• -30% SETAJAM PISAU SEKUAT PAKU

    SETAJAM PISAU SEKUAT PAKU

    Penulis :

    Didit Samodra

    ISBN : 978-634-05-3187-9

    Jumlah Hlm : viii + 125 halaman
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    “Setajam Pisau, Sekuat Paku” adalah sebuah novel fiksi based on true story yang memotret realitas kelam masyarakat urban dan geliat subkultur Punk serta Skinhead di kota Malang pada era Rezim Orde Baru hingga tahun 2018. Cerita berpusat pada Baldi, seorang pemuda lulusan SMA yang terpaksa mengubur mimpinya demi menjadi tulang punggung keluarga setelah sang ayah pergi.
    Di tengah himpitan ekonomi struktural, ketidakadilan dunia kerja, dan kerasnya jalanan, Baldi bersama sahabat karibnya, Refi, menemukan tempat bernaung sekaligus zirah identitas di dalam komunitas Punk dan Skinhead. Bagi mereka, subkultur ini bukanlah kenakalan remaja, melainkan sebuah manifesto perjuangan kelas pekerja untuk mempertahankan harga diri agar tidak diinjak-injak oleh kuasa modal dan sistem yang korup.
    Perjalanan hidup membawa Baldi melintasi berbagai konflik beralur cepat dan emosional; mulai dari intrik pengkhianatan cinta, fitnah DO fiktif yang membuatnya kehilangan pekerjaan, terjebak aksi massa hingga harus merasakan dinginnya ubin sel tahanan dan bertaruh nyawa demi menjadi penguasa sel, hingga aksi balas dendam jalanan yang menguji solidaritas mereka. Kehidupan mereka adalah siklus dihantam badai takdir, bangkit bertarung, lalu menertawakan kemiskinan bersama motor Vespa tua mereka.

    Daftar Isi

    KATA PENGANTAR …………………………………………………………………. v
    DAFTAR ISI …………………………………………………………………………….. vi

    BAB I SUATU PAGI DI BULAN MEI ……………………………………………… 1
    Bagian 1: Monolog Baldi ………………………………………………………………………….. 1
    Bagian 2: Rutinitas Pagi & Detail Subkultur …………………………………… 4
    Bagian 3: Sayur Ontong dan Gang Sempit ………………………………….. 5
    Bagian 4: Badai di Kantor ……………………………………………………………………… 7
    Bagian 5: Dipecat dan Pukulan Telak ……………………………………………… 9
    Bagian 6: Petuah Mas Haryo ……………………………………………………………… 12
    Bagian 7: Air Mata di Meja Makan ……………………………………………………. 14

    BAB II SETAJAM PISAU, SEKUAT PAKU ……………………………………23
    Bagian 1: Harapan Semu dan Jebakan Heri……………………………….. 23
    Bagian 2: Amukan Massa di Warung Kopi ………………………………….. 25
    Bagian 3: Hantaman Aspal dan Dinginnya Lantai Sel ……………. 27
    Bagian 4: Menjadi Singa di Kamar Tahanan ……………………………… 29
    Bagian 5: Hukum Rimba dan Penguasa Baru ……………………………. 32
    Bagian 6: Komponen Peledak yang Menanti Pemicu ……………. 34
    Bagian 7: Amuk Singa di Lantai Toilet ……………………………………………. 34

    BAB III DINGINNYA UBIN SEL ………………………………………………….. 41
    Bagian 1: Saudara Seperjuangan dari Garis Retak …………………… 41
    Bagian 2: Terjebak di Pulau Asing ………………………………………………….. 42
    Bagian 3: Pesta Boot di Tengah Kegelapan……………………………….. 45
    Bagian 4: Demam Sel dan Jaket Persahabatan ……………………… 47
    Bagian 5: Meja Makan yang Penuh Rahasia ………………………………. 51
    Bagian 6: Balas Dendam Gigs Jalanan ……………………………………….. 54
    Bagian 7: Gencatan Senjata di Dewan Kesenian …………………….. 60

    BAB IV BUS TERAKHIR …………………………………………………………… 63
    Bagian 1: Firasat di Atas Aspal Tiga Jam …………………………………….. 63
    Bagian 2: Penolakan Pak Markum dan Keresahan yang
    Menggigit …………………………………………………………………………………………………. 65
    Bagian 3: Kabar yang Membakar Dada………………………………………. 66
    Bagian 4: Lembaran Terakhir di Depot 99 ……………………………………72

    BAB V VESPA SPRINT ’76………………………………………………………… 77
    Bagian 1: Romantisme Besi Tua dan Oli Samping ……………………. 77
    Bagian 2: Pelepasan Dahaga Kaum Buruh ………………………………… 78
    Bagian 3: Horor di Taman Kota pada Jam Tiga Dini Hari …….. 79
    Bagian 4: Ironi stiker “Oi! Made in Indonesia” …………………………….. 82

    BAB VI ROMANTIKA JALANAN ………………………………………………. 87
    Bagian 1: Zirah Kelas Pekerja dan Jalan Hidup Timur …………….. 87
    Bagian 2: Pencuri Pandang dan Rasya yang Anggun …………… 89
    Bagian 3: Romantisme Jagung Bakar di Puncak Payung ……. 93
    Bagian 4: Dekapan Hangat dan Kecupan di Pagar Kos ……….. 97
    Bagian 5: Badai yang Merenggut Rasya
    dan Kehadiran Nelly …………………………………………………………………………… 100
    Bagian 6: Perlindungan di Tengah Desakan dan
    Pengkhianatan Nelly …………………………………………………………………………… 103
    Bagian 7: Kebenaran di Trotoar dan Akhir Sebuah Cerita
    Cinta ………………………………………………………………………………………………………….. 108

    BAB VII SENJA KEEMASAN ……………………………………………………. 113
    Bagian 1: Zirah yang Berganti Beban ……………………………………………..113
    Bagian 2: Janji Siang Terakhir ………………………………………………………….. 115
    Bagian 3: Antara Suara Idur dan RSUD Saiful Anwar ………………. 117
    Bagian 4: Lorong Dingin dan Tangis di Rumah Duka ……………. 120
    Bagian 5: Fragmen di Balik Halaman Buku Harian ………………… 123

    Original price was: Rp97.500.Current price is: Rp68.000.
  • -30% BARANGKALI TUHAN SEDANG MENGAJARIKU PULANG

    BARANGKALI TUHAN SEDANG MENGAJARIKU PULANG

    Penulis :

    Nisa Arfiana Nurbaeti

    ISBN : 978-634-05-3190-9

    Jumlah Hlm : vi + 176 halaman
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    Ada kalanya yang paling melelahkan dalam hidup bukanlah kegagalan. Melainkan berpura-pura baik-baik saja.

    Nadhira menghabiskan bertahun-tahun meyakini bahwa ia harus selalu kuat, selalu mampu, dan selalu menjadi seseorang yang bisa diandalkan. Hingga kehidupan perlahan mengajarkannya bahwa ada luka yang tidak bisa disembuhkan dengan pencapaian, dan ada kehilangan yang tidak dapat digantikan oleh kesibukan.

    Di antara mimpi yang berubah arah, kasih seorang ibu yang tak pernah berkurang, dan perjalanan panjang untuk menerima dirinya sendiri, Nadhira menemukan bahwa rumah bukan sekadar tempat untuk kembali.

    Rumah adalah hati yang akhirnya berhenti memusuhi dirinya sendiri.

    “Jika semua harapan orang lain telah kamu penuhi, kapan giliran kamu mendengarkan dirimu sendiri?”
    Semoga kamu selalu menemukan jalan dan langkah untuk pulang~

    Daftar Isi

    KATA PENGANTAR ………………………………………………………………………iv
    DAFTAR ISI ………………………………………………………………………………….. vi

    Bagian I Jalan yang Kupilih untuk Orang Lain …………….1
    BAB I Bahasa yang Tidak Pernah Kupelajari: Tidak …….. 2
    BAB 2 Di Jendela Kehidupan Orang Lain ………………………. 21
    BAB 3 Rumah yang Tak Pernah Kubahas ……………………… 31
    BAB 4 Mimpi yang Kutitipkan pada Masa Depan ………. 51

    Bagian II Ketika Semuanya Tidak Berjalan Sesuai
    Rencana ……………………………………………………………………….. 71
    BAB V Kehilangan yang Tidak Terlihat ………………………….. 72
    BAB VI Jika Aku Gagal, Aku Jadi Apa? …………………………….. 95
    BAB VII Musim yang Kehabisan Warna ……………………… 117

    Bagian III Jalan Pulang ………………………………………………138
    BAB VIII Di Antara “Harus” dan “Ingin” ……………………… 139
    BAB IX Barangkali Tuhan Sedang Mengajariku
    Pulang ………………………………………………………………………………….. 154
    Epilog Rumah yang Kucari Selama Ini ………………………… 169

    TENTANG PENULIS ……………………………………………………………….. 174

    Original price was: Rp110.000.Current price is: Rp77.000.
  • -31% KUAT BUKAN BERARTI BAIK BAIK SAJA Tentang Beban Sunyi yang Dipikul Laki-laki

    KUAT BUKAN BERARTI BAIK BAIK SAJA Tentang Beban Sunyi yang Dipikul Laki-laki

    Penulis :

    Abdy Ihdalumam, S.Psi., M.Psi Psikolog

    ISBN : 978-634-05-3189-3

    Jumlah Hlm : xxiv + 127 halaman
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    Tidak semua laki-laki yang terlihat kuat benar-benar sedang baik-baik saja. Sebagian dari mereka hanya terlalu pandai menyembunyikan lelah, menahan luka, dan menjawab “aman” ketika sebenarnya hati mereka sedang runtuh perlahan.

    Sejak kecil, banyak laki-laki diajarkan untuk tidak menangis, tidak mengeluh, dan menyelesaikan semuanya sendiri. Mereka tumbuh dengan keyakinan bahwa menjadi kuat berarti harus selalu mampu, selalu tenang, dan tidak boleh terlihat rapuh. Namun, di balik sikap diam itu, sering kali ada rasa takut, kecewa, kesepian, tekanan, dan luka yang tidak pernah benar-benar diberi ruang untuk bicara.

    Kuat Bukan Berarti Baik-Baik Saja: Tentang Beban Sunyi yang Dipikul Laki-Laki mengajak pembaca menyelami sisi laki-laki yang jarang terlihat: beban sebagai tulang punggung, tekanan untuk selalu berhasil, kesepian di tengah keramaian, luka emosional yang dipendam terlalu lama, hingga keberanian untuk mulai jujur kepada diri sendiri.

    Buku ini tidak hadir untuk menghakimi, melainkan untuk menemani. Dengan bahasa yang lembut, reflektif, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari, buku ini membuka ruang bagi laki-laki untuk memahami bahwa mereka juga berhak lelah, berhak menangis, berhak didengarkan, dan berhak meminta bantuan.

    Karena pada akhirnya, kuat bukan berarti harus selalu terlihat baik-baik saja. Kuat adalah keberanian untuk berhenti berpura-pura, mengakui luka, dan perlahan belajar pulang kepada diri sendiri.

    Daftar Isi

    DAFTAR ISI ………………………….. v
    KATA PENGANTAR PENULIS ………………………….. viii
    KATA PENGANTAR ………………………….. xvi
    PENDAHULUAN …………………………..xxii
    BAGIAN I LAKI LAKI DAN MITOS “HARUS KUAT” ………………………….. 1
    A. Apa Arti “Kuat” bagi Laki Laki? ………………………….. 1
    B. Sejak Kecil Diajari Menahan Diri ………………………….. 9
    C. Saat Diam Dianggap Dewasa ………………………….. 14
    D. Harga yang Dibayar dari Terlalu Lama Menahan ………………………….. 18
    E. Latihan Refleksi Bagian I ………………………….. 22
    BAGIAN II MENGENALI BEBAN SUNYI YANG SERING TIDAK TERLIHAT ………………………….. 25
    A. Beban Menjadi Tulang Punggung ………………………….. 25
    B. Beban untuk Selalu Bisa Mengendalikan Keadaan ………………………….. 28
    C. Beban Emosi yang Tidak Diberi Nama ………………………….. 31
    D. Beban Kesepian di Tengah Banyak Orang ………………………….. 34
    E. Beban Perbandingan dan Standar Sosial ………………………….. 37
    F. Latihan Refleksi Bagian II ………………………….. 40
    BAGIAN III BELAJAR JUJUR PADA DIRI SENDIRI …………. 42
    A. Mengakui Lelah Bukan Berarti Lemah …………. 42
    B. Mengenali Bahasa Emosi Sendiri …………. 45
    C. Cara Aman untuk Mulai Bercerita …………. 49
    D. Mengubah Diam Menjadi Komunikasi yang Sehat …………. 52
    E. Membangun Kebiasaan Refleksi Diri …………. 55
    F. Latihan Refleksi Bagian III ………….58
    BAGIAN IV MEMBANGUN RUANG AMAN DAN DUKUNGAN ………….61
    A. Mengapa Laki-Laki Butuh Ruang Aman? …………. 61
    B. Memilih Orang yang Tepat untuk Berbagi …………. 64
    C. Peran Pasangan, Keluarga, dan Teman ………… 67
    D. Kapan Harus Mencari Bantuan Profesional? ………… 72
    E. Membangun Lingkungan yang Tidak Menertawakan Kerentanan ………… 75
    F. Latihan Refleksi Bagian IV …………79
    BAGIAN V MENDEFINISIKAN ULANG ARTI KUAT ………… 84
    A. Kuat Itu Bukan Menahan Semuanya Sendirian ………… 84
    B. Membangun Batasan yang Sehat ………… 87
    C. Menyembuhkan Luka Lama Secara Bertahap  ………… 91
    D. Menjadi Laki- Laki yang Utuh, Bukan Sekadar Kuat ………… 95
    E. Mewariskan Pola yang Lebih Sehat ………… 98
    F. Latihan Refleksi Bagian V ………… 102
    PENUTUP ………… 105
    TENTANG PENULIS ………… 118
    DAFTAR PUSTAKA ………… 120

    Original price was: Rp101.000.Current price is: Rp70.000.
  • -30% KIMBERLY ZEPHYRA

    KIMBERLY ZEPHYRA

    Penulis :

    KIMBERLY WOO

    ISBN : 978-634-97256-1-3

    Jumlah Hlm : viii + 267 halaman
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    Halo. Namaku Kim. Aku adalah anak biasa. Tapi demon hunters. Jadi bukan anak biasa, ya. Hehe. Aku lahir dengan silsilah keluarga yang panjang dan rumit. Entah apakah aku adalah tokoh protagonis atau antagonis di dalam buku ini.
    Tapi, dari silsilah keluarga yang panjang dan rumit itu, aku punya banyak pertanyaan.

    ” Dunia ini sedang tidak baik-baik saja. Namun mereka membuat seolah dunia ini sedang baik-baik saja. Itu yang terjadi.” – Mira


    Daftar Isi

    PENGANTAR PENULIS ………………………….. vi
    DAFTAR ISI ………………………….. vii
    PROLOG ………………………….. viii
    Episode 1  ………………………….. 5
    Episode 2 ………………………….. 52
    EPISODE 3 ………………………….. 107
    EPISODE 4 ………………………….. 136
    EPISODE 5 ………………………….. 157
    EPISODE 6 ………………………….. 227
    EPISODE 7 ………………………….. 247
    EPILOG ………………………….. 255
    HISTOIRE SUPPLÉMENTAIRE ………………………….. 261
    TENTANG PENULIS ………………………….. 266

    Original price was: Rp129.000.Current price is: Rp90.000.
  • -30% KELANA Musik, Persahabatan, Luka, Perjalanan

    KELANA Musik, Persahabatan, Luka, Perjalanan

    Penulis :

    ART THUFAIL

    ISBN : 978-634-05-3804-5

    Jumlah Hlm : viii + 94 halaman
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    Di Kota Nusamandala Jaya, tiga mahasiswa seni Dani, Sid, dan Olive dipersatukan oleh muzik, persahabatan, dan impian. Bersama, mereka membentuk sebuah band bernama KELANA.

    Di balik tawa dan semangat mengejar mimpi, takdir mulai membawa mereka pada pilihan, kehilangan dan perjalanan yang akan mengubah hidup mereka selamanya.

    Inilah langkah pertama sebuah legenda.


    Daftar Isi

    KATA PENGANTAR………………………………………………………………………………………….. v
    DAFTAR ISI ……………………………………………………………………………………………………… vii
    KARAKTER UTAMA ………………………………………………………………………………………. viii
    KARAKTER LAIN ……………………………………………………………………………………………. viii

    PROLOG ……………………………………………………………………………………………………………… 1

    Langkah 1 Pagi yang Berantakan …………………………………………………………. 4
    Langkah 2 Jamming …………………………………………………………………………………. 12
    Langkah 3 Bolos …………………………………………………………………………………………. 20
    Langkah 4 Distorsi di Kepala ………………………………………………………………… 27
    Langkah 5 Plug In ……………………………………………………………………………………….34
    Langkah 6 Kabel Longgar ……………………………………………………………………… 42
    Langkah 7 Overdrive ……………………………………………………………………………….. 49
    Langkah 8 Demo Pertama ……………………………………………………………………. 59
    Langkah 9 Putus Sinyal …………………………………………………………………………… 73
    Langkah 10 Frekuensi tinggi …………………………………………………………………. 83

    LAMPIRAN ……………………………………………………………………………………………………… 95
    CATATAN PENULIS ……………………………………………………………………………………… 101

    Original price was: Rp97.500.Current price is: Rp68.000.
  • -30% Kumpulan Puisi DI ATAS TITIAN REFORMASI Puisi Tentang Perjuangan, Keadilan dan Harapan Untuk Negeri

    Kumpulan Puisi DI ATAS TITIAN REFORMASI Puisi Tentang Perjuangan, Keadilan dan Harapan Untuk Negeri

    Penulis :

    Fathor Rahman Al Irrabi

    ISBN : 978-634-05-3344-6

    Jumlah Hlm : xviii + 135 halaman
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    Antologi Puisi “Di Atas Titian Reformasi” merupakan antologi puisi karya Fathor Rahman Al Irrabi yang menghadirkan refleksi mendalam tentang perjalanan bangsa Indonesia dalam mencari makna sejati sebuah reformasi. Reformasi tidak hanya dipahami sebagai perubahan sistem ketatanegaraan atau pergantian rezim, melainkan sebagai proses panjang membangun kembali nurani bangsa melalui penegakan hukum, keadilan, kemanusiaan, dan nilai-nilai ketuhanan.

    Melalui untaian puisi yang sarat metafora, simbol, dan kontemplasi, penyair mengajak pembaca menelusuri “titian reformasi”, sebuah jembatan batin yang menghubungkan masa lalu, masa kini, dan masa depan Indonesia. Di atas titian itu, harapan dan kenyataan saling berhadapan; cita-cita konstitusi diuji oleh realitas penyalahgunaan kekuasaan, korupsi, ketimpangan sosial, pelanggaran hak asasi manusia, serta lunturnya moralitas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

    Antologi Puisi ini menghadirkan perspektif yang berbeda melalui gagasan Romantisme Hukum, sebuah pandangan filosofis yang memandang hukum bukan sekadar kumpulan norma yang mengikat, melainkan manifestasi cinta terhadap Tuhan, manusia, dan keadilan. Dalam romantisme hukum, penegakan hukum memperoleh maknanya ketika berpijak pada keseimbangan antara kebenaran, keadilan, dan kemanusiaan, sehingga hukum tidak kehilangan ruh etik dan spiritualnya.

    Puisi-puisi dalam buku ini tidak hanya menyuarakan kritik terhadap berbagai persoalan bangsa, tetapi juga menghadirkan harapan bahwa reformasi sejati harus dimulai dari pembaruan hati, pembentukan karakter, serta keberanian setiap insan untuk menjunjung integritas. Reformasi bukanlah tujuan akhir, melainkan jalan panjang menuju masyarakat yang menjadikan hukum sebagai pelindung martabat manusia dan negara sebagai rumah bersama yang menjamin kesejahteraan seluruh rakyat.

    Dalam setiap bait, pembaca akan menemukan perpaduan antara idealisme, spiritualitas, nasionalisme, dan romantisme yang menjadikan puisi sebagai media perlawanan yang santun, renungan yang mendalam, sekaligus doa bagi masa depan Indonesia. Kata-kata menjelma menjadi saksi perjalanan zaman, mengingatkan bahwa perubahan tidak pernah lahir hanya dari pergantian kekuasaan, tetapi dari keberanian menjaga hati nurani.

    Di Atas Titian Reformasi bukan sekadar antologi puisi. Ia adalah rekam jejak kegelisahan seorang penyair, akademisi, dan pemerhati hukum yang meyakini bahwa masa depan Indonesia akan dibangun oleh hukum yang berkeadilan, pemimpin yang berintegritas, dan masyarakat yang tidak pernah berhenti mencintai kebenaran. Melalui karya ini, Fathor Rahman Al Irrabi mengajak pembaca untuk melangkah bersama di atas titian reformasi menuju Indonesia yang adil, bermartabat, dan berlandaskan nilai-nilai ketuhanan sebagaimana diamanatkan oleh Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.


    Daftar Isi

    KATA PENGANTAR ………………………………………………. v
    PERSEMBAHAN : ……………………………………………….. xiii
    Prolog : ……………………………………………………………….. xiv
    DAFTAR ISI …………………………………………………………. xv
    DI ATAS TITIAN REFORMASI ………………………………… 1
    KHAYAL JUANG REFORMASI ……………………………….. 2
    PUSPAJALA REFORMASI……………………………………… 4
    MEDIASI SEPERTI MEDITASI ……………………………….. 5
    SANDIWARA REFORMASI…………………………………….. 7
    MELAMAR EKSISTENSI DIRI ………………………………… 8
    NEGERI DAN CINTA SEDERHANA ………………………. 10
    REFORMASI ……………………………………………………….. 12
    Hari Ini Atau Tidak Sama Sekali …………………………….. 12
    PADANG REFORMASI ………………………………………… 14
    LIMBAH REFORMASI ………………………………………….. 16
    REFORMASI, MUNGKINKAH TERULANG LAGI? ….. 17
    ARKANA REFORMASI …………………………………………. 19
    KISAH KEADILAN DI BALIK LAUT YANG
    TERBELAH. ………………………………………………………… 22
    BAHTERA ITU BERNAMA PERADI ………………………. 24
    SUARA RAKYAT ADALAH SUARA TUHAN …………… 26
    NYANYIAN REFORMASI ……………………………………… 30
    HUKUM ADALAH CINTA KITA YANG TERCABIK ….. 33
    AKU DAN PARA DEMONTRNS ITU… ……………………. 36
    PALUNG-PALUNG PERJUANGAN ……………………….. 37
    DERU PERJUANGAN ………………………………………….. 38
    PESAN SANG REFORMIS …………………………………… 39
    KAUM TERMARGINALKAN …………………………………. 40
    SEKELUMIT TENTANG NEGERI INI …………………….. 42
    MIMPI YANG TERGADAI ……………………………………… 43
    ITULAH ANAK MUDA ………………………………………….. 44
    BAGI SEORANG PEJUANG …………………………………. 45
    SABDA PESONA …………………………………………………. 46
    PETUAH TAK BERMAKNA …………………………………… 48
    SENANDUNG RISAU BUMI ………………………………….. 49
    SEPOTONG WAJAH YANG TERBINGKAI …………….. 51
    TUHAN…AJARI AKU …………………………………………… 52
    TAFSIR PARA PEMUJI KATA ………………………………. 53
    ATLAS YANG RETAK ………………………………………….. 54
    HUKUM BARU …………………………………………………….. 56
    RANTING-RANTING JIWA……………………………………. 58
    DI SINI AKU MASIH ADA ……………………………………… 59
    GETAR DAWAI CINTA …………………………………………. 60
    KONTEMPALASI JIWA ………………………………………… 61
    KENISCAYAAN KASIH ………………………………………… 62
    SABDA SANG BUNDA …………………………………………. 63
    KISAH TAK BERTEMA …………………………………………. 67
    RASA TERISTIMEWA ………………………………………….. 68
    CINTA PASTI DATANG ………………………………………… 69
    RANTING-RANTING RAPUH ……………………………….. 70
    KEALPAAN …………………………………………………………. 72
    DEMI MARTABAT BANGSA …………………………………. 73
    ORKESTRA MALAM ……………………………………………. 74
    RANTING-RANTING RAPUH
    (Rahasia Jiwa) …………………………………………………….. 75
    RANTING-RANTING RAPUH
    (Retorika Cinta) ……………………………………………………. 76
    RANTING-RANTING RAPUH
    (Keinginan Yang Terprndam) ………………………………… 78
    SENJA DALAM DIALOG ANGIN……………………………. 81
    DIANTARA KAKI MUSIM ……………………………………… 82
    CINTA INI AKU PINJAM ……………………………………….. 83
    HUKUM DAN TUALANG ………………………………………. 85
    ANDAI HATI PAHAM TATA CARA MENCINTA ………. 86
    DIANTARA SENYAP ROMANTISME …………………….. 88
    DI BANGKU KULIAH ……………………………………………. 90
    DI ANTARA BERKAS DAN DEGUP JANTUNGMU …. 91
    RATAPAN ANAK BANGSA …………………………………… 92
    HARAP PERUBAHAN BANGSA DAN NEGARA …….. 93
    KEKASIH DI ATAS JALAN REFORMASI ……………….. 95
    MAHASISWA DAN JALAN PENGABDIAN ……………… 98
    SELAMA PENGUSA DAN OLIGARKI BERMAIN
    MESRA DEMOKRASI HANYALAH SANDIWARA …. 100
    DI ANTARA LEMBAH SENGKETA ………………………. 103
    BIAS MALAM …………………………………………………….. 104
    BAHASA AIR MATA …………………………………………… 106
    LUKA SENJA …………………………………………………….. 108
    DI AMBANG CAKRAWALA YANG HAMPIR PURNA 111
    DI UJUNG WAKTU YANG MENUA ……………………… 113
    SIMFONI DAWAI WAKTU …………………………………… 115
    ELEGI RINDU YANG TERTAHAN ……………………….. 116
    MALAM DAN RINDU YANG HILANG …………………… 118
    MALAM DAN KEBENARAN ………………………………… 120
    NILAM CINTA DAN SABDA YANG DIJAGA. ……….. 123
    RAYUAN SANG PENABUR SAJAK …………………….. 125
    RASA YANG PADAM …………………………………………. 127
    SEDIH DALAM DIALOG ANGIN ………………………….. 129
    SEKELUMIT TENTANG PENULIS……………………….. 131

    Original price was: Rp103.000.Current price is: Rp72.000.
  • -30% Sebuah Novel SEBELUM SUNYI Seri: Jalan Hidup Baco Londong

    Sebuah Novel SEBELUM SUNYI Seri: Jalan Hidup Baco Londong

    Penulis :

    RUSMAN LATIEF

    ISBN : 978-634-05-3347-7

    Jumlah Hlm : x + 272 halaman
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    Di bawah gemerlap cahaya lampu studio televisi, karier Baco Londong melesat bagai meteor. Kepercayaan memandu program besar bertaraf nasional memberinya euforia kesuksesan yang jarang terjamah oleh mereka yang datang dari luar lingkaran kuasa. Namun, di balik riuh tepuk tangan studio dan angka rating yang meroket, sesosok bayang-bayang mulai merayap pelan.
    Kepercayaan itu ternyata berbalut keraguan, intrik politik kantor, dan sekat tak kasatmata yang memisahkan “kami” dari “mereka”. Fitnah berembus tanpa bukti, sementara pengkhianatan menikam dari tangan-tangan yang paling dekat. Intervensi kekuasaan perlahan merenggut esensi kejujuran dalam karyanya. Kini, Baco berdiri di persimpangan paling sunyi: mempertahankan idealisme yang mulai retak atau menjaga pekerjaan demi napas keluarganya.
    Dari dinginnya ruang rapat hingga tekanan menyesak di lingkungan kerja; dari keheningan teras hingga suara napas anaknya yang tersengal di tengah malam, novel ini merajut perjalanan seorang pria perantau dari seberang lautan yang berjuang menjaga kepingan integritas di tengah sistem yang pongah.
    Sebelum Sunyi bukan sekadar potret di balik layar industri penyiaran. Ia adalah elegi tentang pengorbanan, pengkhianatan, dan keteguhan hati untuk berkata “cukup” demi menyelamatkan jiwa yang tersisa.
    Sebab, kehilangan pekerjaan bukanlah sebuah akhir.
    Yang jauh lebih menakutkan adalah kehilangan diri sendiri.

    Daftar Isi

    DAFTAR ISI ………………………….. ………………………….. ………………………….. .. vi
    KATA PENGANTAR ………………………….. ………………………….. …………….. vii
    PROLOG ………………………….. ………………………….. ………………………….. …….. 1
    KREDO 1 DIPERCAYA ………………………….. ………………………….. ………….. 6
    KREDO 2 BAYANG-BAYANG ………………………….. ……………………….. 16
    KREDO 3 PULANG YANG TIDAK SEMPURNA………………………… 27
    KREDO 4 GARIS TAK TERLIHAT ………………………….. …………………… 41
    KREDO 5 INTERVENSI ………………………….. ………………………….. ……….. 53
    KREDO 6 FITNAH DIMULAI ………………………….. ………………………….. 64
    KREDO 7 DI ANTARA KEPASTIAN ………………………….. ……………….. 74
    KREDO 8 KESALAHAN TANPA PEMBELAAN …………………………. 89
    KREDO 9 PENGKHIANATAN TERDEKAT ………………………….. …… 102
    KREDO 10 AKHIR DARI RAGU, AWAL DARI JANJI ………………. 117
    KREDO 11 SANG PRIMADONA ………………………….. ………………….. 135
    KREDO 12 KEPUTUSAN UNTUK MENEMUI MASA LALU …… 168
    KREDO 13 ANTARA KELUARGA DAN PEKERJAAN …………….. 191
    KREDO 14 PROGRAM PENENTU ………………………….. ……………….. 208
    KREDO 15 DIPAKSA KELUAR ………………………….. ……………………… 225
    KREDO 16 SUNYI TANPA TEMAN ………………………….. ……………… 240
    EPILOG ………………………….. ………………………….. ………………………….. ….. 263
    TENTANG PENULIS ………………………….. ………………………….. ………….. 269

    Original price was: Rp129.000.Current price is: Rp90.000.
  • -31% CITA : AKU, KAMU, DIA DAN KITA

    CITA : AKU, KAMU, DIA DAN KITA

    Penulis :

    Imam AF

    ISBN : 978-634-05-3012-4

    Jumlah Hlm : X + 360 halaman
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    Cita, merupakan kisah yang dilatarbelakangi akan kegelisahan, atas harapan dari sebuah realita kehidupan sosial dalam masyarakat, dan individu di sebuah kerajaan yang bernama Dwipa Nusa. Kisah dimulai dari harapan seorang Ayah pada anaknya, melalui pesan cerita yang disampaikan dengan menceritakan kisah perjalanan dua teman “Aku dan Nandi” yang saling mendukung dalam mencapai cita-cita. Dalam perjalanan dua teman tersebut kemudian melahirkan Perkumpulan Nusa Cita, yang menjadi wadah pengembangan generasi muda, sebuah kisah persahabatan yang pada akhirnya menjadikan mereka saudara.
    Cita berlatar peristiwa huru-hara, setelah mangkatnya raja yang hampir membawa kehancuran negara akibat kesalahan manajerial yang akut, kemudian diserang oleh Homo Digitalis yang tidak melihat berbagai sudut pandang dan sejarah bangsa. Dalam peristiwa tersebut muncul penerus takhta yang berani bersikap dan kembali meneguhkan falsafah negara. Raja mengajak rakyat untuk mewujudkan kesatuan gerak, membangun, mencipta, melalui kesadaran bersama semua elemen bangsa untuk kemajuan dan kesejahteraan negara.
    Cerita ini dibalut dengan kisah cinta Aku dan Sekar, yang dalam perjalanan cintanya mereka berkomitmen untuk saling menanti, hingga sampai kemudian Sekar dijodohkan untuk menikah dengan orang yang tidak dicintainya, hingga akhirnya Sekar sakit yang hampir merenggut nyawanya.
    Cerita ini berfokus pada pesan moral bagi kehidupan berbangsa, bernegara dan juga berkeluarga. Dengan berfokus pada hakikat manusia yang membawa pesan manfaat bagi manusia lain, juga menyiapkan generasi penerus, dengan memastikan ketersambungan kebaikan bagi individu itu sendiri. Sehingga kebermanfaatan terwujud dalam satu kesatuan visi yang membawa kemakmuran bagi bangsa.
    Cerita ditutup dengan kesadaran atas pesan-pesan cerita yang ditulis Aku sebagai perenungan oleh Farid seorang anak atas perjalanan hidup keluarganya.
    Sebagai orang tua kesadaran atas kesendirian tidaklah juga harus dia pertentangkan, melalui keluh dan kesah, hingga akhirnya kesadaran tersebut membawa Farid kembali bertanya tentang bagaimana semua itu saling terkait dengan realita yang terwujud dari tanda tanya tentang siapa “Aku, Kamu, Dia dan Kita.”

    Daftar Isi

    Daftar Isi …………………………………………………………………… v
    Ucapan Terimakasih …………………………………………………. ix
    Bagian Pertama: Ruang Rindu ……………………………………. 1
    Bagian Kedua: Kisah-kisah dari Foto Itu …………………… 11
    Bagian Ketiga: Satya Sala Memanggil…………………………. 19
    Bagian Keempat: Kabar dari Ibu ……………………………….. 43
    Bagian Kelima: Hari-hari Pertama ……………………………… 51
    Bagian Keenam: Ketika Aku Pergi …………………………….. 67
    Bagian Ketujuh: Pelabuhan dan Harapan …………………… 81
    Bagian Kedelapan: Cerita dari Dwipa Qapla …………….. 91
    Bagian Kesembilan: Stasiun Itu Pukul 21.00 ……………… 103
    Bagian Kesepuluh: Menanti ……………………………………….. 117
    Bagian Kesebelas: Uttar Dwipa yang Tidak
    Pernah Kembali …………………………………………………………. 127
    Bagian Kedua Belas: D’turtle …………………………………….. 137
    Bagian Ketiga Belas: Ananta Giri ………………………………. 151
    Bagian Keempat Belas: Perjalanan Ke Puncak ………….. 161
    Bagian Kelima Belas: Berani Hidup ………………………….. 171
    Bagian Keenam Belas: Aku Pulang …………………………… 183
    Bagian Ketujuh Belas: Tetaplah Bekerja ……………………. 189
    Bagian Kedelapan Belas: Undangan dan Pesan …………. 197
    Bagian Kesembilan Belas: Kegelisahan Kedua ………….. 205
    Bagian Kedua Puluh: Kepergian Kedua ……………………. 213
    Bagian Kedua Puluh Satu: Prahara Homo Digitalis ……… 221
    Bagian Kedua Puluh Dua: Cerita dari Si Ayah ………….. 233
    Bagian Kedua Puluh Tiga: Pesan-pesan dari
    Dwipa Nusa ……………………………………………………………… 241
    Bagian Kedua Puluh Empat: Kapal-kapal
    Cahaya Nusa …………………………………………………………….. 253
    Bagian Kedua Puluh Lima: Pameran dan
    Kepercayaan ……………………………………………………………… 259
    Bagian Kedua Puluh Enam: Surat dari Astana ………….. 265
    Bagian Kedua Puluh Tujuh: Raja dan Perkumpulan
    Nusa Cita …………………………………………………………………. 271
    Bagian Kedua Puluh Delapan: Surat Ketiga ……………… 279
    Bagian Kedua Puluh Sembilan: Pergilah Menjauh …….. 287
    Bagian Ketiga Puluh: Si Penakut yang Lugu ……………… 295
    Bagian Ketiga Puluh Satu: Ketika Kembali ……………….. 309
    Bagian Ketiga Puluh Dua: Era Baru Dwipa Nusa …….. 317
    Bagian Ketiga Puluh Tiga: Kabar dari Nandi ……………. 321
    Bagian Ketiga Puluh Empat: Sekar …………………………… 333
    Bagian Ketiga Puluh Lima: Berkelana
    untuk Kembali ………………………………………………………….. 345
    Bagian Terakhir: Pesan Terakhir ……………………………….. 355
    Biodata Penulis …………………………………………………………. 359

    Original price was: Rp145.000.Current price is: Rp99.500.
  • -30% RESONASI KAMAR TIGA KALI EMPAT

    RESONASI KAMAR TIGA KALI EMPAT

    Penulis :

    She

    ISBN : 978-634-05-3306-4

    Jumlah Hlm : viii + 114 halaman
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    Berawal dari sebuah kamar berukuran 3 x 4 meter. sebuah sudut kecil yang menjadi tempat ternyaman sekaligus laboratorium imajinasinya—She melahirkan untaian kisah yang segar, berwarna, dan sangat lekat dengan dunia remaja masa kini. Dengan gaya bahasa yang kasual, lincah, dan khas anak muda zaman sekarang, antologi cerpen ini merangkum berbagai dinamika pemikiran dan pencarian jati diri seorang remaja.
    Pembaca akan diajak bertualang melintasi batas negara melalui kisah studi literasi tentang tata kota ideal di satu-satunya negara ASEAN yang bebas dari sejarah penjajahan (Thailand). Tidak hanya itu, She juga memotret esensi kemandirian, gairah akan hobi, hingga percikan misteri tentang hadirnya sosok asing yang mengubah ritme hidup sang tokoh utama. Tak ketinggalan, fenomena demam K-Pop yang universal bagi generasi muda turut dirajut menjadi latar cerita yang emosional dan penuh warna.
    Dari Ruang 3×4 adalah sebuah perayaan imajinasi, bukti bahwa ruang yang terbatas tidak pernah mampu mengurung besarnya mimpi dan kreativitas seorang penulis muda

    Daftar Isi

    Daftar isi ……………………………………………………………………………………………… v
    Kata Pengantar ………………………………………………………………………………….. vi
    1. Tetesan di Balik Senyuman ……………………………………………………………….. 1
    2. Saman, Bougenville, dan Semangkuk Mie Ayam …………………………….. 9
    3.1. Antara Layar, Ghibah, dan Raka Part 1 …………………………………………. 14
    3.2. Ghosting yang Sesungguhnya Part 2 ………………………………………….. 19
    3.3. Virtual Love & Real Heart…………………………………………………………… 23
    4. Meluluhkan Langit Jingga ……………………………………………………………… 27
    5.1. The Shoe Mystery dan Sandal Legend ………………………………………… 36
    5.2 The Real Chaos Begins…………………………………………………………………. 39
    6. The Unseen Caregiver …………………………………………………………………… 43
    7.1. Chasing Dreams, The Midnight Wanderer Part 1 ………………………… 48
    7.2. The hailand Blueprint Part 2 ……………………………………………………….. 51
    7.3. The Bangkok Hustle & The Unseen Blessing Part 3 …………………….. 56
    7.4. Sudut Kota Mengajarkan Kedamaian Part 4 ………………………………. 58
    8.1. The Notification That Changed Everything Part 1………………………. 60
    8.2. The Strategy and The Ultimate Permission Part 2 ……………………… 67
    8.3. Airport Chaos: Lost in Juanda Part 3 …………………………………………… 73
    8.4. Welcome to Jakarta: The Chaotic Meeting with Kak Anya Part 4 80
    8.5. The Airport Watch & The Seat Crisis Part 5 ……………………………….. 91
    8.6. The Massive Plot Twist: Pengkhianatan di Detik Terakhir …………..96
    8.7. The Revolution at the Venue & Counter-Attack Part 6 ………………99
    THE END …………………………………………………………………………………………… 110
    Profil Penulis …………………………………………………………………………………….. 111

     

    Original price was: Rp96.000.Current price is: Rp67.000.
  • -30% RUANG YANG TIDAK  MENDENGAR

    RUANG YANG TIDAK MENDENGAR

    Penulis :

    RUSMAN LATIEF

    ISBN : 978-634-97256-8-2

    Jumlah Hlm : x + 211 halaman
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    Di balik gemerlap lampu studio televisi, ada dunia yang tidak pernah benar-benar terlihat oleh penonton. Dunia tentang ide yang dianggap tidak penting sebelum selesai diucapkan. Tentang rapat yang penuh persaingan diam-diam. Tentang kreativitas yang harus tunduk pada rating, sponsor, dan kepentingan industri. Dan tentang manusia-manusia yang perlahan belajar bahwa di dunia media penyiaran, tidak cukup hanya mempunyai mimpi.
    Baco Londong datang dengan keyakinan sederhana bahwa ide yang baik akan menemukan tempatnya. Namun, ketika masuk ke industri produksi program televisi, ia menemukan kenyataan yang jauh lebih rumit. Di sana, suara yang paling keras sering kali lebih didengar daripada gagasan terbaik. Kreativitas harus bernegosiasi dengan bisnis, dan keberhasilan tidak selalu terasa benar.
    Bersama Naila yang realistis, Angga yang dominan, dan Widia yang mengajarkannya melihat “rasa” dalam visual, Baco menjalani perjalanan panjang dari ruang brainstorming, proses perekaman gambar hingga ruang editing, dari konsep hingga eksekusi, serta dari idealisme menuju kenyataan industri televisi yang keras, cepat, dan penuh kompromi.
    Ruang yang Tidak Mendengar bukan sekadar novel tentang dunia industri televisi. Ini adalah cerita tentang ambisi, kreativitas, kegagalan, ego, kompromi, dan pencarian makna di balik sebuah karya. Tentang bagaimana seseorang belajar bahwa bukan hanya ide yang penting, melainkan juga siapa yang menyampaikan, di mana disampaikan, dan untuk siapa karya itu dibuat.
    Sebuah novel yang akan terasa dekat bagi siapa pun yang pernah berjuang mempertahankan idealisme di tengah dunia profesional yang tidak selalu memberi ruang.

    Daftar Isi

    KATA PENGANTAR ……………………………………………………………………….. vi
    DAFTAR ISI …………………………………………………………………………………….. ix
    PROLOG…………………………………………………………………………………………… 1
    KREDO 1 BUKAN SEKEDAR IDE …………………………………………………… 5
    KREDO 2 SIAPA YANG DIDENGAR ……………………………………………. 20
    KREDO 3 DARI IDE KE EKSEKUSI ……………………………………………….. 35
    KREDO 4 GAGAL YANG TIDAK TERLIHAT ……………………………….. 59
    KREDO 5 BERHASIL, TAPI UNTUK SIAPA ………………………………… 73
    KREDO 6 MENGAMBIL PERAN ………………………………………………….. 88
    KREDO 7 PERTEMUAN YANG MENGUBAH ARAH ………………. 107
    KREDO 8 RUANG YANG TENANG ………………………………………….. 118
    KREDO 9 DI ANTARA KEBUTUHAN DAN RASA …………………… 132
    KREDO 10 TEMPAT YANG HILANG………………………………………… 145
    KREDO 11 PENGERTIAN YANG SUNYI ………………………………….. 158
    KREDO 12 DIAM YANG BERBICARA ………………………………………. 177
    KREDO 13 YANG PERNAH ADA ……………………………………………… 193
    EPILOG ………………………………………………………………………………………… 205
    TENTANG PENULIS ……………………………………………………………………. 208

    Original price was: Rp120.000.Current price is: Rp84.000.
  • -30% Sebuah Novel  ORANG BAIK TAK SELALU KALAH Seri: Jalan Hidup Baco Londong

    Sebuah Novel ORANG BAIK TAK SELALU KALAH Seri: Jalan Hidup Baco Londong

    Penulis :

    RUSMAN LATIEF

    ISBN : 978-634-05-3055-1

    Jumlah Hlm : viii + 114 halaman
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    Di kota yang bergerak terlalu cepat, kebaikan sering dianggap sebagai kelemahan. Novel ini menghadirkan kisah menyentuh tentang Baco Londong, seorang sarjana yang hidup di sudut gudang toko bangunan, menggenggam ijazah yang nyaris kehilangan makna. Di tengah kerasnya Jakarta, ia berjuang mencari pekerjaan, menghadapi penolakan, tatapan merendahkan, fitnah, serta dunia kerja yang dingin dan penuh persaingan.
    Namun, Baco memiliki sesuatu yang tidak dimiliki banyak orang: hati yang tetap bersih.
    Dari ruang sempit gudang, wawancara yang penuh kecanggungan, hingga dunia korporat media yang keras dan penuh tekanan, Baco belajar bahwa hidup bukan sekadar bertahan, melainkan berkembang. Ia memahami bahwa tidak semua kebaikan dibalas dengan kebaikan, dan menjadi orang baik sering kali membuat seseorang harus menelan luka sendirian.
    Novel ini bukan hanya tentang perjuangan mencari pekerjaan atau bertahan hidup di kota besar, melainkan juga cerita tentang martabat, kejujuran, kesepian, pengkhianatan, dan keberanian untuk tetap menjadi diri sendiri ketika dunia perlahan mencoba mengubah karakter yang kita miliki.
    Penuh refleksi, emosional, dan dekat dengan realitas kehidupan, Orang Baik Tidak Selalu Kalah akan membawa pembaca masuk ke dalam perjalanan seorang lelaki sederhana yang terus berjalan meski berkali-kali hampir runtuh.
    Karena pada akhirnya… orang baik memang tidak selalu menang.
    Tetapi, orang baik tidak pernah benar-benar kalah.

    Daftar Isi

    KATA PENGANTAR ………………………….. ………………………….. ………………. iv
    DAFTAR ISI ………………………….. ………………………….. ………………………….. . vii
    PROLOG………………………….. ………………………….. ………………………….. …… viii
    KREDO 1 BUKAN BERTAHAN ………………………….. ………………………….. 4
    KREDO 2 ORANG BAIK ………………………….. ………………………….. ……….. 11
    KREDO 3 LAMARAN KERJA TAK PASTI ………………………….. ……….. 19
    KREDO 4 DUNIA BARU ………………………….. ………………………….. ………. 29
    KREDO 5 RUMAH SEMENTARA ………………………….. …………………….. 41
    KREDO 6 TERUJI DAN DIPERCAYA ………………………….. ………………. 50
    KREDO 7 SEGALANYA BERUBAH ………………………….. …………………. 56
    KREDO 8 TEMBOK TAK TERLIHAT ………………………….. ………………… 63
    KREDO 9 PENGHAPUSAN EKSISTENSI ………………………….. ………… 75
    KREDO 10 FITNAH YANG KEJAM ………………………….. …………………. 79
    KREDO 11 SUARA YANG TERPINGGIRKAN ………………………….. … 88
    BAB 12 KEMENANGAN TANPA BALAS DENDAM ………………….. 94
    BAB 13 RUANG YANG HIDUP ………………………….. …………………….. 100
    EPILOG ………………………….. ………………………….. ………………………….. …… 109
    TENTANG PENULIS ………………………….. ………………………….. ………….. 112

    Original price was: Rp95.000.Current price is: Rp66.500.
  • -30% KITAB PETUAH LELUHUR HAKIKAT KEBENARAN & KEBOHONGAN Segela Perbuatan dan Pegangan Hidup Edisi Satu

    KITAB PETUAH LELUHUR HAKIKAT KEBENARAN & KEBOHONGAN Segela Perbuatan dan Pegangan Hidup Edisi Satu

    Penulis :

    RUSMAN LATIEF

    ISBN : 978-634-05-3705-5

    Jumlah Hlm : x + 412 halaman
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    Di era ketika kebohongan tampak lebih meyakinkan daripada kenyataan dan riuh suara sering dianggap sebagai ukuran kebenaran, manusia membutuhkan pegangan yang kokoh agar tidak tersesat.
    Buku ini mengajak pembaca kembali pada hakikat mendasar: memahami makna kebenaran, mengapa ia kerap ditentang, dan mengapa pada akhirnya ia selalu menang. Melalui rangkaian petuah mendalam, karya ini mengupas hubungan antara kebenaran, kejujuran, kebohongan, keberanian, serta pengorbanan di jalan yang lurus.
    Intisari Pemikiran:
    • Kebenaran berdiri sendiri, tidak bergantung pada jumlah pendukung.
    • Kebenaran adalah cahaya yang tidak akan pernah dapat dipadamkan.
    • Diam terhadap penindasan sama dengan membiarkan kebohongan berkuasa.
    • Kebohongan mungkin menang sesaat, tetapi tidak memiliki masa depan.
    • Kejujuran adalah kekuatan terbesar dalam diri manusia.
    • Kemenangan sejati adalah tetap teguh memegang kebenaran ketika dunia menolaknya.
    Ditulis dengan bahasa yang lugas dan reflektif, Kitab Petuah Leluhur: Hakikat Kebenaran & Kebohongan bukan sekadar bahan bacaan, melainkan cermin diri dan panduan hidup. Sebab pada akhirnya, segala sesuatu dapat berubah, tetapi kebenaran akan tetap berdiri tegak selamanya.

    Daftar Isi

    DAFTAR ISI ………………………….. vi
    KATA PENGANTAR ………………………….. ix
    PERKARA SATU HAKIKAT DAN SIFAT KEBENARAN …………… 1 
    KEBENARAN ITU BERDIRI SENDIRI ………………………….. 1
    KEBENARAN ITU ABADI DAN TIDAK BERUBAH ……………. 10
    KEBENARAN ADALAH CAHAYA YANG TAK TERTUTUP ………………………….. 19
    KEBENARAN TIDAK MEMIHAK SIAPA PUN ………………………….. 28
    KEBENARAN ITU BERAT DIBAWA, TAPI RINGAN DI AKHIR ………………………….. 37
    KEBENARAN ADALAH PENYELAMAT ………………………….. 45
    KEBENARAN ADALAH HAKIKAT KEHIDUPAN ………………………….. 55
    PERKARA DUA NASIB KEBENARAN DI TENGAH KEHIDUPAN ………………………….. 64
    KEBENARAN SERING KALI TERTUTUP DAN DIKUBUR ………………………….. 64
    KEBENARAN TIDAK BUTUH PEMBELAAN, TAPI SELALU MEMILIKI PEMBELA ………………………….. 70
    KEBENARAN SELALU MENINGGALKAN JEJAK ………………………….. 76
    MENJADI PEMBAWA KEBENARAN ADALAH KEMULIAAN ………………………….. 82
    KEBENARAN ADALAH SATU, NAMUN JALANNYA BERANEKA RAGAM ………………………….. 88
    KEBENARAN ADALAH CAHAYA YANG MENYINGKAPKAN SEGALA SESUATU ………………………….. 94
    KEBENARAN ADALAH WARISAN YANG ABADI DAN TAK TERNILAI ………………………….. 100
    TERSINGKIR ADALAH KESELAMATAN ………………………….. 100
    PERKARA TIGA BAHAYA DIAM DAN KENETRALAN ………………………….. 106
    DIAM SAAT KEBENARAN DITINDAS SAMA SAJA BERPIHAK PADA KEBOHONGAN ………………………….. 106
    KENETRALAN ADALAH TOPENG PENGECUT ………………………….. 113
    KENETRALAN ADALAH PENGKHIANATAN TERHADAP ILMU ………………………….. 120
    DIAM ITU IBARAT MEMBIARKAN RUMAH TERBAKAR ………………………….. 127
    POSISI TENGAH TIDAK AKAN BERTAHAN LAMA ………………………….. 133
    HATI ORANG YANG DIAM AKAN MENJADI MATI ………………………….. 139
    BERBICARA BENAR ADALAH KEWAJIBAN ………………………….. 147
    PERKARA EMPAT KEBOHONGAN WAJAH, SIFAT, DAN BAHAYA ………………………….. 156
    HAKIKAT KEBOHONGAN ………………………….. 156
    KEBOHONGAN HARUS DIJAGA DENGAN KEBOHONGAN LAIN ………………………….. 164
    KEBOHONGAN TAMPAK INDAH DI AWAL, HANCUR DI AKHIR ………………………….. 173
    KEBOHONGAN ITU LEMAH DAN TAKUT ………………………….. 180
    KEBOHONGAN MERACUNI HATI ………………………….. 189
    KEBOHONGAN MENGHANCURKAN KEPERCAYAAN ………………………….. 197
    KEBOHONGAN TIDAK MEMILIKI WARISAN ………………………….. 206
    PERKARA LIMA ORANG JUJUR LINGKUNGAN KEPURA-PURAAN DAN NASIB ORANG JUJUR .. 216
    MENGAPA ORANG MEMBENCI KEBENARAN ………………………….. 216
    ORANG JUJUR DIANGGAP PENJAHAT ………………………….. 226
    KEBERADAAN ORANG BENAR ADALAH ANCAMAN ………………………….. 235
    ORANG JUJUR AKAN SELALU TERSINGKIR ………………………….. 244
    KEBENARAN MENJADI ANEH DI TEMPAT YANG SALAH ………………………….. 253
    JUMLAH TIDAK MENENTUKAN BENAR ………………………….. 274
    PERKARA ENAM HARGA KEJUJURAN DAN KEKUATANNYA ………………………….. 283
    KEJUJURAN ADALAH HARGA MATI ………………………….. 283
    KEJUJURAN ITU MENYEMBUHKAN ………………………….. 292
    KEJUJURAN MEMBAWA KETENANGAN ………………………….. 301
    KEJUJURAN ITU MAHAL HARGANYA ………………………….. 310
    KEJUJURAN ADALAH KEKUATAN SENJATA ………………………….. 319
    KEJUJURAN MENGANGKAT DERAJAT ………………………….. 328
    KEJUJURAN ADALAH CERMIN AKHLAK ………………………….. 336
    PERKARA TUJUH UJIAN MEMEGANG TEGUH KEBENARAN ………………………….. 345
    BERSIAPLAH UNTUK SENDIRIAN ………………………….. 345
    BERSIAPLAH DIFITNAH DAN DISAKITI ………………………….. 354
    JANGAN BERHARAP PUJIAN DARI ORANG YANG SALAH ………………………….. 363
    PERCAYALAH PADA WAKTU  ………………………….. 371
    PERTAHANKAN PRINSIP WALAU RUGI ………………………….. 381
    JANGAN MENCAMPUR ADUKKAN ………………………….. 389
    KEMENANGAN AKHIR ADALAH MILIK KEBENARAN ………………………….. 398
    EPILOG ………………………….. 407
    TENTANG PENULIS ………………………….. 410

    Original price was: Rp171.000.Current price is: Rp119.500.
  • -30% LOGIKA JIWA  Menemukan Waras Diantara Teori dan Ekspektasi

    LOGIKA JIWA Menemukan Waras Diantara Teori dan Ekspektasi

    Penulis :

    DeenSyifna

    ISBN : 978-634-05-2811-4

    Jumlah Hlm : viii + 273 halaman
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    Zayn Mumtaz adalah mahasiswa Psikologi tingkat akhir yang dikenal cerdas, aktif berorganisasi, dan memiliki berbagai pencapaian akademik. Di mata banyak orang, ia adalah sosok mahasiswa ideal yang memiliki masa depan cerah.
    Namun di balik semua itu, Zayn menyimpan kegelisahan yang tidak pernah benar-benar terlihat.
    Kesibukan akademik, tanggung jawab organisasi, tuntutan keluarga, serta ekspektasi sosial yang terus bertambah perlahan membuatnya kehilangan arah. Ironisnya, sebagai mahasiswa Psikologi, ia memahami banyak teori tentang manusia, tetapi justru kesulitan memahami dirinya sendiri.
    Ketika berbagai konflik mulai bermunculan dan kehidupan tidak lagi berjalan sesuai rencana, Zayn dipaksa menghadapi pertanyaan-pertanyaan yang selama ini ia hindari: Apa arti keberhasilan? Mengapa pencapaian tidak selalu menghadirkan ketenangan? Dan siapa dirinya ketika semua label, prestasi, dan pengakuan dilepaskan?
    Logika Jiwa: Menemukan Waras di Antara Teori dan Ekspektasi adalah novel reflektif tentang pendidikan, kesehatan mental, spiritualitas, dan pencarian makna hidup di tengah dunia yang menuntut manusia untuk terus berprestasi.
    Sebuah kisah tentang perjalanan pulang, bukan menuju sebuah tempat, melainkan menuju diri sendiri dan Tuhan.
    ______________
    Tagline
    “Aku menghabiskan bertahun-tahun mempelajari manusia, sampai suatu hari aku sadar bahwa satu-satunya manusia yang tidak pernah benar-benar kupahami adalah diriku sendiri.”

    Daftar Isi

    DAFTAR ISI …………………………………………………………………. v
    KATA PENGANTAR …………………………………………………. vii
    PROLOG Logika Jiwa …………………………………………………… 1
    BAB 1 JAM 02.13 ………………………………………………………….. 7
    BAB 2 Orang yang Selalu Baik-Baik Saja …………………….. 15
    BAB 3 Pertanyaan yang Tidak Ada di Proposal ………….. 23
    BAB 4 Orang-Orang yang Tidak Sedang Berlari …………. 33
    BAB 5 Mereka yang Berlari Lebih Jauh ………………………. 43
    BAB 6 Kesempatan yang Seharusnya Membahagiakan . 53
    BAB 7 Retakan yang Mulai Terdengar ……………………….. 61
    BAB 8 Rumah yang Selalu Menunggu………………………… 72
    BAB 9 Anak yang Takut Mengecewakan ……………………. 81
    BAB 10 Seseorang yang Membuat Semua Orang
    Bangga ……………………………………………………………………….. 91
    BAB 11 Nilai yang Tidak Tertulis di Rapor ……………….. 101
    BAB 12 Ketika Rumah Tidak Lagi Cukup untuk
    Bersembunyi …………………………………………………………….. 110
    BAB 13 Pemimpin yang Mulai Kehilangan Ruangan … 119
    BAB 14 Sahabat yang Akhirnya Bicara ……………………… 129
    BAB 15 Ketika Semua yang Dibangun Mulai Retak ….. 139
    BAB 16 Ketika Tubuh Mulai Berbicara ……………………… 150
    BAB 17 Kapan Terakhir Kali Kamu Merasa Cukup? …. 161
    BAB 18 Sepuluh Alasan untuk Tetap Berharga …………. 173
    BAB 19 Orang-Orang yang Tidak Tercatat dalam
    Sejarah ………………………………………………………………………. 183
    BAB 20 Melepaskan yang Selama Ini Kuanggap
    Diriku ……………………………………………………………………….. 196
    BAB 21 Lelaki yang Tidak Pernah Mengeluh ……………. 207
    BAB 22 Mimpi yang Tidak Sempat Tumbuh …………….. 218
    BAB 23 Surat yang Tidak Pernah Dikirim …………………. 228
    BAB 24 Jalan yang Tidak Dipilih ………………………………. 239
    BAB 25 Surat untuk Masa Depan ……………………………… 252
    EPILOG Pulang ………………………………………………………… 264
    Tentang Penulis ………………………………………………………… 272

    Original price was: Rp134.500.Current price is: Rp94.000.
  • -30% CATATAN PROFETIK UNTUK INDONESIA Pendidikan, Kemanusiaan, dan Masa Depan Bangsa

    CATATAN PROFETIK UNTUK INDONESIA Pendidikan, Kemanusiaan, dan Masa Depan Bangsa

    Penulis :
    Kangdeen

    QRCBN : 62-2615-8424-327

    Jumlah Hlm : xiv + 152 halaman
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    Indonesia sedang bergerak menuju satu abad kemerdekaan. Berbagai capaian pembangunan, kemajuan teknologi, dan transformasi digital menghadirkan optimisme baru tentang masa depan bangsa. Namun di balik berbagai kemajuan tersebut, muncul pertanyaan yang lebih mendasar: manusia Indonesia seperti apa yang sedang kita bentuk?
    Di tengah arus perubahan yang semakin cepat, pendidikan sering kali terjebak pada pencapaian akademik semata, sementara kemanusiaan perlahan terdesak oleh budaya instan, individualisme, dan dominasi teknologi. Kita hidup di zaman ketika informasi melimpah, tetapi kebijaksanaan tidak selalu bertambah; ketika konektivitas meningkat, tetapi kesepian juga semakin nyata.
    Melalui kumpulan esai naratif ini, pembaca diajak melakukan perjalanan intelektual untuk membaca kembali cita-cita Indonesia, memahami tantangan yang dihadapi generasi masa kini, serta membayangkan masa depan bangsa yang akan diwariskan kepada generasi berikutnya. Dengan semangat profetik yang berpijak pada nilai humanisasi, liberasi, dan transendensi, buku ini tidak hanya mengkritik realitas sosial, tetapi juga menawarkan harapan dan arah perubahan.
    Catatan Profetik untuk Indonesia adalah ajakan untuk merenungkan kembali makna pendidikan, menjaga kemanusiaan di tengah perubahan zaman, dan menyiapkan masa depan bangsa yang tidak hanya maju secara teknologi, tetapi juga bermartabat sebagai peradaban.

    Daftar Isi

    Daftar Isi ………………………………………………………………………. v
    Pengantar Penulis ………………………………………………………. vii
    Prolog Mengapa Indonesia Membutuhkan Catatan
    Profetik? ……………………………………………………………………….. 1
    Esai 1 Negeri yang Dibangun oleh Mimpi ……………………. 6
    Esai 2 Ketika Pendidikan Menjadi Jalan Kemerdekaan . 11
    Esai 3 Gotong Royong yang Perlahan Menghilang …….. 16
    Esai 4 Agama dan Karakter Bangsa…………………………….. 22
    Esai 5 Generasi yang Selalu Terhubung tetapi Semakin
    Kesepian …………………………………………………………………….. 28
    Esai 6 Sekolah yang Mengajar tetapi Belum Tentu
    Mendidik ……………………………………………………………………. 34
    Esai 7 Kampus dan Hilangnya Tradisi Berpikir ………….. 41
    Esai 8 Ketika Viral Lebih Penting daripada Benar ………. 47
    Esai 9 Krisis Karakter di Tengah Kemajuan ………………… 54
    Esai 10 Indonesia Emas atau Indonesia Cemas? …………. 62
    Esai 11 Ketika Mesin Menjadi Lebih Pintar
    dari Manusia ………………………………………………………………. 69
    Esai 12 Mendidik Generasi yang Belum Ada ……………… 75
    Esai 13 Menjadi Manusia di Era Teknologi …………………. 81
    Esai 14 Surat untuk Generasi Indonesia 2045 ……………… 88
    Esai 16 Shiddiq …………………………………………………………. 102
    Esai 17 Amanah ………………………………………………………… 112
    Esai 18 Tabligh ………………………………………………………….. 123
    Esai 19 Fathanah ……………………………………………………….. 133
    EPILOG Indonesia yang Masih Layak Diperjuangkan 144

    Original price was: Rp106.500.Current price is: Rp74.500.
  • -30% NAWASENA AKSARA

    NAWASENA AKSARA

    Penulis :

    Siswa Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta

    QRCBN : 62-2615-2684-670

    Jumlah Hlm : viii + 185 halaman
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    Nawasena Aksara adalah kumpulan cerpen anak yang memuat 17 karya terbaik hasil kreativitas siswa Madrasah Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta. Buku ini lahir dari program kerja Nawasena Aksara yang diinisiasi oleh Bidang Pengkajian Ilmu Pengetahuan (PIP) Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta sebagai wadah bagi siswa tingkat Tsanawiyah dan Aliyah untuk mengembangkan imajinasi dan kemampuan menulis melalui cerita pendek.

    Setiap cerita menghadirkan beragam kisah tentang persahabatan, keluarga, perjuangan, mimpi, dan nilai-nilai kehidupan yang dekat dengan keseharian anak-anak. Melalui tokoh dan peristiwa yang beragam, pembaca diajak memahami arti kerja keras, keberanian, kepedulian, serta pentingnya berbuat baik kepada sesama.

    Dengan bahasa yang ringan dan mudah dipahami, buku ini tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga media pembelajaran karakter yang inspiratif. Nawasena Aksara membuktikan bahwa imajinasi, kreativitas, dan semangat berkarya dapat melahirkan cerita-cerita bermakna yang menginspirasi banyak orang.


    Daftar Isi

    Kata Pengantar …………………………………………………………v
    Daftar Isi ………………………………………………………………..vii
    Anak yang Terkutuk ……………………………………………….. viii
    Berkarya dengan Menulis ………………………………………… 29
    Di Bawah Langit yang Satu ………………………………………. 32
    Hadiah untuk Mama ……………………………………………….. 44
    Harga Sebuah Keinginan …………………………………………. 47
    Ikhlas Adalah Bentuk Tertinggi Dari Cinta …………………… 51
    Kehidupan Yang Baru …………………………………………….. 56
    Ketekunan Seorang Presiden ……………………………………. 60
    Lampu yang Tak Pernah Benar Padam ……………………….. 63
    Lentera di Bawah Langit Senja Bandung …………………….. 66
    Lima Gerbera Merah Muda ………………………………………. 71
    Malam yang Mencekam di Asrama ………………………….. 106
    Masuk Pesantren………………………………………………….. 109
    Mencari HP yang Hilang ………………………………………… 113
    Teman di Asrama …………………………………………………. 115
    Teman Masa Kecil yang Telah Lama Menghilang ………… 118
    The Decider ………………………………………………………… 126

    Original price was: Rp111.500.Current price is: Rp78.000.
  • -32% YaYank: Tumbuh bersama cinta, persahabatan dan mimpi

    YaYank: Tumbuh bersama cinta, persahabatan dan mimpi

    Penulis :

    Muhammad Ichsan Siregar

    ISBN : 978-634-05-2511-3

    Jumlah Hlm : viii + 160 halaman
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    Yayank tumbuh di sebuah rumah sederhana di Jakarta Timur, tempat tawa, nasihat, dan kasih sayang selalu menemukan jalannya. Sebagai anak bungsu, ia menjalani hari-hari bersama keluarga yang mengajarkannya arti cinta, kebersamaan, dan menjadi diri sendiri.

    Bersama sahabat masa kecilnya, Yayank menjelajahi dunia dengan rasa ingin tahu yang besar. Dari petualangan kecil, luka, kegagalan, hingga kemenangan sederhana, ia belajar bahwa setiap pengalaman adalah bagian dari perjalanan menuju dewasa.

    Saat waktu membawanya dari masa kanak-kanak menuju remaja, Yayank mulai menemukan mimpi, menghadapi perubahan, dan mengenal makna perasaan yang baru. Novel Yayank adalah kisah hangat tentang kenangan, keluarga, dan perjalanan pulang untuk menemukan siapa dirinya sebenarnya.

    Daftar Isi

    Kata Pengantar ………………………….. ………………………….. ………………………….. …….. v
    Daftar Isi ………………………….. ………………………….. ………………………….. ……………… vii
    Ch. 1 Rumah yang Menyimpan Riuh Cerita ………………………….. ……… 1
    Ch. 2 Kehidupan di Balik Pintu ………………………….. ………………………….. 11
    Ch. 3 Kayuhan Menuju Ufuk ………………………….. ………………………….. ….. 21
    Ch. 4 Musim Kecil Penuh Cerita ………………………….. ………………………… 37
    Ch. 5 Sahabat yang Menetap di Hati ………………………….. ……………….. 47
    Ch. 6 Perempuan yang Menjadi Teduh ………………………….. ……………. 57
    Ch. 7 Bahasa Sunyi Sang Ayah ………………………….. ………………………….. . 67
    Ch. 8 Teduh di Pangkuan Ibu ………………………….. ………………………….. … 78
    Ch. 9 Langkah Kecil Menuju Perubahan ………………………….. ………… 88
    Ch. 10 Ingatan yang Tak Lekang Musim ………………………….. ………….. 98
    Ch. 11 Jejak Kecil di Bangku Pertama ………………………….. ……………. 108
    Ch. 12 Jejak Seragam Putih Biru ………………………….. …………………….. 118
    Ch. 13 Benih Rasa yang Mulai Tumbuh ………………………….. ………… 128
    Ch. 14 Seragam Putih Abu dan Harapan Baru ………………………… 138
    Ch. 15 Ketika Pulang Menemukan Makna ………………………….. …… 148
    Biodata Penulis ………………………….. ………………………….. ………………………….. .. 159

    Original price was: Rp110.000.Current price is: Rp75.000.