• -29% ANTARA API DAN ORDONANSI  VALIDASI YANG TERGADAI

    ANTARA API DAN ORDONANSI VALIDASI YANG TERGADAI

    Penulis :

    AKSARA SUNYI

    ISBN : 978-634-05-0165-0

    Jumlah Hlm : x + 184
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    Di Wisma Pencerahan, ketaatan adalah udara yang wajib dihirup, namun kejujuran adalah racun yang mematikan. Elang adalah seorang pengasuh yang terjebak dalam orkestra kesunyian. Di bawah pilar-pilar pualam yang megah dan aroma lilin lebah yang mahal, ia harus memvalidasi kesucian sistem, sementara di rumah, ia gagal memvalidasi rasa lapar istri dan anaknya. Ketika “Ordonansi”—kumpulan aturan birokrasi yang kaku—mulai mencekik lehernya melalui potongan gaji dan absen yang tak masuk akal, Elang menyadari bahwa ia bukan sedang mengajar manusia, melainkan sedang merawat sebuah mesin penindas.

    Dipicu oleh desakan ekonomi dan penemuan skandal korupsi di balik jubah putih Sang Penjaga Utama, Elang harus memilih: Tetap menjadi budak validasi yang kenyang akan kepalsuan, atau menyulut “Api” yang akan menghanguskan seluruh kemunafikan birokrasi.

    Sebuah kisah tentang martabat yang tergadai, perut yang berontak, dan keberanian seorang guru untuk berkata “Tidak” pada sistem yang memanusiakan kertas, namun mengabaikan manusia.

     

    PENGANTAR PENULIS ………………………….. ………………………….. ………………. vi
    DAFTAR ISI ………………………….. ………………………….. ………………………….. ……. viii
    BABAK 1: ORKESTRA KESUNYIAN …………………………………….. 1
    Episode Perjamuan di Atas Perut yang Perih………………………….. 2
    Episode Arsitektur Kebutaan ………………………….. …………………………. 8
    Episode Pasar Gelap di Balik Doa ………………………….. ………………… 14
    Episode Jejak Aris: Sepatu yang Tertinggal ………………………….. . 20
    Episode Tafsir Lazarus dan Meja yang Melimpah ………………… 26
    Episode Batu, Roti, dan Ikan ………………………….. …………………………. 32
    Episode Konfrontasi di Ruang Kencana ………………………….. …….. 38
    Episode Bayang-bayang di Selasar………………………….. ……………… 44
    Episode Perjamuan Malam Terakhir? ………………………….. …………. 50
    Episode Logika di Balik Tembok ………………………….. ………………….. 57
    Episode Gerilya Ideologi ………………………….. ………………………….. …… 64
    Episode Anatomi Gema yang Pecah ………………………….. ………….. 71
    Episode Runtuhnya Menara Gading ………………………….. …………… 77
    BABAK 2: DIALEKTIKA DALAM GELAP ……………………………..81
    Episode Selubung Nalar ………………………….. ………………………….. ……. 82
    Episode Kontrak Darah ………………………….. ………………………….. ……… 89
    Episode Fragmen Minyak dan Air Mata ………………………….. …….. 96
    Episode Perjamuan Para Serigala ………………………….. …………….. 103
    Episode Ambang Pintu Api ………………………….. …………….. 109
    BABAK 3: MANIFESTO API ………………………….. …………….. 116
    Episode Altar yang Terbakar ………………………….. …………….. 117
    Episode Panggung Para Munafik ………………………….. …………….. 122
    Episode Ekskomunikasi Sang Elang ………………………….. …………….. 127
    BABAK 4: RESILIENSI DI TEPI PUALAM ………………………….. …………….. 132
    Episode Pelajaran dari Aspal Basah ………………………….. …………….. 133
    Episode Tinta di Atas Trotoar ………………………….. …………….. 139
    Episode Ketukan Para Lintah ………………………….. …………….. 144
    Episode Recehan Nurani ………………………….. …………….. 150
    Episode Tinta yang Menggugat Takhta ………………………….. …………….. 155
    BABAK 5: REQUIEM UNTUK PUALAM ………………………….. …………….. 160
    Episode Pagi yang Berbeda ………………………….. …………….. 161
    Episode Requiem di Menara Pualam ………………………….. …………….. 168
    Episode Prasasti dari Tanah dan Debu (Epilog) ………………………….. …………….. 178
    TENTANG PENULIS ………………………….. …………….. 183

    Original price was: Rp120.000.Current price is: Rp85.000.
  • -13% BORNEO-25 DAN VAKSIN RAHASIA

    BORNEO-25 DAN VAKSIN RAHASIA

    Penulis :

    Hardi

    ISBN : 978-634-0471-58-8

    Jumlah Hlm : viii + 241
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    “Di tengah keindahan Kepulauan Derawan, Kalimatan – Borneo, penyakit misterius muncul, membawa kematian dalam hitungan jam. Penyebabnya diidentfikasi sebagai Virus N1X, yang kelak dikenal sebagai Borneo-25. Penyakit ini menyebar cepat ke penjuru nusantara, mengubah surga tropis menjadi medan perang melawan waktu. Virus N1X, seperti suara hutan yang membalas akibat keserakahan manusia.

    Dr. Windi dan tim kecilnya berpacu dengan detik untuk menciptakan vaksin. Namun, di balik laboratorium yang penuh harapan, mereka dihantui dilema etika, tekanan kekuasaan, dan kekuatan global. Setiap keputusan membawa risiko; menyelamatkan nyawa atau mengorbankan prinsip kemanusiaan. Windi dihadapkan pada pilihan yang bisa mengubah sejarah; menyerahkan rahasia demi kekayaan segelintir pihak, atau menjadikan ilmunya menjadi milik umat manusia.

    Borneo-25 dan Vaksin Rahasia” tidak hanya kisah tentang sains tapi adalah kisah keberanian dan harga yang harus dibayar untuk harapan. Tegang, emosional, dan menggugah; novel ini mengajak kita bertanya “Di tengah badai kematian, apa yang lebih berharga; nyawa, kebenaran, atau moralitas?”

    Daftar Isi

    Parakata v
    Daftar Isi vii
    1 Bisikan dari Rimba 1
    2 Kegentingan Nasional 12
    3 Sang Jenius dan Timnya 20
    4 Laboratorium Harapan 32
    5 Jejak Awal N1X 50
    6 Sejarah dalam Gen 63
    7 Tekanan Waktu 76
    8 Mimpi Vaksin Seumur Hidup 89
    9 Garis Merah Etika 96
    10 Rencana Rahasia Windi 105
    11 Janji Palsu 118
    12 Harapan yang Menipu 128
    13 Bisikan Kebenaran 147
    14 Suara yang Nyaris Padam 156
    15 Antara Dua Dunia 165
    16 Jejak yang Menghilang 177
    17 Ingatan yang Menghantui 183
    18 Cermin Diri 192
    19 Tekanan 201
    viii | Borneo-25 dan Vaksin Rahasia
    20 Detik Terakhir 215
    Epilog: Suara Masih Menggema 229
    Penulis 24

     

    Original price was: Rp75.000.Current price is: Rp65.000.
  • -49% CINTA YANG MENGUATKAN, IMAN YANG MENUNTUN NASIHAT ORANG TUA UNTUK MENGARUNGI BAHTERA RUMAH TANGGA SEBUAH PERSEMBAHAN CINTA DARI ORANG TUA

    CINTA YANG MENGUATKAN, IMAN YANG MENUNTUN NASIHAT ORANG TUA UNTUK MENGARUNGI BAHTERA RUMAH TANGGA SEBUAH PERSEMBAHAN CINTA DARI ORANG TUA

    Penulis :

    Suprianto, S.Ag., S.Kep.

    QRCBN : 62-2615-2312-085

    Jumlah Hlm : xxx + 80
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    “Cinta yang Menguatkan, Iman yang Menuntun” adalah sebuah persembahan cinta, doa, dan nasihat dari orang tua kepada anak-anaknya yang memulai perjalanan rumah tangga.

    Buku ini mengajak pembaca merenungkan makna pernikahan sebagai ibadah, sebagai perjalanan spiritual, dan sebagai tempat tumbuhnya cinta yang tulus serta iman yang menguatkan.

    Melalui kisah, pesan, doa, dan refleksi kehidupan, buku ini menjadi pengingat bahwa rumah tangga yang bahagia tidak hanya dibangun oleh cinta, tetapi juga oleh kesabaran, pengertian, dan doa yang tidak pernah berhenti.

    Buku ini bukan hanya hadiah bagi pasangan yang baru menikah, tetapi juga bagi siapa pun yang ingin menjadikan rumah tangga sebagai jalan menuju keberkahan dan kebahagiaan yang hakiki.

    Daftar Isi

    Daftar Isi
    Daftar Isi ………………………………………………………………………..v
    Kata Pengantar ……………………………………………………………….x
    Prolog …………………………………………………………………………. xii
    Pengantar Buku …………………………………………………………… xiv
    Halaman Dedikasi ……………………………………………………….. xvi
    Kutipan Pembuka Buku ……………………………………………….. xvii
    Kutipan Pembuka Setiap Bab ………………………………………. xviii
    Surat Abi untuk Anakku di Hari Pernikahanmu …………………. xxi
    Surat Ummi untuk Anakku di Hari Pernikahanmu ……………. xxiv
    Janji Cinta ………………………………………………………………… xxvii
    Doa Orang Tua …………………………………………………………… xxix
    Bab 1 Makna Pernikahan sebagai Ibadah ………………………….. 1
    1. Pernikahan sebagai Sunnah Rasulullah صلى الله عليه وسلم ……………… 1
    2. Tujuan Pernikahan dalam Perspektif Islam ……………. 2
    3. Pernikahan sebagai Jalan Penyempurnaan Iman ……. 3
    4. Nilai Spiritual dalam Ikatan Pernikahan …………………. 4
    5. Pernikahan sebagai Awal Perjalanan Menuju Surga … 5
    Bab 2 Cinta dalam Pernikahan: Lebih dari Sekadar Perasaan . 7
    1. Hakikat Cinta dalam Pandangan Islam………………….. 7
    2. Perbedaan Cinta Romantis dan Cinta yang
    Diberkahi ………………………………………………………….. 8
    3. Cinta yang Menguatkan Iman ………………………………. 9
    4. Menjaga Keikhlasan dalam Mencintai Pasangan…… 10
    5. Menumbuhkan Cinta Sepanjang Perjalanan
    Pernikahan ……………………………………………………… 11
    Bab 3 Fondasi Rumah Tangga: Sakinah, Mawaddah,
    Rahmah ……………………………………………………………………… 13
    1. Makna Sakinah dalam Kehidupan Rumah Tangga …. 13
    2. Mawaddah: Cinta yang Tumbuh dari Ketulusan ……. 14
    3. Rahmah: Kasih Sayang yang Menguatkan ……………. 15
    4. Membangun Keharmonisan dalam Keluarga ………… 16
    5. Menjadikan Rumah sebagai Tempat Ketenteraman . 17
    Bab 4 Peran dan Tanggung Jawab Suami ………………………… 19
    1. Suami sebagai Pemimpin Keluarga …………………….. 19
    2. Tanggung Jawab Nafkah dan Perlindungan ………….. 20
    3. Keteladanan Suami dalam Iman dan Akhlak ………… 21
    4. Komunikasi yang Bijak dengan Istri……………………… 22
    5. Menjadi Sahabat dan Penopang bagi Pasangan ……. 23
    Bab 5 Peran dan Kehormatan Seorang Istri ……………………. 25
    1. Kedudukan Istri dalam Islam ……………………………… 25
    2. Istri sebagai Penyejuk Hati Suami……………………….. 26
    3. Kebijaksanaan Istri dalam Mengelola Rumah
    Tangga ……………………………………………………………. 27
    4. Dukungan Istri terhadap Perjalanan Hidup Suami …. 28
    5. Kemuliaan Istri dalam Membangun Generasi ………. 29
    Bab 6 Komunikasi: Jembatan Keharmonisan Rumah Tangga 30
    1. Pentingnya Komunikasi yang Jujur dan Terbuka ……. 30
    2. Mendengar dengan Hati dan Empati …………………… 31
    3. Menyelesaikan Perbedaan dengan Bijaksana ………. 32
    4. Menghindari Konflik yang Tidak Perlu ………………….. 33
    5. Membangun Bahasa Cinta dalam Keluarga …………. 33
    Bab 7 Kesabaran dan Keteguhan dalam Menghadapi Ujian
    Rumah Tangga …………………………………………………………….. 35
    1. Ujian sebagai Bagian dari Kehidupan Pernikahan ….. 35
    2. Kesabaran sebagai Kekuatan dalam Rumah Tangga 36
    3. Menghadapi Konflik dengan Kedewasaan ……………. 37
    4. Menguatkan Hubungan dengan Doa dan Iman ……… 38
    5. Menemukan Hikmah di Balik Setiap Ujian ……………. 39
    Bab 8 Mengelola Keuangan Keluarga dengan Bijak ………….. 40
    1. Rezeki sebagai Amanah dari Allah ………………………. 40
    2. Perencanaan Keuangan dalam Rumah Tangga …….. 41
    3. Hidup Sederhana dan Menghindari Pemborosan ….. 42
    4. Keterbukaan Keuangan antara Suami dan Istri ……… 43
    5. Keberkahan Rezeki melalui Sedekah ………………….. 43
    Bab 9 Membangun Kepercayaan dalam Pernikahan ………… 45
    1. Kepercayaan sebagai Fondasi Hubungan ……………. 45
    2. Kejujuran sebagai Dasar Kepercayaan ………………… 46
    3. Menjaga Amanah dalam Pernikahan …………………… 47
    4. Mengatasi Keraguan dalam Hubungan ………………… 47
    5. Kepercayaan yang Tumbuh Seiring Waktu …………… 48
    Bab 10 Mendidik Anak dalam Keluarga yang Penuh Cinta ….. 50
    1. Anak sebagai Amanah dari Allah ………………………… 50
    2. Peran Orang Tua sebagai Pendidik Pertama …………. 51
    3. Menumbuhkan Nilai-Nilai Keimanan sejak Dini ……. 52
    4. Mendidik dengan Kasih Sayang dan Kesabaran ……. 52
    5. Membangun Keluarga sebagai Lingkungan yang
    Positif …………………………………………………………….. 53
    Bab 11 Menjaga Kehangatan Cinta Sepanjang Usia
    Pernikahan …………………………………………………………………. 55
    1. Cinta yang Bertumbuh Seiring Waktu ………………….. 55
    2. Menghargai Hal-Hal Kecil dalam Kehidupan
    Bersama …………………………………………………………. 56
    3. Meluangkan Waktu untuk Kebersamaan ……………… 57
    4. Menghormati dan Mendukung Satu Sama Lain …….. 57
    5. Mensyukuri Perjalanan Pernikahan …………………….. 58
    Bab 12 Membangun Tradisi Kebaikan dalam Keluarga ………. 60
    1. Keluarga sebagai Sekolah Nilai Kehidupan…………… 60
    2. Membiasakan Kebaikan dalam Kehidupan
    Sehari-hari ………………………………………………………. 61
    3. Menanamkan Kepedulian terhadap Sesama ………… 62
    4. Menghidupkan Tradisi Spiritual dalam Rumah ……… 63
    Cinta yang Menguatkan, Iman yang Menuntun | ix
    5. Menjadi Keluarga yang Memberi Manfaat bagi
    Lingkungan ……………………………………………………… 63
    Bab 13 Menjaga Keharmonisan Keluarga di Tengah Perubahan
    Zaman ……………………………………………………………………….. 65
    1. Tantangan Rumah Tangga di Era Modern …………….. 65
    2. Menjaga Keseimbangan antara Pekerjaan dan
    Keluarga …………………………………………………………. 66
    3. Bijak Menggunakan Teknologi dalam Keluarga ……… 67
    4. Memperkuat Nilai-Nilai Keluarga ……………………….. 68
    5. Menjadikan Rumah sebagai Tempat Kembali yang
    Penuh Kedamaian ……………………………………………. 68
    Bab 14 Menutup Perjalanan dengan Doa dan Harapan …….. 70
    1. Pernikahan sebagai Perjalanan Panjang ………………. 70
    2. Mensyukuri Setiap Tahap Kehidupan ………………….. 71
    3. Menjaga Harapan untuk Masa Depan………………….. 72
    4. Doa sebagai Penguat Perjalanan Rumah Tangga ….. 72
    5. Harapan Orang Tua untuk Anak dan Keluarganya….. 73
    Penutup ……………………………………………………………………… 75
    Epilog…………………………………………………………………………. 76
    Cinta yang Terus Menguatkan ……………………………………….. 76
    Tentang Penulis …………………………………………………………… 78

     

    Original price was: Rp78.000.Current price is: Rp40.000.
  • -15% CINTA YANG TAK PERNAH PADAM: Puisi-Puisi untuk PSIS

    CINTA YANG TAK PERNAH PADAM: Puisi-Puisi untuk PSIS

    Penulis :

    Gus Rikza

    ISBN : 978-634-04-6641-6

    Jumlah Hlm : xxx + 149
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    Cinta yang Tak Pernah Padam bukan sekadar buku puisi tentang sepak bola, tetapi do’a, kenangan, dan kesetiaan yang ditulis dengan hati untuk PSIS Semarang.

    Dari lapangan sederhana di Citarum tahun 1932 hingga sorak tribun Jatidiri hari ini, buku ini menuturkan perjalanan panjang PSIS tentang perjuangan, kejayaan, keterpurukan, dan kebangkitan.

    PSIS dalam buku ini bukan hanya klub, tetapi rumah, identitas, dan napas Kota Semarang.
    Menang disyukuri, kalah dicintai, karena biru bukan soal hasil melainkan kesetiaan.

    Semoga biru tetap menyala.
    Semoga sejarah tetap terjaga.
    Semoga masa depan PSIS Semarang semakin bersinar.

    Daftar Isi

    KATA PENGANTAR …………………………………………………………………v
    DAFTAR ISI ……………………………………………………………………………vii
    CHAPTER 1
    LAHIRNYA LEGENDA (1932–1949)………………………………………… 1
    Puisi 1 — Tahun Itu, 1932 ……………………………………………………………….. 2
    Puisi 2 — Bola dari Karung Goni …………………………………………………….. 2
    Puisi 3 — Lapangan Citarum, Saksi Awal ……………………………………….. 2
    Puisi 4 — Pemuda yang Tak Mau Diam ………………………………………….. 3
    Puisi 5 — Dari Semarang untuk Nusantara…………………………………….. 3
    Puisi 6 — Di Bawah Langit Pelabuhan…………………………………………….. 3
    Puisi 7 — Bendera Pertama ……………………………………………………………. 4
    Puisi 8 — Langkah Pertama ……………………………………………………………. 4
    Puisi 9 — Suara dari Masa Lalu……………………………………………………….. 4
    Puisi 10 — Nama Itu: PSIS……………………………………………………………….. 4
    Puisi 11 — Di Tepi Citarum ………………………………………………………………. 5
    Puisi 12 — Surat untuk Masa Depan ………………………………………………. 5
    Puisi 13 — Keringat di Dahi …………………………………………………………….. 5
    Puisi 14 — Nama-nama yang Tak Tercatat …………………………………….. 6
    Puisi 15 — Seragam Tanpa Nomor …………………………………………………. 6
    Puisi 16 — Lapangan Tanpa Garis …………………………………………………… 6
    Puisi 17 — Ketika Hujan Turun ……………………………………………………….. 6
    Puisi 18 — Kota yang Mulai Percaya ………………………………………………. 7
    viii | Cinta yang Tak Pernah Padam
    Puisi 19 — Nyanyian Pertama…………………………………………………………. 7
    Puisi 20 — Api Kecil yang Menyala ………………………………………………… 7
    ZAMAN PERJUANGAN (1935–1949) …………………………………….. 8
    Puisi 21 — Bola di Tengah Penjajahan …………………………………………….. 9
    Puisi 22 — Warna Biru di Mata Penjajah ………………………………………… 9
    Puisi 23 — Sepatu dari Ban Bekas ………………………………………………….. 9
    Puisi 24 — Di Tengah Suara Meriam………………………………………………. 9
    Puisi 25 — Di Balik Bendera Merah Putih …………………………………….. 10
    Puisi 26 — Stadion Rakyat …………………………………………………………… 10
    Puisi 27 — Suara dari Pelabuhan Lama…………………………………………. 10
    Puisi 28 — Permainan yang Dilarang ……………………………………………. 10
    Puisi 29 — Gol Pertama untuk Semarang ………………………………………11
    Puisi 30 — Dari Anak ke Anak ………………………………………………………..11
    Puisi 31 — Di Bawah Lampu Petromak ……………………………………………11
    Puisi 32 — Dari Doa Seorang Ibu …………………………………………………….11
    Puisi 33 — Hari Ketika Semua Kota Menatap ………………………………..12
    Puisi 34 — Peluit yang Membuat Merinding ………………………………….12
    Puisi 35 — Bintang di Langit Semarang ………………………………………….12
    Puisi 36 — Seragam yang Dicuci Sungai ………………………………………..12
    Puisi 37 — Pertandingan di Hari Merdeka ……………………………………..13
    Puisi 38 — Dari Peluit ke Doa …………………………………………………………13
    Puisi 39 — Semarang Menyanyi …………………………………………………….13
    Puisi 40 — Legenda Itu Bernyawa …………………………………………………13
    Dst…

     

    Original price was: Rp65.000.Current price is: Rp55.000.
  • -9% DILARANG MEMETIK BUAH DIPOHON SENDIRI

    DILARANG MEMETIK BUAH DIPOHON SENDIRI

    Penulis :

    Rio & Olivia

    ISBN : 978-634-04-8245-4

    Jumlah Hlm : viii + 138
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    Apa yang kau lakukan ketika tanganmu yang menanam kini dianggap tangan pencuri? Buku ini berisi cerita dari sekumpulan orang yang dianggap pencuri di tanah miliknya sendiri, la menggeledah dapur-dapur rumah yang sudut-sudutnya sengaja ditutup rapi. Kisah yang tak pernah ingin diakui namun selalu terjadi, Seperti sosok penyelundup di rumah sendiri. Orang pusing yang terasing. Suara mengakar dari orang yang sudah tertanam di tanah. Namanya dipanggil dengan penuh harapan, Konon, musibah datang dari amarah para tetua. Tantangannya lebih besar dari legenda-legenda gunung. Mitos keramat menjadi pengikat paling manjur, Kasih suci yang tersingkir oleh ikatan darah meski telah mati, Sudah terlalu lama derita ini dianggap tak pernah ada, Saatnya lantang mengakui mereka benar-benar nyata.

    Daftar Isi

    Kata Pengantar ………………………….. ………………………….. v
    Daftar Isi ………………………….. ………………………….. …… viii
    Pintu Belakang ………………………….. ………………………….. . 1
    Memangnya Ini Rumahku? ………………………….. ………… 26
    Warisan Terakhir Ibu ………………………….. ……………….. 44
    Ganti Panggilan ………………………….. ……………………….. 56
    Wong Tuwo ………………………….. ………………………….. … 71
    Di Balik Gunung Valdor ………………………….. ……………. 85
    Nyi Randu Menagih Janji ………………………….. ………… 103
    Anak Lanang Kesayangan Ibu ………………………….. ……. 115
    Biografi Penulis ………………………….. ………………………. 135

     

    Original price was: Rp55.000.Current price is: Rp50.000.
  • -48% DUA RATUS JUTA, SEMANGKUK SOTO, DAN DOA IBU SEBUAH KISAH TENTANG HARAPAN DAN KASIH IBU

    DUA RATUS JUTA, SEMANGKUK SOTO, DAN DOA IBU SEBUAH KISAH TENTANG HARAPAN DAN KASIH IBU

    Penulis :

    Reza Imani Syawal

    ISBN : 978-634-05-1206-9

    Jumlah Hlm : viii + 91
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    Semua orang punya titik terendah dalam hidupnya, dan bagi Ibu, titik itu datang di tahun 2019. Sebuah aset ruko yang menjadi harapan satu-satunya untuk menutup hutang sebesar 200 juta rupiah justru menjadi sumber petaka. Uang hasil penjualannya dibawa lari, disusul dengan intimidasi yang mengancam keselamatan keluarga. Ibu dipaksa menyerah pada keadaan, merelakan harta yang hilang, tapi tidak dengan tanggung jawabnya. Ia memilih memikul beban hutang itu di pundaknya, sendirian.

    Buku ini menceritakan jejak langkah seorang Ibu yang enggan menyerah meski dunianya sedang runtuh. Berawal dari warung nasi sederhana di Cinere yang penghasilannya menyusut hingga hanya menyentuh seratus ribu sehari, sebuah ide muncul dari percakapan meja makan setelah pernikahan anaknya. “Gimana kalau Ibu jualan Soto Betawi saja?”

    Itu adalah awal dari pertaruhan baru. Namun, tepat saat kuali soto pertama mulai mendidih di awal 2020, pandemi Covid-19 menghantam. Warung yang baru saja mulai bernapas harus berhadapan dengan jalanan yang sepi dan pembatasan wilayah. Tidak berhenti di situ, tagihan hutang lama sebesar 50 juta tiba-tiba datang menagih di depan pintu rumah.

    Di sinilah babak “perang” yang sesungguhnya dimulai. Strategi berpindah ke dunia digital—Gojek, Grab, dan terakhir ShopeeFood. Pembaca akan dibawa melihat bagaimana Ibu harus bertahan di balik uap kuali, meracik rasa yang tetap konsisten meski harga bahan pokok melambung tak karuan. Ada momen-momen menyesakkan saat harus bernegosiasi dengan pihak bank untuk meminta napas tambahan (restrukturisasi) hingga tahun 2024.

    Namun, di tengah aroma lengkuas dan santan, ada tawa dua orang cucu yang lahir menjadi “bahan bakar” utama. Semangat itu membawa Soto Betawi Ibu melanglang buana, dipesan oleh pelanggan dari Jakarta Selatan hingga Tangerang Selatan, bahkan hingga harus berjualan sampai waktu sahur demi mengejar setiap rupiah pelunasan.

    Ini bukan sekadar buku tentang cara melunasi hutang. Ini adalah catatan cinta seorang Ibu yang membuktikan bahwa kejujuran dan kerja keras adalah mata uang yang paling berharga. Di tahun 2024, surat pelunasan itu akhirnya terbit, menandai akhir dari lima tahun perjalanan yang penuh peluh, dan dimulainya masa depan yang merdeka.


    Daftar Isi


    Kata Pengantar ………………………….. ………………………….. ………………………….. ……..v
    Daftar Isi………………………….. ………………………….. ………………………….. ……………… viii
    Bab 1 : Secercah Harapan di Balik Pintu yang Terkunci …………………… 1
    Bab 2: Senja di Warung Nasi dan Resep Baru dari Cinere ……………….. 6
    Bab 3: Asap Pertama dan Debar Jantung di Balik Kuali ………………… 17
    Bab 4: Bayang-Bayang Masa Lalu di Tengah Harum Kuah Soto ….24
    Bab 5: Tamu di Depan Pintu dan Dunia yang Terkunci ………………… 31
    Bab 6: Menembus Dinding Digital dan Napas dari Meja
    Perundingan ………………………….. ………………………….. ……………………… 35
    Bab 7: Cucu, Kompor, dan Dua Dunia Digital ………………………….. ………42
    Bab 8: Kejujuran di Meja Bank dan Keajaiban Digital ……………………. 48
    Bab 9: Strategi Piring Meluap dan Pertaruhan di Ranah Shopee ..54
    Bab 10: Cahaya di Ambang Fitri dan Gema Rasa
    Melampaui Batas………………………….. ………………………….. …………….. 60
    Bab 11: Fajar 2024 dan Janji yang Terbayar Tunai …………………………. 65
    Bab 12: Paspor Pertama dan Cakrawala Baru di Seberang Lautan 72
    Bab 13: Perang Bintang dan Mahkota Kepercayaan ……………………… 78
    Bab 14: Stempel Halal dan Kemenangan yang Paripurna ……………. 83
    Tentang Penulis ………………………….. ………………………….. …………………………..89

    Original price was: Rp95.000.Current price is: Rp49.000.
  • -33% HARI GURU NASIONAL KE - 80 HARI BAHAGIA BERUJUNG DUKA.

    HARI GURU NASIONAL KE – 80 HARI BAHAGIA BERUJUNG DUKA.

    Penulis :

    AMAR HALIM, S.Pd.I

    ISBN : 978-634-04-8727-5

    Jumlah Hlm : viii + 94
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    Buku ini merekam sebuah ironi pendidikan: ketika Hari Guru Nasional yang seharusnya menjadi ruang syukur dan penghormatan, justru berubah menjadi saksi musibah dan penderitaan. Melalui catatan reflektif berbasis pengalaman nyata, penulis menghadirkan potret guru dan masyarakat yang berjuang mempertahankan nilai-nilai kemanusiaan di tengah bencana.
    Ditulis dengan pendekatan naratif-analitis, buku ini mengulas makna pengabdian guru tidak hanya sebagai pendidik di ruang kelas, tetapi juga sebagai penopang psikososial, penjaga harapan, dan teladan keteguhan iman saat krisis melanda. Refleksi religius di dalamnya mengajak pembaca menyadari keterbatasan manusia dan pentingnya bersandar kepada Allah dalam menghadapi ujian kehidupan.
    Buku ini relevan bagi pendidik, akademisi, pengambil kebijakan, dan masyarakat luas sebagai bahan renungan tentang pendidikan, kepemimpinan, serta tanggung jawab moral dalam situasi darurat. Hari Bahagia Berujung Duka menegaskan bahwa dari musibah, lahir pelajaran paling jujur tentang iman, kesabaran, dan arti sebuah pengabdian.

    Daftar Isi

    Kata Pengantar ………………………………………………………………………………………. v
    Daftar Isi ………………………………………………………………………………………….. vii
    Upacara Hari Guru Nasional di Tengah Hujan ………………………………1
    Sore Yang Memilukan …………………………………………………………………………..8
    Tolooooong ………………………………………………………………………………………….. 16
    Gelap Gulita Tanpa Jaringan Listrik dan Telepon ………………………. 32
    Menunggu Status ………………………………………………………………………………… 37
    Madrasahku Berlumpur ……………………………………………………………………. 43
    Mengungsi ………………………………………………………………………………………….. 48
    Mahalnya BBM dan Bahan Pokok …………………………………………………. 57
    Debu Yang Berterbangan …………………………………………………………………. 63
    Mahalnya Harga Shalat Jamaah ………………………………………………………. 67
    Meunasah Hanya Sebagai Tumpangan …………………………………………. 72
    Surat Arrahman, Ayat Yang diulang ……………………………………………… 77
    Titik Balik Dari Sebuah Musibah ……………………………………………………. 82
    Cepat Pulih Aceh Ku Tercinta ………………………………………………………….. 87
    Refleksi Catatan Penulis; ………………………………………………………………….. 93

     

    Original price was: Rp60.000.Current price is: Rp40.000.
  • -37% IZINKAN MEREKA BERTANYA, “KAPAN KAMU NIKAH?” Panduan Tenang untuk Single yang Capek Ditanya Kapan Nikah

    IZINKAN MEREKA BERTANYA, “KAPAN KAMU NIKAH?” Panduan Tenang untuk Single yang Capek Ditanya Kapan Nikah

    Penulis :

    DINARI OKTARIA

    ISBN : 978-634-04-9855-4

    Jumlah Hlm : x + 277
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    Hai kamu. Iya, kamu.
    Jujur deh.. Udah muak belum?
    Muak karena harus menyiapkan jawaban “aman” setiap kali ditanya: “Kapan nikah?”
    Muak karena harus terus memasang senyum formalitas andalan untuk menutupi rasa lelah yang sebenarnya sudah di ubun-ubun.
    Aku tahu rasanya berusaha hidup normal, fokus ke karier, dan mencoba nggak panik saat melihat satu per satu teman mulai mengunggah foto pernikahan. Tapi jujur saja, saat malam tiba dan suasana menjadi sunyi, pikiran itu tetap menyelinap dibenakmu: “Ada yang salah ya sama aku? Kenapa aku merasa tertinggal jauh banget?”
    Buku ini aku tulis khusus buat kamu yang sering pura-pura kuat, padahal aslinya seperti sedang kehabisan napas karena merasa berpacu dengan waktu. Buat kamu yang hatinya sibuk meredam cemas akibat tekanan sosial, tapi harus tetap terlihat “oke” di depan semua orang.
    Lewat buku ini, kita nggak cuma bakal curhat bareng. Aku mau ajak kamu membedah akar rasa sepi dan cemas yang kamu rasakan itu pakai kacamata psikologi dan neurosain,. Kita bakal cari tahu kenapa pertanyaan basa-basi itu bisa bikin otak kita merasa “terancam”, gimana caranya menyembuhkan luka lama, sampai cara mengelola energi diri supaya kamu bisa menanti dengan tenang tanpa harus kehilangan jati diri.
    Ingat ya, ini bukan buku panduan cepat mencari jodoh. Bukan juga mantra ajaib biar kamu langsung dilamar besok pagi.
    Buku ini adalah teman perjalanan yang bakal menemanimu melewati empat tahap penting: 1) mengakui kalau kamu memang lelah, 2) berani menatap luka lama, 3) menata ulang cara pandangmu soal cinta, 4) sampai akhirnya kamu siap melangkah dengan batin yang lebih sehat.
    Setelah kamu tutup buku ini nanti, harapanku cuma satu: kamu punya kekuatan dan rasa nyaman yang utuh saat harus menghadapi pertanyaan itu untuk kesekian ratus kalinya—tanpa ada lagi rasa nyesek di dada.
    Sebab, kamu nggak tertinggal. Kamu cuma lagi dipersiapkan.

    Daftar Isi

    Daftar Isi

    KATA PENGANTAR ………………………………………………………………………v
    DAFTAR ISI ………………………………………………………………………………….vii
    PROLOG Kenapa Belum Menikah? ……………………………………………1
    Bagian 1: Berdamai dengan Tekanan dan Sunyi
    (Fase Validasi) ……………………………………………………………. 6
    Bab 1: “Aku Baik-Baik Saja” adalah Sebuah Kebohongan yang
    Melelahkan …………………………………………………………………………………..7
    Sebenernya Kamu nggak Papa Kalau Ngerasa Nggak
    Baik-Baik Aja. …………………………………………………………………………13
    Gimana Kalau Jodoh Datang Terlambat? ………………………….23
    Menyiapkan Amunisi Jawaban Pertanyaan
    “Kapan Nikah?” ……………………………………………………………………..29
    Bab 2: Sunyi Itu Nyata, Sepi Itu Pilihan …………………………………..31
    Sunyi Itu Nggak Selalu Sepi …………………………………………………31
    Ketenangan Adalah Kunci …………………………………………………..42
    Bab 3: Cinta Bukan Obat Anti -Kesepian …………………………………49
    Cinta Tidak Akan Pernah Mengisi Kekosongan yang
    Kita Abaikan …………………………………………………………………………..49
    Kita Nyari ‘Jodoh’ atau Nyari ‘Pengakuan’? ……………………….58

    Bagian 2: Pulang ke Diri Sendiri
    (Fase Introspeksi & Healing) ……………………………………… 63
    Bab 4: Apakah Aku Belum Siap, atau Sebenarnya Takut? ……64
    Takut Nikah Tidak Sama dengan Tidak Siap Nikah …………..69
    Dari Mana Datangnya Ketakutan Itu? ………………………………..74
    Ketika Ketakutan Menyamar Menjadi Kemandirian …………79
    Bagaimana Jika Bukan Jodohmu yang Belum Datang…
    Tapi Kamunya yang Menutup Pintu? …………………………………84
    Menyembuhkan Diri: Bukan Agar Siap Menikah, Tapi Agar
    Tidak Salah Menghindar ………………………………………………………89
    Bab 5: Meninggalkan Cinta yang Menguras Jiwa …………………96
    Mengenali Cinta yang Melelahkan …………………………………….96
    Cinta atau Ketergantungan? ……………………………………………..100
    Perempuan Penuh Tahu Kapan Harus Tinggal, Kapan Harus
    Pergi ……………………………………………………………………………………..104
    Bab 6: Seni Menjadi Perempuan yang ‘Penuh’ ……………………110
    Keinginan Bahwa Harus Ada Seseorang yang Membuat Diri
    Lengkap Itu Hanyalah Ilusi …………………………………………………110
    Perempuan yang Belum Penuh Akan Mudah Tumbang . 114
    Cara Menjadi Diri yang Utuh ……………………………………………..119
    Tantangan untuk Menyayangi Diri Sendiri ……………………..124
    Mengapa Kita Sulit Menyayangi Diri Sendiri? …………………127
    Healing Bukan Move On Buru -Buru – Pulih Itu Proses,
    Bukan Pelarian …………………………………………………………………….129
    Kenapa Kita Takut Proses Pulih? ……………………………………….133

    Bagian 3: Mengatur Ulang Frekuensi
    (Fase Transformasi Mindset) …………………………………… 142
    Bab 7: Mengaktifkan Energi Feminin dalam Penantian …….143
    Kesalahpahaman Tentang Feminin (Bukan tentang
    penampilan luar) …………………………………………………………………150
    Latihan Energi Feminin Sehari -hari saat Tahap Penantian
    Jodoh ……………………………………………………………………………………155
    Mengapa Banyak Perempuan Gengsi Menggunakan Energi
    Feminin?……………………………………………………………………………….164
    Luka Lama yang Menghambat Energi Feminin ………………169
    Bab 8: Jodoh Itu Misterius, Tapi Bisa Dibaca Polanya ………..176
    Katanya Jodoh Itu Misterius ………………………………………………176
    Refleksi Umum tentang Tanda -Tanda dari
    Tuhan/Semesta ……………………………………………………………………181
    Ketemu Orang yang Salah Berulang Kali, Kok Bisa? ……….183
    Semesta Sering Kasih Clue, Tapi Kita Sibuk Mikirin Ex …..187
    Berdoa Lewat Perilaku ……………………………………………………….. 191
    Rezeki, Karir, dan Jodoh: Mereka Jalan Bersama …………….196
    Simpulan Reflektif ……………………………………………………………….201
    Tuhan Dengerin, Tapi Kita Ngerti Nggak? ……………………….205
    Bab 9: Nilai Hidup vs. Spesifikasi Fisik …………………………………..210
    Spesifikasi atau Nilai Hidup? ……………………………………………..210
    Kamu Layak Dicintai, Tapi Bukan Dengan
    Meminta-Minta ……………………………………………………………………213
    Afirmasi dan Refleksi …………………………………………………………..216

    Bagian 4: Menghadapi Masa Depan dengan Tenang
    (Fase Eksekusi) ……………………………………………………….. 221
    Bab 10: Tiga Rumus Keutuhan Sebelum Mengucap Janji …222
    Pertama, ketidakcocokan selera fisik. ……………………………….223
    Kedua, ketidakcocokan karakter. ………………………………………224
    Ketiga, ketidakcocokan tujuan hidup. ……………………………..224
    Pasangan adalah manusia berperasaan, bukan sekadar Alat
    pemenuh kebahagiaan ………………………………………………………227
    Bab 11: Ketika Dia Akhirnya Datang …………………………………….233
    Tanda-Tandanya Beda dari yang Dulu -Dulu …………………..233
    Tenang, Bukan Berdebar -Redebar ……………………………………238
    Siap Nggak Kamu Berbagi Hidup, Bukan Cuma Cerita? …241
    Pernikahan Bukan “Kesan” Happy Ending, Tapi Perjalanan
    Baru yang kita harapkan Happy Ending …………………………..246
    Bab 12: Kalau Belum Datang Juga, Lalu Apa? ……………………..252
    Mengolah Waktu Tunggu Menjadi Kekuatan …………………252
    Stop Bertanya Kapan si Dia Datang tapi Mulai Tanya
    Kenapa dan Bagaimana Aku Bisa Menjadi Pribadi yang
    Berkelimpahan. ……………………………………………………………………257
    Karena Jodoh Itu Datangnya Ketika Kita Udah Nggak
    Ngeluh Terus ……………………………………………………………………….262
    DAFTAR PUSTAKA …………………………………………………………………..269
    EPILOG Kamu Tidak Tertinggal, Kamu Sedang
    Dipersiapkan ……………………………………………………………………………271

     

    Original price was: Rp150.000.Current price is: Rp95.000.
  • -26% JEJAK YANG TAK TERLIHAT RENUNGAN TENTANG MAKNA HIDUP

    JEJAK YANG TAK TERLIHAT RENUNGAN TENTANG MAKNA HIDUP

    Penulis :

    Prayoga Syaputra

    ISBN : –

    Jumlah Hlm : x+182 halaman
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    Buku ini lahir dari keheningan-keheningan malam-malam panjang yang penuh tanya, dari diam yang akhirnya mengajarkan banyak hal.

    Tentang kehilangan yang diam-diam membentuk kita.
    Tentang luka yang tidak selalu terlihat, tapi nyata dirasakan.
    Tentang harapan yang kecil, namun mampu membuat kita bertahan satu hari lagi.

    Jejak yang Tak Terlihat bukan sekadar kumpulan kata.
    Ini adalah teman untuk menemani kamu yang sedang berjalan, meski belum tahu arah pulangnya ke mana.
    “Kadang, yang paling berarti dalam hidup bukan yang terlihat, tapi yang kita rasakan dalam diam.”

    Untuk kamu yang sedang mencari makna,
    untuk kamu yang sedang lelah,
    dan untuk kamu yang masih percaya,
    bahwa hidup ini tetap punya alasan untuk dijalani.

    Daftar Isi
    Kata Pengantar ……………………………………………………….. iii
    Daftar Isi ………………………………………………………………. viii
    Bab 1 Dunia Yang Tak Kita Pilih ……………………………. 1
    1.1. Lahir Sebagai Tanya ………………………………………. 4
    1.2. Rumah Yang Tidak Kita Bangun ………………….. 8
    1.3. Pilihan Yang Memilih Kita ………………………….. 13
    1.4. Hidup Sebagai Jejak Tak Terlihat ……………….. 18
    1.5. Penutup ………………………………………………………… 22
    Bab 2 Sepotong Senyum Di Tengah Hujan …………. 25
    2.1. Hadirnya Kebaikan Yang Tak Terduga ……… 29
    2.2. Kebaikan Sebagai Pilihan ……………………………. 34
    2.3. Kebaikan Dalam Fiksi Dan Realita ……………… 39
    2.4. Membangun Jejak Kebaikan ……………………….. 44
    2.5. Penutup ………………………………………………………… 49
    Bab 3 Jejak Langkah Dan Pilihan Sunyi ………………. 53
    3.1. Langkah Pertama: Awal Dari Segalanya ……. 56
    3.2. Pilihan Sunyi Dan Dilema Hati ……………………. 61
    3.3. Melangkah Dengan Kesadaran …………………… 66
    3.4. Penutup ………………………………………………………… 70
    Bab 4 Hening Yang Berbicara ……………………………… 73
    4.1. Hening Yang Menggugah ……………………………. 75
    4.2. Kontemplasi Sebagai Jalan Mendalam ……….. 79
    4.3. Hening Dalam Kesibukan ……………………………. 84
    4.4. Penutup ………………………………………………………… 89
    Bab 5 Menyusuri Waktu Dan Kenangan ……………… 92
    5.1. Jejak Waktu Yang Tak Terlihat …………………… 94
    5.2. Kenangan: Penjaga Identitas ………………………. 97
    5.3. Waktu, Kenangan, Dan Pilihan …………………… 99
    5.4. Penutup ……………………………………………………… 103
    Bab 6 Makna Dalam Kesendirian ………………………. 105
    6.1. Menyambut Kesendirian Dengan Rasa
    Terbuka ……………………………………………………… 107
    6.2. Kesendirian Sebagai Jalan Refleksi ………….. 109
    6.3. Kesendirian Dan Kebersamaan Yang
    Sejati …………………………………………………………… 111
    6.4. Penutup ……………………………………………………… 116
    Bab 7 Cinta Sebagai Jalan Dan Tujuan ………………. 118
    7.1. Makna Cinta Yang Lebih Dalam ………………. 120
    7.2. Cinta Dalam Kehidupan Sehari-Hari ……….. 125
    7.3. Cinta Dan Kebebasan ………………………………… 128
    7.4. Penutup ……………………………………………………… 131
    Bab 8 Keberanian Untuk Jujur Pada Diri Sendiri 133
    8.1. Menguak Topeng Yang Kita Pakai …………… 135
    8.2. Kejujuran Sebagai Jalan Pembebasan ………. 139
    8.3. Kejujuran Dan Hubungan Dengan
    Orang Lain …………………………………………………. 142
    8.4. Penutup ……………………………………………………… 144
    Bab 9 Menemukan Makna Dalam Penderitaan … 146
    9.1. Penderitaan Sebagai Bagian Tak Terpisahkan
    Dari Hidup …………………………………………………. 148
    9.2. Memahami Dan Menerima Penderitaan ….. 153
    9.3. Penderitaan Dan Kasih Sayang ………………… 157
    9.4. Penutup ………………………….. 160
    Bab 10 Menjalani Hidup Dengan Kesadaran Penuh ………………………….. 163
    10.1. Kesadaran Sebagai Kunci Kehidupan Bermakna ………………………….. 165
    10.2. Menghadapi Hidup Dengan Terbuka Dan Lapang Dada ………………………….. 168
    10.3. Kesadaran Dan Kebebasan Sejati ………………………….. 171
    10.4. Penutup ………………………….. 174
    Epilog ………………………….. 177
    Ucapan Terima Kasih ………………………….. 179
    Tentang Penulis ………………………….. 180

    Original price was: Rp115.000.Current price is: Rp85.000.
  • -21% KALI KEDUA

    KALI KEDUA

    Penulis :

    Rayi Indriyana

    ISBN : 978-634-04-7865-5

    Jumlah Hlm : viii + 453
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    “Sabia tak pernah menyangka hidupnya akan serumit ini. Saat ia mulai belajar mencintai lagi di kisah barunya bersama Gandhi, masa lalunya justru datang mengetuk dalam wujud Kala⸺ cinta pertama yang tak pernah bena-benar pergi.
    Antara ketenangan yang (mungkin) ditawarkan Gandhi dan getar nostalgia dari Kala, Sabia dihadapkan pada pilihan yang tidak mudah; melupakan masa lalu yang manis atau mempertaruhkan masa depan yang belum tentu pasti.
    Karena kadang, cinta tak hanya tentang siapa yang datang lebih dulu… tapi siapa yang memilih untuk tetap tinggal dan berharap akan kesempatan kedua.

    Daftar Isi

    Kata Pengantar ………………………………………………………. v
    Daftar Isi ………………………………………………………………… vii
    Bab 1 ……………………………………………………………………….. 1
    Bab 2 ……………………………………………………………………. 46
    Bab 3 ……………………………………………………………………. 88
    Bab 4 ……………………………………………………………………146
    Bab 5 …………………………………………………………………… 174
    Bab 6 ……………………………………………………………………214
    Bab 7 ……………………………………………………………………251
    Bab 8 ……………………………………………………………………291
    Bab 9 ………………………………………………………………….. 326
    Bab 9 …………………………………………………………………..346
    Bab 10 ………………………………………………………………… 366
    Bab 11………………………………………………………………….. 401
    Bab 12 ………………………………………………………………….. 417
    Tentang Penulis……………………………………………………452

     

    Original price was: Rp120.000.Current price is: Rp95.000.
  • -25% KETIKA KENYATAAN TAK SESUAI HARAPAN  SENI MENERIMA REALITA, MENGURANGI KECEWA

    KETIKA KENYATAAN TAK SESUAI HARAPAN SENI MENERIMA REALITA, MENGURANGI KECEWA

    Penulis :

    MOHAMMAD NURWAHID

    ISBN : 978-634-05-0003-5

    Jumlah Hlm : x + 228
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    Buku ini membawa kita menatap hidup dengan jujur ketika kenyataan sering tidak sesuai harapan. Ia mengajak kita memahami bahwa kecewa bukanlah kegagalan tetapi pesan halus dari batin yang menuntun pada kesadaran diri dan pemahaman yang lebih dalam tentang pengalaman manusia. Setiap luka, setiap kekecewaan, setiap harapan yang runtuh bukan untuk ditolak tetapi untuk diterima sebagai bagian dari perjalanan yang lebih luas dan lebih jujur.

    Di halaman demi halaman kita belajar menghadapi rasa sakit dan kekecewaan dengan keberanian yang lembut. Kita diajak berhenti memusuhi kenyataan, memberi ruang bagi perasaan yang terluka, menurunkan ekspektasi yang membebani, dan menemukan rasa cukup tanpa kehilangan arah atau kemampuan untuk bermimpi. Kita belajar untuk hadir sepenuhnya di hari ini, meski langkah masih ragu dan hati masih sakit, menyadari bahwa hidup tidak harus sempurna agar tetap layak dijalani.

    Buku ini menuntun kita menumbuhkan harapan yang sehat, harapan yang memberi energi tanpa menuntut, yang tetap memungkinkan kita jatuh dan bangkit lagi tanpa harus menyalahkan diri sendiri. Ia mengajarkan kita menjaga diri dari tekanan yang tak perlu, merawat luka yang masih terasa, dan tetap bergerak di tengah ketidakpastian.

    Dari sini kita belajar bahwa keberanian bukan selalu tentang tindakan besar atau pahlawan yang terlihat jelas, tetapi tentang tetap hadir, tetap bernapas, tetap terbuka terhadap kemungkinan-kemungkinan baru meski hidup tidak berjalan seperti yang kita bayangkan.

    Membaca buku ini adalah undangan untuk berdamai dengan diri sendiri dan menerima realita apa adanya. Ia mengajarkan kita menatap rasa sakit dengan lembut, menumbuhkan ketenangan di tengah keributan batin, dan menemukan kekuatan yang sunyi di dalam kesadaran yang penuh. Hidup yang utuh bukanlah hidup tanpa luka, melainkan hidup yang dijalani dengan hati yang jujur, langkah yang perlahan namun mantap, dan kemampuan untuk tetap hadir meski dunia tidak selalu bersahabat.

    Buku ini bukan sekadar panduan untuk menghindari kecewa atau meraih kebahagiaan instan. Ia adalah teman sunyi yang menuntun kita memahami seni hidup dengan penuh kesadaran, seni menerima kenyataan, seni menjaga hati tetap lentur, dan seni menapaki hari-hari yang tidak sempurna dengan keberanian yang paling manusiawi.

    Kata Pengantar ………………………….. v
    Daftar Isi ………………………….. viii
    Prolog ………………………….. 1

    Bagian I: Harapan Benih Kecewa …………………. 6
    Bab 1: Kita Hidup dari Harapan ………………………….. 12
    Bab 2: Ketika Pikiran Merancang, Dunia Tidak Menyetujui ………………………….. 21
    Bab 3: Kecewa Tidak Datang Tiba Tiba …………..30
    Bab 4: Harapan yang Kita Simpan Terlalu Lama ……………39
    Bab 5: Ketika Harapan Menjadi Ukuran Nilai Diri …………. 46

    Bagian II: Kecewa, Luka yang Tak Terlihat ………………………….. 53
    Bab 6: Bentuk Bentuk Kecewa yang Jarang Diakui ………………………….. 58
    Bab 7: Mengapa Kita Sulit Menerima Kenyataan………………………….. 70
    Bab 8: Melarikan Diri dari Realita………………………….. 80
    Bab 9: Penerimaan yang Keliru………………………….. 89
    Bab 10: Luka yang Tidak Diakui Akan Menentukan Cara Kita Hidup ………………………….. 97
    Bagian III: Menerima Bukan Menyerah …………………… 105
    Bab 11: Menerima Bukan Berarti Kalah …………………… 110
    Bab 12: Seni Menurunkan Harapan Tanpa Kehilangan Harapan …………………………..120
    Bab 13: Realita yang Diterima Menjadi Guru …………………………..128
    Bab 14: Menemukan Arti Cukup di Tengah Kekurangan …………………………..135
    Bab 15: Hidup yang Tidak Ideal, Tapi Utuh ………………144
    Bagian IV: Hidup Setelah Kecewa ………………………….. 153
    Bab 16: Menjalani Hidup Apa Adanya ………….161
    Bab 17: Harapan Baru yang Lebih Sehat ………….169
    Bab 18: Jika Kecewa Datang Lagi…………………….. 178
    Bab 19: Menjadi Lembut Tanpa Menjadi Lemah ……………… 186
    Bab 20: Hidup yang Tidak Sempurna, Tapi Dihuni Sepenuhnya ……………… 120

    Epilog: Hidup Tetap Berjalan Meski Tidak Sesuai Harapan ………………………….. 210

    Tentang Penulis ………………………….. 216

    Original price was: Rp130.000.Current price is: Rp98.000.
  • -13% LE JARDIN SERRE

    LE JARDIN SERRE

    Penulis :

    Yoenha11

    ISBN : 978-634-0474-67-1

    Jumlah Hlm : vi + 197
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    Jade Booster dari bangsa Manpili berjanji akan menikahi Lunar Love dan membangun sebuah taman rumah kaca, sebagai upaya pengembangbiakan aneka macam tumbuhan. Jade yakin, hanya dengan memperbanyak tumbuhan, maka pasokan oksigen di Planet Lars U 92 yang mereka tempati akan tercukupi. Namun usaha Jade harus terhenti, karena Lunar Love diculik oleh Moonlight Strikes dan pasukannya dari bangsa Korshul. Mereka menginginkan Lunar Love yang ternyata adalah Putri Nizira, pemimpin sah bangsa Korshul yang hilang sewaktu kecil. Bagaimana perjuangan Jade untuk mewujudkan mimpinya membangun Le Jardin Serre dan menikahi Lunar Love? Apa sebenarnya tujuan Moonligt Strikes menculik Putri Nizira?

    Daftar Isi

    Daftar Isi …………………………………………………………………………………………………..v
    BAB 1 Baba Bubu ……………………………………………………………………………………1
    BAB 2 Meilleur Ami ………………………………………………………………………………..8
    BAB 3 Lovren Paradise ………………………………………………………………………..17
    BAB 4 Border Area ……………………………………………………………………………….25
    BAB 5 A Little Secret ……………………………………………………………………………33
    BAB 6 Mademoiselle ……………………………………………………………………………42
    BAB 7 Rosary Pea …………………………………………………………………………………51
    BAB 8 Oak Valey …………………………………………………………………………………..58
    BAB 9 Whispering Beach …………………………………………………………………….66
    BAB 10 Underground Jail ……………………………………………………………………73
    BAB 11 Meet Lily and Lunar but … , …………………………………………………..81
    BAB 12 Make A Plan …………………………………………………………………………….88
    BAB 13 Treasure Garden …………………………………………………………………….96
    BAB 14 Meet Profesor Rumit …………………………………………………………..106
    BAB 15 Crystal Rose, A Promise in The Past …………………………………..119
    BAB 16 Chasing Time ………………………………………………………………………..131
    BAB 17 The Death of Dark Justice ……………………………………………………144
    BAB 18 Crystal Rose, Sacrifice of Love …………………………………………….155
    BAB 19 One Man Fight ……………………………………………………………………..164
    BAB 20 Jade Secret …………………………………………………………………………….174
    BAB 21 Le Jardin Serre ………………………………………………………………………183

     

    Original price was: Rp75.000.Current price is: Rp65.000.
  • -12% LIMA SRIKANDI

    LIMA SRIKANDI

    Penulis :

    Budi Satriadi

    ISBN : 978-634-04-9235-4

    Jumlah Hlm : x + 336
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    Mereka tidak sedang berusaha menjadi luar biasa.
    Mereka hanya ingin bertahan—dan tetap menjadi diri sendiri.

    Lima Srikandi adalah novel tentang lima perempuan muda yang datang dari dunia dan cerita hidup yang berbeda. Masing-masing membawa mimpi, luka, dan kegelisahan yang tak selalu mampu mereka ucapkan dengan kata-kata.

    Ada yang hidup di bawah bayang-bayang harapan keluarga.
    Ada yang berjuang melawan rasa tidak cukup.
    Ada yang mencoba bangkit dari kehilangan.
    Ada yang hampir menyerah pada impian.
    Dan ada yang tampak kuat, padahal diam-diam kelelahan.

    Sebuah pertemuan sederhana mempertemukan mereka dalam satu ruang yang sama. Dari sanalah kisah ini bergerak—perlahan namun pasti—mengurai persahabatan yang tumbuh dari kejujuran, perbedaan, dan keberanian untuk saling membuka diri.

    Hubungan mereka tidak selalu hangat. Ada konflik, kecemburuan, kesalahpahaman, dan jarak yang menyakitkan. Namun justru melalui retak itulah mereka belajar tentang makna bertumbuh, memaafkan, dan menerima diri sendiri.

    Novel ini menyuguhkan perjalanan emosional lima perempuan dalam menghadapi realitas hidup, iman, dan pilihan-pilihan sulit yang harus diambil. Tanpa drama berlebihan,
    Lima Srikandi menghadirkan kisah yang dekat dengan pembaca—tentang jatuh, bangkit, dan menemukan kekuatan dalam kebersamaan.

    Sebuah novel reflektif tentang persahabatan, keteguhan hati, dan harapan—yang mengingatkan bahwa perempuan tidak harus sempurna untuk menjadi kuat.

    Daftar Isi

    DAFTAR ISI
    KATA PENGANTAR PENYUSUN…………………………………………… v
    Mengapa novel ini ditulis? ………………………………………………..vi
    Untuk siapa novel ini? ……………………………………………………..vii
    Ucapan Terima Kasih ……………………………………………………… viii
    PROLOG Halaman Kosong di Buku Janji ……………………………… 1
    Bab 1 — Hari Pertama di Al-Firdaus …………………………………… 9
    Bab 2 — Retak yang Menyatukan ……………………………………. 22
    BAB 3 — Pakta Srikandi ………………………………………………….. 42
    BAB 4 — Retak Pertama …………………………………………………. 59
    BAB 5 — Foto yang Keblabasan ………………………………………. 74
    BAB 6 — Sorotan & Ruang Aman …………………………………….. 89
    BAB 7 — Membangun Proposal …………………………………….. 103
    BAB 8 — Revisi Nilai …………………………………………………….. 118
    BAB 9 — Ruang Belajar Pertama ……………………………………. 133
    BAB 10 — Uji Coba Kelas Jumat …………………………………….. 148
    BAB 11 — Nilai yang Retak Tipis ……………………………………. 165
    BAB 12 — Midpoint: Kami Bisa, Tapi Dunia Melihat ………… 180
    BAB 13 — Sponsor Masuk …………………………………………….. 197
    BAB 14 — Proposal Terakhir Sebelum Bel Bunyi ………………. 220
    BAB 15 — Antitesis di Atas Panggung …………………………….. 242
    BAB 16 — Krisis Anggaran & Kursi yang Kosong ………………. 268
    Bab 17 — Peluncuran …………………………………………………… 289
    Bab 18 — Resonansi …………………………………………………….. 308
    EPILOG — Surat Nina……………………………………………………. 326

     

    Original price was: Rp130.000.Current price is: Rp115.000.
  • -24% MATEMATIKA TAK HINGGA: Jejak Angka, Ruang Hati (Menyusun Diri, Menata Nalar, Menemukan Makna)

    MATEMATIKA TAK HINGGA: Jejak Angka, Ruang Hati (Menyusun Diri, Menata Nalar, Menemukan Makna)

    Penulis :

    U2n

    ISBN : 978-634-05-0307-4

    Jumlah Hlm : x + 184
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    Yakin bahwa matematika bukan sekadar kumpulan angka dan rumus, buku ini mengajak pembaca menelusuri makna di balik setiap konsep yang dipelajari. Yang tampak abstrak perlahan menjadi dekat ketika dihubungkan dengan kehidupan sehari-hari. Yurisprudensi logika berpadu dengan kepekaan rasa, membentuk cara pandang yang lebih utuh. Yang sederhana seperti bilangan hingga yang kompleks seperti kalkulus dihadirkan sebagai perjalanan bertahap menuju kesadaran diri. Yakinlah bahwa setiap proses belajar menyimpan jejak pertumbuhan yang sering kali tidak disadari. Yang pada akhirnya menuntun manusia memahami dirinya dengan lebih jernih.

    Usaha memahami matematika dalam buku ini tidak berhenti pada kemampuan berhitung, tetapi berkembang menjadi latihan berpikir, bersabar, dan mengambil makna. Untaian konsep seperti aljabar, geometri, hingga probabilitas diposisikan sebagai cermin kehidupan yang penuh kemungkinan. Ujian, kesalahan, dan ketidakpastian diterjemahkan sebagai bagian penting dari proses bertumbuh. Untuk itu, pembaca diajak melihat setiap kesulitan sebagai peluang memperkuat karakter dan ketahanan jiwa. Upaya kecil yang dilakukan secara konsisten akan membentuk perubahan besar yang bermakna. Ujungnya, ilmu tidak hanya dipahami, tetapi juga menghidupkan nilai dalam keseharian.

    Syukur menjadi simpul akhir dari perjalanan panjang antara ilmu dan kehidupan yang disajikan dalam buku ini. Setiap konsep dalam kalkulus, dari limit hingga tak hingga, mengajarkan bahwa kesempurnaan bukan untuk dicapai, melainkan untuk didekati dengan kesungguhan. Seluruh rangkaian pembahasan bermuara pada kesadaran bahwa proses adalah inti dari setiap pencapaian. Sebuah pemahaman tumbuh bahwa ilmu, jika disertai niat yang lurus, akan menjadi cahaya yang menuntun langkah. Semakin dalam dipelajari, semakin terasa bahwa matematika adalah bahasa kehidupan yang menenangkan jiwa. Sehingga buku ini bukan hanya untuk dibaca, tetapi untuk direnungi dan dihidupi.

    KATA PENGANTAR …………………………………………………… v
    DAFTAR ISI ……………………………………………………………. vii
    BAB I Mengenal Diri ………………………………………………… 1
    1. SATU (Mengenali Keutuhan Diri sebagai Awal
    Perjalanan) ………………………………………………… 2
    2. DUA (Memahami Dualitas dalam Hidup) …….. 3
    3. TIGA (Menemukan Keseimbangan dalam
    Proses Bertumbuh) …………………………………… 4
    4. EMPAT(Membangun Struktur dan Keteguhan
    Diri) ………………………………………………………….. 6
    5. LIMA (Menyadari Irama Waktu dan Tahapan
    Hidup) ……………………………………………………….8
    6. ENAM (Melatih Konsistensi dalam Pola
    Kehidupan) ……………………………………………… 10
    7. TUJUH (Menghadapi Tantangan dengan
    Strategi dan Keyakinan) …………………………… 12
    8. DELAPAN (Menumbuhkan Ketelitian dan
    Evaluasi Diri) ……………………………………………. 14
    9. SEMBILAN (Mendalami Makna dan Integrasi
    Pengalaman) ……………………………………………. 16
    10. NOL (Mengosongkan Diri untuk Memulai
    Kembali) ………………………………………………….. 18
    BAB II Menata Pikiran …………………………………………… 20
    1. VARIABEL (Menata Pikiran dengan Kesadaran
    Akan Perubahan) ……………………………………… 21
    2. KONSTANTA (Menata Pikiran dengan Prinsip
    yang Tetap) ……………………………………………… 25
    3. KOEFISIEN (Menata Pikiran dengan Mengenali
    Faktor Penguat) ………………………………………..29
    4. PERSAMAAN (Menata Pikiran dengan Prinsip
    Keseimbangan Sebab–Akibat) ………………….. 32
    5. PERTIDAKSAMAAN (Menata Pikiran dengan
    Menerima Perbedaan secara Sadar
    dan Sabar) ……………………………………………….. 35
    6. RELASI (Menata Pikiran dengan Memahami
    Keterhubungan secara Reflektif) ………………. 39
    7. FUNGSI (Menata Pikiran dengan Memahami
    Hukum Sebab–Akibat secara Sistematis) ….. 42
    8. KORESPONDENSI (Menata Pikiran dengan
    Memahami Keselarasan Timbal Balik) ……… 45
    9. SUBSTITUSI (Menata Pikiran dengan
    Mengganti Sudut Pandang secara
    Bijaksana) ………………………………………………. 50
    10. ELIMINASI (Menata Pikiran dengan
    Melepaskan yang Tidak Perlu) …………………. 54
    BAB III Bertumbuh & Berproses ………………………………58
    1. TITIK (Awal yang Kecil namun Menentukan) 59
    2. GARIS (Konsistensi Arah yang Tidak
    Terputus) …………………………………………………. 61
    3. SUDUT (Pertemuan Perspektif yang
    Membentuk Sikap) …………………………………… 63
    4. BIDANG (Ruang Luas untuk Berkembang) …. 65
    5. RUANG (Kapasitas Diri yang Perlu
    Dilapangkan) ………………………………………….. 68
    6. LINGKARAN (Siklus yang Mengajarkan
    Keutuhan) ………………………………………………..70
    7. SEGITIGA (Fondasi yang Menjaga
    Keseimbangan) ………………………………………… 73
    8. DIAGONA (Jalur Alternatif Menuju Tujuan) … 76
    9. SIMETRI (Keseimbangan yang Menenangkan
    Jiwa) ……………………………………………………….. 79
    10. TRANSFORMASI (Perubahan Bentuk tanpa
    Kehilangan Esensi) ………………………………….. 82
    BAB IV Menghadapi Tantangan ………………………………. 87
    1. POPULASI (Melihat Tantangan dalam
    Gambaran Besar) …………………………………….. 88
    2. SAMPEL (Pengalaman Kecil yang Tidak Selalu
    Mewakili Segalanya) ………………………………… 91
    3. VARIANSI (Perbedaan dan Fluktuasi yang
    Membentuk Daya Lentur) ………………………… 94
    4. DISTRIBUSI (Pola Sebaran Ujian dan
    Kesempatan) …………………………………………… 98
    5. PROBABILITAS (Peluang Bangkit di Tengah
    Ketidakpastian) ……………………………………… 102
    6. FREKUENSI (Intensitas Kegagalan yang
    Melatih Ketahanan) ……………………………….. 107
    7. HIPOTESIS (Dugaan Strategis Sebelum
    Melangkah) …………………………………………….. 111
    8. KORELASI (Hubungan antara Usaha
    dan Hasil) ………………………………………………. 114
    9. REGRESI (Kembali pada Garis Pertumbuhan
    Setelah Terjatuh) …………………………………….. 117
    10. INFERENSI (Menarik Makna dan Hikmah dari
    Setiap Peristiwa)…………………………………….. 120
    BAB V Menjadi Manusia Bermakna ……………………….. 123
    1. LIMIT (Mendekati Kesempurnaan dengan
    Kesadaran Batas) ……………………………………. 124
    2. TURUNAN (Perubahan Kecil yang Menentukan
    Arah Hidup) …………………………………………… 125
    3. INTEGRAL (Menghimpun Amal Menjadi
    Nilai Utuh) …………………………………………….. 126
    4. KONTINUITAS (Konsistensi yang Tidak
    Terputus oleh Waktu) ……………………………… 128
    5. DIFERENSIAL (Kepekaan terhadap Perubahan
    Sekecil Apapun) ……………………………………… 130
    6. GRADIEN (Kemiringan Ikhtiar yang
    Menentukan Kenaikan Derajat) ………………. 132
    7. DERIVATIF KEDUA (Evaluasi Ulang Arah
    Pertumbuhan) ……………………………………….. 133
    8. DERET TAK HINGGA (Amal yang Terus
    Mengalir Tanpa Batas) ……………………………. 136
    9. KULMINASI (Puncak Pengabdian dalam
    Ketekunan) ……………………………………………. 138
    10. ASIMTOT (Harapan yang Terus Didekati Meski
    Tak Pernah Sempurna) ……………………………. 140
    EPILOG AGUNG ……………………………………………………. 141
    BIOGRAFI PENULIS ………………………………………………. 143

    Original price was: Rp85.000.Current price is: Rp65.000.
  • -9% MENJEMPUT MIMPI SAMPAI KE TIONGKOK

    MENJEMPUT MIMPI SAMPAI KE TIONGKOK

    Penulis :

    Irwin Sigar

    ISBN : 978-634-0475-11-1

    Jumlah Hlm : x + 172
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    “Menjemput Mimpi sampai ke Tiongkok” mengisahkan keberanian seorang perempuan muda bernama Salsa, yang nekat mengejar pendidikan di negeri jauh melalui beasiswa, meninggalkan zona nyaman dan keluarga demi meraih cita-cita. Di tanah perantauan, ia menghadapi tantangan bahasa, budaya, dan kesepian, namun juga menemukan sahabat, guru, dan pengalaman yang membentuk jati dirinya.

    Novel ini menyoroti perjuangan, ketekunan, dan keberanian untuk melangkah keluar dari batasan, sekaligus menggambarkan keindahan Tiongkok — dari kampus yang sibuk, kota-kota yang ramai, hingga pemandangan alam yang menakjubkan. Perjalanan Salsa bukan sekadar tentang akademik, tetapi juga tentang menemukan kekuatan batin, arti persahabatan, dan makna sejati dari mimpi yang diperjuangkan.

    “Menjemput Mimpi sampai ke Tiongkok” adalah cerita inspiratif bagi siapa saja yang berani bermimpi besar, menembus rintangan, dan percaya bahwa langkah pertama menuju mimpi adalah keberanian untuk melangkah
    —“

    Daftar Isi

    Daftar Isi
    Kata Pengantar v
    Daftar Isi viii
    Bab 1 Impian dari Kamar Kecil 1
    Bab 2 Impianku, Harapan Kakekku. 5
    Bab 3 Aku Dilanda Homesick 9
    Bab 4 Aku Mengalami Culture Shock 12
    Bab 5 Salsa Sol! 18
    Bab 6 Salsa, Kenzi, Cahaya di Balik Cinta 24
    Bab 7 Cahaya di Negeri yang Hening 29
    Bab 8 Syahadat dari Negeri Naga 36
    Bab 9 Aku Memilih Setia (Dan Tidak Mau Dimadu, Titik!) 45
    Bab 10 Ketukan Takdir dari Negeri Sakura 50
    Bab 11 Ketika Pernikahan Bukan Tentang Mewah,
    Tapi Keberkahan 56
    Bab 12 Di Balik Senyum yang Mulai Pudar 61
    Bab 13 Pelukan Emak di Tengah Luka 64
    Bab 14 Seperti Mimpi, Mendarat di Chongqing 69
    Bab 15 Mengunjungi Kampus SISU 73
    Bab 16 Shalat di Kamar Ganti 77
    Bab 17 Mencari Arah Kiblat di Chongqing 82
    Bab 18 Tuhan dalam Gerbong yang Bergegas 86
    Menjemput Mimpi Sampai ke Tiongkok | ix
    Bab 19 I LOVE SISU 90
    Bab 20 MRT Menembus Gedung Apartemen 94
    Bab 21 Berdamai dengan Diri Sendiri 98
    Bab 22 Indonesia Emas 2050 (?) 102
    Bab 23 Pura-Pura Jadi Mr. Bean, Lalu Selfie 107
    Bab 24 Si Jingpo, Meong Kecil di Bawah Bayang Roda 110
    Bab 25 Taman Eling, Saat Cinta Tak Lagi Muda 115
    Bab 26 Dalitang, Saksi Kebersamaan dan Kesetiaan 120
    Bab 27 Adab Lebih Utama daripada Ilmu 125
    Bab 28 Yang Ditinggal Tak Kalah Sedih 131
    Bab 29 Growth Mindset & Law of Attraction 135
    Bab 30 Cina, Role Model Alih Teknologi 140
    Bab 31 Kisah Mualaf Kenzi, Mirip Kae Asakura 145
    Bab 32 Saksi Bernama The Ring 153
    Bab 33 Flashback: Menikah Menunggu Mapan 157
    Bab 34 Kita Bertemu di Antara Takdir dan Perpisahan 161
    Bab 35 Epilog — Di Ujung Doa yang Tak Berhenti 169
    Tentang Penulis 17

     

    Original price was: Rp55.000.Current price is: Rp50.000.
  • -24% MENTOR ASIK, MENTI TERTARIK KARENA MENJADI MENTOR BUKAN CUMA NGASIH MATERI, TAPI  MEMPERHATIKAN DENGAN TULUS DAN MEMBERSAMAI DENGAN HATI

    MENTOR ASIK, MENTI TERTARIK KARENA MENJADI MENTOR BUKAN CUMA NGASIH MATERI, TAPI MEMPERHATIKAN DENGAN TULUS DAN MEMBERSAMAI DENGAN HATI

    Penulis :

    Kamalique

    ISBN : 978-634-05-1212-0

    Jumlah Hlm : xxxiv + 96
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    Menjadi mentor itu bukan tentang sempurna.
    Bukan tentang selalu punya jawaban. Kadang, kita hanya perlu hadir-dengan hati untuk mau mendengar, dan kepekaan untuk memahami dunia mereka yang cepat, lucu, gaje, rumit, sekaligus indah.
    Buku ini menemanimu mengenali Gen Z dan Alpha dengan cara yang manusiawi : lewat obrolan kecil, playlist musik yang didengarkan, film yang ditonton, game dan meme yang ternyata punya makna, kegagalan yang perlu dirayakan, dan karakter yang tumbuh dari hal-hal sederhana.
    Dan mungkin, di tengah semua perjalanan itu, kamu akan menemukan sesuatu yang tak kalah penting: dirimu sendiri. Bahwa kamu pun boleh lelah, boleh bingung, berhak istirahat, berhak didukung dan berhak dipeluk. Karena mentor yang baik bukan yang tak pernah jatuh, tapi yang tetap mau belajar, terus berlatih dan tak sungkan memperbaiki diri meski masukan itu berasal dari mentee.
    Menjadi mentor adalah perjalanan dua arah- mereka tumbuh, kita pun ikut tumbuh. Jika kamu ingin jadi sosok dewasa yang mereka percaya – tanpa kehilangan dirimu sendiri- buku ini adalah teman perjalanan yang tepat. Pelan-pelan saja. Kita belajar bareng.
    Kita tumbuh bersama ya.


    Daftar Isi


    DAFTAR ISI ………………………………………………………………….. 7
    KATA PENGANTAR ……………………………………………………….. 9
    KATA PENGANTAR PENULIS ……………………………………….xxxii
    Bab 1: Siapa Sih Mereka Itu? ………………………………………….. 1
    Bab 2: Mentor Asyik Itu yang Gimana? ……………………………… 4
    Bab 3: Karakter Bukan Cuma Wacana ……………………………… 9
    Bab 4: Ngobrol Itu Ibadah …………………………………………….. 22
    Bab 5: Game, Meme, Film, Musik dan Nilai-Nilai ……………… 27
    Bab 6: Gagal Nggak Apa-Apa, Asal Nggak Nyerah ……………. 39
    Bab 7: Roleplay dan Aksi Seru ………………………………………. 45
    Bab 8: Mentor Juga Manusia …………………………………………. 51
    Bab 9: Kecerdasan yang Beragam, Mentor yang Peka ……….. 56
    Bab 10: Lembar Refleksi Buat Mentor ……………………………. 64
    Bab 11: Cerita Mereka, Bukan Cuma Cerita Kita ……………… 67
    Bab 12: Mentor Asyik Butuh Support System ………………….. 75
    Bab 13: Bahan Bakar Buat Terus Jalan ……………………………. 78
    Bab 14 Penutup: Terima Kasih Sudah Bertahan ……………….. 92
    Tentang Penulis ………………………………………………………….. 94

    Original price was: Rp85.000.Current price is: Rp65.000.