sebagai jalan menuju keberkahan dan kebahagiaan yang hakiki.

    Daftar Isi

    Daftar Isi
    Daftar Isi ………………………………………………………………………..v
    Kata Pengantar ……………………………………………………………….x
    Prolog …………………………………………………………………………. xii
    Pengantar Buku …………………………………………………………… xiv
    Halaman Dedikasi ……………………………………………………….. xvi
    Kutipan Pembuka Buku ……………………………………………….. xvii
    Kutipan Pembuka Setiap Bab ………………………………………. xviii
    Surat Abi untuk Anakku di Hari Pernikahanmu …………………. xxi
    Surat Ummi untuk Anakku di Hari Pernikahanmu ……………. xxiv
    Janji Cinta ………………………………………………………………… xxvii
    Doa Orang Tua …………………………………………………………… xxix
    Bab 1 Makna Pernikahan sebagai Ibadah ………………………….. 1
    1. Pernikahan sebagai Sunnah Rasulullah صلى الله عليه وسلم ……………… 1
    2. Tujuan Pernikahan dalam Perspektif Islam ……………. 2
    3. Pernikahan sebagai Jalan Penyempurnaan Iman ……. 3
    4. Nilai Spiritual dalam Ikatan Pernikahan …………………. 4
    5. Pernikahan sebagai Awal Perjalanan Menuju Surga … 5
    Bab 2 Cinta dalam Pernikahan: Lebih dari Sekadar Perasaan . 7
    1. Hakikat Cinta dalam Pandangan Islam………………….. 7
    2. Perbedaan Cinta Romantis dan Cinta yang
    Diberkahi ………………………………………………………….. 8
    3. Cinta yang Menguatkan Iman ………………………………. 9
    4. Menjaga Keikhlasan dalam Mencintai Pasangan…… 10
    5. Menumbuhkan Cinta Sepanjang Perjalanan
    Pernikahan ……………………………………………………… 11
    Bab 3 Fondasi Rumah Tangga: Sakinah, Mawaddah,
    Rahmah ……………………………………………………………………… 13
    1. Makna Sakinah dalam Kehidupan Rumah Tangga …. 13
    2. Mawaddah: Cinta yang Tumbuh dari Ketulusan ……. 14
    3. Rahmah: Kasih Sayang yang Menguatkan ……………. 15
    4. Membangun Keharmonisan dalam Keluarga ………… 16
    5. Menjadikan Rumah sebagai Tempat Ketenteraman . 17
    Bab 4 Peran dan Tanggung Jawab Suami ………………………… 19
    1. Suami sebagai Pemimpin Keluarga …………………….. 19
    2. Tanggung Jawab Nafkah dan Perlindungan ………….. 20
    3. Keteladanan Suami dalam Iman dan Akhlak ………… 21
    4. Komunikasi yang Bijak dengan Istri……………………… 22
    5. Menjadi Sahabat dan Penopang bagi Pasangan ……. 23
    Bab 5 Peran dan Kehormatan Seorang Istri ……………………. 25
    1. Kedudukan Istri dalam Islam ……………………………… 25
    2. Istri sebagai Penyejuk Hati Suami……………………….. 26
    3. Kebijaksanaan Istri dalam Mengelola Rumah
    Tangga ……………………………………………………………. 27
    4. Dukungan Istri terhadap Perjalanan Hidup Suami …. 28
    5. Kemuliaan Istri dalam Membangun Generasi ………. 29
    Bab 6 Komunikasi: Jembatan Keharmonisan Rumah Tangga 30
    1. Pentingnya Komunikasi yang Jujur dan Terbuka ……. 30
    2. Mendengar dengan Hati dan Empati …………………… 31
    3. Menyelesaikan Perbedaan dengan Bijaksana ………. 32
    4. Menghindari Konflik yang Tidak Perlu ………………….. 33
    5. Membangun Bahasa Cinta dalam Keluarga …………. 33
    Bab 7 Kesabaran dan Keteguhan dalam Menghadapi Ujian
    Rumah Tangga …………………………………………………………….. 35
    1. Ujian sebagai Bagian dari Kehidupan Pernikahan ….. 35
    2. Kesabaran sebagai Kekuatan dalam Rumah Tangga 36
    3. Menghadapi Konflik dengan Kedewasaan ……………. 37
    4. Menguatkan Hubungan dengan Doa dan Iman ……… 38
    5. Menemukan Hikmah di Balik Setiap Ujian ……………. 39
    Bab 8 Mengelola Keuangan Keluarga dengan Bijak ………….. 40
    1. Rezeki sebagai Amanah dari Allah ………………………. 40
    2. Perencanaan Keuangan dalam Rumah Tangga …….. 41
    3. Hidup Sederhana dan Menghindari Pemborosan ….. 42
    4. Keterbukaan Keuangan antara Suami dan Istri ……… 43
    5. Keberkahan Rezeki melalui Sedekah ………………….. 43
    Bab 9 Membangun Kepercayaan dalam Pernikahan ………… 45
    1. Kepercayaan sebagai Fondasi Hubungan ……………. 45
    2. Kejujuran sebagai Dasar Kepercayaan ………………… 46
    3. Menjaga Amanah dalam Pernikahan …………………… 47
    4. Mengatasi Keraguan dalam Hubungan ………………… 47
    5. Kepercayaan yang Tumbuh Seiring Waktu …………… 48
    Bab 10 Mendidik Anak dalam Keluarga yang Penuh Cinta ….. 50
    1. Anak sebagai Amanah dari Allah ………………………… 50
    2. Peran Orang Tua sebagai Pendidik Pertama …………. 51
    3. Menumbuhkan Nilai-Nilai Keimanan sejak Dini ……. 52
    4. Mendidik dengan Kasih Sayang dan Kesabaran ……. 52
    5. Membangun Keluarga sebagai Lingkungan yang
    Positif …………………………………………………………….. 53
    Bab 11 Menjaga Kehangatan Cinta Sepanjang Usia
    Pernikahan …………………………………………………………………. 55
    1. Cinta yang Bertumbuh Seiring Waktu ………………….. 55
    2. Menghargai Hal-Hal Kecil dalam Kehidupan
    Bersama …………………………………………………………. 56
    3. Meluangkan Waktu untuk Kebersamaan ……………… 57
    4. Menghormati dan Mendukung Satu Sama Lain …….. 57
    5. Mensyukuri Perjalanan Pernikahan …………………….. 58
    Bab 12 Membangun Tradisi Kebaikan dalam Keluarga ………. 60
    1. Keluarga sebagai Sekolah Nilai Kehidupan…………… 60
    2. Membiasakan Kebaikan dalam Kehidupan
    Sehari-hari ………………………………………………………. 61
    3. Menanamkan Kepedulian terhadap Sesama ………… 62
    4. Menghidupkan Tradisi Spiritual dalam Rumah ……… 63
    Cinta yang Menguatkan, Iman yang Menuntun | ix
    5. Menjadi Keluarga yang Memberi Manfaat bagi
    Lingkungan ……………………………………………………… 63
    Bab 13 Menjaga Keharmonisan Keluarga di Tengah Perubahan
    Zaman ……………………………………………………………………….. 65
    1. Tantangan Rumah Tangga di Era Modern …………….. 65
    2. Menjaga Keseimbangan antara Pekerjaan dan
    Keluarga …………………………………………………………. 66
    3. Bijak Menggunakan Teknologi dalam Keluarga ……… 67
    4. Memperkuat Nilai-Nilai Keluarga ……………………….. 68
    5. Menjadikan Rumah sebagai Tempat Kembali yang
    Penuh Kedamaian ……………………………………………. 68
    Bab 14 Menutup Perjalanan dengan Doa dan Harapan …….. 70
    1. Pernikahan sebagai Perjalanan Panjang ………………. 70
    2. Mensyukuri Setiap Tahap Kehidupan ………………….. 71
    3. Menjaga Harapan untuk Masa Depan………………….. 72
    4. Doa sebagai Penguat Perjalanan Rumah Tangga ….. 72
    5. Harapan Orang Tua untuk Anak dan Keluarganya….. 73
    Penutup ……………………………………………………………………… 75
    Epilog…………………………………………………………………………. 76
    Cinta yang Terus Menguatkan ……………………………………….. 76
    Tentang Penulis …………………………………………………………… 78

     

    Original price was: Rp78.000.Current price is: Rp40.000.
  • -33% HARI GURU NASIONAL KE - 80 HARI BAHAGIA BERUJUNG DUKA.

    HARI GURU NASIONAL KE – 80 HARI BAHAGIA BERUJUNG DUKA.

    Penulis :

    AMAR HALIM, S.Pd.I

    ISBN : 978-634-04-8727-5

    Jumlah Hlm : viii + 94
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    Buku ini merekam sebuah ironi pendidikan: ketika Hari Guru Nasional yang seharusnya menjadi ruang syukur dan penghormatan, justru berubah menjadi saksi musibah dan penderitaan. Melalui catatan reflektif berbasis pengalaman nyata, penulis menghadirkan potret guru dan masyarakat yang berjuang mempertahankan nilai-nilai kemanusiaan di tengah bencana.
    Ditulis dengan pendekatan naratif-analitis, buku ini mengulas makna pengabdian guru tidak hanya sebagai pendidik di ruang kelas, tetapi juga sebagai penopang psikososial, penjaga harapan, dan teladan keteguhan iman saat krisis melanda. Refleksi religius di dalamnya mengajak pembaca menyadari keterbatasan manusia dan pentingnya bersandar kepada Allah dalam menghadapi ujian kehidupan.
    Buku ini relevan bagi pendidik, akademisi, pengambil kebijakan, dan masyarakat luas sebagai bahan renungan tentang pendidikan, kepemimpinan, serta tanggung jawab moral dalam situasi darurat. Hari Bahagia Berujung Duka menegaskan bahwa dari musibah, lahir pelajaran paling jujur tentang iman, kesabaran, dan arti sebuah pengabdian.

    Daftar Isi

    Kata Pengantar ………………………………………………………………………………………. v
    Daftar Isi ………………………………………………………………………………………….. vii
    Upacara Hari Guru Nasional di Tengah Hujan ………………………………1
    Sore Yang Memilukan …………………………………………………………………………..8
    Tolooooong ………………………………………………………………………………………….. 16
    Gelap Gulita Tanpa Jaringan Listrik dan Telepon ………………………. 32
    Menunggu Status ………………………………………………………………………………… 37
    Madrasahku Berlumpur ……………………………………………………………………. 43
    Mengungsi ………………………………………………………………………………………….. 48
    Mahalnya BBM dan Bahan Pokok …………………………………………………. 57
    Debu Yang Berterbangan …………………………………………………………………. 63
    Mahalnya Harga Shalat Jamaah ………………………………………………………. 67
    Meunasah Hanya Sebagai Tumpangan …………………………………………. 72
    Surat Arrahman, Ayat Yang diulang ……………………………………………… 77
    Titik Balik Dari Sebuah Musibah ……………………………………………………. 82
    Cepat Pulih Aceh Ku Tercinta ………………………………………………………….. 87
    Refleksi Catatan Penulis; ………………………………………………………………….. 93

     

    Original price was: Rp60.000.Current price is: Rp40.000.
  • -23% IZINKAN MEREKA BERTANYA, “KAPAN KAMU NIKAH?” Panduan Tenang untuk Single yang Capek Ditanya Kapan Nikah

    IZINKAN MEREKA BERTANYA, “KAPAN KAMU NIKAH?” Panduan Tenang untuk Single yang Capek Ditanya Kapan Nikah

    Penulis :

    DINARI OKTARIA

    ISBN : –

    Jumlah Hlm : x + 277
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    Hai kamu. Iya, kamu.
    Jujur deh.. Udah muak belum?
    Muak karena harus menyiapkan jawaban “aman” setiap kali ditanya: “Kapan nikah?”
    Muak karena harus terus memasang senyum formalitas andalan untuk menutupi rasa lelah yang sebenarnya sudah di ubun-ubun.
    Aku tahu rasanya berusaha hidup normal, fokus ke karier, dan mencoba nggak panik saat melihat satu per satu teman mulai mengunggah foto pernikahan. Tapi jujur saja, saat malam tiba dan suasana menjadi sunyi, pikiran itu tetap menyelinap dibenakmu: “Ada yang salah ya sama aku? Kenapa aku merasa tertinggal jauh banget?”
    Buku ini aku tulis khusus buat kamu yang sering pura-pura kuat, padahal aslinya seperti sedang kehabisan napas karena merasa berpacu dengan waktu. Buat kamu yang hatinya sibuk meredam cemas akibat tekanan sosial, tapi harus tetap terlihat “oke” di depan semua orang.
    Lewat buku ini, kita nggak cuma bakal curhat bareng. Aku mau ajak kamu membedah akar rasa sepi dan cemas yang kamu rasakan itu pakai kacamata psikologi dan neurosain,. Kita bakal cari tahu kenapa pertanyaan basa-basi itu bisa bikin otak kita merasa “terancam”, gimana caranya menyembuhkan luka lama, sampai cara mengelola energi diri supaya kamu bisa menanti dengan tenang tanpa harus kehilangan jati diri.
    Ingat ya, ini bukan buku panduan cepat mencari jodoh. Bukan juga mantra ajaib biar kamu langsung dilamar besok pagi.
    Buku ini adalah teman perjalanan yang bakal menemanimu melewati empat tahap penting: 1) mengakui kalau kamu memang lelah, 2) berani menatap luka lama, 3) menata ulang cara pandangmu soal cinta, 4) sampai akhirnya kamu siap melangkah dengan batin yang lebih sehat.
    Setelah kamu tutup buku ini nanti, harapanku cuma satu: kamu punya kekuatan dan rasa nyaman yang utuh saat harus menghadapi pertanyaan itu untuk kesekian ratus kalinya—tanpa ada lagi rasa nyesek di dada.
    Sebab, kamu nggak tertinggal. Kamu cuma lagi dipersiapkan.

    Daftar Isi

    Daftar Isi

    KATA PENGANTAR ………………………………………………………………………v
    DAFTAR ISI ………………………………………………………………………………….vii
    PROLOG Kenapa Belum Menikah? ……………………………………………1
    Bagian 1: Berdamai dengan Tekanan dan Sunyi
    (Fase Validasi) ……………………………………………………………. 6
    Bab 1: “Aku Baik-Baik Saja” adalah Sebuah Kebohongan yang
    Melelahkan …………………………………………………………………………………..7
    Sebenernya Kamu nggak Papa Kalau Ngerasa Nggak
    Baik-Baik Aja. …………………………………………………………………………13
    Gimana Kalau Jodoh Datang Terlambat? ………………………….23
    Menyiapkan Amunisi Jawaban Pertanyaan
    “Kapan Nikah?” ……………………………………………………………………..29
    Bab 2: Sunyi Itu Nyata, Sepi Itu Pilihan …………………………………..31
    Sunyi Itu Nggak Selalu Sepi …………………………………………………31
    Ketenangan Adalah Kunci …………………………………………………..42
    Bab 3: Cinta Bukan Obat Anti -Kesepian …………………………………49
    Cinta Tidak Akan Pernah Mengisi Kekosongan yang
    Kita Abaikan …………………………………………………………………………..49
    Kita Nyari ‘Jodoh’ atau Nyari ‘Pengakuan’? ……………………….58

    Bagian 2: Pulang ke Diri Sendiri
    (Fase Introspeksi & Healing) ……………………………………… 63
    Bab 4: Apakah Aku Belum Siap, atau Sebenarnya Takut? ……64
    Takut Nikah Tidak Sama dengan Tidak Siap Nikah …………..69
    Dari Mana Datangnya Ketakutan Itu? ………………………………..74
    Ketika Ketakutan Menyamar Menjadi Kemandirian …………79
    Bagaimana Jika Bukan Jodohmu yang Belum Datang…
    Tapi Kamunya yang Menutup Pintu? …………………………………84
    Menyembuhkan Diri: Bukan Agar Siap Menikah, Tapi Agar
    Tidak Salah Menghindar ………………………………………………………89
    Bab 5: Meninggalkan Cinta yang Menguras Jiwa …………………96
    Mengenali Cinta yang Melelahkan …………………………………….96
    Cinta atau Ketergantungan? ……………………………………………..100
    Perempuan Penuh Tahu Kapan Harus Tinggal, Kapan Harus
    Pergi ……………………………………………………………………………………..104
    Bab 6: Seni Menjadi Perempuan yang ‘Penuh’ ……………………110
    Keinginan Bahwa Harus Ada Seseorang yang Membuat Diri
    Lengkap Itu Hanyalah Ilusi …………………………………………………110
    Perempuan yang Belum Penuh Akan Mudah Tumbang . 114
    Cara Menjadi Diri yang Utuh ……………………………………………..119
    Tantangan untuk Menyayangi Diri Sendiri ……………………..124
    Mengapa Kita Sulit Menyayangi Diri Sendiri? …………………127
    Healing Bukan Move On Buru -Buru – Pulih Itu Proses,
    Bukan Pelarian …………………………………………………………………….129
    Kenapa Kita Takut Proses Pulih? ……………………………………….133

    Bagian 3: Mengatur Ulang Frekuensi
    (Fase Transformasi Mindset) …………………………………… 142
    Bab 7: Mengaktifkan Energi Feminin dalam Penantian …….143
    Kesalahpahaman Tentang Feminin (Bukan tentang
    penampilan luar) …………………………………………………………………150
    Latihan Energi Feminin Sehari -hari saat Tahap Penantian
    Jodoh ……………………………………………………………………………………155
    Mengapa Banyak Perempuan Gengsi Menggunakan Energi
    Feminin?……………………………………………………………………………….164
    Luka Lama yang Menghambat Energi Feminin ………………169
    Bab 8: Jodoh Itu Misterius, Tapi Bisa Dibaca Polanya ………..176
    Katanya Jodoh Itu Misterius ………………………………………………176
    Refleksi Umum tentang Tanda -Tanda dari
    Tuhan/Semesta ……………………………………………………………………181
    Ketemu Orang yang Salah Berulang Kali, Kok Bisa? ……….183
    Semesta Sering Kasih Clue, Tapi Kita Sibuk Mikirin Ex …..187
    Berdoa Lewat Perilaku ……………………………………………………….. 191
    Rezeki, Karir, dan Jodoh: Mereka Jalan Bersama …………….196
    Simpulan Reflektif ……………………………………………………………….201
    Tuhan Dengerin, Tapi Kita Ngerti Nggak? ……………………….205
    Bab 9: Nilai Hidup vs. Spesifikasi Fisik …………………………………..210
    Spesifikasi atau Nilai Hidup? ……………………………………………..210
    Kamu Layak Dicintai, Tapi Bukan Dengan
    Meminta-Minta ……………………………………………………………………213
    Afirmasi dan Refleksi …………………………………………………………..216

    Bagian 4: Menghadapi Masa Depan dengan Tenang
    (Fase Eksekusi) ……………………………………………………….. 221
    Bab 10: Tiga Rumus Keutuhan Sebelum Mengucap Janji …222
    Pertama, ketidakcocokan selera fisik. ……………………………….223
    Kedua, ketidakcocokan karakter. ………………………………………224
    Ketiga, ketidakcocokan tujuan hidup. ……………………………..224
    Pasangan adalah manusia berperasaan, bukan sekadar Alat
    pemenuh kebahagiaan ………………………………………………………227
    Bab 11: Ketika Dia Akhirnya Datang …………………………………….233
    Tanda-Tandanya Beda dari yang Dulu -Dulu …………………..233
    Tenang, Bukan Berdebar -Redebar ……………………………………238
    Siap Nggak Kamu Berbagi Hidup, Bukan Cuma Cerita? …241
    Pernikahan Bukan “Kesan” Happy Ending, Tapi Perjalanan
    Baru yang kita harapkan Happy Ending …………………………..246
    Bab 12: Kalau Belum Datang Juga, Lalu Apa? ……………………..252
    Mengolah Waktu Tunggu Menjadi Kekuatan …………………252
    Stop Bertanya Kapan si Dia Datang tapi Mulai Tanya
    Kenapa dan Bagaimana Aku Bisa Menjadi Pribadi yang
    Berkelimpahan. ……………………………………………………………………257
    Karena Jodoh Itu Datangnya Ketika Kita Udah Nggak
    Ngeluh Terus ……………………………………………………………………….262
    DAFTAR PUSTAKA …………………………………………………………………..269
    EPILOG Kamu Tidak Tertinggal, Kamu Sedang
    Dipersiapkan ……………………………………………………………………………271

     

    Original price was: Rp78.000.Current price is: Rp60.000.
  • -21% KALI KEDUA

    KALI KEDUA

    Penulis :

    Rayi Indriyana

    ISBN : 978-634-04-7865-5

    Jumlah Hlm : viii + 453
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    “Sabia tak pernah menyangka hidupnya akan serumit ini. Saat ia mulai belajar mencintai lagi di kisah barunya bersama Gandhi, masa lalunya justru datang mengetuk dalam wujud Kala⸺ cinta pertama yang tak pernah bena-benar pergi.
    Antara ketenangan yang (mungkin) ditawarkan Gandhi dan getar nostalgia dari Kala, Sabia dihadapkan pada pilihan yang tidak mudah; melupakan masa lalu yang manis atau mempertaruhkan masa depan yang belum tentu pasti.
    Karena kadang, cinta tak hanya tentang siapa yang datang lebih dulu… tapi siapa yang memilih untuk tetap tinggal dan berharap akan kesempatan kedua.

    Daftar Isi

    Kata Pengantar ………………………………………………………. v
    Daftar Isi ………………………………………………………………… vii
    Bab 1 ……………………………………………………………………….. 1
    Bab 2 ……………………………………………………………………. 46
    Bab 3 ……………………………………………………………………. 88
    Bab 4 ……………………………………………………………………146
    Bab 5 …………………………………………………………………… 174
    Bab 6 ……………………………………………………………………214
    Bab 7 ……………………………………………………………………251
    Bab 8 ……………………………………………………………………291
    Bab 9 ………………………………………………………………….. 326
    Bab 9 …………………………………………………………………..346
    Bab 10 ………………………………………………………………… 366
    Bab 11………………………………………………………………….. 401
    Bab 12 ………………………………………………………………….. 417
    Tentang Penulis……………………………………………………452

     

    Original price was: Rp120.000.Current price is: Rp95.000.
  • -12% LIMA SRIKANDI

    LIMA SRIKANDI

    Penulis :

    Budi Satriadi

    ISBN : 978-634-04-9235-4

    Jumlah Hlm : x + 336
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    Mereka tidak sedang berusaha menjadi luar biasa.
    Mereka hanya ingin bertahan—dan tetap menjadi diri sendiri.

    Lima Srikandi adalah novel tentang lima perempuan muda yang datang dari dunia dan cerita hidup yang berbeda. Masing-masing membawa mimpi, luka, dan kegelisahan yang tak selalu mampu mereka ucapkan dengan kata-kata.

    Ada yang hidup di bawah bayang-bayang harapan keluarga.
    Ada yang berjuang melawan rasa tidak cukup.
    Ada yang mencoba bangkit dari kehilangan.
    Ada yang hampir menyerah pada impian.
    Dan ada yang tampak kuat, padahal diam-diam kelelahan.

    Sebuah pertemuan sederhana mempertemukan mereka dalam satu ruang yang sama. Dari sanalah kisah ini bergerak—perlahan namun pasti—mengurai persahabatan yang tumbuh dari kejujuran, perbedaan, dan keberanian untuk saling membuka diri.

    Hubungan mereka tidak selalu hangat. Ada konflik, kecemburuan, kesalahpahaman, dan jarak yang menyakitkan. Namun justru melalui retak itulah mereka belajar tentang makna bertumbuh, memaafkan, dan menerima diri sendiri.

    Novel ini menyuguhkan perjalanan emosional lima perempuan dalam menghadapi realitas hidup, iman, dan pilihan-pilihan sulit yang harus diambil. Tanpa drama berlebihan,
    Lima Srikandi menghadirkan kisah yang dekat dengan pembaca—tentang jatuh, bangkit, dan menemukan kekuatan dalam kebersamaan.

    Sebuah novel reflektif tentang persahabatan, keteguhan hati, dan harapan—yang mengingatkan bahwa perempuan tidak harus sempurna untuk menjadi kuat.

    Daftar Isi

    DAFTAR ISI
    KATA PENGANTAR PENYUSUN…………………………………………… v
    Mengapa novel ini ditulis? ………………………………………………..vi
    Untuk siapa novel ini? ……………………………………………………..vii
    Ucapan Terima Kasih ……………………………………………………… viii
    PROLOG Halaman Kosong di Buku Janji ……………………………… 1
    Bab 1 — Hari Pertama di Al-Firdaus …………………………………… 9
    Bab 2 — Retak yang Menyatukan ……………………………………. 22
    BAB 3 — Pakta Srikandi ………………………………………………….. 42
    BAB 4 — Retak Pertama …………………………………………………. 59
    BAB 5 — Foto yang Keblabasan ………………………………………. 74
    BAB 6 — Sorotan & Ruang Aman …………………………………….. 89
    BAB 7 — Membangun Proposal …………………………………….. 103
    BAB 8 — Revisi Nilai …………………………………………………….. 118
    BAB 9 — Ruang Belajar Pertama ……………………………………. 133
    BAB 10 — Uji Coba Kelas Jumat …………………………………….. 148
    BAB 11 — Nilai yang Retak Tipis ……………………………………. 165
    BAB 12 — Midpoint: Kami Bisa, Tapi Dunia Melihat ………… 180
    BAB 13 — Sponsor Masuk …………………………………………….. 197
    BAB 14 — Proposal Terakhir Sebelum Bel Bunyi ………………. 220
    BAB 15 — Antitesis di Atas Panggung …………………………….. 242
    BAB 16 — Krisis Anggaran & Kursi yang Kosong ………………. 268
    Bab 17 — Peluncuran …………………………………………………… 289
    Bab 18 — Resonansi …………………………………………………….. 308
    EPILOG — Surat Nina……………………………………………………. 326

     

    Original price was: Rp130.000.Current price is: Rp115.000.
  • -9% MENJEMPUT MIMPI SAMPAI KE TIONGKOK

    MENJEMPUT MIMPI SAMPAI KE TIONGKOK

    Penulis :

    Irwin Sigar

    ISBN : –

    Jumlah Hlm : x + 172
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    “Menjemput Mimpi sampai ke Tiongkok” mengisahkan keberanian seorang perempuan muda bernama Salsa, yang nekat mengejar pendidikan di negeri jauh melalui beasiswa, meninggalkan zona nyaman dan keluarga demi meraih cita-cita. Di tanah perantauan, ia menghadapi tantangan bahasa, budaya, dan kesepian, namun juga menemukan sahabat, guru, dan pengalaman yang membentuk jati dirinya.

    Novel ini menyoroti perjuangan, ketekunan, dan keberanian untuk melangkah keluar dari batasan, sekaligus menggambarkan keindahan Tiongkok — dari kampus yang sibuk, kota-kota yang ramai, hingga pemandangan alam yang menakjubkan. Perjalanan Salsa bukan sekadar tentang akademik, tetapi juga tentang menemukan kekuatan batin, arti persahabatan, dan makna sejati dari mimpi yang diperjuangkan.

    “Menjemput Mimpi sampai ke Tiongkok” adalah cerita inspiratif bagi siapa saja yang berani bermimpi besar, menembus rintangan, dan percaya bahwa langkah pertama menuju mimpi adalah keberanian untuk melangkah
    —“

    Daftar Isi

    Daftar Isi
    Kata Pengantar v
    Daftar Isi viii
    Bab 1 Impian dari Kamar Kecil 1
    Bab 2 Impianku, Harapan Kakekku. 5
    Bab 3 Aku Dilanda Homesick 9
    Bab 4 Aku Mengalami Culture Shock 12
    Bab 5 Salsa Sol! 18
    Bab 6 Salsa, Kenzi, Cahaya di Balik Cinta 24
    Bab 7 Cahaya di Negeri yang Hening 29
    Bab 8 Syahadat dari Negeri Naga 36
    Bab 9 Aku Memilih Setia (Dan Tidak Mau Dimadu, Titik!) 45
    Bab 10 Ketukan Takdir dari Negeri Sakura 50
    Bab 11 Ketika Pernikahan Bukan Tentang Mewah,
    Tapi Keberkahan 56
    Bab 12 Di Balik Senyum yang Mulai Pudar 61
    Bab 13 Pelukan Emak di Tengah Luka 64
    Bab 14 Seperti Mimpi, Mendarat di Chongqing 69
    Bab 15 Mengunjungi Kampus SISU 73
    Bab 16 Shalat di Kamar Ganti 77
    Bab 17 Mencari Arah Kiblat di Chongqing 82
    Bab 18 Tuhan dalam Gerbong yang Bergegas 86
    Menjemput Mimpi Sampai ke Tiongkok | ix
    Bab 19 I LOVE SISU 90
    Bab 20 MRT Menembus Gedung Apartemen 94
    Bab 21 Berdamai dengan Diri Sendiri 98
    Bab 22 Indonesia Emas 2050 (?) 102
    Bab 23 Pura-Pura Jadi Mr. Bean, Lalu Selfie 107
    Bab 24 Si Jingpo, Meong Kecil di Bawah Bayang Roda 110
    Bab 25 Taman Eling, Saat Cinta Tak Lagi Muda 115
    Bab 26 Dalitang, Saksi Kebersamaan dan Kesetiaan 120
    Bab 27 Adab Lebih Utama daripada Ilmu 125
    Bab 28 Yang Ditinggal Tak Kalah Sedih 131
    Bab 29 Growth Mindset & Law of Attraction 135
    Bab 30 Cina, Role Model Alih Teknologi 140
    Bab 31 Kisah Mualaf Kenzi, Mirip Kae Asakura 145
    Bab 32 Saksi Bernama The Ring 153
    Bab 33 Flashback: Menikah Menunggu Mapan 157
    Bab 34 Kita Bertemu di Antara Takdir dan Perpisahan 161
    Bab 35 Epilog — Di Ujung Doa yang Tak Berhenti 169
    Tentang Penulis 17

     

    Original price was: Rp55.000.Current price is: Rp50.000.
  • -22% THE GUARDIANS OF IMAN Meneladani Kisah Heroik Para Pejuang Islam

    THE GUARDIANS OF IMAN Meneladani Kisah Heroik Para Pejuang Islam

    Penulis :

    Taufik Rahman

    ISBN : –

    Jumlah Hlm : viii + 172
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    Apakah kamu kenal Ulbah bin Zaid? Abu Dujanah? Ammar bin Yasir? Jika nama-nama ini terdengar asing, mungkin ada yang perlu kita akui dengan jujur. kita mengaku mencintai Nabi dan para sahabat, tetapi nyaris tidak mengenal mereka. Padahal mereka berjuang dengan mengorbankan darah, air mata, dan seluruh hidupnya.

    The Guardians of Iman mengajak pembaca menembus debu sejarah menyusuri kisah para sahabat yang imannya tidak dibangun dari kenyamanan, tapi dari pengorbanan. Mereka bukan sekadar nama dalam buku sirah, mereka adalah penjaga iman di saat Islam hampir runtuh, saat rasa takut lebih besar daripada harapan, dan saat dunia menawarkan segalanya untuk ditinggalkan.

    Buku ini bukan untuk sekadar dibaca. la menantang standar iman kita, mengguncang rasa puas diri, dan memaksa kita bertanya: jika mereka hidup hari ini, di mana posisi iman kita dibanding mereka?

    Jika kamu ingin mencari tolak ukur untuk menimbang posisi dan kedudukanmu-buku ini layak kamu miliki.

    Daftar Isi

    THE GUARDIANS OF IMAN v
    DAFTAR ISI ………………………………………………………………… v
    SEUNTAI KATA DARI PENULIS ………………………………….. 1
    BAGIAN I PARA PENJAGA IMAN DI MEDAN PERANG. 3
    1 HAMZAH BIN ABDUL MUTHTHALIB …………………….. 5
    Singa Allah yang Berdiri di Garda Terdepan ……………….. 5
    2 ALI BIN ABI THALIB ……………………………………………… 10
    Keberanian yang Tumbuh dari Tauhid………………………. 10
    3 KHALID BIN WALID ……………………………………………… 16
    Dari Musuh Islam Menjadi Pedang Allah ……………………. 16
    4 ABU DUJANAH BIN KHARASYAH ……………………… 23
    Kepala Terikat Merah, Hati Terikat Iman …………………. 23
    5 ANAS BIN AN-NADHR ………………………………………… 28
    Mencium Aroma Surga di Medan Uhud …………………… 28
    6 SA‘AD BIN ABI WAQQASH ………………………………….33
    Do’a yang Menjadi Senjata Paling Tajam ……………………33
    7 Zubair bin Awwam ……………………………………………….. 39
    Singa Allah yang Berdiri di Garda Terdepan …………….. 39
    8 THALHAH BIN UBAIDILLAH……………………………….. 45
    Tubuh Terluka, Rasulullah صلى الله عليه وسلم Terlindungi…………………. 45
    9 ABDURRAHMAN BIN AUF………………………………….. 50
    Pejuang Kaya yang Tidak Terikat Dunia …………………… 50
    vi THE GUARDIANS OF IMAN
    10 ABU AYYUB AL-ANSHARY ………………………………. 56
    Iman yang Bertahan Hingga Usia Senja di
    Medan Jihad ……………………………………………………………… 56
    BAGIAN II PARA PENJAGA IMAN DALAM
    KEHIDUPAN ……………………………………………………………… 62
    11 ABU BAKAR ASH-SHIDDIQ ……………………………….. 64
    Iman yang Teguh Saat Semua Goyah ………………………. 64
    12 UMAR BIN KHATTAB ………………………………………… 74
    Keadilan yang Lahir dari Takut kepada Allah ……………. 74
    13 UTSMAN BIN AFFAN …………………………………………. 80
    Kekayaan yang Dijaga oleh Rasa Malu ……………………… 80
    14 BILAL BIN RABAH ………………………………………………. 85
    Iman yang Tidak Bisa Disiksa untuk Menyerah ………… 85
    15 MUS’AB BIN UMAIR ……………………………………………. 91
    Meninggalkan Dunia Demi Dakwah …………………………… 91
    16 SALMAN AL-FARISI …………………………………………… 96
    Perjalanan Panjang Mencari Kebenaran …………………… 96
    17 AMMAR BIN YASIR ……………………………………………. 101
    Iman yang Terjaga Meski Dipaksa …………………………….. 101
    18 ULBAH BIN ZAID ………………………………………………..106
    Sedekah Yang Di Terima Di Dalam Keheningan
    Malam ………………………………………………………………………106
    19 HABIB BIN ZAID………………………………………………….. 112
    Keteguhan Iman yang Tidak Bisa Ditawar ………………… 112
    THE GUARDIANS OF IMAN vii
    20 ‘ABBAD BIN BISHR ……………………………………………. 117
    Menikmati bacaan Shalat meski anak panah
    tertancap ………………………………………………………………….. 117
    BAGIAN III PARA PENJAGA IMAN DARI KAUM
    WANITA …………………………………………………………………. 120
    21 KHADIJAH BINTI KHUWAILID ………………………….. 122
    Iman Pertama yang Menguatkan Rasulullah صلى الله عليه وسلم………… 122
    22 SUMAYYAH BINTI KHAYYATH ……………………… 127
    Syahidah Pertama yang Menolak Menukar Iman
    dengan Nyawanya …………………………………………………… 127
    23 ASMA’ BINTI ABU BAKAR ………………………………. 132
    Keberanian Seorang Wanita di Jalan Hijrah……………… 132
    24 NUSAIBAH BINTI KA’AB………………………………….. 136
    Perisai Rasulullah صلى الله عليه وسلم di Medan Uhud ………………………… 136
    25 AISYAH BINTI ABU BAKAR ……………………………..140
    Ilmu, Keteguhan, dan Warisan Keimanan ………………… 140
    26 FATIMAH AZ-ZAHRA ……………………………………… 145
    Kesabaran Putri Rasulullah صلى الله عليه وسلم dalam Luka dan
    Kesederhanaan ……………………………………………………….. 145
    27 UMMU SALAMAH ……………………………………………. 150
    Keteguhan Iman dalam Hijrah dan Kehilangan ………… 150
    28 RUQAYYAH BINTI RASULULLAH ………………….. 155
    Kesabaran dalam Rumah Tangga dan Perpisahan ……. 155
    29 HAFSAH BINTI UMAR ……………………………………… 159
    Penjaga Mushaf dan Amanah Umat ………………………… 159
    viii THE GUARDIANS OF IMAN
    30 UMMU AIMAN………………………………………………….. 164
    Cinta, Kesetiaan, & Do’a Seorang Ibu bagi
    Rasulullah صلى الله عليه وسلم …………………………………………………………….. 164
    PENUTUP ………………………………………………………………… 168
    DAFTAR PUSTAKA ………………………………………………… 169
    PROFIL PENULIS ………………………………………………………. 171

     

    Original price was: Rp100.000.Current price is: Rp78.000.
  • -27% TIANG DAN ATAP DI TENGAH BADAI

    TIANG DAN ATAP DI TENGAH BADAI

    Penulis :

    Sundarni

    ISBN : 978-634-0454-92-5

    Jumlah Hlm : x + 88
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2025
    Editor : –

    SINOPSIS

    TIANG & ATAP DI TENGAH BADAI

    “Maukah kau menjadi Tiang dan Atapku agar aku bisa berdiri tegak?”

    Sebuah janji yang diucapkan dengan kerendahan hati, namun mengandung kekuatan yang sanggup melawan dunia. Ini adalah kisah tentang pilihan yang berani: seorang gadis yang sudah kenyang dengan kepahitan hidup memutuskan untuk menikahi Adi, seorang pria tunanetra. la melamanya bukan dengan harta, melainkan dengan ketegasan hati.

    Pernikahan mereka tidak disambut karangan bunga, melainkan air mata dan kekhawatiran yang tebal. Ujian datang, kesulitan finansial. Namun, badai yang sesungguhnya terjadi di suatu malam hujan, ketika keraguan orang tua memuncak menjadi tindakan nyata: pintu kamar dikunci, dan Adi diusir tanpa sepatah kata perpisahan dari istrinya.

    Terperangkap dalam kesendirian, sang istri mengubah air mata menjadi tenaga. la bekerja siang dan malam, melawan makian, hingga di tengah keputusasaan, ia menekan kekuatan. Ketika Adi kembali, dan mereka bersatu, ia mengandung. Dalam doanya ia meminta sebuah tanda dari Tuhan. Sabilal Akbar lahir di bawah guyuran hujan menjadi validasi surgawi atas keyakinan yang tak pernah luntur. Keyakinan mereka membuat pengorbanan itu berbuah manis.

    Tiang dan Atap di Tengah Badai adalah tentang ketulusan, sebuah memoar yang membuktikan bahwa cinta sejati bukanlah tentang pandangan mata, melainkan tentang keteguhan hati yang saling menopang. Kisah ini adalah bukti bahwa warisan terbaik bagi anak-anak bukanlah harta melainkan semangat pantang menyerah dari orang tua mereka.

    Daftar Isi

    PENDAHULUAN V
    PROLOG 1
    TIANG & ATAP DI TENGAH BADAI 2

    BAB I 5
    Kepingan Langit Di Petak Kontrakan 6
    Kepulangan & Pelajaran Pertama Tentang Tanggung Jawab 9
    JANJI Di Bangku Sekolah & Panggilan Untuk Menopang 12
    IKRAR Di Tengah Badai Keraguan 18

    BAB II 25
    Kesetiaan Cahaya Perjuangan 26
    Di Bawah Langit Yang Menangis 31
    KESUNYIAN PANJANG Di Balik Gempuran Rutinitas 36
    Pertemuan Kembali 40

    BAB III 43
    Rezeki Yang Ditolak & Kekuatan Iman 44
    Sabilal Akbar Tanda Dibawah Guyuran Hujan 49
    MUKJIZAT Di Kota Santri 52
    Badai Berlalu Mentari Terbit 56

    BAB IV 59
    TITIK BALIK DIBAWAH NAUNGAN REZEKI 60
    Lika-Liku Kontrakan & Harga Sebuah Pendidikan 67
    Puncak Perjuangan & Janji Masa Depan 75
    Harta Yang Sejati Bukanlah Dinding 80
    WARISAN YANG TAK TERLIHAT 83
    REFLEKSI DAN MOTIVASI TERAKHIR 86

     

    Original price was: Rp55.000.Current price is: Rp40.000.