• -30% SEBUAH NOVEL BIDAN FATIMAH

    SEBUAH NOVEL BIDAN FATIMAH

    Penulis :

    Rusman Latief

    ISBN : 978-634-97353-9-1

    Jumlah Hlm : viii + 199 halaman
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026

    SINOPSIS

    Sejak kecil, Fatimah menyimpan satu cita-cita: menjadi seorang bidan.
    Kepergian ibunya saat melahirkan adiknya menjadi luka yang tidak pernah benar-benar hilang. Namun, dari luka itu pula tumbuh tekad untuk membantu perempuan lain agar tidak mengalami nasib seperti ibunya.
    Perjalanan menuju cita-cita tidak mudah. Fatimah harus meninggalkan kampung, hidup sederhana di kota, bekerja sambil kuliah, menghadapi keterbatasan ekonomi, kehilangan, dan berbagai pilihan yang menguji keteguhan hatinya.
    Ia belajar bahwa pendidikan bukan hanya tentang mendapatkan gelar. Menjadi seorang bidan bukan sekadar memiliki pekerjaan, tetapi tentang hadir ketika seseorang membutuhkan pertolongan.
    Bidan Fatimah adalah kisah tentang seorang perempuan sederhana yang memilih untuk terus melangkah, meskipun jalan di hadapannya tidak selalu mudah.
    Sebuah cerita tentang kehilangan, perjuangan, keluarga, cinta, dan pengabdian serta tentang bagaimana sebuah cita-cita dapat menemukan maknanya ketika menjadi manfaat bagi orang lain.

    Daftar Isi

    SEKAPUR SIRIH.. vi

    DAFTAR ISI vii

    KREDO SATU JALAN YANG TIDAK DIPILIH.. 1

    KREDO DUA LAMARAN DAN KEBERANGKATAN.. 19

    KREDO TIGA KOTA YANG TIDAK RAMAH.. 34

    KREDO EMPAT LAPTOP BEKAS. 56

    KREDO LIMA KETIKA ZAINAB PERGI 68

    KREDO ENAM CINTA YANG TUMBUH  DIAM-DIAM… 85

    KREDO TUJUH KETIKA KELUARGA MEMANGGIL. 102

    KREDO DELAPAN YANG PERGI SATU PER SATU.. 120

    KREDO SEMBILAN TUJUH MALAM DAN UTANG.. 138

    KREDO SEPULUH PILIHAN FATIMAH.. 162

    KREDO SEBELAS KLINIK FATIMAH.. 180

    TENTANG PENULIS. 196

    Original price was: Rp117.500.Current price is: Rp82.000.
  • -30% BARANGKALI KITA ADA DI DALAM CERITA

    BARANGKALI KITA ADA DI DALAM CERITA

    Penulis :

    Intan Wulandari

    ISBN : 978-634-97353-7-7

    Jumlah Hlm : viii + 103 halaman
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026

    SINOPSIS

    Ada cerita tentang seorang anak yang menggantungkan mimpi setinggi langit demi membahagiakan ibunya. Ada pula tentang seorang anak rantau yang semakin jauh melangkah, tetapi justru semakin memahami bahwa rumah selalu memiliki cara untuk memanggilnya pulang.
    Ada tentang doa yang dipanjatkan dalam diam, tentang impian yang harus direlakan ketika takdir memilih jalan yang berbeda. Ada tiga sahabat kecil yang menanam mimpi bersama dan belajar bahwa perjalanan menuju masa depan akan terasa lebih berarti ketika dilalui bersama serta ada suami yang memahami bagaimana cara memuliakan istri saat hidup memberikan ruang baginya untuk belajar.
    Barangkali Kita Ada di Dalam Cerita merupakan kumpulan cerpen yang membawa pembaca menyusuri berbagai sisi kehidupan: kasih seorang ibu, perjuangan meraih cita-cita, kehilangan, persahabatan, cinta, doa, dan takdir.
    Setiap cerita memiliki tokoh dan perjalanan yang berbeda. Namun, semuanya bertemu pada satu hal: tentang manusia yang pernah berharap, berjuang, kehilangan, mencintai, dan belajar menerima bahwa tidak semua yang kita inginkan harus menjadi milik kita.
    Sebab, barangkali di antara kisah-kisah ini, ada bagian kecil dari diri kita. Atau tanpa kita sadari, kita memang pernah menjadi seseorang di dalam cerita.

    Daftar Isi

    Daftar Isi ……………………………………………………………… V
    Kata Pengantar …………………………………………………….. vi
    Selepas Pukul Sepuluh ………………………………………….. 1
    Istana di Balik Kalbu …………………………………………….. 14
    Di Antara Doa dan Takdir ……………………………………. 28
    Tiga Mimpi di Ujung Jalan Desa …………………………… 60
    Sampai Aku Belajar Melihat …………………………………. 84
    Tentang Penulis ………………………………………………….. 102

    Original price was: Rp93.000.Current price is: Rp65.000.
  • -30% LOW PROFILE HYPER EXPOSURE Menjadi Pribadi Rendah Hati dengan Peluang yang Berlebihan

    LOW PROFILE HYPER EXPOSURE Menjadi Pribadi Rendah Hati dengan Peluang yang Berlebihan

    Penulis :

    HADID AULIA

    ISBN : 978-634-97353-6-0

    Jumlah Hlm : ix + 185 halaman
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026

    SINOPSIS

    Apresiasi dan validasi, keduanya semestinya berjalan berdampingan. Validasi terhadap sesuatu hal, dan apresiasi dalam bentuk perayaan, sesekali boleh dilakukan, namun tidak berlebihan. Pribadi Low Profile tidak akan meminta validasi atas usaha yang telah dilakukan. Pribadi ini tidak perlu perayaan atas keberhasilan, karena keberhasilan itulah esensi dari sebuah perayaan.

    Eksposur hadir karena ada potensi, di mana potensi itu berasal dan ada pada dirimu. Aku yakin kamu memiliki potensi yang mungkin tidak aku miliki. Sadari akan hal itu, dan jangan ada rasa takut ketika peluang datang menghampirimu. Mulai berani untuk bersikap dan tentukan pilihan. Percayalah, bahwa kemampuan yang dimiliki dan dilakukan dengan cara dan waktu yang tepat, akan berbuah manis kemudian. Peluang yang datang senantiasa harus dioptimalkan dengan baik.

    Lakukan apa yang kamu do’a-kan, dan do’a-kan apa yang kamu lakukan. Yakin bahwa apa yang sudah menjadi rencana kelak akan terlaksana. Kemudian diiringi dengan doa baik yang menyertai di dalamnya. Karena sejatinya setiap usaha yang dilakukan, akan menuai hasil kemudian.

    Daftar Isi

    Prakata. viii
    Bagian I: LOW PROFILE HYPER EXPOSUR. 1

    LOW PROFILE. 4

    HYPER EXPOSURE. 14

    SUATU PENCAPAIAN.. 27

    LANGKAH KECIL. 41

    MENGENAL DIRI 50

    Bagian II: 7 PRIORITAS/3 BESAR. 54

    7 PRIORITAS. 63

    3 BESAR : KELUARGA, PEKERJAAN, PASANGAN.. 85

    Bagian III: RENCANA TAHUNAN.. 111

    AGENDA HARIAN.. 117

    AGENDA MINGGUAN.. 126

    AGENDA BULANAN.. 135

    RENCANA TAHUNAN.. 142

    Bagian IV: ATURAN HIDUP. 149

    ISTIRAHAT SEJENAK. 154

    WAKTU YANG BERBEDA.. 157

    Bagian V: MOTTO HIDUP. 160

    BERDAYA.. 164

    BERDAMPAK. 174

    BERMANFAAT. 178

    PENUTUP. 186

    TENTANG PENULIS. 187

    Original price was: Rp116.000.Current price is: Rp81.000.
  • -31% LOGIKA YANG TERLUPA

    LOGIKA YANG TERLUPA

    Penulis :

    Febrian Wahyu

    ISBN : 

    Jumlah Hlm : x + 157 halaman
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026

    SINOPSIS

    Sering kali manusia terkurung dalam jendela pandangnya sendiri. Ia begitu lama menatap satu arah, hingga lupa bahwa kehidupan menyimpan banyak sisi yang belum sempat dipandang. Ketika pandangan menyempit, langkah pun mudah kehilangan arah. Keputusan lahir tergesa, persoalan kecil menjelma besar, sementara makna yang sesungguhnya dekat justru terlewat begitu saja. Padahal, satu peristiwa dapat menyimpan ribuan tafsir. Baik dan buruknya sering kali bergantung pada dari mana kita memilih untuk memandangnya.

    Ada manusia yang runtuh hanya karena satu persoalan kecil. Ada pula yang tetap berdiri meski hidup berkali-kali menghantamnya dengan gelombang yang besar. Sebab kekuatan manusia tidak selalu ditentukan oleh beratnya ujian, melainkan oleh bagaimana pikiran memberi arti pada setiap kejadian. Pikiran adalah ruang tempat kenyataan diolah, luka diterjemahkan, dan harapan dilahirkan. Namun ketika logika kehilangan arah dan motivasi tumbuh dari tempat yang keliru, pikiran yang seharusnya menjadi penuntun justru dapat membawa manusia tersesat dalam kehidupannya sendiri.

    Buku ini mengajak pembaca untuk melihat kehidupan melalui jendela yang berbeda. Bukan untuk menyangkal kenyataan, melainkan untuk menemukan makna yang mungkin tersembunyi di baliknya. Setiap peristiwa akan diajak berbicara dengan logika yang jernih, direnungkan dengan hati yang tenang, lalu dipetik pelajarannya sebagai bekal perjalanan.

    Sebab barangkali, yang membuat hidup terasa berbeda bukanlah perubahan pada apa yang kita jalani, melainkan perubahan pada cara kita memaknainya.

    Daftar Isi

    Kata Pengantar iv
    Daftar Isi vii
    Bab 1 — Rezeki Tak Pernah Salah Membagi 1
    Bab 2 — Selama Napas Masih Ada 5
    Bab 3 — Hidup yang Kau Keluhkan, Mungkin
    Sedang Diimpikan 9
    Bab 4 — Sibuk Menilai, Lupa Bercermin 12
    Bab 5 — Bahagia Tidak Menunggu Kita Kaya 16
    Bab 6 — Waktu Hanya Datang Sekali 20
    Bab 7 — Jangan Menunggu Hidup Menjadi
    Penyesalan 24
    Bab 8 — Dendam yang Diam -Diam Menyakiti
    Pemiliknya 28
    Bab 9 — Jangan Menebak Isi dari Kulitnya 31
    Bab 10 — Gagasan yang Tak Dilahirkan
    Akan Mati 35
    Bab 11 — Anak Bukan Sekadar Penerus, tetapi
    Penyempurna 38
    Bab 12 — Selama Jantung Itu Masih Berdetak 43
    Bab 13 — Lebih Baik Lelah karena Berjuang 47
    Bab 14 — Satu Noda Jangan Menutupi Seribu
    Cahaya 52
    Bab 15 — Sebelum Melukai, Tempatkan Dirimu di
    Posisinya 57
    Bab 16 — Ketika Kehendak Kita Bukan
    Kehendak -Nya 63
    Bab 17 — Rezeki Butuh Jalan untuk Mengalir 70
    Bab 18 — Jangan Menjadi Tawanan Masa Lalu 77
    Bab 19 — Berhenti Mencari, Mulailah Menjaga 82
    Bab 20 — Kesuksesan Tidak Punya Satu Ukuran 87
    Bab 21 — Cintailah Manusianya,
    Bukan “Pakaiannya” 92
    Bab 22 — Kepastian yang Kerap Kita Lupakan 96
    Bab 23 — Menikah Bukan Lowongan Kerja 99
    Bab 24 — Sedekah, Investasi yang Tak Pernah
    Rugi 102
    Bab 25 — Tak Ada yang Benar -Benar Sia-Sia 106
    Bab 26 — Ketika Cinta dan Benci Kehilangan
    Batas 110
    Bab 27 — Ingat Kebaikannya, Redakan
    Amarahmu 114
    Bab 28 — Jangan Titipkan Seluruh Harap pada
    Manusia 118
    Bab 29 — Tak Ada yang Tertinggal di Jalannya
    Sendiri 122
    Bab 30 — Saat Tuhan Membiarkan Kita
    Belajar Jatuh 126
    Bab 31 — Yang Terlihat Belum Tentu yang
    Terasa 130
    Bab 32 — Kita Memilih Sebab, Akibat yang
    Menjawab 133
    Bab 33 — Membeli Fungsi, Bukan Gengsi 137
    Bab 34 — Panjang Perjalanan Bergantung Cara
    Kita Menikmatinya 141
    Bab 35 — Kita Sering Mengerti Setelah
    Kehilangan 145
    Bab 36 — Selama Masih Ada Lembar yang
    Kosong 149
    Bab 37 — Jangan Remehkan Kerikil Kecil 152
    Tentang Penulis 155

    Original price was: Rp108.000.Current price is: Rp75.000.
  • -30% ADA LUTUNG DEPAN PINTU

    ADA LUTUNG DEPAN PINTU

    Penulis :

    Faaqih Irfan Djaelani

    ISBN : 978-634-97353-4-6

    Jumlah Hlm : viii + 139 halaman
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026

    SINOPSIS

    Ada Lutung Depan Pintu mengisahkan Rudito, seorang pensiunan jenderal yang tinggal di rumah besar di hutan Priangan. Setiap malam, ia diteror oleh gerombolan lutung menyeramkan yang dipimpin oleh Kadita dari Laut Selatan yang menjelma menjadi kuntilanak. Teror ini merupakan pembalasan atas masa lalu Rudito yang pernah membantai warga Karang Mekar demi pembangunan bendungan, termasuk menyiksa seorang aktivis bernama Kang Arga.
    Melalui mimpi, sosok Nyi Pohaci mendesak Rudito untuk mengakui dosanya. Rudito akhirnya mengaku kepada perawat barunya, Lisa, tetapi ia sama sekali tidak merasa menyesal. Anehnya, Lisa justru bersimpati dan jatuh cinta pada Rudito. Hal ini memicu konflik dengan perawat lain, Nuwi, yang memperingatkan Lisa untuk tahu batasan.
    Identitas asli mereka akhirnya terungkap saat gerombolan lutung datang untuk mencabut nyawa Rudito atas perintah Sunan Ambu dan Batara Guru. Lisa ternyata adalah Nyi Pohaci, sedangkan Nuwi adalah Dewi Sri. Saat Lisa mencoba melindungi Rudito, rasa cintanya justru diserap oleh sang jenderal.
    Rudito yang kembali kuat berubah wujud menjadi Aul (makhluk menyerupai werewolf). Pertarungan sengit pecah. Aul berhasil membunuh para bidadari dan makhluk mistis lainnya. Melihat kekacauan ini, Batara Guru turun tangan dan mengubah para lutung menjadi Maung (harimau). Gerombolan Maung ini akhirnya berhasil mengalahkan Aul. Di akhir kisah, Nyi Pohaci dikutuk oleh Batara Guru menjadi tokek putih akibat kesalahannya.

    Daftar Isi

    Ada Lutung Depan Pintu ………………………….. ………………………….. .. iii
    Daftar Isi ………………………….. ………………………….. ………………………….. … v
    Kata Pengantar ………………………….. ………………………….. ……………….. vii
    Cerita Lisa Minarti ………………………….. ………………………….. ……………. 1
    SATU ………………………….. ………………………….. ………………………….. …. 2
    DUA ………………………….. ………………………….. ………………………….. ….. 6
    TIGA ………………………….. ………………………….. ………………………….. … 13
    EMPAT ………………………….. ………………………….. …………………………. 23
    Cerita Mereka ………………………….. ………………………….. ………………….. 33
    Nuwiyah Andini ………………………….. ………………………….. …………. 34
    Mak Jelek ………………………….. ………………………….. ……………………. 43
    Ardiansyah ………………………….. ………………………….. …………………. 52
    Cerita Pak Rudito………………………….. ………………………….. ……………. 61
    Cerita Masa Lalu ………………………….. ………………………….. ……………… 79
    Cerita Lisa Minarti Lagi ………………………….. ………………………….. … 101
    LIMA ………………………….. ………………………….. …………………………. 102
    ENAM ………………………….. ………………………….. ……………………….. 105
    Cerita Dewi Sri ………………………….. ………………………….. ………………. 109
    Cerita Nyi Pohaci ………………………….. ………………………….. ………….. 113
    SATU ………………………….. ………………………….. ………………………. 114
    DUA ………………………….. ………………………….. ……………………….. 119
    Pertarungan ………………………….. ………………………….. ………………….. 122
    Epilog ………………………….. ………………………….. ………………………….. … 132
    Daftar Makhluk dan tempat mitologis dalam cerita ……….. 135
    Tentang Penulis ………………………….. ………………………….. ……………. 138

    Original price was: Rp103.000.Current price is: Rp72.000.
  • -30% DYAH WIYAT

    DYAH WIYAT

    Penulis :

    Rini Sulfatunn

    ISBN : 978-634-97353-5-3

    Jumlah Hlm : viii + 289 halaman
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026

    SINOPSIS

    Bagaimana jadinya jika kamu tiba-tiba terlempar pada masa lalu, pada kehidupan yang sangat berbeda dari hidupmu saat ini? Kamu berusaha menjalani kehidupan itu tanpa orang-orang disekelilingmu ada yang tahu kalau ternyata kamu berasal dari masa yang berbeda. Seperti itulah hidup yang aku jalani.
    Ini kisahku, seorang Mahasiswi yang tidak sengaja dipilih oleh semesta untuk melakukan Time Travel ke zaman Kerajaan Majapahit. Perjalanan rahasia dengan berjuta teka-teki dan pelajaran hidup yang juga banyak dipeluk oleh kisah-kisah yang jarang diketahui banyak orang.
    Aku sadar, ada sesuatu yang tidak harus sepenuhnya dimiliki, terkadang cukup untuk diceritakan saja. Dan sekarang aku akan membagikan kisahku kepada kalian.
    Selamat membaca, semoga setelah membaca cerita ini, kamu semakin bersyukur dengan hidupmu.

    Daftar Isi

    Ucapan Terimakasih ……………………………………………………….. v
    Daftar Isi ………………………………………………………………………. vii
    Penggal Pertama. …………………………………………………………….. 1
    Penggal Kedua ………………………………………………………………. 16
    Penggal Ketiga ………………………………………………………………. 30
    Penggal Keempat …………………………………………………………. 52
    Penggal Kelima ……………………………………………………………. 112
    Penggal Keenam ………………………………………………………….. 134
    Penggal Ketujuh ………………………………………………………….. 156
    Penggal Kedelapan ………………………………………………………. 170
    Penggal kesembilan ……………………………………………………… 176
    Penggal Kesepuluh ……………………………………………………… 187
    Penggal Kesebelas ……………………………………………………….. 197
    Penggal Keduabelas …………………………………………………….. 202
    Penggal Ketigabelas …………………………………………………….. 206
    Penggal Keempatbelas ………………………………………………… 215
    Penggal Kelimabelas ……………………………………………………. 227
    Penggal Keenambelas ………………………………………………….. 235
    Penggal Ketujuhbelas ………………………………………………….. 246
    Penggal Kedelapanbelas ………………………………………………. 266
    Penggal Kesembilanbelas …………………………………………….. 279
    Tentang Penulis …………………………………………………………… 288

    Original price was: Rp140.000.Current price is: Rp98.000.
  • -31% SKANDAL DI RUANG TUHAN

    SKANDAL DI RUANG TUHAN

    Penulis :

    Yoga Adiansah Nasir

    Editor : 

    Rasyid Alhafizh

    ISBN : 978-634-97353-3-9

    Jumlah Hlm : x+195 halaman
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026

    SINOPSIS

    Penderitaan manusia bukanlah panggung, air mata bukanlah komoditas, dan kepercayaan bukanlah kesempatan untuk mencari keuntungan. Kita boleh menangis melihat luka orang lain, kita boleh mengulurkan tangan. Tapi ingat, jangan pernah mematikan akal hanya karena hati sedang tersentuh.

    Daftar Isi

    PESAN… …………………………………………………………………………….. v
    DAFTAR ISI ……………………………………………………………………….. vi
    PROLOG …………………………………………………………………………….. ix
    AIR MATA DI UJUNG TASBIH ……………………………………………. 1
    LORONG SUNYI SILAM …………………………………………………….. 8
    SEDEKAH DAN KAMERA …………………………………………………. 16
    ORANG-ORANG BERWAJAH SURGA ……………………………… 26
    HARGA SEBUAH SUJUD ………………………………………………….. 36
    ALGORITMA KESEDIHAN ……………………………………………….. 45
    PANGGUNG TANPA TUHAN ……………………………………………. 54
    BUKU CATATAN ABADI …………………………………………………. 61
    KOTAK AMAL DIGITAL ………………………………………………….. 70
    MASJID DAN MONITOR…………………………………………………… 78
    GRAFIK BELAS KASIHAN ……………………………………………….. 83
    AYAT-AYAT YANG DIPASARKAN ………………………………….. 89
    ISAK TANGIS KAMERA …………………………………………………… 95
    MALAIKAT DI BROSUR …………………………………………………. 102
    SEDEKAH YANG HILANG ……………………………………………… 110
    PABRIK DUKA FANA …………………………………………………….. 118
    TIRAI PENYEMBUNYI LUKA…………………………………………. 125
    SERVER RAHASIA ………………………………………………………….. 131
    LAPORAN MEJA KOSONG …………………………………………….. 136
    MEREKA YANG BUTA …………………………………………………… 143
    DOA YANG DIPOTONG PAJAK ……………………………………… 150
    TANGAN BERSARUNG PUTIH……………………………………….. 157
    RUANG RAPAT TANPA JENDELA …………………………………. 163
    CATATAN AMAL RAIB ………………………………………………….. 169
    SEMUA TOPENG MULAI RUSAK …………………………………… 176
    JALAN PULANG HATI ……………………………………………………. 183
    EPILOG ……………………………………………………………………………. 191

    Original price was: Rp118.000.Current price is: Rp82.000.
  • -30% JEJAK CAHAYA  DI LANGIT ISTANBUL

    JEJAK CAHAYA DI LANGIT ISTANBUL

    Penulis :

    Dzikru Izzuddin

    ISBN : 978-634-97353-2-2

    Jumlah Hlm : x+192 halaman
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026

    SINOPSIS

    Amin tumbuh sebagai anak yang merasa tidak memiliki masa depan. Di sekolah, ia dikenal lambat memahami pelajaran, sering diremehkan, dan tidak pernah merasa memiliki sesuatu yang istimewa.

    Hingga sebuah keputusan membawanya meninggalkan Lombok menuju sebuah pesantren di tanah Jawa. Di sana, Amin kembali berhadapan dengan kegagalan, rasa minder, kerinduan, dan perjuangan yang berkali-kali membuatnya ingin menyerah.

    Namun, dari tempat yang awalnya ia benci, Amin justru menemukan cahaya dalam hidupnya: Al-Qur’an, persahabatan, cinta, dan sebuah mimpi untuk menjadi penghafal Al-Qur’an sekaligus melihat Istanbul.

    Perjalanan menuju mimpi itu tidak mudah. Ada kehilangan, pengorbanan, dan luka yang harus ia lewati. Hingga bertahun-tahun kemudian, kesempatan menuju Istanbul akhirnya datang.

    Namun, Amin mulai menyadari bahwa mungkin perjalanan panjang itu bukan sekadar tentang mencapai sebuah kota, melainkan tentang menemukan cahaya, menerima takdir, dan memahami tujuan sebenarnya dari setiap langkah yang telah ia lalui.

    Jejak Cahaya di Langit Istanbul adalah kisah tentang perjuangan, Al-Qur’an, persahabatan, cinta, kehilangan, dan keyakinan bahwa tidak ada perjalanan yang sia-sia ketika seseorang memilih untuk terus melangkah.

    “Setiap jiwa berjalan di atas takdir yang telah Allah tetapkan. Tak ada yang tertukar, tak ada yang sia-sia. Maka melangkahlah dengan semangat dan senyuman. Simpanlah lukamu dalam diam, sebab ada rahasia yang tak perlu diketahui manusia cukup Rabb yang paling dalam memahami dan mendengar isi hatimu. Tenanglah, sebab setelah setiap kesulitan selalu ada jalan yang Allah siapkan, dan setelah setiap air mata selalu ada ketenangan yang menanti.”_Dzikru Izzuddin


    Daftar Isi

    KATA PENGANTAR ……………………………………………………. v

    MIMPI YANG MENGETUK PINTU …………………………………. vii

    ANAK YANG TAK DIANGGAP MAMPU ……………………………… 1

    LAUT YANG MENGAJARKAN KEHIDUPAN ………………………… 11

    KEHIDUPAN BARU DI PESANTREN ………………………………… 23

    SEPULUH AYAT DAN SERIBU PERJUANGAN …………………….. 41

    KETIKA KEJUJURAN TIDAK DIDENGAR ………………………….. 54

    PERTEMUAN YANG MENGGETARKAN HATI …………………….. 67

    KETIKA BAHASA MENJADI UJIAN ………………………………….. 77

    KETIKA LANGIT TERASA GELAP …………………………………….. 85

    KETIKA ALLAH MENJAGA KEKASIHNYA …………………………. 96

    HARI PENJENGUKAN ………………………………………………………. 102

    KETIKA FAJAR MULAI MENYINGSING …………………………….. 110

    JALAN YANG TAK TERLIHAT ………………………………………….. 119

    MUSHAF DI LACI AYAH ………………………………………………….. 127

    LANGIT YANG TAK SELALU BIRU ……………………………………. 137

    MIMPI YANG KEMBALI MENGETUK ………………………………… 149

    KETIKA HATI MENCARI TEMPAT PULANG ……………………… 157

    AYAT TERAKHIR DAN CINTA YANG TAK PERNAH TERUCAP … 166

    TERAKHIR JALAN YANG TAK TERLIHAT ………………………….. 172

    PROFIL PENULIS …………………………………………………………….. 180

     

    Original price was: Rp116.000.Current price is: Rp81.000.
  • -30% MOZAIK JEJAK PENDIDIK Antologi Karya dan Refleksi  Para Pendidik

    MOZAIK JEJAK PENDIDIK Antologi Karya dan Refleksi Para Pendidik

    Penulis :

    Guru-Guru MTsN 22 Jakarta Timur

    QRCBN : 62-9885-4589-245

    Jumlah Hlm : xii + 211 halaman
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026

    SINOPSIS

    MOZAIK JEJAK PENDIDIK adalah antologi yang merangkai pengalaman, pemikiran, dan refleksi para pendidik dalam menjalankan peran mulia mereka.

    Buku ini menghadirkan beragam tulisan yang lahir dari ruang kelas, dari interaksi dengan peserta didik, dari tantangan yang dihadapi, serta dari harapan untuk pendidikan yang lebih baik.

    Setiap tulisan ibarat kepingan mozaik-berbeda warna, berbeda bentuk, namun ketika disatukan membentuk sebuah gambaran besar tentang dedikasi, cinta, dan ketulusan para pendidik.

    Semoga buku ini menjadi inspirasi, pengingat, dan penyemangat bagi kita semua untuk terus menapaki jejak kebaikan dalam dunia pendidikan.

    Karena dari jejak kecil seorang guru,
    lahir perubahan besar bagi dunia.


    Daftar Isi

    KATA PENGANTAR ………………………………………………………………. i
    KATA SAMBUTAN KEPALA MADRASAH …………………………. vii
    DAFTAR ISI …………………………………………………………………………. ix
    Dari Adaptasi Menuju Inovasi: Lembaran Pertama Cerita di MTsN
    22 Jakarta Timur ……………………………………………………………………… 1
    Syarif Cecep, ST
    Ketika Ketegasan Menjadi Bahasa Cinta ……………………………………. 9
    Haryanti, M.Pd
    Kukira Cupu, Ternyata Suhu …………………………………………………… 14
    Retno Widyastuti, S.Pt, M.Pd.
    Dilema Pemilihan Platform Asesmen ……………………………………….. 20
    Sukarji, S.Pd. M.M
    Guru yang Belajar dari Muridnya …………………………………………….. 25
    Ilham Mu’afa, S.Pd
    Olahraga Bermakna, Karakter Terbina ……………………………………… 31
    Dewi Sumarsih, S.Pd
    Ketika “Mengambek” Menjadi Bentuk Protes Seorang
    Siswa Kelas 8 ……………………………………………………………………….. 37
    Jamilah, M.Pd
    Suara Hening Di Sudut Kelas ………………………………………………….. 42
    Putri Ramadani, S.Si
    Menyulam Dinamika di Ruang Kelas dan Ruang Kesiswaan ………. 48
    Ammar Suhada Djamain, S.Pd
    Perjuangan Seorang Anak Bernama Vada …………………………………. 53
    Dra. Wahyuningsih, M.Pd
    Simbol Malaikat Baik …………………………………………………………….. 59
    Arifah Halimi Ramadhan, S.Pd.I
    Merajut Rantai Adab di Ruang Kelas ……………………………………….. 65
    Eva Novi Yulianti, S.Pd
    Garis Lapangan MTsN 22 JAKARTA: 23 Tahun Dedikasi Tanpa
    Henti ……………………………………………………………………………………. 71
    Ahmad Buhori, S.Pd
    Jejak Pengabdian Guru IPA …………………………………………………….. 80
    Sri Purwanti, M.Pd
    Tiba- Tiba Teman Ku Pergi …………………………………………………….. 86
    Yusmawati, S.Pd
    Langit Tidak Pernah Memilih Bintang ……………………………………… 92
    Abdul Hasbi Mudzakir, S.Pd
    Logika Sunyi di Barisan Kode…………………………………………………. 98
    Tipla Daniati, S.Pd
    Merangkai Harapan dari Ruang BK ……………………………………….. 104
    Ulya Qithi Rachmani, S.Pd
    Rahasia di Balik Kebun Madrasah …………………………………………. 110
    Diana Widyosari, M.Pd
    Takdir yang Tak Pernah Kusangka ………………………………………… 116
    Arif, S.Pd
    Di Balik Bisu Anak Sulung …………………………………………………… 122
    Nurwihda Ahdiyati Nuri, S.S
    Pengalaman Adalah Guru, Guru Adalah Pengalaman ……………….. 127
    Maulana Ainurrahman, S.Pd
    Pasar Gelap di Baris Ketiga …………………………………………………… 133
    Petti Supriani, S.Pd
    Bertambah Bertumbuh ………………………………………………………….. 138
    Ajen Jaenudin, M.Ag
    Panggilan “Umi”, “Umma”, dan “Mami” di Ruang Kelas MTsN 22
    Jakarta ………………………………………………………………………………… 146
    Meilida Azizah Rahman, S.S
    Guru Dua Dunia ………………………………………………………………….. 153
    Nur Azizah, S.Ag
    Bayang – Bayang Ketakutan Mesti ………………………………………… 158
    Nur Jannah, S.Pd
    Dari Helpdesk ke Hati Siswa …………………………………………………. 165
    Muhammad Zulfikar, S.Pd
    Mengukir Karakter di Bawah Naungan Tri Satya dan
    Dasa Darma ………………………………………………………………………… 172
    Hadi Rianto, S.Pd
    Meneladani Sejarah Mendidik Generasi ………………………………….. 178
    Siti Nurkholifah, S.Pd.I
    Runtuhnya Pembatas ……………………………………………………………. 184
    Atikah Suhaini, M.Pd
    Di Balik Pintu Kelas, Tumbuh Cinta Al-Qur’an ……………………….. 190
    Munah, S.Pd.I
    Berpolitik di Ruang Kelas : Sebuah Refleksi Antara Panggung Kelas
    dan Nilai Ujian ……………………………………………………………………. 195
    Isnaeni Cahyaningrum, S.Pd
    Di Balik Lensa Yang Belum Terpanggil …………………………………. 200
    Intan Nurul Qolbi, S.Pd
    Menyapa Bayang di Cermin Remaja ………………………………………. 206
    Hani Jihan Salsabila, S.Psi

    Original price was: Rp122.000.Current price is: Rp85.000.
  • -30% MING YEN : Ketika Cinta Menemukan Cahaya

    MING YEN : Ketika Cinta Menemukan Cahaya

    Penulis :

    Ardian Permana

    ISBN : 978-634-97353-1-5

    Jumlah Hlm : xiv + 148 halaman
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026

    SINOPSIS

    Ming Yen: Ketika Cinta Menemukan Cahaya karya Ardian Permana mengisahkan pertemuan dan kisah kasih Yan, seorang muslim keturunan Tionghoa Singkawang, dengan Ming Yen (Handriyani), perempuan Tionghoa Nasrani. Keduanya meyakini bahwa “akar yang berbeda dapat tumbuh di tanah yang sama”, tetapi hubungan mereka kemudian diuji oleh perbedaan keyakinan dan penolakan ibunda Ming Yen yang dibayangi pengalaman pahit masa lalu.

    Di tengah pergulatan itu, Ming Yen tampil sebagai sosok yang tulus, Yan sebagai pribadi yang setia dan penuh penghormatan, sementara sang ibu menjadi gambaran tentang bagaimana luka masa lalu dapat menjelma menjadi ketakutan terhadap masa depan.

    Dengan alur yang mengalir, deskripsi yang kaya, serta metafora yang puitis, Ardian Permana menjadikan isi novel ini lebih dari sekadar kisah percintaan. Akar dan tanah menjadi simbol identitas dan kemungkinan hidup bersama, sementara langit yang berbeda menggambarkan keyakinan yang akhirnya menjadi batas.

    Ming Yen adalah kisah tentang cinta yang menemukan cahaya: cinta yang tidak berakhir dengan memiliki, tetapi tetap meninggalkan terang, kenangan, dan makna dalam perjalanan hidup sang pujaan hati.

    (Untung Yuwono, Dekan Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia)

    Benarkah cinta itu misteri? Benarkah cinta tak harus memiliki?
    Lewat gaya cerita yang lugas, simple, dan puitis, saya dibuat cepat penasaran dengan kelanjutan cerita di tiap bab. Konflik tentang “perbedaan” dua insan ternyata bukan sekadar drama.
    Haruskah cinta dipertahankan? Ataukah harus direlakan?

    (Wulan, Editor. Founder Klub Pena)


    Daftar Isi

    Pengantar Penerbit ………………………….. vii
    Terima Kasih ………………………….. ix
    Daftar Isi ………………………….. xii

    Bab 1 Langit di Kampus Sastra ………………………….. 1
    Bab 2 Gadis dari Pecinan ………………………….. 7
    Bab 3 Janji di Taman Ismail Marzuki ………………………….. 15
    Bab 4 DI Antara Waktu dan Doa ………………………….. 25
    Bab 5 Tentang Asal dan Akar yang Tak Selalu Terlihat ………………………….. 31
    Bab 6 Langkah ke Gang yang Dipenuhi Wangi Hio ………………………….. 41
    Bab 7 Di Bawah Langit Senayan dan Debur Ombak Pantai Ancol ………………………….. 50
    Bab 8 Salam yang Menggetarkan Sunyi ………………………….. 57
    Bab 9 Di Balik Rahasia yang Mereka Jaga ………………………….. 65
    Bab 10 Pilihan yang Mematahkan Langit di Dalam Dada ………………………….. 72
    Bab 11 Di Ambang Keputusan Langit ………………………….. 79
    Bab 12 Di Bawah Langit Gajah Mada ………………………….. 87
    Bab 13 Waktu untuk Membuktikan ………………………….. 93
    Bab 14 Kehangatan yang Tumbuh di Rumah Sederhana ………………………….. 99
    Bab 15 Di Antara Dua Langit ………………………….. 105
    Bab 16 Di Ambang Perpisahan ………………………….. 111
    Bab 17 Dua Luka yang Tak Saling Sembuh ………………………….. 119
    Bab 18 Pertunangan yang Sunyi ………………………….. 125
    Bab 19 Senja di Gajah Mada ………………………….. 132

    Epilog Untuk Hadriyani ………………………….. 140
    Profil Penulis ………………………….. 144

    Original price was: Rp106.000.Current price is: Rp74.000.
  • -30% MATI KETAWA CARA GEN Z Kumpulan Anekdot dari Lahir Sampai Akhirat

    MATI KETAWA CARA GEN Z Kumpulan Anekdot dari Lahir Sampai Akhirat

    Penulis :

    Dudik Kocak

    ISBN : 978-634-97353-0-8

    Jumlah Hlm : x + 114 halaman
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026

    SINOPSIS

    Empat dekade lalu, “Mati Ketawa Cara Rusia” menghimpun lelucon-lelucon rakyat Soviet sebagai media menertawakan rezim yang mengekang. Kini, giliran generasi yang tumbuh besar dengan notifikasi dan validasi digital yang mendapat gilirannya sendiri.
    “Mati Ketawa Cara Gen Z” adalah kumpulan anekdot yang mengikuti satu generasi dari ruang bersalin sampai gerbang akhirat — lengkap dengan drama circle pertemanan, healing yang tak pernah benar-benar healing, karier yang penuh burnout, cinta di era read-tapi-tak-dibalas, hingga masa tua yang penuh ironi dan kisah-kisah fiktif yang jenaka.
    Ditulis dengan bahasa yang santai, jenaka, dan bebas dari unsur SARA, buku ini bukan sekadar bahan tertawaan — melainkan cermin generasi. Untuk generasi yang sedang menghadapi Gen Z, dan untuk Gen Z yang ingin menertawakan dirinya sendiri lebih dulu sebelum orang lain sempat melakukannya.

    Daftar Isi

    KATA PENGANTAR …………………………………………….. vi
    DAFTAR ISI ……………………………………………………… viii
    BAGIAN SATU SIKLUS HIDUP …………………………….1
    BAB 1: LAHIR (0–2 TAHUN) ………………………………….. 2
    BAB 2: MASA KECIL & SEKOLAH DASAR ………………… 6
    BAB 3: REMAJA & SEKOLAH MENENGAH …………….. 10
    BAB 4: KULIAH & PENCARIAN JATI DIRI ……………….. 15
    BAB 5: KARIR & DUNIA KERJA …………………………….. 20
    BAB 6: PACARAN & CINTA-CINTAAN …………………… 25
    BAB 7: PERNIKAHAN & RUMAH TANGGA ……………. 30
    BAB 8: PARENTING ALA GEN Z …………………………… 35
    BAB 9: ANAK KOS & KEHIDUPAN MERANTAU ………. 39
    BAB 10: FREELANCER & HUSTLE CULTURE …………… 43
    BAB 11: SULTAN FYP & DUNIA MAYA …………………. 47
    BAB 12: LANSIA & GEN Z YANG MENUA ……………… 51
    BAB 13: AFTERLIFE
    (KEHIDUPAN SETELAH KEMATIAN) ……………………… 55
    BAGIAN DUA SKENARIO-SKENARIO FIKTIF ………… 58
    BAB 14: MENGHADAPI KONFLIK …………………………. 59
    BAB 15: KRIMINAL RINGAN ……………………………….. 65
    BAB 16: JADI POLITISI ……………………………………….. 70
    BAB 17: KETEMU ALIEN …………………………………….. 75
    BAB 18: ISEKAI KE KERAJAAN ZAMAN DULU ………… 79
    BAB 19: JADI SUPERHERO ………………………………….. 83
    BAB 20: ZOMBIE APOCALYPSE ……………………………. 86
    BAB 21: JADI GURU …………………………………………… 89
    BAB 22: REUNI SEKOLAH SEPULUH TAHUN
    KEMUDIAN ………………………………………………………. 92
    BAB 23: DI LUAR ANGKASA………………………………… 95
    BAB 24: TRAVELING KE LUAR NEGERI …………………. 98
    BAB 25: BERURUSAN DENGAN HUKUM …………….. 101
    PENUTUP: SEMUA GENERASI BERTEMU DI SATU
    GERBANG ………………………………………………………. 104
    LAMPIRAN: KAMUS ISTILAH GEN Z UNTUK GENERASI
    SEBELUMNYA …………………………………………………. 106
    CATATAN PENYUNTING …………………………………… 112

    Original price was: Rp200.000.Current price is: Rp140.000.
  • -30% GARIS HITAM DI PELABUHAN UJUNG TIMUR

    GARIS HITAM DI PELABUHAN UJUNG TIMUR

    Penulis :

    Imam Tantowi

    ISBN : 978-634-97290-9-3

    Jumlah Hlm : viii + 226 halaman
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Ilustrator : Santo & Nunnun Bonafix

    SINOPSIS

    Hujan mengguyur dermaga Surabaya malam itu. Di antara tumpukan kontainer dan sorot lampu kapal, tersimpan sebuah rahasia yang lebih gelap dari laut.

    Aim Ibnu Zam-zam menarik napas dalam. Sebagai jurnalis investigatif, ia sudah terbiasa mengendus bau busuk kekuasaan. Namun, kali ini berbeda. Ia bukan sekadar diminta menulis berita, melainkan menjadi ujung tombak untuk membongkar sebuah jaringan yang selama ini bersembunyi di balik kekuasaan.

    Misi rahasia dari Irjen Andika Bhayangkara jatuh ke tangannya: membongkar Arif Wicaksono, sosok yang selama ini disanjung di televisi dan disegani di ruang-ruang rapat sebagai konglomerat dermawan. Namun, di balik jas mahal dan senyum yang selalu menghiasi layar kamera, Arif menyimpan identitas lain: “Yudi Nagara”. Di balik nama itu berdiri sebuah imperium gelap yang mengendalikan perdagangan narkotika melalui peti kemas, perdagangan manusia yang bergerak diam-diam di tengah malam, serta jaringan suap yang membuat hukum di pelabuhan ini seolah buta, tuli, dan bisu.

    Aim tidak bisa bergerak sendirian. Ia membutuhkan celah, dan celah itu ditemukan dalam “Rumus Jam Tujuh Belas” 17 menit krusial saat pergantian shift penjagaan dermaga, ketika sistem keamanan melemah dan sesuatu yang seharusnya tak terlihat dapat bergerak tanpa terdeteksi.

    Dalam 17 menit itu, Aim harus menyusup, beraliansi dalam senyap dengan perwira yang masih memiliki nurani, melewati lorong bawah tanah yang dijaga tentara bayaran, dan bertahan hidup sambil mengumpulkan bukti yang dapat menghancurkan sebuah kerajaan.

    Namun, di ujung misinya, bukan kantor polisi yang menantinya, melainkan laut lepas, badai, dan konfrontasi dengan penguasa bayangan beserta para jenderal korup yang telah terlalu lama kebal terhadap hukum.

    Ini bukan lagi sekadar soal berita utama. Ini tentang nyawa, keadilan, dan keberanian untuk melawan kekuasaan yang selama ini merasa tak tersentuh.

    Sebab, terkadang, untuk menjatuhkan sebuah kerajaan, hanya dibutuhkan satu orang yang berani menyalakan cahaya di tempat paling gelap.


    Daftar Isi

    Daftar Isi ………………………….. ………………………….. ………………………….. …………….. v
    Prakata ………………………….. ………………………….. ………………………….. ………………. vi
    Bab 1: Panggilan di Luar Radar ………………………….. ………………………….. ….. 1
    Bab 2: Tembok Putih yang Sempurna ………………………….. ………………….. 18
    Bab 3: Lepas Pantai Surabaya………………………….. ………………………….. ……. 34
    Bab 4: Rumus Jam Tujuh Belas ………………………….. ………………………….. …. 45
    Bab 5: Satu Nama, Dua Wajah ………………………….. ………………………….. …… 61
    Bab 6: Infiltrasi Malam Buta………………………….. ………………………….. ……….. 77
    Bab 7: Badai di Mabes Polri ………………………….. ………………………….. ……….. 92
    Bab 8: Aliansi dalam Senyap ………………………….. ………………………….. …… 103
    Bab 9: Alarm yang Terdengar ………………………….. ………………………….. …. 117
    Bab 10: Jebakan di Malam Transaksi ………………………….. …………………. 136
    Bab 11: Neraka di Ruang Interogasi ………………………….. …………………… 153
    Bab 12: Sang Penyusup dalam Gelap ………………………….. ………………… 171
    Bab 13: Operasi Pembersihan dan Pelarian ………………………….. ……… 181
    Bab 14: Jaring yang Ditutup ………………………….. ………………………….. …… 196
    Bab 15: Kebenaran di Atas Meja Redaksi (Epilog) ………………………… 211
    Biodata Penulis ………………………….. ………………………….. …………………………. 223

    Original price was: Rp124.000.Current price is: Rp86.500.
  • -30% LORONG DIMENSI PERMAINAN TRADISIONAL Serial : Egrang, Dua Bambu, Satu Keberanian

    LORONG DIMENSI PERMAINAN TRADISIONAL Serial : Egrang, Dua Bambu, Satu Keberanian

    Penulis :

    Santo, S.Sn., M.M., MCHt., M.Ds.

    Dominicus Nunnun Bonafix, S.T., M.Ds.

    Prof. Dr. I Ketut Suteja, SST., M.Sn.

    ISBN : 978-634-97290-6-2

    Jumlah Hlm : xiii + 112 halaman
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Ilustrator : Santo & Nunnun Bonafix

    SINOPSIS

    Pernahkah kamu membayangkan berjalan lebih tinggi hanya dengan dua batang bambu?
    Bima, Rafi, Arka, dan Nabila menemukan bahwa egrang bukan sekadar permainan lama. Dari memilih bambu yang tepat, membuat pijakan, menjaga keseimbangan, sampai berani mengambil langkah pertama, selalu ada kejutan yang menunggu.
    Ada yang terlalu bersemangat.
    Ada yang memilih berhati-hati.
    Ada yang siap membantu.
    Ada juga yang perlahan menemukan keberaniannya.
    Melalui cerita, tantangan, komik, dan ilustrasi yang menyenangkan,
    Lorong Dimensi Permainan Tradisional.
    Serial: Egrang, Dua Bambu, Satu Keberanian mengajak anak mengenal kembali permainan tradisional Nusantara dengan cara yang dekat dengan dunia mereka.
    Karena terkadang, petualangan besar tidak membutuhkan alat yang rumit.
    Cukup dua batang bambu, beberapa sahabat, dan keberanian untuk membuat satu langkah pertama.
    Siap naik lebih tinggi dan menemukan ceritamu sendiri?

    Daftar Isi

    Daftar Isi ……………………………………………………………………………. vi
    Kata Pengantar ………………………………………………………………….. vii

    Lorong 1 Kenalan dengan Egrang …………………………………. 1
    Lorong 2 Jejak Egrang di Nusantara ……………………………… 4
    Lorong 3 Dari Bambu Menjadi Egrang …………………………. 11
    Lorong 4 Naik, Seimbang, Melangkah! ………………………… 24
    Lorong 5 Tubuh Bergerak, Pikiran Fokus ……………………… 36
    Lorong 6 Main Bersama Lebih Seru ………………………………. 48
    Lorong 7 Tantangan Egrang! ………………………………………… 64
    Lorong 8 Setinggi Bambu, Sedekat Hati ……………………….. 84

    Glosarium …………………………………………………………………………… 100
    Profil Penulis ………………………………………………………………………. 102

     

    Original price was: Rp145.000.Current price is: Rp101.000.
  • -30% APRIL DAN IKLAS YANG AMATIR

    APRIL DAN IKLAS YANG AMATIR

    Penulis :

    Habib Anshori

    ISBN : 978-634-97290-7-9

    Jumlah Hlm : vi + 311 halaman
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    Buku ini adalah sebuah perjalanan tentang Hazar, seorang anak muda yang tumbuh bersama keterbatasan, kesalahan, harapan, kehilangan, dan keinginan untuk menjadi lebih baik. Perjalanannya tidak selalu berjalan lurus. Ia dipenuhi kisah keluarga, persahabatan, pendidikan, perjuangan, cinta, perpisahan, kegagalan, serta proses menerima kenyataan.
    Sebagai mahasiswa, Hazar berusaha menemukan arah hidup di tengah kegagalan akademik, keterbatasan ekonomi, pekerjaan, perlombaan, masalah keluarga, hingga sakit yang dialami ayahnya. Di sepanjang perjalanan itu, ia bertemu dengan orang-orang yang meninggalkan kesan dan pelajaran, termasuk April, seseorang yang pernah begitu dekat sebelum akhirnya menjadi bagian dari masa lalu yang sulit dilupakan.
    Hazar bukan sosok yang selalu benar. Ia pernah egois, mengabaikan perasaan orang lain, mengambil keputusan yang disesali, bahkan menyakiti seseorang yang tulus mencintainya. Namun dari berbagai kesalahan dan kehilangan, ia perlahan belajar memahami dirinya sendiri.
    Ia belajar mencintai tanpa memiliki, kehilangan tanpa membenci, meminta maaf meski kesempatan memperbaiki keadaan telah berlalu, serta menerima bahwa tidak semua orang yang disayangi akan berjalan bersama sampai akhir.
    Pada akhirnya, kisah ini bukan tentang mendapatkan akhir yang sempurna, melainkan tentang proses menjadi dewasa. Tentang menerima apa yang tidak lagi dapat dimiliki, berdamai dengan masa lalu, dan tetap memilih menjadi manusia yang lebih baik.
    Sebab tidak semua yang pergi harus dikejar, tidak semua yang hilang harus digantikan, dan tidak semua luka harus dilupakan. Sebagian luka cukup diterima, agar kita tahu bahwa dari sanalah kita pernah tumbuh.

    Daftar Isi

    Prolog …………………………………………………………………………………….. 1

    1. Tes Jadi Garin ……………………………………………………….. 4
    2. Rutinitas Hazar ……………………………………………………… 13
    3. Sosok di Balik Tirai ……………………………………………….. 28
    4. Dua Minggu Berjalan …………………………………………….. 34
    5. Akun yang Dicari ……………………………………………………. 45
    6. Minggu Bersama Dunsanak ……………………………………. 64
    7. Ramadhan, April, Dan Motor Yang Dilang ………………. 71
    8. 20 April 2022 …………………………………………………………….. 85
    9. Puncak Gado-Gado …………………………………………………… 92
    10. I Love You More, Sayangku. ………………………………….. 105
    11. Sebuah Jabat Tangan di Hari Raya ……………………… 117
    12. Alahan Panjang …………………………………………………….. 133
    13. Pariangan ………………………………………………………………. 147
    14. Sayap-Sayap Patah ………………………………………………. 154
    15. Sebuah Akun yang Diam-Diam Menyimpan Kita …… 158
    16. Edisi Ditinggal 11 Hari …………………………………………… 164
    17. Dunia Baru, Jarak yang Mulai Tumbuh …………………. 172
    18. Rumah yang Ditinggalkan …………………………………….. 184
      1. Ketika Sakit Datang di Tengah Rumah yang Sedang Dibangun ……………………………………………….. 203
      2. Ketika Kepercayaan Mulai Diuji Kembali ……………….. 218
      3. Pantai Air Manis dan Surat Tilang ………………………… 232
      4. Kabar yang Mengubah Suasana …………………………….. 244
      5. Ketika Ayah Mulai Lupa ………………………………………… 252
      6. Di Antara Irama, Kesamaan, dan Perbedaan ………….. 259
      7. September 2024 – Ketika Hazar Mencoba Memulai Kembali … 270
      8. Pesan Yang Munusuk ……………………………………………. 286
      9. Keikhlasan yang Masih Amatir ………………………………. 298

      Tentang Penulis ……………………………………………………………… 308

    Original price was: Rp145.000.Current price is: Rp101.000.
  • -30% BERHENTI SEJENAK : Kumpulan Esai Reflektif

    BERHENTI SEJENAK : Kumpulan Esai Reflektif

    Penulis :

    Tian Bahtiar

    ISBN : 978-634-97290-5-5

    Jumlah Hlm : xii + 218 halaman
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    Dalam dunia yang berdenyut cepat dan penuh paradoks, manusia modern sering kehilangan ruang untuk berhenti. Buku Berhenti Sejenak: Kumpulan Esai Reflektif, mengajak pembaca menapaki kembali jalan refleksi menyelami keheningan di antara riuh kehidupan, menimbang ulang makna eksistensi, dan menemukan keseimbangan di tengah absurditas zaman.
    Melalui kumpulan esai yang kontemplatif dan filosofis, Tian Bahtiar menghadirkan perjalanan batin yang mengajak kita berdialog dengan diri sendiri, dengan sesama, dan dengan dunia yang terus berubah.
    Setiap esai dalam buku ini adalah cermin yang memantulkan kegelisahan manusia masa kini: antara ambisi dan kelelahan, antara pencapaian dan kehilangan makna. Ia tidak menawarkan jawaban pasti, melainkan ruang untuk berpikir, merasakan, dan menyadari bahwa keseimbangan hidup adalah proses tanpa akhir. Di sinilah pembaca diajak untuk berhenti sejenak bukan untuk menyerah, tetapi untuk memahami bahwa keberhentian adalah bagian dari gerak, dan diam adalah bentuk paling jernih dari kesadaran.

    Daftar Isi

    Daftar Isi …………………………………………………………….. vi
    Kata Pengantar……………………………………………………. viii
    BAB I PARADOKS KETIDAKSEIMBANGAN ……………………. 1
    A. Paradoks Gaya Hidup ………………………………………. 2
    • Ramai Digenggaman, Sepi Dipelukan …………….. 3
    • Kebebasan Yang Membelenggu ……………………. 12
    • Jari Sibuk, Jiwa Kosong Interaksi …………………… 18
    • Riuh Informasi, Sunyi Pemahaman ………………. 24
    • Diantara Target Dan Hangatnya Pelukan ………… 28
    • Dompet Tebal, Hati Makin Gelisah ……………….. 33
    • Raga Gagah, Jiwa Gundah …………………………… 38
    B. Paradoks Lingkungan ……………………………………… 44
    • Dari Belanja ke Gunungan Sampah ………………. 45
    • Nafsu Konsumsi dan Keseimbangan Kosmik …… 53
    • Surga yang Dijual, Bencana yang Dibeli………….. 60
    • Tambang: Berkah Ekonomi, Kutukan Ekologi …… 66
    • Melimpah Tapi Langka ……………………………….. 71
    C. Paradoks Pendidikan ……………………………………… 78
    • Paradoks Gelar …………………………………………. 79
    • Mengejar Kelulusan, Melupakan Kedalaman ….. 86
    • Overeducated di Era Bonus Demografi ………….. 91
    • Ijazah Sama, Jalan Berbeda …………………………. 97
    D. Paradoks Media ………………………………………….. 104
    • Viral Dulu, Paham Belakangan …………………… 105
    • Membangun Harmoni, Menyalakan Api Konflik 113
    • Jurnalisme Sensasional: Menjual Emosi, Tetapi
    Kehilangan Esensi ……………………………………. 118
    • Bahasa Sebagai Tirani ………………………………. 126
    E. Paradoks Kehidupan Beragama ……………………… 133
    • Agama dan Branding ………………………………… 134
    • Menuju Ka’bah Lewat Jalan Korupsi ……………. 141
    BAB II MANIFESTO KESEIMBANGAN ………………………. 148
    • Keseimbangan Sebagai Manifesto Hidup ……… 149
    • Menjaga Kemanusiaan di Era Teknologi ……….. 161
    • Pendidikan Untuk Hidup …………………………… 168
    • Dari Pasar Keyakinan ke Rumah Jiwa …………… 179
    • Seni Menjadi Manusia ………………………………. 186
    • Komunitas Bermakna ………………………………. 192
    BAB III MENEMUKAN KESEIMBANGAN …………………… 202
    • Berhenti Sejenak …………………………………….. 203
    BIOGRAFI PENULIS ……………………………………………. 212

    Original price was: Rp122.000.Current price is: Rp85.000.
  • -30% SEBUAH NOVEL BISU

    SEBUAH NOVEL BISU

    Penulis :

    Rusman Latief

    ISBN : 978-634-97290-8-6

    Jumlah Hlm : viii + 210 halaman
    Ukuran : 14 x 20 cm
    Kertas : Bookpaper
    Tahun Terbit : 2026
    Editor : –

    SINOPSIS

    Sarwo tumbuh dalam kesederhanaan. Setelah kehilangan ayahnya, ia belajar memahami arti keluarga, tanggung jawab, kehilangan, dan perjuangan hidup.

    Di sebuah dusun yang perlahan berubah, tanah bukan sekadar tempat bercocok tanam. Di sanalah kehidupan, kenangan, dan masa depan warga dipertaruhkan.
    Ketika pembebasan tanah mulai mengancam kehidupan masyarakat, Sarwo memilih untuk bersuara. Namun keberanian selalu memiliki harga.

    Ia kemudian belajar bahwa membungkam satu orang dapat membuat banyak orang memilih diam.
    Bisu bukan hanya kisah tentang Sarwo. Ini adalah cerita tentang ketakutan, keberanian, kehilangan, dan sebuah masyarakat yang perlahan kehilangan suaranya.

    Sebab, terkadang, yang paling menakutkan bukan ketika seseorang diperintahkan untuk diam, tetapi ketika semua orang akhirnya belajar diam tanpa perlu diperintah.

    BISU
    Ketika suara tidak lagi terdengar, siapa yang masih berani berbicara?


    Daftar Isi

    DAFTAR ISI …………………………………………………………………………….. v
    SEKAPUR SIRIH …………………………………………………………………….. vi
    KREDO 1 PUNDAK YANG MASIH MUDA …………………………. 1
    KREDO 2 KEIKHLASAN CINTA ………………………………………….. 40
    KREDO 3 PUNDAK YANG SEMAKIN BERAT ……………………. 78
    KREDO 4 SUARA DAMAI YANG INGIN DIDENGAR ……. 109
    KREDO 5 SUARA YANG TERGELAM ………………………………. 147
    KREDO 6 DIPAKSA DIAM ………………………………………………… 181
    KREDO 7 BEBAS YANG SEMU ………………………………………… 212
    TENTANG PENULIS ………………………………………………………….. 245

    Original price was: Rp120.000.Current price is: Rp84.000.